wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN KMB AKHIR

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di Rumah Sakit dan diprogramkan tindakan pembedahan. Perawat akan melakukan pemasangan kateter dan saat ini perawat menyampaikan " sesuai dengan kesepakatan kita tadi pagi Bu, saya akan melakukan pemasangan kateter sebelum Ibu menjalani operasi besok pagi.Apakah prinsip etik yang dilakukan oleh perawat pada kasus diatas ?

a)

Nonmaleficience

b)

Beneficience

c)

Autonomy

d)

Veracity

e)

Fidelity

2.

Seorang laki-laki berusia 22 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis thypoid. Hasil pengkajian : Suhu : 38, 90 C dan kadang meningkat mencapai 39,4 0 C, TD : 120/80 mmHg, frekuensi napas 20x/menit. Pasien terlihat lemah dan bedrest. Apakah kriteria hasil yang tepat dalam penyusunan perencanaan keperawatan utama pada kasus di atas ?

a)

pola tidur cukup

b)

Aktivitas meningkat

c)

suhu tubuh membaik

d)

tekanan darah membaik

e)

kadar glukosa darah meningkat

3.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun, dirawat di RS dengan keluhan diare. Hasil pengkajian : pasien tampak lemas, turgor kulit tidak elastis, bising usus 28x/menit, frekuensi nadi : 104x/menit, TD : 120/80 mmHg, Suhu tubuh : 380 C.Apakah intervensi keperawatan prioritas yang paling tepat untuk kasus di atas ?

a)

Kompres

b)

Manajemen nyeri

c)

manajemen cairan

d)

Pemantauan TTV

e)

Pemeriksaan feses

4.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di RS dengan keluhan sesak napas. Hasil pengkajian : terdengan wheezing, bibir kebiruan, terdapat retraksi interkostal, frekuensi napas 30x/menit, TD : 120/80 mmHg dan frekuensi nadi 80x/menit. Bagaimanakah posisi tubuh yang tepat untuk pasien di atas ?

a)

Fowler

b)

Litotomi

c)

Supinasi

d)

Sim Kanan

e)

Tredelenberg

5.

Seorang laki-laki berusia 58 tahun dirawat di ruang bedah dengan keluhan luka terbuka. Hasil pengkajian : luka tampak kemerahan, nyeri tekan, terdapat pus, dasar luka menghitam, granulasi minimal. Hasil laboratorium GDS 385 gr/dl.Apakah intervensi keperawatan utama pada pasien di atas ?

a)

Mengobservasi TTV

b)

Penggantian balutan luka

c)

Melakukan pengkajian luka

d)

Melakukan pengkajian nyeri

e)

Melakukan nekrotomi pada luka

6.

Seorang laki-laki berusia 48 tahun dirawat di Ruang Penyakit Dalam dengan diagnosis medis asma broncial. Pasien mengeluhkan batuk dengan dahak kental dan lengket serta susah dikeluarkan. Hasil pengkajian : terdengar ronkhi, frekuensi napas : 26 x/menit.Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus di atas ?

a)

Mengajarkan cara batuk efektif

b)

Mengajarkan pasien napas dalam

c)

Mengajarkan merubah posisi tidur

d)

Menganjurkan klien minum air hangat

e)

Memberikan penjelasan tentang penyakitnya

7.

Seorang perempuan berusia 40 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis medis gastritis. Pasien mengeluh sakit perut dengan skala 7. Hasil pengkajian : pasien terlihat pucat, keluar keringat dingin, TD : 130/100mmHg, frekuensi nadi : 100x/menit, frekuensi napas : 25x/menit, suhu : 36.80C.Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus di atas ?

a)

keletihan

b)

Ansietas

c)

nyeri akut

d)

hipertermia

e)

intoleransi aktivitas

8.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis ulkus peptikum. Pasien mengatakan nyeri ulu hati sudah banyak berkurang dan nafsu makan sudah mulai meningkat. Rencana hari ini pasien akan dipulangkan namun pasien mengatakan masih bingung apa saja yang perlu dihindari untuk mencegah kekambuhan penyakit.Apakah penjelasan yang tepat diberikan kepada pasien pada kasus di atas ?

a)

Apabila bapak mengalami nyeri saat dirumah, boleh minum obat yang dijual diwarung, tapi jangan sering-sering ya

b)

Bapak, sebaiknya mengahindari makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, teh

c)

Bapak, tidak boleh makan tape banyak-banyak ya, karena mengandung alkohol

d)

Bapak, stress tidak berhubungan dengan penyakit tukak lambung

e)

Bapak boleh merokok tapi maksimal 2-3 batang sehari

9.

