wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Keperawatan Dasar II UnA Indonesia

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apakah dasar yang menjadi rencana pemulangan pasien?

a)

Fungsi afektif pasien

b)

Fungsi bicara pasien

c)

Faktor di rumah yang mendukung sembuh

d)

Kepadatan ruang keperawatan

e)

Baiaya tinggi

2.

Apakah yang dilakukan perawat dalam perencanaan pemulangan pasien?

a)

Melakukan pendidikan kesehatan

b)

Memberikan pilihan pada pasien untuk memilih pengobatan

c)

Membantu perawatan kebersihan diri pasien

d)

Mengkaji hasil laboratorium

e)

Menjamin ketersediaan layanan kesehatan di sekitar rumah pasien

3.

Manakah contoh di bawah ini yang dapat dilakukan pasien di rumah sendiri?

a)

Memberikan Injeksi Intravena antibiotik di rumah

b)

Memasang vena cateter di rumah

c)

Memasang selang NGT di rumah

d)

Memberikan injeksi Subcutan Insulin di rumah

e)

Memasukkan selang kateter urin di rumah

4.

Seorang laki-laki usia 55 tahun dirawat karena tidak mampu memasukkan makanan akibat kelumpuhan karena stroke. Apakah yang harus diajarkan kepada keluarga pasien dalam merawat pasien di Rumah?

a)

Mengajarkan cara memasang selang NGT

b)

Mengajarkan cara menghitung kebutuhan makan

c)

Mengajarkan cara melepas NGT

d)

Mengajarkan cara memberikan makan lewat mulut

e)

Mengajarkan cara memberikan makan melalui NGT

5.

Infeksi yang didapat dirumah sakit, baik terjadi pada pasien ketika menerima perawatan , petugas kesehatan yang bekerja dirumah sakit maupun pengunjung rumah sakit merupakan pengertian dari

a)

Infeksi bawaan

b)

Penyakit menular

c)

HAIs

d)

Penyakit tidak menular

6.

Pencegahan infeksi dapat dilakukan dengan beberapa cara,contohnya

a)

memilih milih pasien untuk dirawat

b)

melakukan hand hygiene dengan benar

c)

menggunakan APD setiap saat

d)

menggunakan masker tiap saat

7.

Menghilangkan kotoran bahan organik dan membunuh mikroorganisme yang terkontaminasi ditangan yang diperoleh karena kontak dengan pasien terinfeksi dan kontak dengan permukaan lingkungan merupakan tujuan dari

a)

Hand hygiene

b)

Menjaga kebersihan

c)

Pembasmian mikroorganisme

d)

Penggunaan apd

8.

berapa langkah cuci tangan menurut WHO?

a)

5 langkah

b)

6 langkah

c)

7 langkah

d)

8 langkah

9.

berikut merupakan 5 momen cuxi tangan ,kecuali

a)

sebelum kontak dengan pasien

b)

sebelum tindakan asepsis

c)

setelah kontak dengan pasien

d)

setelah keluar ruangan pasien

10.

Berikut pernyataan yang tepat mengapa APD itu penting

a)

Sebagai perlindungan perawat terhadap pasien dengan penyakit menular

b)

karena merupakan komponen kunci dalam meminimalkan penyebaran penyakit dan mempertahankan suatu lingkungan bebas infeksi

c)

gar pengunjung tahu bahwa yang memakai APD adalah petugas kesehatan

d)

agar tidak bersentuhan langsung dengan lawan jenis

11.

penggunaan APD pelindung kaki (sepatu bot) bertujuan agar

a)

melindungi kaki dari cairan tubuh atau darah pasien dan melindungi kaki dari cedera akibat benda tajam atau berat

b)

membuat menampilan petugas lebih bergaya

c)

melindungi kaki dari cuaca ekstrim

d)

agar tidak terinjak oleh pasien

12.

Upaya mengurangi atau menghilangkan kontaminasi oleh mikroorganisme pada orang, peralatan, bahan, dan ruang melalui cara fisik dan kimiawi disebut

a)

sterilisasi

b)

disinfeksi

c)

dekontaminasi

d)

disinfektan

13.

Upaya untuk menghilangkan endospora disebut

a)

disinfeksi

b)

disinfektan

c)

dekontaminasi

d)

sterilisasi

14.

Metode yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan mikroorganisme patogen adalah

a)

sterilisasi

b)

disinfeksi

c)

dekontaminasi

d)

radiasi

15.

