NEW
Font size
WorksheetsPH BERSAMA 1 MAPEL SEJARAH INDONESIA KELAS XII IPA IPS
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 8mins
Tercapainya kesepakatan intern Indonesia dalam Konferensi Inter Indonesia, maka delegasi Indonesia telah memiliki modal yang mendasar untuk memperjuangkan tujuannya dalam forum KMB yang dilaksanakan di Den Haag. Konferensi itu dilaksanakan pada anggal 23 Agustus – 2 Nopember 1949 yang membahas masalah politik, ekonomi, militer dan sosial budaya. Berikut ini butir-butir kesepakatan di bidang politik adalah …
hutang-hutang Belanda sejak 1945 harus dibayar RIS
pembentukan APRIS dengan TNI sebagai intinya
hubungan kebudayaan diatur atas dasar sukarela
Belanda mengakui RIS sebagai negara yang berdaulat
RIS menerima kembali pegawai pemerintah Hindia Belanda
Konflik ideologis di Indonesia melibatkan empat kekuatan, yaitu komunis (PKI). Agama (Masyumi), nasionalis (PNI), dan TNI. Dampak konflik ideologis bagi kehidupan politik nasional dan daerah adalah….
Menguatnya peran PKI dan tingginya intensitas pergolakan politik di pusat dan daerah
Menguatnya kedudukan Masyumi dan dominasi tokoh-tokoh Masyumi dalam kabinet
PKI menjadi partai tunggal di panggung politik nasional dan berkembangnya komunisme
Aktifitas pemerintahan praktis berhenti total dan terjadi pergolakan di berbagai daerah
Munculnya gerakan separatis dan berkembangnya paham liberalisme
Dalam sejarah pemerintahan Indonesia banyak pemberontakan mengancam integrasi bangsa yang dilatar belakangi oleh berbagai macam konflik, diantaranya konflik ideologi, militer maupun politik. Pemberontakan PKI Madiun adalah salah satu upaya disintegrasi bangsa yang dipimpin oleh Muso, seorang Partai Komunis Indonesia yang membentuk Negara Soviet Indonesia. Pemberontakan ini terjadi pada tahun 1948 merupakan upaya disintegrasi bangsa yang dilatar belakangi oleh adanya ….
konflik militer
konflik ideologi
konflik politik
konflik multietnis
konflik agama
Di awal tahun 1948 PKI bersikap mendukung pemerintah RI, tetapi setelah dikeluarkan Rera 1948, banyak golongan kiri yang terlempar dari pemerintahan, sehingga PKI menjadi partai oposisi dan menggabungkan golongan kiri ke dalam ….
Front Rakyat Nasional
Front Rakyat Bersatu
Aliansi Raryat Nasional
Koalisi Rakyat Nasional
Front Demokrasi Rakyat
Pada tanggal 18 September 1948, Musso memproklamirkan berdirinya Soviet Republik Indonesia, mendapat reaksi keras dari presiden Soekarno, sebab menurut presiden Soekarno, ikut Musso dan PKI-nya akan berdampak pada ….
lemahnya semangat persatuan dan kesatuan
bangkrutnya cita-cita Indonesia merdeka
berakhirnya kabinet parlementer di Indonesia
memperkokoh persatuan dalam menghadapi Belanda
RI adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat
Gerakan yang dipimpin oleh Sukarji Marijan Kartosuwiryo dan pasukanya memilih untuk tidak mengikuti pasukan Siliwangi yang hijrah ke daerah Republik, karena ....
kecewa terhadap isi perjanjian Renville
tidak mendapat dukungan dari rakyat Jawa Barat
ingin mendirikan negara yang berasaskan Islam
tidak bisa kerja sama dengan TKR
mendapat dukungan dari masyarakat Jawa Barat
Sukarji Marijan Kartosuwiryo kecewa terhadap RI karena dianggap lemah Dalam melakukan perundingan dengan Belanda. Sehingga ketika pasukan divisi Siliwangi melakukan hijrah ke wilayah RI, yang dilakukan pasukan S.M. Kartosuwiryo adalah ....
