wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FTS NON SOLID

Total questions: 50

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Sediaan cair yang mengandung etanol atau hidroalkohol dibuat dari bahan tumbuhan atau senyawa kimia dan biasanya mengandung 10-20 gram bahan obat disebut .....

a)

Sirup

b)

Eliksir

c)

Spirit

d)

Solution

e)

Tingtur

2.

Larutan yang mengandung etanol atau hidroalkohol dari zat mudah menguap, umumnya merupakan larutan tunggal atau campuran bahan disebut..

a)

Sirup

b)

Eliksir

c)

Spirit

d)

Solution

e)

Tingtur

3.

Sediaan larutan yang mengandung gula konsentrasi tinggi atau pengganti gula dengan atau tanpa bahan perasa dan bahan obat dikenal dengan nama …..

a)

Sirup

b)

Eliksir

c)

Spirit

d)

Solution

e)

Tingtur

4.

Berikut adalah keuntungan sediaan larutan, kecuali :

a)

Absorpsi obat terjadi lebih mudah

b)

Obat terdistribusi secara merata dalam sediaan sehingga lebih homogen

c)

Penyesuaian dosis sukar dilakukan karena perlu alat takaran volume yang tepat dan presisi.

d)

Dapat digunakan pada kelompok pasien yang mengalami kesulitan dalam menelan sediaan padat (serbuk, tablet atau kapsul)

e)

Obat-obat yang bersifat mengiritasi dapat dikurangi sifat iritasinya jika diformulasi dalam bentuk larutan encer

5.

Beberapa pertimbangan utama dalam memformulasikan sediaan cair, kecuali :

a)

Harga jual sediaan

b)

Stabilitas fisika dan kimia

c)

Konsentrasi dan kelarutan obat

d)

Pemilihan pelarut dan penambahan pengawet

e)

Penambahan bahan buffer, pemanis, solubilizer, pengental, pewarna dan perasa.

6.

Suatu zat X mempunyai kelarutan 150 g dalam 100 mL bagian pelarut, maka zat X tersebut kelarutannya masuk dalam kategori …..

a)

Sangat mudah larut

b)

Mudah larut

c)

Larut

d)

Agak sukar larut

e)

Sukar larut

7.

Bahan berikut yang termasuk dalam kelompok pemanis nutritive/caloric adalah .....

a)

Aspartam

b)

Glukosa

c)

Sorbitol

d)

Sukralose

e)

Xylitol

8.

Bahan berikut yang termasuk dalam kelompok pemanis non-nutritive/non-caloric adalah..

a)

Sukrosa

b)

Glukosa

c)

Madu

d)

Sakarin

e)

Fruktosa

9.

Perisa/perasa adalah bahan yang digunakan untuk menutup rasa obat yang tidak enak dan biasanya merupakan kombinasi dari rasa, aroma, sentuhan dan warna. Berikut adalah termasuk perasa yang berasa manis, kecuali :

a)

Vanila

b)

Cherry

c)

Grape

d)

Bubblegum

e)

Berry

10.

Sediaan oral rawan terkontaminasi mikroba karena digunakan dalam bentuk multidose, bukan sediaan steril dan kaya akan gula yang dapat membantu pertumbuhan mikroba. Oleh karena itu, diperlukan bahan pengawet. Berikut adalah persyaratan pokok bahan pengawet, kecuali :

a)

Aman dan stabil

b)

Toksisitas rendah dan larut dalam air

c)

Murah harganya

d)

Aktif secara mikrobiologi terhadap berbagai jenis

e)

Dapat bercampur dengan bahan lain dalam suatu formula

11.

Bahan perasa alami yang direkomendasikan untuk sediaan larut air adalah..

a)

0,2%

b)

0,1%

c)

0,75%

d)

1-2%

e)

4%

12.

Benzalkonium klorida merupakan contoh pengawet jenis …

a)

Acidic

b)

Neutral

c)

Quaternary ammonium compounds

d)

Mercurial

e)

Semua jawaban salah

13.