Sterilisasi panas benda kering seperti endospora selalu membutuhkan

a)

suhu yang rendah, waktu aplikasi panas yang cepat

b)

suhu yang lebih tinggi dan waktu aplikasi panas yang lebih lama

c)

suhu yang lebih tinggi dan waktu aplikasi panas yang lebih cepat

d)

suhu yang lebih rendah dan waktu aplikasi panas yang lebih lama

16.

Ny. Pipa yang baru datang ke RS untuk pemeriksaan diri, karena keluhan nyeri perut yang dirasakan sudah 1 minggu. Perawat A dengan ramah menerima pasien tersebut, setelah menanyakan maksud atau tujuan klien.


Apakah prosedur selanjutnya?

a)

Menanyakan kemampuan ekonomi klien

b)

Menjelaskan hak petugas kesehatan

c)

Menjelaskan sangsi atas pelanggaran

d)

Menjelaskan hak dan kewajiban klien

17.

Tn. Udi, 64 tahun dirawat di RS, mengalami paralisis pada ekstremitas bawah, tidak dapat berjalan, hanya bisa berbaring di tempat tidur. Akan dilakukan pemeriksaan pernapasan. Perawat telah cuci tangan dan menjelaskan prosedur tindakan.


Apakah prosedur keperawatan selanjutnya?

a)

Catat hasil pemeriksaan

b)

Atur posisi pasien

c)

Hitung selama 1 menit

d)

Dekatkan alat

18.

Tn. Darco, 31 th, masuk PKM diantar keluarganya dengan keluhan utama kepala pusing, tampak gelisah dan badanya hangat. Perawat akan melakukan pengukuran suhu. Setelah mengatur posisi klien.


Apakah prosedur selanjutnya?

a)

Jelaskan prosedur

b)

Tentukan letak termometer

c)

Dekatkan alat

d)

Catat hasil pengukuran

19.

Tn. Andik, 59 tahun, diantar keluarga, diatas brankard dengan posisi terlentang, sesak napas, Pernapasan 32 x/menit, nadi 90 x/menit.

Intervensi yang prioritas dilakukan adalah...

a)

Mengatur posisi fowler/semi fowler

b)

Memberikan napas buatan

c)

Melakukan terapi oksigen

d)

Menyiapkan section

20.

Tn. Andik, 59 tahun, diantar keluarga, diatas brankard dengan posisi terlentang, sesak napas, Pernapasan 32 x/menit, nadi 90 x/menit.


Diagnosa keperawatan pada kasus tersebut adalah...

a)

Pola napas Tidak efektif

b)

Tidak efektif pembersihan sal.napas

Gangguan difusi

c)

Menurunya perfusi kejaringan

d)

Gangguan difusi

21.

Pasien Ny. Ara, 35 tahun, dirawat di RS, keluhan utama sesak, keluhan yang menyertai cepat lelah dan batuk berdahak. Pada pemeriksaan TTV ; suhu 37,70C, nadi 80 X/menit, TD 130/80 mmHg, pernafasan 28X/menit.


Apakah masalah utama kasus tersebut?

a)

Bersihan jalan nafas tidak efektif

b)

Gangguan pola nafas

c)

Peningkatan tekanan darah

d)

Hipertermi

22.

Pasien Ny. Imah, 51 tahun, dirawat di RS, mengalami paralisis pada ekstremitas bawah. Pasien tidak dapat berjalan, hanya bisa berbaring di tempat tidur. Pasien beresiko mengalami decubitus.


Apakah intervensi keperawatan untuk mencegah terjadinya masalah keperawatan tersebut?

a)

Lakukan ROM Exercise

b)

Lakukan personal hygiene

c)

Lakukan teknik ambulasi

d)

Ubah posisi pasien setiap 2 jam

23.

Pasien Tn. Ilham, 39 tahun dirawat di RS, diagnosis bronchitis. Tiba-tiba mengeluh sesak nafas dan saat ini perawat akan memberikan oksigen melalui kanula nasal dan posisi pasien powler. Perawat telah menyiapkan oksigen set dan siap akan digunakan.


Apakah prosedur tindakan selanjutnya?

a)

Mengisi humidifire

b)

Memeriksa kebocoran selang

c)

Mengecek isi tabung

d)

Memasukkan selang ke lubang hidung pasien

SEMBUNYIKAN JAWABAN

24.

Klien Tn. Afandi, 31 tahun, memiliki riwayat batuk produktif sudah 3 bulan. Untuk pemeriksaan penunjang dilakukan pengambilan spesiman sputum.


Apakah teknik pengambilan Sputum yang paling tepat pada pasien tersebut?

a)

Setelah makan pagi

b)

Setelah bangun pagi

c)

Setelah minum obat

d)

Sebelum tidur malam

25.