tidak ikut hijrah dan mendirikan negara yang berasaskan Islam
melakukan serangkaian teror terhadap pasukan Siliwangi
melakukan intimidasi kepada rakya yang tidak mendukung
mengikuti dan mencari kelemahan pasukan Siliwangi
memilih bergadung dengan pasukan Belanda untuk mencari bantuan
Pengaruh DI/TII menyebar ke Jawa Tengah, terutama di Tegal dan Brebes dikuasai Amir Fatah dan pasukanya setelah utusan Kartosuwiryo datang dan mengangkatnya sebagai Panglima TII Jawa Tengah. Namun perlawanan ini tidak lama, hingga di akhir tahun 1951 ia menyerah, karena ….
tidak memahami medan pertempuran
kurang mendapat dukungan dari rakyat
kalah dalam hal kelengkapan senjata
tidak lagi bersekutu dengan Kartosuwiryo
Amir Fatah tidak sejalan dengan pasukanya
DI/TII merupakan pemberontakan yang berawal dari Jawa Barat kemudian meluas ke berbagai daerah di Indonesia. Pemberontakan yang dipimpin Kartosuwiryo ini disebabkan oleh ....
tidak mengakomidir pasukannya
bersekutu dengan kekuatan Belanda
menguntungkan perjuangan rakyat RI
kecewa terhadap perundingan Renville
pasukannya tidak diakui pemerintah
Gerakan DI/TII tidak saja terjadi di Jawa Barat, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia seperti di Aceh, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan. Tujuan gerakan ini adalah untuk memisahkan diri dari NKRI. Tindakan gerakan DI/TII ingin mendirikan negara dalam negara adalah bertentangan dengan ….
sistem demokrasi liberal yang ditetapkan negara
sistem pemerintahan yang ada di Indonesia
cita-cita proklamasi dan dasar negara RI
kepribadian bangsa yang menjunjung tinggi kesatuan
tujuan awal dari pembentukan negara Indonesia
Munculnya gerakan DI/TII Jawa Barat yang kemudian diikuti oleh daerah-daerah lainnya merupakan upaya Kartosuwiryo untuk mencapai tujuannya, yaitu ... .
membentuk organisasi Islam Indonesia
membentuk negara Islam Indonesia
membuat UUD Islam Indonesia
membentuk kelompok Islam Indonesia
membentuk partai Islam Indonesia
DI/TII yang muncul di Kalimantan disebabkan oleh adanya permasalahan sehingga banyak anggota Angkatan Laut Republik Indonesia Divisi IV harus menduduki posisi yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, karena ....
pemerintah pusat melakukan diskriminasi kebijakan terhadap daerah
penataan ketentaraan mulai dilakukan di Kalimantan Selatan oleh pemerintah pusat
ekspidisi pasukan TKR dari Jawa datang di Kalimantan Selatan untuk melucuti senjata
anggota Angkatan Laut Republik Indonesia Divisi IV akan dibubarkan pemerintah pusat
Ibnu Hajar menyusun kekuatan untuk memberontak kepada pemerintah pusat
Semula Kahar Muzakar adalah komandan Komando Grup Sulawesi Selatan yang bermarkas di Yogyakarta, pada saat mempertahankan kemerdekaan. Setelah Konferensi Meja Bundar, ia diperintahkan untuk kembali ke Sulawesi Selatan menyelesaikan masalah Komando Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS). Hal ini kemudian memicu munculnya pemberontakan yang dipimpin Kahar Muzakar, yaitu ….
