wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Final Fitokimia Lanjutan

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Dalam melakukan suatu proses isolasi, target utama yang diharapkan adalah

a)

Mendapat ekstrak murni

b)

Memperoleh fraksi aktif

c)

Memperoleh isolat murni

d)

Memperoleh senyawa penanda

2.

Langkah apa yang dapat dilakukan bila senyawa yang diperoleh dari hasil isolasi belum menghasilkan noda tunggal pada KLT 2 dimensi dan multieluen?

a)

KLT 2 dimensi kembali

b)

Ekstraksi kembali

c)

Digabung dengan fraksi sebelumnya kemudian di KLT preparatif

d)

Dipisahkan dengan HPLC

3.

Urutan proses isolasi yang tepat sebagai berikut.

a)

Ekstraksi - KLT preparatif - fraksinasi - karakterisasi - KLT 2 dimensi

b)

Fraksinasi - Ekstraksi - KLT preparatif - karakterisasi - KLT 2 dimensi

c)

Ekstraksi - fraksinasi - KLT preparatif - KLT 2 dimensi - karakterisasi

d)

Fraksinasi - Ekstraksi - KLT preparatif - KLT 2 dimensi - karakterisasi

4.

Bila dalam KLT 2 dimensi dan multieluen telah diperoleh noda yang tunggal, kesimpulan apa yang bisa ditarik?

a)

Isolatnya masih belum murni

b)

Isolatnya sudah murni secara KLT

c)

Isolatnya tidak perlu diuji dengan instrumen

d)

Isolatnya sudah murni

5.

Mengapa senyawa pada ekstrak kasar tidak dianjurkan dipisahkan lansung menggunakan KLTP

a)

Ekstraknya terlalu banyak

b)

Senyawanya masih sangat banyak

c)

Bobot molekulnya terlalu besar

d)

Karena boros penggunaan lempengnya

6.

Instrumen apa yang dibutuhkan untuk menentukan bobot molekul suatu senyawa yang telah diisolasi?

a)

GC

b)

MS

c)

FTIR

d)

HPLC

7.

Suatu isolat yang berhasil diisolasi, dikarakterisasi dengan menggunakan suatu instrumen. Berdasarkan hasil analisa diperoleh informasi bahwa senyawa tersebut memiliki gugus –OH, C=C, C=O, dan C-O. Prediksi senyawa yang tidak tepat pada hasil pembacaan tersebut adalah

a)

Flavonoid

b)

Steroid

c)

Alkaloid

d)

Kumarin

8.

Suatu isolat yang berhasil diisolasi, dikarakterisasi dengan menggunakan suatu instrumen. Berdasarkan hasil analisa diperoleh informasi bahwa senyawa tersebut memiliki gugus –OH, C-N, C=C, C=O, N-H. Senyawa tersebut bukan merupakan protein, lemak atau karbohidratBerdasarkan hasil analisa tersebut, senyawa apakah yang dimaksud?

a)

Flavonoid

b)

Steroid

c)

Alkaloid

d)

Kumarin

9.

Suatu isolat yang berhasil diisolasi, dikarakterisasi dengan menggunakan suatu instrumen. Berdasarkan hasil analisa diperoleh informasi bahwa senyawa tersebut memiliki gugus –OH, C-N, C=C, C=O, N-H. Senyawa tersebut bukan merupakan protein, lemak atau karbohidrat. Instrumen apakah yang digunakan dalam pengukuran?

a)

GC

b)

MS

c)

FTIR

d)

HPLC

10.

Prinsip kristalisasi pada pemurnian senyawa adalah ...

a)

Perbedaan titik didih

b)

Perbedaan kelarutan

c)

Kemiripan sifat fisika

d)

Kemiripan sifat kimia

11.

Jenis pengotor pada rekristalisasi yang dapat dihilangkan dengan cara melakukan penyaringan larutan dalam keadaan panas tersebut....

a)

Pengotor yang tidak larut dalam panas

b)

Pengotor yang sangat larut dalam pelarut panas dan sedikit larut dalam pelarut dingin

c)

Pengotor yang larut dalam panas

d)

Pengotor yang larut dalam pelarut panas dan tetap tinggal sebagian dalam pelarut yang sudah dingin

12.

Jenis pengotor yang menyebabkan kristal yang diperoleh tidak murni adalah ...

a)

Pengotor yang tidak larut dalam panas

b)

Pengotor yang sangat larut dalam pelarut panas dan sedikit larut dalam pelarut dingin

c)

Pengotor yang larut dalam panas

d)

Pengotor yang larut dalam pelarut panas dan tetap tinggal sebagian dalam pelarut yang sudah dingin

13.