Seorang perempuan berusia 35 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis appendiksitis. Pasien mengeluh nyeri perut, mual, muntah dan tidak nafsu makan. Hasil pengkajian : TD : 120/80 mmHg, frekuensi nadi : 88 x/menit, frekuensi napas : 18x/menit, suhu : 38,5 0C. Perawat melakukan pemeriksaan fisik lanjutan pada pasien dan saat perawat menekan perut sebelah kiri bawah, pasien merasakan nyeri pada daerah kanan bawah.Apakah hasil pemeriksaan fisik yang telah perawat lakukan pada kasus di atas ?

a)

Psoas Sign (+)

b)

Rovsing sign (+)

c)

Abturator sign (+)

d)

Retrosekal sing (+)

e)

Homman sign (+)

10.

Seorang wanita, 35 tahun mengeluh mengeluh 2 hari yang lalu nyeri perut, mual, muntah dan tidak nafsu makan. Hasil TTV : TD : 120/80 mmHg, Nadi : 88 x/mnt, RR : 18x/mnt, suhu 38,5 0C. Diagnosa Medis : Appediksitis. Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada pasien. Pada saat perawat mengangkat tungkai kanan keatas, pasien merasakan nyeri pada daerah kanan bawah.Apakah hasil pemeriksaan perawat tersebut?

a)

Psoas Sign (+)

b)

Rovsing sign (+)

c)

Abturator sign (+)

d)

Retrosekal sing (+)

e)

Homman sign (+)

11.

Seorang wanita 52 tahun, mengeluh nyeri pada ulu hati, nyeri timbul pada waktu makan, sehingga pasien takut bila mau makan. Dalam 1 bulan ini BB menurun 3kg. Hasil pemeriksaan endoscopy tampak ulkus dengan diameter 4 mm. Pasien menanyakan apa penyakit yg diaalaminya?. Bagaimanakah perawat menjelaskan letak kelainan pada pasien diatas ?

a)

ujung lambung

b)

tenggorokan

c)

lambung

d)

usus halus

e)

usus 12 jari

12.

Seorang perempuan berusia 52 tahun, dirawat di RS dengan diagnosis medis peptic ulcer. Pasien mengeluh nyeri pada ulu hati dan nyeri timbul pada waktu makan. Hasil pengkajian : pasien mengatakan mual, muntah beberapa kali dan tidak nafsu makan. Pasien mengatakan takut makan sehingga BB menurun. Hasil pemeriksaan radiologi menunjukan ulkus peptic dengan diameter 15 mm. Pasien menanyakan mengapa nyerinya timbul pada saat makan.Apakah pendidikan kesehatan yang tepat diberikan oleh perawat pada kasus di atas ?

a)

Ketika bapak makan produksi asam lambung meningkat dan menyebabkan nyeri

b)

Tidak semua orang mengalami hal tersebut pak, kadang bisa saja nyeri timbul saat perut kosong

c)

Sebaiknya bapak puasa dulu sampai luka di lambung bapak sembuh

d)

Makannya yang cair dulu ya pak, sampai nyeri nya hilang

e)

Sebaiknya bapak makan sedikit sedikit tapi sering ya…

13.