Kahar Muzakar dan KGSS menentang pemerintah pusat
menuntut KGSS menjadi Brigade Hassanudin
pemerintah pusat menghendaki anggota KGSS dibubarkan
reorganisasi KGSS yang ditolak Kahar Muzakar dan anggota KGSS
Kahar Muzakar dituduh mendirikan kekuatan tandingan APRIS
Gerakan DI / TII yang diprakarsai Sekarmadji Maridjan Kartosuwirya di Jawa Barat menyebar ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan. Gerakan DI/TII juga muncul di Aceh yang disebabkan oleh. …
diturunkannya status Aceh dari daerah istimewa menjadi karesidenan
kecewa atas hasil perjanjian Renville yang merugikan Indonesia
ditetapkannya wilayah Aceh sebagai Daerah Operasi Militer
penolakan pemerintah atas rencana Aceh untuk memisahkan dari NKRI
wakil Aceh yang duduk di kursi kabinet dipecat oleh perdana menteri
Cara-cara yang biasanya digunakan pemerintah pusat untuk memadamkan pergolakan di berbagai daerah ternyata tidak mampu menyelesaikan masalah DI/TII di Aceh, sehingga atas prakarsa Kolonel M. Jasin, masalah DI/TII di Aceh dapat diselesaikan dengan ....
operasi militer gabungan
kerukunan masyarakat Aceh
memberi bantuan ekonomi
memberi status otonomi
melokalisir daerah konflik
Kebijakan pemerintah RIS dalam bidang militer membawa konfrontasi dalam negeri yaitu tanggal 5 April 1950 yang terjadi di Sulawesi Selatan dan dipimpin Andi Aziz. Adapun sebab khusus pemberontakan Andi Azis di Sulawesi Selatan tersebut adalah ...
rasa tidak puas terhadap keputusan pemerintah RI
keingginan untuk melepaskan diri dari RI
keingginan menggantikan pasukan TNI dengan KNIL
menolak masuknya pasukan APRIS-TNI ke Sulawesi Selatan
keinginan untuk tetap mempertahankan negara federal
Munculnya gerakan APRA di Jawa Barat dan Andi Azis di Sulawesi Selatan memiliki hubungan yang erat. Kedua-duanya memiliki keterkaitan dengan kolonial Belanda. Munculnya kedua gerakan tersebut bertujuan …
menuntut penggabungan negara federal ke NKRI
sama-sama menuntut kedatangan pasukan TNI ke daerahnya
mempertahankan tetap tegaknya negara federal di Indonesia
mempertahankan kerja sama antara TNI dan KNIL dalam APRIS
menuntut agar TNI dijadikan sebagai tulang punggung di negara federal
Kekhawatiran DR. Soumokil terhadap perubahan dari RIS ke NKRI, sehingga dia mengumumkan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS), bukan tanpa alasan. Bisa jadi DR. Soumokil takut kehilangan jabatan apabila Indonesia kembali ke NKRI, sebab dia adalah. …
Presiden pada Negara Indonesia Timur (NIT)
Jaksa Agung pada Negara Indonesia Timur
Presiden pada Negara Maluku Selatan
Jaksa Agung pada Negara Maluku
Hakim agung pada Negara Indonesia Timur
Setelah gagalnya pemberontakan Andi Aziz di Sulawesi Selatan, muncul pemberontakan lagi di Malaku Selatan yang dikenal dengan RMS. Pemberontakan yang dipimpin Dr. Soumokil bertujuan ... .
mendukung gerakan Kartosuwiryo
ingin mempertahankan negara federal
mendirikan negara sendiri lepas dari RI
melanjutkan gerakan DI/TII Kartosuwiryo
menentang pasukan APRIS dari unsur TNI
Jika kita amati atas munculnya berbagai gangguan keamanan, baik yang berupa pergolakan maupun pemberontakan, maka akan nampak bahwa Belanda selalu berusaha keras untuk tetap berkuasa di Indonesia. Hal ini akan nampak pada kasus ....
PKI Madiun, APRA, dan Andi Azis
APRA, Andi Azis dan RMS
Andi Azis, RMS dan PRRI Permesta
PKI Madiun, RMS dan PRRI, Permesta
Andi Azis, RMS dan G 30 S PKI
Perhatikan pernyataan berikut :
(1) hubungan tidak harmonis pemerintah pusat dengan pemerintah daerah
(2) adanya tuntutaan tentang otonomi daerah
(3) perimbangan keuangan pusat dengan daerah
Dari pernyataan di atas merupakan penyebab langsung terjadinya pemberontakan ….