Alkohol polyhydric (sorbitol, gliserol, propilenglikol) merupakan bahan yang digunakan untuk mencegah kristalisasi gula pada tutup botol. Bahan tersebut dikenal dengan istilah..

a)

Anti caplocking agent

b)

Anti caking agent

c)

Stabilizer

d)

Solubilizer

e)

Wetting agent

14.

Buffer merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk menstabilakn ph pada sedian. Perubahan pada pH suatu sediaan larutan dapat berakibat, Kecuali..

a)

Degradasi produk

b)

Menimbulkan reaksi dengan bahan pengemas

c)

Menimbulkan pelarutan gas

d)

Menimbulkan bau tengik

e)

Menyebabkan penguapan bahan

15.

Kontrol kualitas mikrobiologi yang perlu dilakukan untuk sediaan larutan peroral, yakni..

a)

Uji pH sesuai FI IV hal 1039 <1071>

b)

Uji viskositas dengan viscometer Hoeppler membutuhkan ±120 mL

c)

Uji volume terpindahkan dengan 30 wadah

d)

Uji dentifikasi dan penetapan kadar (sesuai monografi)

e)

Uji efektivitas pengawet sesuai FI IV hal 854 – 855 <61>

16.

Jenis antioksidan yang digunakan pada formulasi yang mengandung lemak adalah..

a)

Asam galat; propil galat; dan asam sitrat.

b)

Asam ascorbat; askorbil palmitat

c)

Titanium dioxide

d)

Tokoferol

e)

Hidroksi toluen butilat (BHT)

17.

Bahan yang digunakan untuk mengatur viskositas pada sedian larutan adalah..

a)

CMC

b)

Asam sitrat

c)

EDTA

d)

Orange oil

e)

Liquid glucose

18.

Sistem semipadat terdiri dari suspensi yang dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik yang besar, terpenetrasi oleh suatu cairan dinamakan ...

a)

Suppositoria

b)

Gel

c)

Krim

d)

Ointment

e)

Tincture

19.

Berkurangnya kelarutan zat utama karena adanya zat terlarut tertentu disebut...

a)

Salting in

b)

Salting out

c)

Salting on

d)

Cosolvensi

e)

Kompleksasi

20.

Kadar sukrosa pada sirup simplex adalah...

a)

65%

b)

50%

c)

80%

d)

40%

e)

30%

21.

Sediaan gel yang terbentuk berdasarkan struktur gel kecuali ...

a)

Kumparan acak

b)

Heliks

c)

Batang

d)

Bangunan kartu

e)

Anorganik

22.

Bahan berikut biasa digunakan sebagai bahan pengikat pada granulasi tablet, bahan pelindung koloid pada suspensi, bahan pengental pada sediaan cairan oral adalah ...

a)

Gelling agent

b)

Surfaktan

c)

Suspensi

d)

Tragakan

e)

Basis

23.

Lapisan sel hidup terakhir dari viable epidermis merupakan..

a)

Stratum Granulosum

b)

Stratum Corneum

c)

Stratum Spinosum

d)

Stratum basale

e)

Stratum Germinativum

24.

Berikut termasuk gelling agent yang berasal dari gom alam kecuali ...

a)

Selulosa

b)

Natrium alginat

c)

Karagenan

d)

Tragakan

e)

Pektin

25.

R/ Ichtimol 2 g

Tragakan 5 g

Alkohol 10 mL

Gliserol 2 g

Air ad 100 g

Buat 50 g

Formula diatas adalah formula ...

a)

Suppositoria

b)

Gel

c)

Krim

d)

Ointment

e)

Tincture

26.

Sediaan semi solid kental umumnya berupa emulsi M/A atau emulsi A/M dinamakan ...

a)

Suppositoria

b)

Gel

c)

Krim

d)

Ointment

e)

Tincture

27.

Salep yang digunakan sebagai pengobatan lokal berfungsi untuk melunakkan lapisan tanduk adalah ...

a)

Antipruritik

b)

Keratoplastik

c)

Keratolitik

d)

Emolients

e)

Protektif

28.

Sterile, buffere, isotonic dan water soluble merupakan syarat khusus dari sediaan ...

a)

Opthalmic ointment

b)

Epidermal

c)

Transdermal

d)

Salep kulit

e)

Salep topikal

29.