Seorang perempuan berusia 67 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis ulkus peptikum. Pasien mengeluh keluar darah hitam saat buang air besar. Hasil pengkajian : tampak anemis, Hb 7gr/dl. Pasien menanyakan mengapa buang air besarnya menjadi berwarna hitam.Apakah penjelasan yang tepat diberikan pada pasien pada kasus di atas ?

a)

ibu mengkomsumsi makanan tertentu sehingga BAB menjadi hitam, coba diingat-ingat lagi kemaren makan apa?

b)

ada tukak pada lambung ibu yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah dilambung sehingga BAB jadi hitam

c)

Itu yang menyebabkan Haemoglobin ibu menurun, makanya tidak boleh komsumsi obat sembarangan ya bu

d)

Hal biasa bila lanjut usia itu BAB nya hitam bu, karena gerakan ususnya sudah menurun.

e)

Tidak apa-apa bu, itu karena ibu telat makan jadi BAB hitam

14.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun dirawat di RS dengan diagnosis medis post tonsilektomi. Pasien baru saja selesai menjalani operasi tonsilektomi 1 jam yang lalu dengan prosedur anastesi general. Saat ini pasien sudah diruang perawatan dan terlihat masih tertidur.

Apakah posisi pasien yang tepat pada kasus di atas ?

a)

Fowler

b)

Pronasi

c)

Dorsal rekumbent

d)

Miring seluruh tubuh ke arah kiri

e)

Terlentang dengan kepala dimiringkan

15.

Seorang laki-laki umur 56 tahun dirawat dengan post operasi tiroidektomi hari pertama. Saat pengkajian diperoleh data : nyeri daerah operasi dileher, skala nyeri 6, batuk keluar darah segar, meludah bercampur darah, dan kesulitan menelan. Tanda - tanda vital : Tekanan darah: 150/90 mmHg, nadi : 86 kali per menit, respirasi : 23 kali per menit, suhu : 36,8o C.Apakah data tambahan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosa utama pasien?

a)

Kaji penyebab nyeri

b)

Kaji distensi vena leher

c)

Kaji kemampuan menelan

d)

Kaji adanya kesulitan pernafasan

e)

Kaji tanda perdarahan post operasi

16.

Perawat sedang melakukan pemasangan NGT pada seorang laki-laki berusia 30 tahun dengan diagnosa medis ileus. Saat ini perawat telah memasukan selang NGT.Apakah langkah selanjutnya yang tepat ?

a)

melakukan fiksasi selang NGT

b)

melakukan aspirasi isi lambung

c)

memasang klem pada selang NGT

d)

menginstruksikan pasien untuk menundukan kepala

e)

menginstruksikan pasien untuk menengadahkan kepala

17.

Seorang laki - laki berusia 45 tahun dirawat di RS dengan DM tipe 2. Hasil pengkajian : tampak lipodistropi pada perut kwadran kanan atas. Pasien mengatakan lebih suka menyuntikan insulin pada area tersebut karena tidak nyeri.Apakah tindakan yang tepat terkait kasus diatas ?

a)

menganjurkan pasien untuk menekan area bekas injeksi

b)

menyarankan pasien untuk memberikan insulin sesuai suhu ruangan

c)

memberikan penkes tentang rotasi injeksi insulin

d)

memeriksa jarum injeksi yang digunakan pasien

e)

melakukan massage abdomen

18.

Seorang perempuan berusia 48 tahun dirawat di RS dengan ulkus peptikum. Hasil pengkajian : pasien mengeluh nyeri pada perut kwadran kiri atas dan muntah bercampur darah. Pasien memiliki riwayat arthritis.Apakah anamnesa yang tepat untuk mengetahui penyebab sakit pasien ?

a)

bagaimana nyeri yang ibu rasakan ?

b)

sejak kapan ibu mengalami muntah darah ?

c)

apakah penangganan yang telah ibu lakukan ?

d)

apakah ibu mengkonsumsi obat pereda nyeri ?

e)

apakah nyeri yang ibu rasakan bertambah jika bergerak ?

19.

