NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsUAS Ulang Kimia Medisinal 2019/2020
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Name
Class
Date
1.
Kelarutan atau dispersi obat menentukan aktifasi suatu obat dan ini merupakan fasa ……..
a)
Farmasetika
b)
Farmakokinetik
c)
Farmakodinamik
d)
Farmakologi
e)
Farmakogenomik
2.
Berikut ini tidak menjadi penentu aktifitas farmakokinetika ……….
a)
Sistem kompartemen
b)
Protein plasma
c)
Distribusi obat
d)
Dosis
e)
Waktu pemberian
3.
Suatu senyawa dikatakan memiliki efek agonis bila memiliki nilai α sebagai berikut
a)
0
b)
0.5
c)
1
d)
1.5
e)
2
4.
Molekul obat harus memiliki ……… yang spesifik agar dapat berinteraksi dengan molekul reseptor
a)
Faktor sterik
b)
Luas permukaan
c)
Energi bebas
d)
Keelektronegatifan
e)
Jarak
5.
Berikut ini merupakan jenis protein transport yang teridentifikasi sebagai reseptor ……..
a)
Lipoksigenase
b)
Na/K ATP ase
c)
Dihidrofolat reductase
d)
Fosfolipase
e)
Siklooksigenase
6.
Pernyataan berikut ini tepat untuk obat yang tergolong antagonis ketika berinteraksi dengan reseptor …….
a)
Tidak menduduki reseptor
b)
Menginduksi perubahan konformasi protein reseptor
c)
Memilih konformasi reseptor aktif
d)
Menduduki reseptor tapi tidak mengubah konformasi
e)
Tidak berikatan dengan reseptor
7.
Respon biologis yang terjadi setelah pengikatan obat reseptor dan bersifat menurunkan aktifitas maka obat tersebut dikatakan bersifat ……
a)
agonis
b)
agonis parsial
c)
antagonis
d)
antagonis parasial
e)
protogonis
8.
Pada umumnya campuran rasemat memiliki aktifitas farmakologi yang ……… dibandingkan dengan bentuk yang memutar sudut polarisasi (dekstro atau levo) ……..
a)
sama
b)
lebih kecil
c)
lebih besar
d)
tidak berbeda jauh
e)
tidak memiliki efek
9.
Untuk menilai Afinitas setelah terjadi ikatan antara obat dengan reseptor dapat dinotasikan dengan parameter berikut ini yang nilainya berbanding lurus……..
a)
Konstanta afinitas (Ka)
b)
Konstanta disosiasi keseimbangan (Kd)
c)
Konstanta reaksi maju (K+1)
d)
Konstanta reaksi mundur (K-1)
e)
Konstanta elimimansi (Ke)
10.
Sumbangan aktifitas dari substituen -H sebesar + 75 pada aktivitas biologis senyawa induk turunan tetrasiklin. Berdasarkan hal itu, maka mengikuti model pendekeatan HKSA dari ....
a)
Hansch
b)
Fujita
c)
Rakker
d)
Hansc-Leo
e)
Free-Wilson
11.
Persamaan regresi linier antara sifat fisika kimia dengan aktivitas biologis dari senyawa turunan antibakteri sebesar log 1/C = 2,34 Log P + 0,234 μ + 1,23. Pendekatan HKSA tersebut mengikuti model pendekatan dari ....
a)
Hansch
b)
Fujita
c)
Rakker
d)
Hansch-Leo
e)
Free-Wilson
12.
Persamaan regresi linier antara parameter kimia fisika dan aktivtas biologis dari senyawa turunan antihipertensi sebesar log 1/C = 0,34 σ - 0,123 π+ 7,23. Pengaruh dari tetapan substituen π adalah ....
a)
adanya substituen akan meningkatkan viskositas senyawa antihipertensi
b)
substituen meningkatkan kelarutan senyawa hipertensi dalam pelarut polar
c)
substituen meningkatkan kelarutan senyawa hipertensi dalam pelarut non polar
d)
substituen menurunkan kelarutan senyawa hipertensi dalam pelarut polar
e)
substituen akan meningkatkan berat jenis dari senyawa antihipertensi
13.
Log P sangat berpengaruh dalam penembusan membran biologis. Log P termasuk pada parameter ....
a)
elektronik
b)
sterik
c)
lipofilik
d)
kemeruahan
e)
Free-Wilson
14.
Lipofilitas dari senyawa turunan antikanker dapat dinyatakan dengan kromatografi. Kromatografi yang digunakan untuk menyatakan lipofilitas senyawa antikanker adalah ....
a)
Log P
b)
π Hansch
c)
pKa
d)
Parachor
e)
Rm
15.