Klien Tn. Afandi, 31 tahun, memiliki riwayat batuk produktif sudah 3 bulan. Untuk pemeriksaan penunjang dilakukan pengambilan spesiman sputum.


Dalam prosedur pengambilan sputum, setelah klien batuk dan menampung sputumnya, maka prosedur selanjutnya?

a)

Mengatur posisi klien

b)

Membawa sputum ke laboratorium

c)

Merapihkan klien

d)

Memberi etiket dan form botol sputum klien

26.

Ny. Fira, 38 tahun, dirawat di Ruang Interna selama 1 minggu dengan diagnosa medik asma bronchiale. Hasil pengkajian TTV dalam batas normal. Pagi ini akan dilakukan latihan napas dalam. Perawat telah menjelaskan tindakan yang akan dilakukan.


Apakah prosedur tindakan selanjutnya?

a)

Salam pembuka dan mencuci tangan

b)

Menganjurkan untuk ekspirasi perlahan

c)

Menganjurkan pasien tenang dan fokus

d)

Menganjurkan untuk inspirasi dalam lewat hidung

27.

Tn. Tayo, 19 tahun, dirawat di Ruang interna. Saat ini akan dilakukan latihan ambulasi berdiri. Perawat telah membantu klien pada posisi duduk.


Apakah prosedur tindakan selanjutnya?

a)

Atur pasien ke sisi tempat tidur

b)

Perawat berdiri di samping klien saat membantu berdiri

c)

Perawat dengan lutut fleksi membantu klien berdiri

d)

Perawat menganjurkan pasien memgang pundak perawat

28.

Ny. Ani, 46 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan lutut kaku dan nyeri. Saat ini, akan dipindahkan ke kursi roda untuk konsultasi ke poliklinik bedah. Pasien telah berada di sisi tempat tidur dengan kedua kaki menggantung.


Apakah prosedur tindakan selanjutnya?

a)

Perawat berdiri di sisi kiri klien saat membantu berdiri

b)

Perawat memegang pinggang klien dan menggeser kedepan

c)

Perawat berdiri di depan klien saat membantu berdiri

d)

Perawat berdiri di depan dengan fleksi lutut dan menggeser klien kedepan

29.

Ny. Nur, 36 tahun, dirawat di RS mengalami paralisis pada ekstremitas bawah. TTV dalam batas normal. Saat ini akan dilakukan latihan berjalan dengan dua orang perawat. Perawat telah membantu pasien dalam posisi berdiri.


Apakah prosedur tindakan selanjutnya?

a)

Kedua perawat berdiri di samping pasien dan memegang lengan pasien

b)

Masing-masing perawat memegang lengan pasien

c)

Observasi keseimbangan berdiri pasien

d)

Perawat berdiri di sisi lemah pasien

30.

Mengapa perawat perlu berfikir secara kritis ?

a)

Keterampiln berfikir kritis digunakan dalam setiap membuat keputusan

b)

Agar dapat membuat diagnosa yang akurat

c)

Perawat bertanggung jawab atas setiap askep

d)

Agar pasien tidak terlantar

31.

Klasifikasi Luka

a)

Luka Akut

b)

Luka Bersih dan Kotor

c)

Luka Kronik

d)

Semua Jawaban Benar

32.

Tahap Tahap Proses Penyembuhan Luka, KECUALI??

a)

Fase inflamasi

b)

Fase Maturase / Remodeling

c)

Fase Ploriferasi

d)

Fase Akut

33.

Berikut ini merupakan tanda-tanda infeksi...

a)

Dalor, Kalor, Tumor, Rubor

b)

Rubor, Kalor, Fungsio Laesa, Absorb

c)

Dalor, Kalor, Tumor, Rubor, Fungsio laesa

d)

Dalor, Kalor, Tumor, Rubor, Fungsio laesa, Absorb

34.

Apa yang dimaksud dengan Dolor?

a)

rasa nyeri, nyeri akan terasa pada jaringan yang mengalami infeksi.

b)

kemerahan, ini terjadi pada area yang mengalami infeksi karena peningkatan aliran darah ke area tersebut sehingga menimbulkan warna kemerahan.

c)

rasa panas, pada daerah yang mengalami infeksi akan terasa panas.

d)

perubahan fungsi dari jaringan yang mengalami infeksi

35.

Kapan sebaiknya balutan diganti, Kecuali?

a)

Adanya Tanda - Tanda infeksi

b)

Ketika Pasien Kontrol

c)

Adanya Rembes/tembus kasa paling luar

d)

Balutan rusak/Terbongkar

36.