Seorang laki - laki berusia 32 tahun datang ke RS dengan riwayat asma. Hasil pengkajian : bentuk dada normal, simetris, tidak terdapat lesi,tidak tampak kontraksi otot bantu pernafasan, frekuensi napas : 32 x/menit.Apakah urutan pemeriksaan fisik selanjutnya yang tepat pada kasus diatas ?

a)

auskultasi suara nafas tambahan

b)

mengukur diameter rongga thoraks

c)

inspeksi adanya retraksi interkosta dan suprasternal

d)

perkusi pada bagian dada depan, samping dan belakang

e)

palpasi dada pasien untuk mengetahui ekspansi dada dan taktil fremitus

20.

Perawat sedang melakukan tindakan suction pada seorang laki - laki yg dirawat di RS dengan efusi pleura dan penurunan kesadaran. Saat ini perawat telah memasukan kateter penghisap ke hidung pasien dalam keadaan tidak menghisap.Apakah langkah prosedur berikutnya yang tepat pada kasus diatas ?

a)

hubungkan kateter penghisap dengan alat penghubung

b)

bilas kateter penghisap dengan aquades

c)

menurunkan tekanan alat penghisap

d)

tarik memutar kateter penghisap

e)

menghidupkan mesin penghisap

21.

Seorang laki - laki berusia 27 tahun dirawat di RS dengan diagnosa medis efusi pleura dan mendapatkan oksigen 7 liter/menit. Pasien mengeluh terasa gatal pada area yang tertekan masker dan tampak kemerahan.Apakah tindakan yang tepat untuk pasien tersebut ?

a)

menganti masker oksigen dengan masker yang berlubang besar

b)

menurunkan aliran oksigen kurang dari 5 liter / menit

c)

memasang kapas kering pada area yang tertekan

d)

menganti masker oksigen dengan binasal kanul

e)

melepas tali pengikat masker

22.

Seorang laki - laki berusia 54 tahun dirawat di RS dengan COPD. Hasil pengkajian : pasien mengeluh sesak nafas dan dahak sulit untuk dikeluarkan, terdapat ronkhi pada bronkus lobus anterior kanan dan kiri atas.Bagaimanan posisi yang tepat pada saat melakukan postural drainage ?

a)

pasien berbaring telentang dengan bantal kecil dibawah lutut

b)

pasien duduk dengan menyandar kebelakang pada bantal

c)

pasien duduk dengan menyandar ke depan pada bantal

d)

pasien miring ke kanan pada posisi trendelenburg

e)

pasien mirimg ke kiri pada posisi trendelenburg

23.

Seorang laki - laki berusia 42 tahun dirawat di RS dengan decompensatio cordis. Perawat sedang melakukan pemeriksaan JVP. Saat ini perawat telah memposisikan pasien dengan kepala dinaikkan 30 0 dan memalingkan menjauhi sisi leher yang akan diperiksa.Apakah langkah selanjutnya yang tepat ?

a)

mengukur jarak vertikal antara titik tertinggi dengan sudut sternal

b)

mengukur jarak horisontal antara titik tertinggi dengan sudut sternal

c)

mengukur jarak vertical antara sudut sterna dengan prosesus xipoideus

d)

mengukur jarak horizontal antara sudut sterna dengan prosesus xipoideus

e)

mengukur jarak antara denyutan vena jugularis interna dengan sudut sternal

24.

Seorang laki - laki berusia 45 tahun datang di RS dengan nyeri dada. Perawat melakukan perekaman ECG dan saat ini perawat memasang elektroda perikordial V5.Dimanakah posisi yang tepat untuk kasus diatas ?

a)

Intercosta V mid klavikula kiri

b)

Intercosta IV sternum kanan

c)

Intercosta IV axilla anterior

d)

Intercosta IV sternum kiri

e)

Intercosta IV mid axilla

25.

Seorang laki - laki usia 65 tahun dirawat di RS dengan hipertensi dan mendapatkan diet rendah garam. Pasien menolak makanan yang disajikan oleh RS karena terasa hambar.Apakah tindakan perawat yang tepat pada kasus diatas ?

a)

meminta ahli gizi untuk membuatkan makanan baru

b)

menganti makanan yang disajikan dengan makanan yang dibeli diluar RS

c)

menganjurkan pasien untuk tetap menghabiskan makanan yang disajikan

d)

memberi kesempatan keluarga untuk membawa makanan kesukaan pasien

e)

memberikan penjelasan bahwa pasien mendapatkan jenis makanan yang rendah garam

26.

