Font size
Worksheetsujian modul
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Pria 55 tahun dengan kehilangan gigi molar pertama mandibula datang untuk konsultasi. Riwayat DM terkontrol dengan HbA1c 6,5%. Indikasi pemasangan implan pada pasien ini adalah:
Diabetes tidak terkontrol
Osteomielitis aktif
Diabetes terkontrol
Riwayat radioterapi rahang
Peri-implantitis aktif
Pasien wanita 45 tahun dengan osteoporosis berat dan riwayat terapi bisfosfonat oral jangka panjang datang ingin dibuatkan implan. Kondisi ini termasuk:
Indikasi mutlak
Kontraindikasi relatif
Kontraindikasi absolut
Indikasi sementara
Indikasi fungsional
Komponen implan yang berfungsi sebagai penghubung antara fixture dengan prostetik adalah:
Healing abutment
Fixture
Abutment
Cover screw
Prosthetic crown
Struktur implan yang pertama kali bersentuhan dengan tulang alveolar adalah:
Abutment
Fixture
Crown
O-ring
Screw-retained bridge
Klasifikasi implan berdasarkan letak dalam tulang adalah:
Endosseous, subperiosteal, transosteal
Titanium, zirconia, PMMA
Screw, cemented, hybrid
Bone level, tissue level, hybrid
Immediate, delayed, late placement
Pasien pria 60 tahun dengan resorpsi alveolar berat direncanakan pemasangan implan. Pemeriksaan penunjang terbaik untuk menilai ketebalan tulang alveolar adalah:
Foto periapikal
CT scan/CBCT
Panoramik
Occlusal view
Cephalometri
Pemeriksaan radiografis yang sering digunakan pada tahap awal skrining pasien implan adalah:
(a)
Seorang pasien pasca pemasangan implan mengeluhkan nyeri hebat dan mobilitas implan dalam 2 minggu pertama. Kondisi ini termasuk komplikasi:
Peri-implantitis kronis
Early implant failure
Late implant failure
Bone resorption fisiologis
Gingivitis marginalis
Komplikasi implan yang ditandai dengan resorpsi tulang peri-implant dan inflamasi jaringan lunak disebut:
Peri-mucositis
Gingivitis
Peri-implantitis
Osteitis
Periodontitis
Pasien wanita 35 tahun dengan oral hygiene buruk setelah 1 tahun pemasangan implan menunjukkan eritema, perdarahan probing, tanpa kehilangan tulang. Diagnosis komplikasi ini adalah:
Peri-implantitis
Peri-mucositis
Osteomielitis
Gingivitis umum
Sinusitis maksilaris
Soal vignette Dental Implant nomor 11 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 12 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 13 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 14 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 15 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 16 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 17 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 18 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 19 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 20 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 21 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 22 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 23 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 24 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette Dental Implant nomor 25 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Sendi temporomandibula terdiri dari struktur berikut, kecuali:
Kondilus mandibula
Diskus artikularis
Fossa glenoidalis
Ligamentum periodontal
Eminensia artikularis
Gerakan translasi pada TMJ terjadi terutama pada:
Kompartemen inferior
Kompartemen superior
Ligamen temporomandibular
Ligamen sphenomandibular
Otot temporalis
Pasien pria 28 tahun mengeluhkan nyeri wajah setelah periode stres emosional tinggi. Faktor etiologi TMD yang paling mungkin adalah:
Maloklusi ringan
Stres emosional dan bruxism
Osteomielitis kronis
Infeksi sinus maksilaris
Trauma langsung
Pasien wanita 40 tahun mengalami nyeri unilateral, bunyi klik saat membuka mulut, dan deviasi rahang. Gejala ini khas untuk:
Arthritis TMJ
Internal derangement
Ankylosis TMJ
Myofascial pain syndrome
Neuralgia trigeminal
Tanda klinis yang sering ditemukan pada pasien TMD adalah:
Peningkatan saliva
Deviasi mandibula saat membuka mulut
Perubahan warna gusi
Kehilangan gigi posterior
Hipersensitivitas dentin
Seorang pasien wanita 35 tahun mengalami keterbatasan buka mulut (≤ 30 mm) disertai nyeri TMJ. Diagnosis yang paling sesuai adalah:
Ankylosis TMJ
Dislokasi habitual
Internal derangement dengan limited opening
Myalgia
Neuralgia trigeminal
Pemeriksaan penunjang paling baik untuk mengevaluasi diskus artikularis TMJ adalah:
Panoramik
CBCT
MRI
Periapikal
Cephalometri
Pasien pria 50 tahun dengan TMD kronis memerlukan evaluasi struktur tulang kondilus. Pemeriksaan yang paling tepat adalah:
MRI
CBCT
Sialografi
Occlusal radiografi
USG
Rencana perawatan awal pasien TMD dengan gejala ringan biasanya meliputi:
Bedah terbuka TMJ
Splint oklusal, fisioterapi, edukasi pasien
Reseksi kondilektomi
Radioterapi
Pasien TMD dengan gejala nyeri otot akibat stres emosional tinggi sering mendapat terapi tambahan berupa:
Psikoterapi dan relaksasi
Radioterapi lokal
Bedah artroskopi
Antibiotik jangka panjang
Pemasangan prostetik penuh
Soal vignette TMD nomor 36 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 37 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 38 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 39 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 40 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 41 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Soal vignette TMD nomor 42 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 43 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 44 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 45 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 46 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 47 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 48 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 49 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
Soal vignette TMD nomor 50 (contoh tambahan)
Pilihan 1
Pilihan 2
Pilihan 3
Pilihan 4
Pilihan 5
