Font size
WorksheetsReview Biaya Konversi
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Berikut pernyataan yang tepat tentang struktur biaya dalam perusahaan manufaktur
Pendapatan dikurangi harga pokok penjualan sama dengan laba kotor
Pendapatan dikurangi beban komersial sama dengan gross profit
Laba operasi dikurangi Harga pokok penjualan sama dengan laba kotor
Laba kotor dikurangi beban komersial sama dengan laba operasi
Berikut merupakan pernyataan yang tepat
Harga pokok penjualan merupakan biaya produksi atas barang yang dijual
Biaya konversi sama dengan manufacturing cost
Beban komersial dapat terdiri dari beban marketing dan beban administrasi dan umum
Beban komersial merupakan bagian dari biaya manufacturing
Pada perusahaan manufactur, berikut termasuk biaya konversi
Direct Labor
Direct Material
Factory overhead
Indirect Material
Ciri biaya tenaga kerja langsung memiliki sifat
Berkaitan dengan produk jadi
Dapat ditelusuri dengan mudah ke produk jadi
Jumlah porsi biaya tenaga kerjanya besar
Berhubungan dengan tenaga penjualan
PT A mencatat biaya tenaga kerja sebesar pada bulan ini sebesar sepuluh juta rupiah. Sebesar 70% diberikan kepada tenaga kerja yang langsung terkait dengan produk, 10% diberikan kepada tenaga penjualan, 5% kepada supervisor produksi, dan sisanya untuk pegawai pada bagian administrasi. Pernyataan yang benar adalah
Direct Labor = Rp500.000,00
Indirect Labor = Rp1.000.000,00
Direct labor = Rp7.000.000,00
Beban Marketing = Rp1.500.000,00
Jika pendapatan penjualan sebesar Rp500.000,00, biaya produksi Rp200.000,00, beban komersial Rp50.000,00 maka
Gross profit = Rp250.000,00
Gross profit = Rp300.000,00
Net income = Rp300.000,00
Net income = Rp550.000,00
Jika gross profit adalah sebesar Rp300.000,00, biaya produksi Rp600.000,00 dan net income Rp200.000,00 maka
Penerimaan Penjualan = Rp1.000.000,00
Beban komersial = Rp300.000,00
Penerimaan penjualan = Rp900.000,00
Beban penjualan = Rp900.000,00
Biaya tenaga kerja yang berhubungan terhadap proses produksi secara langsung disebut
Biaya tenaga kerja tidak langsung
Raw material
Biaya tenaga kerja langsung
Biaya overhead
Biaya tenaga kerja yang terkait dengan produksi dapat diperlakukan sebagai
Biaya tenaga kerja langsung
Biaya penjualan
Biaya administrasi dan umum
Biaya lain-lain
Contoh biaya tenaga kerja tidak langsung dalam produksi adalah
Biaya atas mandor
Biaya atas upah borongan
Biaya atas Sales Person
Biaya atas pegawai tenaga administrasi toko
Biaya tenaga kerja yang dibayarkan berubah-ubah dari satu periode ke periode lain menandakan bahwa biaya tersebut dibayar dengan basis
Tetap
Tahunan
Bulanan
Variabel
Jurnal untuk memasukkan biaya tenaga kerja langsung dalam proses produksi adalah
Debet = Work in Process; Kredit = Kas
Debet = Work in Process; Kredit = FOH Control
Debet = FOH Control; Kredit = Kas
Debet = Kas; Kredit = Work in Process
PT A mencatat biaya tenaga kerja sebesar pada bulan ini sebesar sepuluh juta rupiah. Sebesar 70% diberikan kepada tenaga kerja yang langsung terkait dengan produk, 10% diberikan kepada tenaga penjualan, 5% kepada supervisor produksi, dan sisanya untuk pegawai pada bagian administrasi. Jurnal akuntansi terkait biaya supervisor adalah
Debet = Work in Process; Kredit = Kas; masing-masing sebesar Rp500.000,00
Debet = Work in Process; Kredit = FOH Control masing-masing sebesar Rp500.000,00
Debet = FOH Control; Kredit = Kas masing-masing sebesar Rp1.500.000,00
Debet = Kas; Kredit = Work in Process masing-masing sebesar Rp500.000,00
Yang termasuk dalam biaya overhead adalah
Biaya upah borongan
Biaya pemasaran
Biaya mandor
Biaya sewa toko
PT B mengakui biaya supervisor dan biaya material sebagai biaya overhead. Untuk membebankan biaya-biaya tersebut pada proses produksi, jurnal yang tepat adalah
Debet = Work in Process; Kredit = Kas
Debet = Work in Process; Kredit = FOH Control
Debet = FOH Control; Kredit = Kas
Debet = Kas; Kredit = Work in Process