Uji sifat fisik salep untuk mengetahui kekuatan salep melindungi kulit dari pengaruh luar pada waktu pengobatan dinamakan ...

a)

Kemampuan proteksi

b)

Daya melekat

c)

Daya menyebar

d)

Viskositas

e)

Organoleptik

30.

Salep hidrokarbon dikenal sebagai dasar salep berlemak. Basis yang digunakan untuk membuat salep tersebut adalah..

a)

Vaselin putih

b)

Lanolin anhidrat

c)

Magma bentonit

d)

Tragacant

e)

Pasta natrium Karboksinetilselulosa

31.

Suppositoria merupakan suatu bentuk sediaan semipadat yg pemakaiannya dengan cara dimasukkan melalui lubang atau celah pd tubuh, dimana ia akan melebur, melunak atau melarut dan memberikan efek lokal atau sistemik adalah definisi menurut....

a)

Lachman, dkk, 1994

b)

Farmakope Indonesia ed III

c)

Farmakope Indonesia ed IV

d)

Ansel, 1993

e)

USP XXVII, 2004

32.

Berikut adalah keuntungan suppositoria, kecuali :

a)

Dapat diberikan pada penderita yang tidak mungkin diberikan secara oral

b)

Obat yang dirusak oleh cairan lambung (tractus digestifus)

c)

Mekanisme melalui sebanyak mungkin sirkulasi portal.

d)

Menghindari obat dari aksi enzim pencernaan untuk obat-obat yang peka terhadap enzim

e)

Obat yang mempunyai bau dan rasa yang tidak enak kalau dipakai per-oral

33.

Berikut ini adalah keuntungan penggunaan basis PEG pada sediaan suppositoria, kecuali..

a)

Stabil (tidak terhidrolisis/terurai)

b)

Stabil dan tahan terhadap mikroba

c)

Melarut dalam cairan tubuh

d)

Higroskopis

e)

Dapat merangsang membran mukosa jika kandungan air lebih dari 20 %

34.

Fungsi penambahan cera flava pada sediaan suppo basis oeum cacao adalah :

a)

Meningkatkan titik lebur oleum cacao

b)

Meningkatkan daya serap terhadap air

c)

Meningkatkan absorbsi air

d)

Membuat zat-zat yang tidak larut tetap tersuspensi dalam lemak

e)

Meningkatkan kestabilan sistem

35.

Fungsi penambahan cetaceum 18-28% pada sediaan suppo basis oeum cacao adalah :

a)

Meningkatkan titik lebur oleum cacao

b)

Meningkatkan daya serap terhadap air

c)

Meningkatkan absorbsi air

d)

Membuat zat-zat yang tidak larut tetap tersuspensi dalam lemak

e)

Meningkatkan kestabilan sistem

36.

Fungsi penambahan Aluminium stearat pada sediaan suppo basis oeum cacao adalah :

a)

Meningkatkan titik lebur oleum cacao

b)

Meningkatkan daya serap terhadap air

c)

Meningkatkan absorbsi air

d)

Membuat zat-zat yang tidak larut tetap tersuspensi dalam lemak

e)

Meningkatkan kestabilan sistem

37.

Pemanasan oleum cacao sebaiknya dilakukan sampai cukup meleleh dan dapat dituang. Penambahan beberapa bahan obat akan menurunkan titik leleh minyak cokelat, kecuali :

a)

Cera flava

b)

Kreosot

c)

Fenol

d)

Kloralhidrat

e)

Champor

38.

Berikut ini yang bukan kerugian dari basis oleum cacao pada sediaan suppositoria adalah...

a)

Mudah menjadi tengik

b)

Meleleh pd udara panas

c)

Menjadi cair bila dicampur dengan obat-obat ttt dan pemanasan yang terlalu lama

d)

Meleleh pada suhu tubuh

e)

Terisomerisasi (polimorfisme) dg titik leleh yang lebih rendah karena dipanaskan

39.

Berikut ini yang merupakan natural bases (basis dari alam) yang larut lemak pada sediaan suppositoria adalah :

a)

Polietilen glikol (PEG)

b)

Oleum cacao

c)

Gliserin gelatin

d)

Semisynthetic bases

e)

Novata

40.