Seorang laki -laki berusia 21 tahun dirawat di RS dengan diagnosa medis cidera kepala. HAsil pengkajian : GCS 10, somnolen, bibir kering, produksi urine 2500 liter/12 jam.Apakah tindakan prioritas pada pasien tersebut ?

a)

memonitor GCS

b)

melatih orientasi pasien

c)

memantau keseimbangan cairan

d)

mengolesi bibir dengan boraks gliserin

e)

mengosongkan kantong urine setiap jam

27.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri dada. Hasil pengkajian : pulsasi jantung tidak terlihat, ictus cordis teraba melebar 1 cm, gallop.Apakah pemeriksaan fisik jantung yang harus dilakukan perawat selanjutnya ?

a)

mendengarkan bunyi jantung

b)

menentukan batas - batas jantung

c)

meraba getaran vokal fremitus pada dada

d)

melihat adanya jejas pada area sekitar jantung

e)

palpasi untuk menentukan adanya pulsasi pada area katub jantung

28.

Seorang perempuan berusia 45 tahun dirawat di RS dengan diagnosa medis hepatitis. Hasil pengkajian : somnolen, pasien mencabut selang NGT sepanjang 10 cm.Apakah tindakan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

memasukan kembali 10 cm selang NGT yang tercabut

b)

memasang klem pada selang NGT

c)

melakukan aspirasi isi lambung

d)

menentukan posisi selang NGT

e)

melepas selang NGT

29.

Perawat melakukan perawatan luka sekitar pemasangan WSD. Pasien menolak tindakan tersebut karena merasa kesakitan saat selang WSD tersentuh.Bagaimanakah sikap perawat yang tepat pada kasus diatas ?

a)

memasang klem pada slang WSD

b)

menghentikan tindakan perawatan luka

c)

meminta keluarga untuk menemani pasien

d)

menjelaskan tujuan perawatan luka untuk mencegah infeksi

e)

menawarkan kepada keluarga untuk melakukan perawatan luka mandiri

30.

Seorang laki laki berusia 60 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan pneumonia. Dari hasil pengkajiian diperoleh data: batukdengan sputum hijau purulent, terdapat suara crackles pada lobus bawah paru, saturasi oksigen 86%, frekuensi pernafasan 25 kali/menit, frekuensi nadi 86 kali/menit, suhu badan 400 C. perawat merumuskan masalah utama gangguan pertukaran gas.Apakah data yang tepat digunakan untuk menegakkan masalah keperawatan pada kasus diatas?

a)

Suara crackles

b)

Suhu badan 40 0 C

c)

Saturasi oksigen 86%

d)

Frekuensi pernafasan 25 kali/menit

e)

Batuk dengan sputum hijau purulent

31.

Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat di ruang penyakit dengan keluhan batuk. Dari hasil pengkajian diperoleh data: kondisi klien lemah, sputum sulit dikeluarkan dan nafsu makan menurun. Hasil pemeriksaan fisik: terdapat suara crackles pada lobus atas paru, tekanan darah 100/80 mmHg, frekuensi nafas 25 kali/menit, frekuensi nadi 86 kali/menit.Apakah masalah keperawatan utama pada kasus diatas?

a)

Intoleransi aktivitas

b)

Pola nafas tidak efektif

c)

Gangguan pertukaran gas

d)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

e)

Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

32.

Seorang perempuan berusia 50 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sulit bernafas, nafas terengah-engah. Dari hasil pengkajian didapatkan pasien tampak gelisah, frekuensi nafas 34 kali/menit, adanya penggunaan otot bantu pernafasan. Hasil pemeriksaan penunjang menunjukan adanya serangan asma akut. Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas?

a)

Mengobservasi tanda-tanda vital

b)

Memonitor hasil analisa gas darah

c)

Mempersiapkan pasien pindah ke ICU

d)

Berkolaborasi dalam pemberian oksigen

e)

Menganjurkan pasien untuk beristirahat dan membatasi jumlah kunjungan

33.