Saat melakukan isolasi senyawa flavonoid, hal pertama yang dilakukan adalah ekstraksi menggunakan metanol. Ekstrak metanol kemudian dikisatkan dan setelah diperoleh ekstrak pekat, kemudian ditambah dengan n-heksan. Apa tujuan penambahn n-heksan?

a)

Memisahkan flavonoid

b)

Memisahkan senyawa dengan polaritas rendah

c)

Memisahkan senyawa dengan polaritas tinggi

d)

Memisahkan senyawa senyawa larut air

14.

Tahapan kristalisasi secara umum adalah ...

a)

Pemisahan - menyaring larutan - melarutkan - pendinginan

b)

Menyaring larutan - melarutkan - pendinginan - pemisahan

c)

Melarutkan - menyaring larutan - pendinginan - pemisahan

d)

Melartukan - pendinginan - menyaring larutan - pemisahan

15.

Yang tidak termasuk dalam kriteria pemilihan pelarut pada kristalisasi adalah

a)

Kelarutan padatan harus rendah dalam pelarut pada keadaan panas dan harus tinggi pada keadaan dingin

b)

Pengotor organik harus dapat larut dalam pelarut dalam keadaan dingin

c)

Pelarut harus inert

d)

Titik didih larutan harus lebih rendah dari titik didih padatan

16.

Hal yang dapat dilakukan bila pada padatan mengandung pengotor senyawa anorganik?

a)

Langsung dapat disaring

b)

Disaring dalam keadaan dingin

c)

Disaring dalam keadaan panas

d)

Dilarutkan dengan cara dipanaskan

17.

Adakalanya diperlukan dua pelarut untuk proses rekistalisasi suatu padatan. Syarat yang paling tepat dipenuhi bila menggunakan dua pelarut adalah

a)

Kedua pelarut memiliki kepolaran yang sama

b)

Kedua pelarut memiliki kemampuan yang sama dalam melarutkan padatan

c)

Kedua pelarut memiliki kepolaran yang berbeda

d)

Dua pelarut tersebut harus saling bercampur

18.

Isolat murni yang didapat pada proses isolasi, ditentukan struktur senyawanya dan dianalisa mekanisme pengikatanya terhadap protein tertentu yang diduga sebagai reseptor secara komputasi. Pengujian yang dilakukan tersebut dikategorikan

a)

Uji invitro

b)

Uji invivo

c)

Uji insilico

d)

Uji eksvivo

19.

Berikut ini yang merupakan pengujian secara invivo

a)

Uji Antioksidan

b)

Uji Antibakteri

c)

Uji teratogenik

d)

Uji MTT

20.

Pengujian secara invitro meskipun terlihat mudah dan cepat, tetapi terdapat kekurangan yaitu

a)

Biaya lebih mahal

b)

Membutuhkan peralatan yang modern

c)

Kondisi pengujian tidak sama dengan kondisi biologis

d)

Membutuhkan keahlian khusus

21.

Uji MTT (metil thiazolil tetrazolium) merupakan suatu metode pengujian secara invitro yang prinsipnya adalah terbentuknya formazan yang terukur pada elisa reader. Kristal formasan yang terbentuk mengindikasikan

a)

Jumlah sel mati

b)

Jumlah sel yang hidup

c)

Jumlah mitokondria

d)

Aktivitas sel

22.

Yang terukur absorbansinya pada pengujian MTT larutan formazan yang berwarna

a)

Biru

b)

Ungu

c)

Kuning

d)

Merah

23.

Akarbosa digunakan pada pengujian secara invitro dengan mekanisme kerja

a)

Menghambat glukosa transporter

b)

Menghambat α-glukosidase

c)

Menghambat HMG CoA reduktase

d)

Menghambat CYP

24.

Warna kuning yang terbentuk dan terukur pada alat spektrofotometer pada pengujian uji penghambatan α-glukosidase adalah

a)

p-nitrofenil-α-D-glukopiranosa (PNPG)

b)

α-glukosidase

c)

D-glukopiranosida

d)

p-nitrofenol

25.

Apa yang dapat disimpulkan dari tabel tersebut?

a)

Antioksidan sampel lebih kecil dari kuarsetin

b)

Antioksidan sampel lebih besar dari kuarsetin

c)

IC50 ekstrak pada kisaran di bawah 40 ppm

d)

IC50 kuarsetin pada kisaran di bawah 20 ppm