Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS AKBI2

Total questions: 40

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Perusahaan manufaktur merubah bahan baku menjadi barang jadi

a)

Benar

b)

Salah

2.

Ongkos kirim pembelian bahan baku yang ditanggung oleh PENJUAL diperlakukan oleh pembeli sebagai bagian dari biaya pemesanan

a)

Benar

b)

Salah

3.

CV B membeli bahan baku dengan harga Rp100,00/buah. CV B memperoleh diskon atas pembelian bahan baku tersebut sebesar Rp2,00/buah. CV B mencatat biaya perolehan atas bahan baku tersebut sebesar Rp98,00/buah

a)

Benar

b)

Salah

4.

Dalam proses produksi pagar besi, CV H membutuhkan besi dan dempul besi. Kebutuhan dempul besi tidak sama antara satu pesanan pagar besi dengan pesanan yang lain. Perlakuan bahan besi dan dempul besi yang tepat adalah

a)

Besi = bahan baku langsung (Direct Material); dempul besi = bahan baku langsung (Direct Material)

b)

Besi = bahan baku langsung (Direct Material); dempul besi = bahan baku tidak langsung (Indirect Material)

c)

Besi = bahan baku langsung tidak langsung (indirect Material); dempul besi = bahan baku langsung (Direct Material)

d)

Besi = bahan baku tidak langsung (Indirect Material); dempul besi = bahan baku tidak langsung (Indirect Material)

5.

PT H membutuhkan biaya untuk memproses permintaan pembelian bahan sampai dengan mengirimkan pesanan pembelian kepada suplier. Biaya-biaya yang terkait hal tersebut dikenal dengan

a)

Biaya pengiriman (Delivery Cost)

b)

Biaya pemesanan (Ordering Cost)

c)

Biaya penyimpanan (Carrying Cost)

d)

Biaya Perolehan

6.

Berikut pernyataan yang tidak tepat terkait EOQ

a)

Menentukan waktu kedatangan bahan/material yang dibeli

b)

Dipengaruhi oleh biaya penyimpanan

c)

Dapat digunakan untuk mengevaluasi kemampuan suplier

d)

Dapat digunakan untuk menghitung biaya tenaga kerja langsung

7.

Pada perusahaan manufactur, berikut TIDAK termasuk biaya konversi

a)

Direct Labor

b)

Factory overhead

c)

Indirect Material

d)

Direct Material

8.

Berikut ini yang BUKAN ciri biaya tenaga kerja langsung adalah

a)

Berkaitan dengan produk jadi

b)

Jumlah porsi biaya biasanya besar

c)

Dapat ditelusuri dengan mudah ke produk jadi

d)

Berhubungan dengan tenaga penjualan

9.

PT A mencatat biaya tenaga kerja sebesar pada bulan ini sebesar sepuluh juta rupiah. Sebesar 70% diberikan kepada tenaga kerja yang langsung terkait dengan produk, 10% diberikan kepada tenaga penjualan, 5% kepada supervisor produksi, dan sisanya untuk pegawai pada bagian administrasi. Pernyataan yang benar adalah

a)

Direct Labor = Rp500.000,00

b)

Direct labor = Rp7.000.000,00

c)

Indirect Labor = Rp10.000.000,00

d)

Beban Marketing = Rp1.500.000,00

10.

PT B mengakui biaya supervisor dan biaya material pendukung sebagai biaya overhead. Untuk membebankan biaya-biaya tersebut pada proses produksi, perkiraan/akun dalam jurnal yang tepat adalah

a)

Debet = Work in Process; Kredit = Kas

b)

Debet = FOH Control; Kredit = Kas

c)

Debet = Work in Process; Kredit = FOH Control

d)

Debet = Kas; Kredit = Work in Process

11.

Yang termasuk dalam biaya overhead adalah

a)

Biaya upah borongan

b)

Biaya mandor

c)

Biaya pemasaran

d)

Biaya sewa toko

12.

Biaya penyusutan gedung pabrik merupakan biaya overhead yang tidak perlu dialokasikan ke dalam produk

a)

Benar

b)

Salah

13.

Terdapat metode yang konsisten dan logis untuk mamasukkan biaya overhead ke tiap unit produksi. Metode ini dikenal dengan

a)

Predetermined Overhead Rate

b)

FOH Control

c)

Basic Rate

d)

Departemental Cost

14.