Seorang perempuan berusia 60 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas. Saat pengkajian didapatkan suara nafas wheezing, tekanan darah: 130/80 mmHg, frekuensi nadi 100 kali/menit, frekuensi pernafasan: 32 kali/menit, suhu tubuh: 37 0 C. Perawat melakukan tindakan kolaborasi dengan memberikan nebulizer obat berotec 1cc, pulmicort 1cc dan NaCl 2cc.Apakah tujuan perawat melakukan tindakan kolaboratif tersebut?

a)

Mengurangi dahak

b)

Mengencerkan dahak

c)

Mengurangi sesak nafas

d)

Melonggarkan jalan nafas

e)

Mengurangi reaksi peradangan

34.

Seorang laki-laki berusia 75 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas. Saat pengkajian didapatkan data klien gelisah, terdapat retraksi dinding dada, nafas cuping hidung. Tekanan darah: 140/100 mmHg, frekuensi nadi: 90 kali/menit, frekuensi pernafasan: 32 kali/meni, saturasi oksigen 90%. Setelah kolaborasi dengan dokter, dianjurkan diberi oksigen 4L/menit.Apakah metode pemberian oksigen yang paling tepat digunakan?

a)

Nasal kanul

b)

Masker venturi

c)

Masker sederhana

d)

Rebreathing Masker (RM)

e)

Non Rebreathing Masker

35.

Seorang laki-laki berumur 30 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis asma bronkhiale. Saat dilakukan pemeriksaan auskultasi terdengar adanya suara yang berasal dari bronchus kecil dan bronkhiolus dengan karakteristik frekuensi tinggi, berdesis dan berirama.Apa suara nafas tambahan pada pasien tersebut?

a)

Rales

b)

Ronkhi

c)

Crackles

d)

Vesikuler

e)

Wheezing

36.

Seorang laki laki usia 35 tahun dirawat diruang penyakit bedah dengan keluhan:nyeri berat dibagian perut. Pada pemeriksaan pasien tampak kesakitan, terlihat gelisah tidak tenang. Pernafasan dangkal dan cepat 26 kali/permenit, nadi 80 kali/menit, tekanan darah 100/70 mmHg dan suhu tubuh 38 derajat celcius.Apakah pengkajian prioritas pada pasien tersebut?

a)

Mengukur skala nyeri

b)

Observasi tanda tanda vital

c)

Mengkaji status nutrisi pasien

d)

Mengkaji riwayat kesehatan sekarang

e)

Mengkaji riwayat kesehatan masa lalu

37.

Seorang perempuan berusia 30 tahun dirawat diRS dengan keluhan mual, muntah dan BAB cair lebih dari 12 kali sejak semalam. Pada pemeriksaan fisik tampak turgor kulit tidak elastis, mukosa bibir kering, TD: 85/55 mmHg, dan nadi 110 x/menit, serta teraba lemah.Apakah tindakan prioritas yang diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Berikan minum oralit sebanyak 2 liter

b)

Observasi tanda-tanda vital

c)

Observasi tingkat kesadaran pasien

d)

Observasi intake dan input

e)

Lakukan pemberian cairan infus sesuai dengan program medis

38.

Seorang perempuan berusia 57 tahun di rawat di ruangan penyakit dalam dengan diagnosa hipertensi. Pagi ini perawat akan melakukan pengukuran tekanan darah. Perawat menjelaskan tujuan dan prosedur, selanjutnya perawat mencuci tangan dan menutup tirai.Apakah tindakan perawat selanjutnya?

a)

Mengatur posisi pasien

b)

Mencari letak arteri brakhialis

c)

Meletakkan stetoskop pada arteri brakhialis

d)

Memasang manset setinggi 2 jari diatas arteri brakhialis

e)

Membuka baju pada lengan atas pasien

39.