RMS
DI/TII
APRA
PRRI/PERMESTA
Andi Azis
Munculnya PRRI, Permesta bermula dari adanya persoalan yang ada di dalam tubuh Angkatan Darat, berupa kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi, tokoh PRRI, Permesta mengadakan gerakan yang ternyata baru dapat dicapai pada masa Reformasi, yaitu ....
Pemerintahan yang transparan
Otonomi Daerah
Persamaan di bidang hukum
Bubarkan Dwi Fungsi ABRI
Revolusi mental
Tuntutan pihak PRRI, Permesta semakin berkembang dan mulai memberikan ancaman kepada pemerintah pusat, yang saat itu sedang melakukan penataan bidang ekonomi dan politik, sebab menurut penilaian PRRI, permesta terhadap pemerintah pusat adalah ....
Pembagian dana alokasi pembangunan pusat dan daerah dianggap tidak adil
Pembangunan yang dilakukan pemerintah dianggap Jakartasentris
Adanya diskriminasi antara tentara pusat dan tentara daerah
Hanya mengutamakan permasalahan politik, dibanding ekonomi
Kurang memperhatikan hal hal yang dibutuhkan pemerintah daerah
Pihak PRRI menolak jika disebut sebagai gerakan separatis, sebab masih menggunakan nama Indonesia. Gerakan ini memberi peringatan kepada pemerintah pusat yang selalu mengalami konflik-konflik politik sehingga pembangunan di pusat dan daerah menjadi tidak seimbang. Banyak tokoh-tokoh politik yang berada di pihak PRRI, antara lain M. Natsir, Burhanuddin Harahap, Syafrudin Prawiranegara, Mr. Asaat, dll. Sementara pemerintah pusat menuding hahwa PRRI adalah gerakan separatis dengan alasan. …
beberapa panglima daerah militer di Sumatera dan Sulawesi berani menentang pemerintah pusat.
pemerintah daerah di Sumatera dan Sulawesi tidak bias dikendalikan oleh pemerintah pusat
muncul rasa sentiment pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat sebab tidak mendengarkan aspirasi daerah.
bantuan militer terbesar Amerika Serikat setelah Perang dunia II diberikan kepada PRRI
beberapa pemimpin di daerah Sumatera dan Sulawesi telah dihasut PKI untuk memberontak kepada pemerintah pusat.
Kebijakan pemerintah yang tidak tegas terhadap PKI yang melakukan pemberontakan tahun 1948 menyebabkan PKI dapat menjadi partai besar. Salah satu faktor yang turut mendorong keberhasilan PKI menjadi organisasi besar di Indonesia adalah ...
keberadaan pemimpin PKI yang kharismatik
keberhasilan PKI dalam menyampaikan visi misinya
propaganda-propaganda PKI yang sangat menarik
PKI berhasil masuk ke seluruh sektor pemerintahan
PKI mempunyai kekuatan militer yang sangat besar
Menjelang munculnya Gerakan 30 September 1965 suhu politik di Indonsia memanas, PKI menyebarkan fitnah bahwa pimpinan TNI - AD membentuk Dewan Jendral. Untuk mengimbangi kekuatan TNI - AD itu, kemudian PKI membentuk …
Kesatuan Revolusi
Angkatan ke-5
Dewan Revolusi
Dewan Militer
Polit Biro Khusus
Salah satu persiapan PKI untuk melakukan kudeta adalah dengan menyebarkan fitnah keji yaitu isu tentang adanya Dewan Jenderal. Tujuan utama PKI menyebarkan isu ini adalah..
mendesak presiden agar mengganti pimpinan AD
mendesak presiden untuk mengambil alih pimpinan AD
memperluas alasan pembentukan angkatan kelima
persiapan untuk mengadakan Gerakan 30 September 1965
menyingkirkan AD dari persaingan untuk memperoleh pengaruh politik
Puncak arogansi PKI tahun 1965 adalah melakukan kudeta terhadap pemerintah RI. Gerakan Partai Komunis Indonesia tersebut mempunyai tujuan utama adalah ...