Berikut adalah basis yang tidak biasa digunakan dalam alokasi factory overhead

a)

Machine hours

b)

Direct labour hours

c)

Direct labour cost

d)

Market rate

15.

Dengan menggunakan basis physical output, predetermined overhead rate ditentukan dengan cara

a)

Total biaya aktual overhead dibagi estimasi jumlah unit yang dihasilkan

b)

Total perkiraan biaya overhead dibagi estimasi jumlah unit yang dihasilkan

c)

Total biaya aktual overhead dikurangi estimasi jumlah unit yang dihasilkan

d)

Total perkiraan biaya overhead dikurangi estimasi jumlah unit yang dihasilkan

16.

Dengan menggunakan Predeterimined Overhead Rate, maka jurnal untuk mengalokasikan overhaed dalam proses produksi adalah

a)

Debet = FOH Applied; Credit = FOH Control

b)

Debet = FOH Control; Credit = FOH Applied

c)

Debet = Work in process; Credit = FOH Control

d)

Debet = FOH Work in process; Credit = FOH Applied

17.

Jika biaya FOH yang dialokasikan sebelumnya ternyata lebih besar dari biaya FOH aktual yang terjadi, maka hal ini dikenal dengan istilah

a)

Underapplied

b)

Overapplied

c)

Undercontrol

d)

Overcontrol

18.

Sistem pembebanan biaya dimana terdapat standar biaya yang telah ditetapkan terlebih dahulu di awal periode dikenal dengan

a)

Sistem biaya Standar

b)

Sistem pembebanan

c)

Sistem periodik

d)

Sistem perpetual

19.

PT H memproduksi selendang dari kain sutra. PT H menggunakan sistem standar biaya yaitu 1 buah selendang membutuhkan 2 meter kain dan 1 meter kain seharga satu juta rupiah. Pernyataan yang tepat adalah

a)

standar kuantitas = 2 meter per unit

b)

standar rate = 1 juta rupiah per meter kain

c)

standar rate = 500 ribu rupiah per meter kain

d)

standar kuantitas = 500 ribu per unit

20.

Realisasi biaya produksi pasti sama dengan standar biaya yang terlebih dulu ditetapkan

a)

Benar

b)

Salah

21.

Dalam standar biaya produksi, varian adalah

a)

perbedaan harga antar suplier

b)

perbedaan antara jumlah standar biaya dengan jumlah biaya aktual

c)

perbedaan kuantitas antara 1 jenis produk dengan produk lain

d)

perbedaan antara biaya produksi dengan biaya penjualan

22.

Varian dapat bersifat:

a)

Favorable

b)

Unfavorable

c)

Favorable/Unfavorable

d)

Biasa

23.

Jika Actual Quantity Purchased = 600m, standar rate adalah Rp200.000,00 dan actual rate adalah Rp190.000,00, maka

a)

Material Purchase Price Varian = Rp6.000.000,00

b)

Material Efficiency Varian = Rp6.000.000,00

c)

Material Usage Varian = Rp6.000.000,00

d)

Material Efficiency Varian = Rp10.000,00

24.

Jika Standar biaya Direct Labor ditetapkan Rp500.000,00 per unit dan Standar kuantitas adalah 5 jam per unit, maka

a)

Standar rate = Rp2.500.000,00 per jam

b)

Standar rate = Rp100.000,00 per jam

c)

Standar rate = Rp500.000,00 per jam

d)

Standar rate = Rp100.000,00 per unit

25.

Variance dalam Direct Labor muncul dari

a)

Perbedaan upah antara satu orang dengan orang lain

b)

Perbedaan antara standar biaya Direct Labor dengan biaya aktual terkait direct labor

c)

Perbedaan tunjangan antara supervisor dengan tenaga kerja langsung

d)

Perbedaan perlakuan antara biaya tenaga kerja langsung dengan biaya tenaga kerja tidak langsung

26.