Senyawa sangat mudah larut akan sulit ditentukan dengan menggunakan nilai log P dari percobaan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka untuk dapat menghitung parameter hidrofobik digunakan tetapan ....
a)
Rm
b)
π Hansch
c)
pKa
d)
Parachor
e)
Es Tafts
16.
Aktivitas senyawa turunan salisilat sangat dipengaruhi oleh faktor sterik dari gugus-gugus yang ditambahkan ke dalam senyawa induk. Tetapan sterik yang digunakan untuk menentukan aktivitasnya adalah ....
a)
Rm
b)
π Hansch
c)
pKa
d)
Log P2
e)
Es Tafts
17.
Penentuan nilai Log P dari efedrin yang bersifat asam harus didapar dengan pH minimal tiga satuan dari pKa. Tujuan dari penggunaan dapar adalah .....
a)
eferdrin akan 100% dalam bentuk tak terion
b)
meningkatkan kelarutan efedrin
c)
menurunkan viskositas dari efedrin
d)
efedrin akan dalam bentuk molekul sebanyak 100%
e)
meningkatkan berat jenis dari efedrin
18.
Pada turunan asam fenoksiasetat setiap penambahan satu gugus metilen akan menambahkan nilai π sebesar 0,50. Penentuan nilai log P dipengaruhi oleh penambahan nilai π, cara tersebut mengikuti pendekatan ...
a)
Rekker
b)
Boyce dan Milborrow
c)
Hansch-Leo
d)
Hansch-Fujita
e)
Free-Wilson
19.
Penentuan lipofilitas dengan metode kromatografi memiliki beberapa keuntungan. Salah satu keuntungannya adalah ...
a)
memudahkan untuk melarutkan senyawa
b)
memiliki akurasi dan presisi yang tinggi
c)
dapat digunakan untuk denyawa kadar yang sangat kecil
d)
mudah membedakan bercak noda
e)
tidak perlu menggunakan eluen/fase gerak yang banyak
20.
Pada kromatografi Rm dilakukan suatu proses membalik sifat dari plat KLt yang sebelumnya polar menjadi non polar. Proses itu disebut sebagai ....
a)
Eluasi
b)
fragmentasi
c)
partisi
d)
impregnasi
e)
absorbsi
21.
Peralur yang digunakan untuk membuat KLT fase terbalik adalah ....
a)
metanol
b)
etanol
c)
air
d)
aseton
e)
1-oktanol
22.
Senyawa aspirin memiliki nilai Rf sebesar 0,4 dan jarak eluasi sebesar 5 cm. Nilai Rm dari senyawa aspirin adalah ....
a)
0.18
b)
1.8
c)
18
d)
0.4
e)
4
23.
Senyawa A memiliki Rm sebesar + 0,24 sedangkan senyawa B sebesar -0,34. Pernyataan yang benar mengenai senyawa A dan B adalah ....
a)
Senyawa A memiliki lipofolitas yang rendah daripada senyawa B
b)
Senyawa A mudah larut dalam pelarut polar
c)
Senyawa B mudah larut dalam pelarut non polar
d)
Lipofilitas senyawa A = senyawa B
e)
Lipofilias senyawa B lebih kecil dibandingkan senyawa A
24.
Perhitungan analisis regresi non linier dari senyawa turunan kloramfenikol adalah log aktivitas = ‑ 0,54 (π)2 + 0,48 π + 2,13 σ + 0,22. Kesimpulan yang benar berdasarkan persamaan tersebut adalah ....<br />
a)
hubungan parabolik bermakna antara sifat sterik dan lipofilik
b)
Substiuen yang ditambahkan bersifat pendorong elektron
c)
Lipofilitas substituen tinggi
d)
Pengaruh sifat elektronik lebih besar daripada lipofilik
e)
Sifat sterik memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas
25.
Pendekatan Hansch menyebutkan bahwa efek penekan SSP secara ideal dicapai bilai senyawa memiliki nilai P oktanol-air = 100/1 atau nilai Log P=2. Hal yang menyebabkan struktur obat sedatif dan hipnotik dapat bekerja pada SSP adalah ....
a)
terdapat molekul ionik yang sangat polar
b)
peningkatan polaritas dipengaruhi oleh gugus hidrokarbon terhalogenasi
c)
nilai π antara 1-3 dengan adanya gugus hidrokarbon terhalogenasi
d)
gugus hidrokarbon terhalogenasi bersifat sangat polar
e)
memiliki nilai π positif yang sangat besar
26.
