NEW
Font size
WorksheetsFTS NON SOLID
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Sediaan cair yang mengandung etanol atau hidroalkohol dibuat dari bahan tumbuhan atau senyawa kimia dan biasanya mengandung 10-20 gram bahan obat disebut .....
Sirup
Eliksir
Spirit
Solution
Tingtur
Larutan yang mengandung etanol atau hidroalkohol dari zat mudah menguap, umumnya merupakan larutan tunggal atau campuran bahan disebut..
Sirup
Eliksir
Spirit
Solution
Tingtur
Sediaan larutan yang mengandung gula konsentrasi tinggi atau pengganti gula dengan atau tanpa bahan perasa dan bahan obat dikenal dengan nama …..
Sirup
Eliksir
Spirit
Solution
Tingtur
Berikut adalah keuntungan sediaan larutan, kecuali :
Absorpsi obat terjadi lebih mudah
Obat terdistribusi secara merata dalam sediaan sehingga lebih homogen
Penyesuaian dosis sukar dilakukan karena perlu alat takaran volume yang tepat dan presisi.
Dapat digunakan pada kelompok pasien yang mengalami kesulitan dalam menelan sediaan padat (serbuk, tablet atau kapsul)
Obat-obat yang bersifat mengiritasi dapat dikurangi sifat iritasinya jika diformulasi dalam bentuk larutan encer
Beberapa pertimbangan utama dalam memformulasikan sediaan cair, kecuali :
Harga jual sediaan
Stabilitas fisika dan kimia
Konsentrasi dan kelarutan obat
Pemilihan pelarut dan penambahan pengawet
Penambahan bahan buffer, pemanis, solubilizer, pengental, pewarna dan perasa.
Suatu zat X mempunyai kelarutan 150 g dalam 100 mL bagian pelarut, maka zat X tersebut kelarutannya masuk dalam kategori …..
Sangat mudah larut
Mudah larut
Larut
Agak sukar larut
Sukar larut
Bahan berikut yang termasuk dalam kelompok pemanis nutritive/caloric adalah .....
Aspartam
Glukosa
Sorbitol
Sukralose
Xylitol
Bahan berikut yang termasuk dalam kelompok pemanis non-nutritive/non-caloric adalah..
Sukrosa
Glukosa
Madu
Sakarin
Fruktosa
Perisa/perasa adalah bahan yang digunakan untuk menutup rasa obat yang tidak enak dan biasanya merupakan kombinasi dari rasa, aroma, sentuhan dan warna. Berikut adalah termasuk perasa yang berasa manis, kecuali :
Vanila
Cherry
Grape
Bubblegum
Berry
Sediaan oral rawan terkontaminasi mikroba karena digunakan dalam bentuk multidose, bukan sediaan steril dan kaya akan gula yang dapat membantu pertumbuhan mikroba. Oleh karena itu, diperlukan bahan pengawet. Berikut adalah persyaratan pokok bahan pengawet, kecuali :
Aman dan stabil
Toksisitas rendah dan larut dalam air
Murah harganya
Aktif secara mikrobiologi terhadap berbagai jenis
Dapat bercampur dengan bahan lain dalam suatu formula
Bahan perasa alami yang direkomendasikan untuk sediaan larut air adalah..
0,2%
0,1%
0,75%
1-2%
4%
Benzalkonium klorida merupakan contoh pengawet jenis …
Acidic
Neutral
Quaternary ammonium compounds
Mercurial
Semua jawaban salah
Alkohol polyhydric (sorbitol, gliserol, propilenglikol) merupakan bahan yang digunakan untuk mencegah kristalisasi gula pada tutup botol. Bahan tersebut dikenal dengan istilah..
Anti caplocking agent
Anti caking agent
Stabilizer
Solubilizer
Wetting agent
Buffer merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk menstabilakn ph pada sedian. Perubahan pada pH suatu sediaan larutan dapat berakibat, Kecuali..
Degradasi produk
Menimbulkan reaksi dengan bahan pengemas
Menimbulkan pelarutan gas
Menimbulkan bau tengik
Menyebabkan penguapan bahan
Kontrol kualitas mikrobiologi yang perlu dilakukan untuk sediaan larutan peroral, yakni..
Uji pH sesuai FI IV hal 1039 <1071>
Uji viskositas dengan viscometer Hoeppler membutuhkan ±120 mL
Uji volume terpindahkan dengan 30 wadah
Uji dentifikasi dan penetapan kadar (sesuai monografi)
Uji efektivitas pengawet sesuai FI IV hal 854 – 855 <61>
Jenis antioksidan yang digunakan pada formulasi yang mengandung lemak adalah..
Asam galat; propil galat; dan asam sitrat.