Seorang laki-laki berusia 57 tahun dirawat dibangsal penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas dan batuk. Hasil pengkajian: pasien terlihat lemas, kurus dan pucat. Pemeriksaan BTA positif TBC. Pasien berada diruang isolasi dengan double door. Dan banyak pengunjung yang datang menemui pasien. Apakah edukasi yang tepat untuk pengunjung pada kasus diatas ?

a)

Menggunakan handsanitizer

b)

Membatasi pengunjung

c)

Menggunakan masker

d)

Tidak boleh masuk

e)

Mencuci tangan

40.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat dibangsal penyakit dalam dengan keluhan sesak nafas dan nyeri dada. Hasil pengkajian fisik: Tekanan darah 130/90 mmHg, frekuensi nadi 95 kali/menit, frekuensi nafas 30 kali/menit dan suhu 36.5 C. Perawat akan melakukan pemasangan oksigen 5 L/menit. Perawat mempersiapkan alat dan mencuci tangan.Apakah tindakan selanjutnya yang seharusnya dilakukan perawat?

a)

Memeriksa tabung oksigen

b)

Memeriksa selang oksigen

c)

Memasang selang oksigen

d)

Membersihkan hidung

e)

Fiksasi selang oksigen

41.

Seorang perempuan berusia 55 tahun dirawat dibangsal dalam dengan riwayat ulkus DM 2 tahun yang lalu. Hasil pengkajian: Luka terlihat kotor, basah dan berbau tidak sedap. Perawat akan melakukan perawatan luka. Perawat mempersiapkan alat, mencuci tangan dan menggunakan handscoon serta memeriksa kondisi luka. Apakah tindakan selanjutnya yang seharusnya dilakukan oleh perawat tersebut?

a)

Membersihkan luka

b)

Memberikan hidrogel

c)

Mencuci luka

d)

Membalut luka

e)

Mengkaji luka

42.

Seorang perempuan berusia 55 tahun datang ke poli penyakit dalam dengan keluhan nyeri dada menjalar ke punggung. Pasien mempunyai riwayat Angina Pectoris 1 tahun yang lalu. Hasil pengkajian fisik: Tanda vital 175/100 mmHg, frekuensi nadi 100 kali/menit, frekuensi napas 24 kali/menit. Perawat akan melakukan pemeriksaan EKG, perawat menyiapkan alat dan mencuci tangan.Apakah tindakan selanjutnya yang tepat pada kasus diatas ?

a)

Membuka dan melonggarkan pakaian bagian atas

b)

Menghidupkan monitor EKG

c)

Membersihkan elektrode

d)

Memasang elektrode

e)

Mengoleskan jelly

43.

Seorang pasien laki laki usia 40 tahun menjalani perawatan di Ruang penyakit dalam dengan keluhan BAB 9x/ hari dan muntah sejak 2 hari yang lalu, dengan konsistensi feses encer dan muntah air. Hasil pengkajian pasien mengatakan lemas, palpasi didapatkan tugor kulit jelek, inspeksi mata cekung. TD 90/70mmHg, RR 20x/menit, nadi 70x/menit, suhu badan 35,7 °C. Pasien direncanakan akan dilakukan rehidrasi oral maupun parenteral. Apakah krieria hasil yang tepat untuk masalah prioritas kasus diatas ?

a)

turgor kulit normal

b)

tidak ada tanda-tanda syok hipovolemik

c)

tekanan Darah kembali normal

d)

klien kembali berenergi

e)

status hidrasi kembali normal

44.

Seorang perawat melakukan pemasangan infus pada pasien seorang laki-laki,setelah IV catheter ditusukkan pada vena kelihatana darah masuk pada reservoir IV chateter, kemudian perawat menarik maindrain dan menyambungkan ujung selang infus ke IV chateter.Apakah langkah selanjutnya yang tepat pada kasus diatas?

a)

memfiksasi dengan plester

b)

mengisi tabung reservoir

c)

menghitung tetesan infuse

d)

melepaskan torniquet

e)

menggantung boto infuse

45.