menggantikan dasar negara Pancasila
menghancurkan kekuatan lawan-lawan politiknya
mengacaukan kekuatan lawan dari dalam
menyempurnakan negara Indonesia
mengkomuniskan Indonesia
Menjelang munculnya Gerakan 30 September 1965 suhu politik di Indonsia memanas, PKI menyebarkan fitnah bahwa pimpinan TNI - AD membentuk Dewan Jendral. Untuk mengimbangi kekuatan TNI - AD itu, kemudian PKI membentuk …
Polit Biro Khusus
Kesatuan Revolusi
Angkatan ke-5
Dewan Revolusi
Dewan Militer
Sejak PKI menjadi salah satu partai pemenang pemilu, terus berjuang untuk menyingkirkan lawan politiknya dan mampu mendekatkan diri kepada presiden. Dominasi PKI mampu mengubah politik luar negeri Indonesia dari bebas aktif menjadi politik konfrontasi dalam rangka. …
menentang dominasi Amerika di Asia Tenggara
mendukung perjuangan komunis China
membentuk poros Jakarta-Peking
membentuk imperium di Asia Tenggara
menentang pembentukan Federasi Malaysia
Sejumlah tokoh yang telah diangkat oleh pemerintah Indonesia sebagai pahlawan nasional hingga tahun 2017 adalah 173 orang. Tidak sembarang orang memang dapat menyandang secara resmi gelar pahlawan nasional. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, salah satunya yaitu ….
telah melakukan perjuangan politik demi persatuan bangsa
perjuangannya dalam lingkup jangkauan yang terbatas
perjuangan dan pengabdian dilakukan saat itu saja
harus diusulkan oleh negara
tokoh tersebut masih hidup
Dia dikenal sebagai sosok “Penyambung Lidah Rakyat” dan pejuang yang tangguh. Selain berhasil mengantarkan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan, dia juga sebagai seseorang tokoh yang selalu memperjuangkan integritas yaitu dengan bukti perjuangannya mempertahankan NKRI serta pergolakan yang berpotensi memecah belah. Tokoh yang dimaksud di atas adalah ….
Ahmad Yani
Ir. Soekarno
Sutan Syahrir
AH. Nasution
Drs. Muh Hatta
perhatikan keterangan di bawah ini!
1) keturunan asli Papua yang lahir di Serui tahun 1918.
2) Pada Desember 1945, bersama teman-temannya berusaha mempengaruhi pemuda-pemuda Irian Barat yang tergabung dalam Batalyon Papua untuk
3) bebas dan bergabung dengan Negara kesatuan Republik Indonesia.
4) pada November 1946 mendirikan Partai Kemerdekaan Indonesia Irian (PKII).
5) Pada 15 Agustus 1962 diminta Presiden Sukarno menjadi salah seorang anggota delegasi Indonesia dalam New York Agreement tentang Irian Barat
Berdasarkan pada keterangan di atas, tokoh pahlawan dari papua yang dimaksud adalah….
Frans Kaisiepo
Silas Papare
Marthne Indey
johannes abraham dimara.
Manual Kaisiepo
Perhatikan ciri- ciri berikut ini untuk mengidentifikasi tokoh di bawah ini!
1) menyatakan bergabung dengan Republik Indonesia melalui Amanat 5 September 1945
2) masa Agresi Militer Belanda Kedua, Dia mendukung penuh perjuangan para gerilyawan dalam menghadapi Belanda.
3) juga berinisiatif agar diadakan serangan umum yang kemudian dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret 1949
4) Pada saat kota ini menjadi Ibukota Perjuangan, Dia yang menyediakan gaji untuk pejabat dan pegawai Republik Indonesia
Tokoh yang dimaksud dengan ciri-ciri di atas adalah….
Sultan syarif Kasim II
Sultan Agung Hanyakrakusuma
Sultan Iskandar Muda
Sultan Hamnegkubuwono IX
Sultan Hamengkubuwono X
Tokoh ini adalah menteri kemakmuran sekaligus penerima mandat untuk mendirikan pemerintahan darurat di Sumatera Barat. Tokoh yang dimaksud adalah….
Syafrudin Prawiranegara
Soemitro Djojohadikoesomo
Burhanudin Harahap
Mohammad Natsir
Amir Syarifudin