Berikut yang bukan merupakan persyaratan tambahan basis lemak pada sediaan suppositoria adalah :

a)

Bilangan asam > 0,2

b)

Bilangan penyabunan 200-245

c)

Bilangan asam < 0,2

d)

Bilangan iodine < 7

e)

Interval antara titik lebur dan titik pemadatan kecil (atau kurva SFI nya tajam)

41.

Perhatikan formula suppositoria dibawah ini


R/

Teofilin 50 mg

Gliserin 120

Akuades 30

Castor oil 6

Tween 60 30

Magrocol 1540 13

Magrocol 4000 1186

Magrocol 6000 64


Penggunaan Castor oil pada formula berfungsi sebagai ...

a)

Surfaktan

b)

Basis

c)

Lubrikan

d)

Humektan

e)

Pengkelat

42.

Perhatikan formula suppositoria dibawah ini


R/ Teofilin 50 mg

Gliserin 120

Akuades 30

Castor oil 6

Tween 60 30

Magrocol 1540 13

Magrocol 4000 1186

Magrocol 6000 64


Penggunaan Magrocol 4000 pada formula berfungsi sebagai ...

a)

Surfaktan

b)

Basis

c)

Lubrikan

d)

Humektan

e)

Pengkelat

43.

Perhatikan formula suppositoria dibawah ini


R/ Teofilin 50 mg

Gliserin 120

Akuades 30

Castor oil 6

Tween 60 30

Magrocol 1540 13

Magrocol 4000 1186

Magrocol 6000 64


Penggunaan tween 60 pada formula berfungsi sebagai ...

a)

Surfaktan

b)

Basis

c)

Lubrikan

d)

Humektan

e)

Pengkelat

44.

Berikut ini yang bukan merupakan metode pembuatan suppositoria adalah :

a)

Metode hand made

b)

Cetak penuangan

c)

Cetak dingin

d)

Hot compression

e)

Dengan mesin cetak otomatis

45.

Berikut ini yang bukan merupakan keuntungan pembuatan suppositoria cetak dingin adalah

a)

Pembuatan lebih mudah

b)

Hasilnya lebih baik dan seragam

c)

Tidak diperlukan pemanasan

d)

Kemungkinan terjadinya endapan zat aktif yang tidak larut dalam basis dapat dihindari

e)

Lebih stabil karena adanya proses oksidasi

46.

Berikut ini yang bukan merupakan keuntungan dari mesin cetak langsung dalam kemasan pada pembuatan suppositoria adalah :

a)

Laju produksi tinggi

b)

Ketergantungan pada bentuk cetakan dan kesempurnaan tutup/seal

c)

Tidak perlu pengerokkan/ pemotongan massa suppo

d)

Tidak terdapat penanganan bulk dan penyimpanan suppo yang belum dibungkus

e)

Pemeliharaan suhu yang terkontrol

47.

Faktor yang mempengaruhi disolusi suppositoria yang berkaitan dengan teknologi dan formulasi adalah :

a)

Perbedaan eksipien

b)

Kelarutan (solubility)

c)

Ukuran partikel,

d)

Bentuk kristal, dll.

e)

Alat disolusi

48.

Faktor yang mempengaruhi disolusi suppositoria yang berkaitan dengan sifat fisika kimia bahan aktif atau basis adalah :

a)

Perbedaan filler

b)

Perbedaan eksipien

c)

Perbedaan binder

d)

Ukuran partikel

e)

Disolusi

49.

Berikut ini yang merupakan kontrol kualitas kimia sediaan suppositoria adalah :

a)

Visual evaluation (penampilan)

b)

Melting point (titik lebur)

c)

Liquifaction time (waktu lebur/ pelunakan)

d)

Disolution testing

e)

Melting and solidifications

50.

Berikut ini yang bukan merupakan kontrol visual sediaan suppositoria adalah :

a)

Absence of fissuring

b)

Absence of pitting

c)

Absence of fat blooming

d)

Absence of transudates

e)

Absence of migration