Berdasarkan hasil percobaan hubungan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dangan nilai Rm dijelaskan melalui persamaan Log 1/C = 0,768 Rm + 1,87. Kesimpulan yang benar mengenai senyawa antibakteri adalah ....
a)
parameter sterik berpengaruh terhadap aktivitas antibakteri
b)
aktivitas antibakteri dipengaruhi oleh parameter sterik
c)
sifat lipofilik tidak mempengaruh ktivitas antibakteri
d)
sifat kelarutan dalam lemak sangat mempengaruhi aktivitas antibakteri
e)
adanya pengaruh sterik dan elektronik pada aktivitas antibakteri
27.
Aktivitas antitumor turunan asam benzena boronat di dalam tubuh dipengaruhi oleh gugus asam boronat yang bersifat....
a)
sterik
b)
polar
c)
elektron donor
d)
elektron aseptor
e)
meruah
28.
Pendekatan model Hanch lebih berkembang dan banyak digunakan dibandingkan Free-Wilson. Hal ini disebabkan oleh ....
a)
Hanya dapat digunakan untuk substituen yang bersifat non linier
b)
Tidak perlu menggunakan tetapan kimia fisika untuk menentukan aktivitas biologis
c)
Perlu banyak senyawa dengan kombinasi substituen yang meruah
d)
Konsepnya langsung berhubungan dengan parameter kimia fisika organik yang sudah ada
e)
Memerlukan turunan senyawa yag sangat banyak dalam menarik kesimpulan
29.
Aktivitas penghambatan spora Bacillus subtilis dipengaruhi oleh nilai Log P dan pKa. Nilai pKa termasuk parameter ....
a)
Sterik
b)
Elektronik
c)
Lipofilik
d)
Hidrofilik
e)
Lipofobik
30.
Sebanyak 17 senyawa dilakukan uji farmakologi dan respons biologi yang didapat (Rb) dihubungkan kombinasi parameter kimia fisika. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Log Rb = 5,816 + 2,342 Log P + 0,731 (Log P)2 + 0,0361 σ + 0,195 Es (n=17; s=0,126; r=0,957). Berikan kesimpulan terhadap persamaan tersebut ? ....
a)
tidak memiliki korelasi yang baik antara tetapan elektronik dengan respons biologis
b)
Parameter sterik Log P berpengaruh terhadap respons biologis
c)
Respons biologis dipengaruhi parameter lipofilik Es dan σ
d)
Es merupakan parameter elektronik yang tidak mempengaruhi aktivitas
e)
adanya korelasi yang baik antara parameter lipofilik log P dengan respons biologis
31.
Persamaan regresi yang diperoleh dengan menghubungkan antara deskriptor kimia dengan aktivitas biologi adalah Log Rb = 5,816 + 2,342 Log P + 0,731 (Log P)2 + 0,0361 σ + 0,195 Es + 0,234 pKa. Parameter seterik yang paling berpengaruh adalah ....
a)
pKa
b)
Es
c)
Log P
d)
Log P2
e)
σ
32.
Berikut merupakan pernyataan yang benar mengenai obat yang aktif dalam bentuk tidak terionnya adalah…
a)
Memberikan efek biologis di luar sel
b)
Sebagian besar bersifat elektrolit lemah
c)
Aktivitas biologis menurun jika derajat ionisasinya meningkat
d)
Mudah menembus membrane biologis
e)
Site of action pada membrane sel
33.
Senyawa yang dapat membentuk struktur cincin dengan logam karena memiliki atom yang kaya electron sehingga bisa mendonorkan elektronnya disebut…
a)
ligan
b)
khelat
c)
kompleks
d)
asam lewis
e)
asam arhenius
34.
Berikut merupakan golongan vitamin yang berperan sebagai ligan dalam system biologis adalah…
a)
glisin
b)
sistein
c)
hipoxantin
d)
asam laktat
e)
asam glutamat
35.
Berikut merupakan kelat dalam system biologis yang mengadung logam Fe adalah..
a)
katalase
b)
tirosinase
c)
fosfatase
d)
Oksaloasetat dekarboksilase
e)
insulin
36.
Berikut merupakan pernyataan yang benar terkait ligan adalah…
a)
Ligan merupakan asam lewis
b)
Ligan merupakan asam arhenius
c)
Ligan bersifat akseptor electron
d)
Ligan hanya bisa berikatan dengan radikal bebas di dalam tubuh
e)
Ligan dengan affinitas tinggi terhadap logam mampu menurunkan kadar logam yang toksik di dalam tubuh dengan membentuk kelat
37.