Seorang pasien perempuan berumur 62 tahun dirawat di ruang interna. Pasien masuk rumah sakit dengan riwayat telah menderita diabetes melitus selama 6 tahun terakhir dan terdapat luka pada telapak kaki kanan. Setelah 3 minggu perawatan, luka pasien telah sembuh dan sekarang pasien sedang bersiap-siap untuk pulang. Saat ini pasien mengatakan masih sering merasa haus dan lapar. Hasil pemeriksaan GDS terakhir 345 mg/dL. Apakah pendidikan kesehatan yang tepat pada kasus diatas ?

a)

cara mencegah timbulnya luka diabetik

b)

diet pada pasien diabetes

c)

cara melakukan perawatan luka

d)

pengobatan diabetes melitus

e)

pencegahan diabtes mellitus

46.

Seorang pasien laki laki usia 35 tahun dirawat dirumah sakit dengan keluhan BAB cair dan muntah sejak 2 hari yang lalu . Hasil pengkajian pasien mengatakan lemas, palpasi didapatkan tugor kulit jelek, inspeksi mata cekung. BAK kuning, TD 100/70mmhg, RR 20x/menit, nadi 20x/menit, pasien direncanakan akan diberikan 5000 ml cairan dalam 24 jam.Berapa tetes permenit cairan yang diberikan pada kasus diatas?

a)

70 tetes/ menit

b)

56 tetes/ menit

c)

60 tetes/ menit

d)

35 tetes/ menit

e)

40 tetes/menit

47.

Seorang pasien perempuan berusia 48 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan batuk. Hasil pengkajian diperoleh data : pasien menderita batuk sejak setahun, nafsu makan menurun, bila malam merasa panas dan berkeringat, pernafasan, 24x/menit, nadi 100x/menit, TB : 155 cm, BB: 50 Kg, hasil pemeriksaan BTA positif, pasien mendapatkan terapi OAT kategori I fase lanjutan. Pasien sudah diperbolehkan pulang.Apakah prioritas pendidikan kesehatan yang sesuai dengan kondisi pasien?

a)

Banyak minum

b)

Minum obat secara rutin

c)

Jendela kamar sering dibuka

d)

Pasien terus memakai masker

e)

Makan banyak dengan makanan tinggi protein

48.

Seorang laki-laki usia 51 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam dengan keluhan pasien masih batuk, sesak napas dan tampak retraksi otot bantu napas. Pasien terpasang oksigen nasal 2 liter per menit. Pemeriksaan auskultasi paru menunjukkan suara wheezing.Apa tindakan yang harus dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Memberikan oksigen nasal 6 l/mnt

b)

Memberikan posisi semi fowler

c)

Memberikan fisioterapi dada

d)

Memberikan terapi suction

e)

Memberikan terapi nebulizer

49.

Seorang perempuan usia 51 tahun dirawat di ruang penyakit dalam, dengan hasil lab GDS 320 mg/dl. Pasien mendapatkan terapi insulin yang pertama kali dengan dosis 3 x 10 IU. Apakah prioritas tindakan perawat pada kasus diatas ?

a)

Pengaturan dosis insulin

b)

Cara menggunakan insulin

c)

Pengaturan diit yang sesuai

d)

Pencegahan efek samping insulin

e)

Monitoring kadar gula darah secara rutin

50.

Seorang wanita umur 45 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan hepatitis. mengeluh mual dan muntah selama beberapa hari terakhir; pada pemeriksaan fisik didapatkan sklera ikterus, kulit berwarna kuning serta perut kembung. Perawat bermaksud melakukan pemeriksaan adakah pembesaran hepar.Bagaimanakah perawat melakukan prosedur tersebut?

a)

Perawat menekan area hipogastrium dekstra diarahkan ke lengkung kosta, tangan kiri dipinggang kanan

b)

Perawat menekan area hipogastrum sinistra diarahkan ke lengkung kosta, tangan kanan dipinggang kiri

c)

Perawat meraba tepi lengkung kosta dextra dengan tangan kanan

d)

Perawat meraba tepi lengkung kosta sinistra dengan tangan kanan

e)

Perawat menekan area epigastrium