Asam ascorbat; askorbil palmitat
Titanium dioxide
Tokoferol
Hidroksi toluen butilat (BHT)
Bahan yang digunakan untuk mengatur viskositas pada sedian larutan adalah..
CMC
Asam sitrat
EDTA
Orange oil
Liquid glucose
Sistem semipadat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan dinamakan ...
Suppositoria
Gel
Krim
Ointment
Tincture
Berkurangnya kelarutan zat utama karena adanya zat terlarut tertentu disebut...
Salting in
Salting out
Salting on
Cosolvensi
Kompleksasi
Kadar sukrosa pada sirup simplex adalah...
65%
50%
80%
40%
30%
Sediaan gel yang terbentuk berdasarkan struktur gel kecuali ...
Kumparan acak
Heliks
Batang
Bangunan kartu
Anorganik
Bahan berikut biasa digunakan sebagai bahan pengikat pada granulasi tablet, bahan pelindung koloid pada suspensi, bahan pengental pada sediaan cairan oral adalah ...
Gelling agent
Surfaktan
Suspensi
Tragakan
Basis
Lapisan sel hidup terakhir dari viable epidermis merupakan..
Stratum Granulosum
Stratum Corneum
Stratum Spinosum
Stratum basale
Stratum Germinativum
Berikut termasuk gelling agent yang berasal dari gom alam kecuali ...
Selulosa
Natrium alginat
Karagenan
Tragakan
Pektin
R/ Ichtimol 2 g
Tragakan 5 g
Alkohol 10 mL
Gliserol 2 g
Air ad 100 g
Buat 50 g
Formula diatas adalah formula ...
Suppositoria
Gel
Krim
Ointment
Tincture
Sediaan semi solid kental umumnya berupa emulsi M/A atau emulsi A/M dinamakan ...
Suppositoria
Gel
Krim
Ointment
Tincture
Salep yang digunakan sebagai pengobatan lokal berfungsi untuk melunakkan lapisan tanduk adalah ...
Antipruritik
Keratoplastik
Keratolitik
Emolients
Protektif
Sterile, buffere, isotonic dan water soluble merupakan syarat khusus dari sediaan ...
Opthalmic ointment
Epidermal
Transdermal
Salep kulit
Salep topikal
Uji sifat fisik salep untuk mengetahui kekuatan salep melindungi kulit dari pengaruh luar pada waktu pengobatan dinamakan ...
Kemampuan proteksi
Daya melekat
Daya menyebar
Viskositas
Organoleptik
Salep hidrokarbon dikenal sebagai dasar salep berlemak. Basis yang digunakan untuk membuat salep tersebut adalah..
Vaselin putih
Lanolin anhidrat
Magma bentonit
Tragacant
Pasta natrium Karboksinetilselulosa
Suppositoria merupakan suatu bentuk sediaan semipadat yg pemakaiannya dengan cara dimasukkan melalui lubang atau celah pd tubuh, dimana ia akan melebur, melunak atau melarut dan memberikan efek lokal atau sistemik adalah definisi menurut....
Lachman, dkk, 1994
Farmakope Indonesia ed III
Farmakope Indonesia ed IV
Ansel, 1993
USP XXVII, 2004
Berikut adalah keuntungan suppositoria, kecuali :
Dapat diberikan pada penderita yang tidak mungkin diberikan secara oral
Obat yang dirusak oleh cairan lambung (tractus digestifus)
Mekanisme melalui sebanyak mungkin sirkulasi portal.
Menghindari obat dari aksi enzim pencernaan untuk obat-obat yang peka terhadap enzim
Obat yang mempunyai bau dan rasa yang tidak enak kalau dipakai per-oral
Berikut ini adalah keuntungan penggunaan basis PEG pada sediaan suppositoria, kecuali..
Stabil (tidak terhidrolisis/terurai)
Stabil dan tahan terhadap mikroba
Melarut dalam cairan tubuh
Higroskopis
Dapat merangsang membran mukosa jika kandungan air lebih dari 20 %
Fungsi penambahan cera flava pada sediaan suppo basis oeum cacao adalah :
Meningkatkan titik lebur oleum cacao
Meningkatkan daya serap terhadap air
Meningkatkan absorbsi air
Membuat zat-zat yang tidak larut tetap tersuspensi dalam lemak
Meningkatkan kestabilan sistem
Fungsi penambahan cetaceum 18-28% pada sediaan suppo basis oeum cacao adalah :
Meningkatkan titik lebur oleum cacao
Meningkatkan daya serap terhadap air
Meningkatkan absorbsi air
Membuat zat-zat yang tidak larut tetap tersuspensi dalam lemak
Meningkatkan kestabilan sistem
Fungsi penambahan Aluminium stearat pada sediaan suppo basis oeum cacao adalah :
Meningkatkan titik lebur oleum cacao
Meningkatkan daya serap terhadap air
Meningkatkan absorbsi air
Membuat zat-zat yang tidak larut tetap tersuspensi dalam lemak
Meningkatkan kestabilan sistem
Pemanasan oleum cacao sebaiknya dilakukan sampai cukup meleleh dan dapat dituang. Penambahan beberapa bahan obat akan menurunkan titik leleh minyak cokelat, kecuali :
Cera flava
Kreosot
Fenol
Kloralhidrat
Champor
Berikut ini yang bukan kerugian dari basis oleum cacao pada sediaan suppositoria adalah...