Pengkajian Luka meliputi apa saja?

a)

Lokasi Luka dan Jenis Luka

b)

Kehilangan Jaringan

c)

Exudates ( Cairan Luka )

d)

Beratnya Luka

37.

Tujuan dari pemberian 5 benar obat adalah :

a)

Keselamatan pasien ( pasien saftey ) untuk mencegah salah dalam pemberian obat ( medication error )

b)

Jenis terapi atau obat – obat yang di maksud meliputi oral , injeksi , tetes mata , tetes telinga , tetes hidung , supopossitoria , ovula , topikal , dan cairan infus

c)

suatu rangkaian proses yang harus di laksanakan oleh staf klinisi sebelum memberikan obat atau terapi dengan memperhatikan 5 (lima) benar komponen penberian obat

d)

semua benar

38.

Yang dimaksud dengan 5 benar obat secara berurutan adalah :

a)

Benar obat, identitas pasien, cara, waktu, dosis

b)

Benar identitas, obat, dosis, cara / rute pemberian, waktu

c)

Benar waktu, identitas, obat, dosis, cara

d)

Semua benar

39.

Pemberian obat melalui saluran pernafasan.

yaitu.....

a)

Rute Topikal

b)

pemberian obat Salbutamol (Ventolin)

c)

pemberian Obat asma

d)

Pemberian Obat Inhalasi

40.

Cara pemberian obat adalah KECUALI

a)

Intra-Cutan

b)

Intra-Muskuler

c)

Sub-Cutan

d)

Semua Benar

41.

Luka memar, insisi, dan abrasi. Adalah klasifikasi luka berdasarkan ...

a)

Tindakan terhadap luka

b)

Integritas luka

c)

Penyembuhan luka

d)

Mekanisme luka

42.

Meningkatnya nadi, meningkatnya pernafasan, Menurunnya tekanan darah, lemah, pasien mengeluh kehausan. Merupakan salah satu komplikasi dari luka yaitu ...

a)

Hemorraghe

b)

Dehiscene

c)

Eviceration

d)

Incition

43.

Perawatan pada luka yang terjadi karena tekanan terus menerus pada bagian tubuh tertentu sehingga sirkulasi darah ke daerah tersebut terganggu.

a)

Perawatan Luka Bersih

b)

Perawatan Luka

c)

Perawatan Luka Kotor

d)

Perawatan Luka Sederhana

44.

Persiapan utama dalam perawatan luka yaitu ...

a)

Pasien, Alat, dan Bahan

b)

Alat, Pasien, dan Administrasi

c)

Alat, Pasien, dan Lingkungan

d)

Perawat, Pasien, dan Lingkungan

45.

Setelah perawat memperkenalkan diri, perawat melakukan ...

a)

Tindakan perawatan luka

b)

Mempersiapkan alat dan bahan

c)

Menjelaskan tujuan intervensi

d)

Menjaga privacy pasien

46.

Yang merupakan alat steril yang digunakan dalam perawatan luka bersih yaitu ...

a)

Nierbeken

b)

NaCl 0.9 %

c)

Plester dan Verban

d)

Pinset Anatomi

47.

Yang merupakan alat non steril pada perawatan luka bersih yaitu ...

a)

Desinfektan

b)

Gunting Luka

c)

Kapas

d)

Sarung Tangan

48.

Dalam perawatan luka kotor, setelah perawat membersihkan luka dengan H2O2 dan mengeringkannya maka tindakan selanjutnya adalah ...

a)

Plester verban atau kasa

b)

Olesi luka dengan betadine 2 % (sesuai advis dari dokter) dan tutup luka dengan kasa steril

c)

Desinfektan sekitar luka dengan alkohol 70%

d)

Catat kondisi dan perkembangan luka

49.

1. Mempercepat penyembuhan luka.

2. Mencegah meluasnya infeksi.

3. Mengurangi gangguan rasa nyaman bagi pasien maupun orang lain.

a)

Tujuan Perawatan Luka Bersih

b)

Tujuan Perawatan Luka Kotor

c)

Indikasi Perawatan Luka Kotor

d)

Indikasi Perawatan Luka Bersih

50.

1. Luka bersih tak terkontaminasi dan luka steril.

2. Balutan kotor dan basah akibat eksternal ada rembesan/ eksudat.

3. Ingin mengkaji keadaan luka.

4. Mempercepat debredemen jaringan nekrotik.

a)

Tujuan Penyembuhan Luka Kotor

b)

Tujuan Perawatan Luka Bersih

c)

Indikasi Penyembuhan Luka Kotor

d)

Indikasi Perawatan Luka Bersih