Untuk memproduksi 1 meja butuh 5 jam kerja meter kayu

Standar upah pada pekerja Rp200.000,00 per jam kerja langsung. Perusahaan memproduksi 100 unit meja selama April 2020

Jam kerja selama April 2020 450 jam

Tarif riil yang dibayarkan Rp180.000,00/jam. Berdasarkan data tersebut, pernyataan yang SALAH terkait standar biaya tenaga kerja adalah

a)

Standar Quantity = 5 jam/unit

b)

Standar Rate = Rp200.000,00/jam

c)

Actual Quantity = 4,5 jam

d)

Actual Rate = Rp180.000,00/jam

27.

Jika diketahui Actual kuantitas jam pekerjaan 500 jam, standar rate Rp100.000,00 per jam dan Actual Rate 80.000,00 per jam, maka

a)

Labor Rate Varian = Rp10.000.000,00

b)

Labor Eficiency Varian = Rp10.000.000,00

c)

Labor Rate Varian = Rp20.000,00

d)

Labor Efficiency Varian = Rp20.000,00

28.

Jika dalam bulan Mei ditentukan bahwa untuk memproduksi 1 unit meja membutuhkan 5 jam kerja langsung, jumlah meja aktual yang berhasil diselesaikan 100 unit, dan total actual jam tenaga kerja langsung 450 jam, maka

a)

Labor Efficiency varian = Rp10.000.000,00

b)

Muncul varian harga tenaga kerja

c)

Labor rate varian = Rp10.000.000,00

d)

Standar Quantity = 500 jam

29.

Labor Efficency Variance Rp10.000.000,00 (F) artinya

a)

Tenaga kerja tidak bekerja secara optimal

b)

Terjadi pemborosan tenaga kerja sebesar Rp10.000.000,00

c)

Terdapat efisiensi biaya tenaga kerja dibandingkan standar biaya yang sudah ditetapkan

d)

Terdapat efisiensi tarif upah yang dibayarkan kepada tenaga kerja

30.

Total biaya variabel meningkat secara proporsional seiring dengan peningkatan total produksi

a)

Benar

b)

Salah

31.

Dalam range yang relevan total biaya tetap tidak bertambah meskipun volume produksi bertambah

a)

Benar

b)

Salah

32.

Biaya semivaribel tidak dapat dipisahkan menjadi biaya tetap dan biaya variabel

a)

Benar

b)

Salah

33.

Dalam produksi kaos oblong, contoh biaya variabel dalam produksi adalah

a)

Biaya benang bordir

b)

Biaya penjualan

c)

Biaya pengiriman

d)

Biaya kain kaos

34.

Contoh Biaya semivariabel dalam produksi di suatu pabrik adalah

a)

Biaya asuransi pabrik

b)

Biaya listrik pabrik

c)

Biaya depresiasi pabrik

d)

Biaya pajak lahan pabrik

35.

Dalam metode high-low point, hubungan aktivitas dan biaya semivariable digambarkan sebagai garis melengkung

a)

Benar

b)

Salah

36.

Laba merupakan hasil dari total biaya dikurangi total pendapatan

a)

Benar

b)

Salah

37.

Berdasarkan perilakunya, maka Total Cost sama dengan

a)

Total Fixed Cost + Total Variable Cost

b)

Total Revenue - Total Fixed Cost

c)

Total Manufacturing Cost + Total Non Manufacturing Cost

d)

Direct Labor + Direct Material + Factori Overhead

38.

Jika Harga jual adalah P, kuantitas adalah Q, Total Fixed Cost adalah TFC, Varibale cost per unit adalah VCU dan profit adalah PR, maka

a)

(P x Q) = (VCU x Q) - TFC + PR

b)

(P x Q) = (VCU x Q) + TFC - PR

c)

(P x Q) = (VCU x Q) + TFC + PR

d)

(P x Q) + (VCU x Q) = TFC + PR

39.

Jika total Fixed Cost = Rp500.000,00 dan Total Variable Cost = Rp200.000,00 serta harga jual per unit adalah Rp3.500,00 maka unit yang harus dijual untuk mencapai BEP adalah

a)

100 unit

b)

200 unit

c)

300 unit

d)

400 unit

40.

Jika Harga jual adalah P, kuantitas adalah Q, Total Fixed Cost adalah TFC, Varibale cost per unit adalah VCU dan profit adalah PR, maka untuk mencapai BEP

a)

(P x Q) = TFC + (VCU x Q)

b)

(P x Q) + (VCU x Q) = TFC

c)

(P x Q) = TFC - (VCU x Q)

d)

(P x Q) = TFC