Ukuran kuantitatif kecenderungan senyawa untuk menerima dan memberi electron disebut…
a)
Potensial redoks
b)
Persamaan Handerson Haselbach
c)
Persamaan nerst
d)
Asam Basa Lewis
e)
Asam Basa Arhenius
38.
Ikatan yang terbentuk dari hasil pemakaian bersama-sama pasangan electron dosebut…
a)
Ikatan kovalen
b)
Ikatan ionic
c)
Interaksi hidrofobik
d)
Ikatan dipol-dipol
e)
Van der walls
39.
Mekanisme kerja senyawa antibiotika yang mengandung cincin β-laktam adalah…
a)
Reaksi asilasi dari cincin β-laktam dengan serin dari enzim transpeptidase
b)
Reaksi alkilasi dari cincin β-laktam dengan serin dari enzim transpeptidase
c)
Reaksi esterifikasi dari cincin β-laktam dengan serin dari enzim transpeptidase
d)
Reaksi transaminasi dari cincin β-laktam dengan serin dari enzim transpeptidase
e)
Reaksi eliminasi dari cincin β-laktam dengan serin dari enzim transpeptidase
40.
Malation merupakan senyawa organophosfat yang berfungsi sebagai insektisida. Mekanisme kerja malation adalah…
a)
Reaksi fosforilasi oleh senyawa organofosfat dengan gugus serin enzim asetilkolinesterase
b)
Reaksi alkilasi oleh senyawa organofosfat dengan gugus serin enzim asetilkolinesterase
c)
Reaksi adisi oleh senyawa organofosfat dengan gugus serin enzim asetilkolinesterase
d)
Reaksi eliminasi oleh senyawa organofosfat dengan gugus serin enzim asetilkolinesterase
e)
Reaksi oksidasi senyawa organofosfat dengan gugus serin enzim asetilkolinesterase
41.
Obat dengan karakteristik bagaimana yang sukar menembus membrane lambung?
a)
basa lemah
b)
asam lemah
c)
asam kuat
d)
basa kuat
e)
netral
42.
Bagaimana karakteristik obat yang bisa menembus membrane lambung?
a)
basa lemah
b)
asam lemah
c)
asam kuat
d)
basa kuat
e)
netral
43.
Sebagian besar obat baru menimbulkan efek terapi bila berikatan dengan komponen organisme spesifik pada tingkat seluler berikut ini……
a)
badan golgi
b)
mitokondria
c)
nukleus
d)
ribosom
e)
reseptor
44.
Kemampuan suatu obat untuk mengubah konformasi makromolekul protein reseptor sehingga menghasilkan respon biologis disebut ……
a)
interaksi
b)
afinitas
c)
aviditas
d)
efikasi
e)
potensi
45.
Kesesuaian bentuk antara obat dan reseptor akan menghasilkan ikatan yang kuat antara keduanya atau disebut memiliki ……..
a)
High affinity
b)
High eficasy
c)
High avidity
d)
High toxicity
e)
High activity
46.
Untuk menilai apakah suatu obat memiliki efek agonis atau antagonis dinyatakan dalam ……
a)
Afinitas
b)
Efikasi
c)
aviditas
d)
Aktivitas intrinsic
e)
Energi bebas
47.
Senyawa yang bersifat agonis parsial memiliki karakteristik sebagai berikut …….
a)
Nilai α = 1
b)
Nilai α = 0
c)
Tidak memiliki efek
d)
Tidak menghasilkan efek maksimum
e)
Menghasilkan efek maksimum
48.
Rangsangan yang dapat meningkatkan kadar siklik-AMP maka hormon dianggap sebagai kurir pertama , sedang siklik-AMP sebagai kurir kedua, ini merupakan teori interaksi obat reseptor …..
a)
Second mesengger
b)
Klasik
c)
Pendudukan
d)
Kecepatan
e)
Gangguan molekul
49.
Obat yang tergolong campuran rasemat ditandai adanya molekul…..
a)
Siklik
b)
Alifatisinteraksi
c)
Kiral
d)
Kromofor
e)
Ikatan Rangkap
50.
Aktifitas farmakologi suatu obat mengalami perubahan yang besar apabila terjadi perubahan struktur kimia obat salah satunya adalah ………
a)
Stereoisomer
b)
Kelarutan
c)
Kepolaran
d)
Titik lebur
e)
Derajat keasaman
Reset