Mudah menjadi tengik
Meleleh pd udara panas
Menjadi cair bila dicampur dengan obat-obat ttt dan pemanasan yang terlalu lama
Meleleh pada suhu tubuh
Terisomerisasi (polimorfisme) dg titik leleh yang lebih rendah karena dipanaskan
Berikut ini yang merupakan natural bases (basis dari alam) yang larut lemak pada sediaan suppositoria adalah :
Polietilen glikol (PEG)
Oleum cacao
Gliserin gelatin
Semisynthetic bases
Novata
Berikut yang bukan merupakan persyaratan tambahan basis lemak pada sediaan suppositoria adalah :
Bilangan asam > 0,2
Bilangan penyabunan 200-245
Bilangan asam < 0,2
Bilangan iodine < 7
Interval antara titik lebur dan titik pemadatan kecil (atau kurva SFI nya tajam)
Perhatikan formula suppositoria dibawah ini
R/
Teofilin 50 mg
Gliserin 120
Akuades 30
Castor oil 6
Tween 60 30
Magrocol 1540 13
Magrocol 4000 1186
Magrocol 6000 64
Penggunaan Castor oil pada formula berfungsi sebagai ...
Surfaktan
Basis
Lubrikan
Humektan
Pengkelat
Perhatikan formula suppositoria dibawah ini
R/ Teofilin 50 mg
Gliserin 120
Akuades 30
Castor oil 6
Tween 60 30
Magrocol 1540 13
Magrocol 4000 1186
Magrocol 6000 64
Penggunaan Magrocol 4000 pada formula berfungsi sebagai ...
Surfaktan
Basis
Lubrikan
Humektan
Pengkelat
Perhatikan formula suppositoria dibawah ini
R/ Teofilin 50 mg
Gliserin 120
Akuades 30
Castor oil 6
Tween 60 30
Magrocol 1540 13
Magrocol 4000 1186
Magrocol 6000 64
Penggunaan tween 60 pada formula berfungsi sebagai ...
Surfaktan
Basis
Lubrikan
Humektan
Pengkelat
Berikut ini yang bukan merupakan metode pembuatan suppositoria adalah :
Metode hand made
Cetak penuangan
Cetak dingin
Hot compression
Dengan mesin cetak otomatis
Berikut ini yang bukan merupakan keuntungan pembuatan suppositoria cetak dingin adalah
Pembuatan lebih mudah
Hasilnya lebih baik dan seragam
Tidak diperlukan pemanasan
Kemungkinan terjadinya endapan zat aktif yang tidak larut dalam basis dapat dihindari
Lebih stabil karena adanya proses oksidasi
Berikut ini yang bukan merupakan keuntungan dari mesin cetak langsung dalam kemasan pada pembuatan suppositoria adalah :
Laju produksi tinggi
Ketergantungan pada bentuk cetakan dan kesempurnaan tutup/seal
Tidak perlu pengerokkan/ pemotongan massa suppo
Tidak terdapat penanganan bulk dan penyimpanan suppo yang belum dibungkus
Pemeliharaan suhu yang terkontrol
Faktor yang mempengaruhi disolusi suppositoria yang berkaitan dengan teknologi dan formulasi adalah :
Perbedaan eksipien
Kelarutan (solubility)
Ukuran partikel,
Bentuk kristal, dll.
Alat disolusi
Faktor yang mempengaruhi disolusi suppositoria yang berkaitan dengan sifat fisika kimia bahan aktif atau basis adalah :
Perbedaan filler
Perbedaan eksipien
Perbedaan binder
Ukuran partikel
Disolusi
Berikut ini yang merupakan kontrol kualitas kimia sediaan suppositoria adalah :
Visual evaluation (penampilan)
Melting point (titik lebur)
Liquifaction time (waktu lebur/ pelunakan)
Disolution testing
Melting and solidifications
Berikut ini yang bukan merupakan kontrol visual sediaan suppositoria adalah :
Absence of fissuring
Absence of pitting
Absence of fat blooming
Absence of transudates
Absence of migration
