Font size
WorksheetsManajemen
Total questions: 19
Worksheet time: 10mins
Berikut adalah alasan mengapa Manajemen SDM sangat penting, kecuali
Bagian dari fungsi Manajemen
Menambah nilai pada perusahaan
Menambah kuantitas Karyawan
Bagian Penting dari strategi perusahaan
Kualifikasi minimum seseorang yang harus dimiliki agar bisa berkinerja baik yang mencangkup pengetahuan, kemampuan dan sikap yang diperlukan sehingga dapat melaksanakan pekerjaan secara efektif adalah pengertian dari
Analisa pekerjaan
Spesifikasi pekerjaan
Deskripsi pekerjaan
Produktivitas pekerjaan
Rujukan karyawan
Metode Penilaian Karyawan dengan cara BARS (Behaviorally Anchored Rating Scale) yaitu
Mendayagunakan umpan balik dari supervisor, karyawan, dan rekan kerja.
Karyawan dinilai dengan cara dibandingkan dengan karyawan lain dalam kelompok kerja.
Karyawan dievaluasi berdasarkan sebaik apa mereka menjelaskan sasaran tertentu.
Pendekatan popular yang memadukan elemen dari peristiwa penting dan skala penilaian grafis; evaluator menggunakan skala penilaian, tetapi item-itemnya adalah contoh perilaku kerja actual karyawan.
Tahap yang dicirikan oleh konflik intrakelompok, akibat perselisihan siapa yang berhak mengontrol kelompok dan apa yang harus dilakukan kelompok.
Tahap Pembentukan/Forming
Tahap Pancaroba/Storming
Tahap Penormaan/Norming
Tahap Pelaksanaan/Performing
Tahap Penundaan/Adjourning
Berikut yang merupakan ciri dari kelompok kerja
Satu pemimpin bertanggunjawab penuh
Peran kepemimpinan dibagi
Kinerja diukur secara tidak langsung menurut pengaruh individu terhadap anggota lain
Rapat dicirikan dengan efisiensi, tidak ada diskusi terbuka atau kolaboratif
Dapat dibentuk, diterjunkan, difokuskan ulang, dan dibubarkan secara cepat
Jenis jaringan komunikasi organisasi yang mengalir antara pemimpin yang kuat dengan identitas yang jelas dan anggota lainnya dalam suatu kelompok kerjaatau tim Pemimpin berperan sebagai pusat kegiatan yang dilalui oleh setiap komunikasi yang dilakukan adalah……
Roda
Rantai
Semua saluran
Grapevine
Semua benar
Sikap ketika karyawan merasa menyatu, puas, dan antusias dengan pekerjaan mereka. Karyawan berpartisipasi dan semangat mendalami pekerjaan mereka adalah…
Keterlibatan Kerja (Job Involvement)
Kepuasan Kerja (Job Satisfaction)
Disonansi Kognitif (Cognitive Dissonance)
Partisipasi Karyawan (Employee Engagement)
Pada Dimensi kepribadian Big five model ,Kadar di mana seseorang itu bertanggung jawab, bisa diandalkan, gigih, dan berorientasi prestasi disebut juga..
Ekstraversion
Dapat disetujui (Agreeableness)
Kecermatan (Conscientiousness)
Stabilitas emosi (emotional stability)
Keterbukaan terhadap pengalaman (Openness to experience)
Yang dimaksud Organizational citizenship behavior (OCB) adalah…
Ukuran kinerja efisiensi dan efektifitas
Perilaku atas kehendak sendiri, yang bukan menjadi bagian dari tuntutan kerja formal, tetapi mendorong efektifitas fungsi organisasi.
Pengunduran diri permanen dari suatu organisasi secara sukarela dan tidak sukarela.
Pernyataan evaluatif, yang disukai atau tidak disukai, terkait dengan objek, orang, atau kejadian.
Perilaku karyawan yang disengaja yang berpotensi merusak/membahayakan organisasi atau individu di dalam organisasi.
Anto sebagai ketua salah satu ukm di PKN STAN selalu melakukan tindakan dengan penuh perhitungan termasuk dalam membuat keputusan. Selai itu Anto adalah anak yang dapat diandalkan, bertanggung jawab, teliti, dan tekun. Maka menurut teori Big Five Personality Traits, dimensi yang dominan pada Anto adalah
Neuroticism
Extraversion
Conscientious
Agreeableness
Dalam manjemen konflik, ada pandangan yang menyebutkan bahwa beberapa konflik diperlukan agar suatu kelompok dapat berjalan dengan efektif, pandangan tersebut adalah
Pandangan Konflik Tradisional
Pandangan Konflik Modern
Pandangan Konflik Interaksionis
Pandangan Konflik Disfungsi
Dewasa ini banyak organisasi yang memakai system tim global dalam mengelola organisasinya. Penggunaan tim global tersebut mengakibatkan manfaat dan kerugian, salah satu kerugiannya yaitu adanya penilaian terhadap seseorang berdasarkan persepsi dari kelompok asal seseorang yang disebut
Stereotip
Diskriminasi
Prasangka
Tidak menyukai anggota tim
Usaha mempelajari kepemimpinan pada awalnya dilakukan tahun 1930 oleh Ronald Lippit dan Ralph K. White dibawah pengaruh Kurt Lewin di Universitas Lowa. Gaya kepemimpinan lowa ini memainkan tiga style kepemimpinan, yakni
Gaya Otonomi, Gaya Demokratis, Gaya Laissez-faire
Gaya Otoriter, Gaya Demokratis, Gaya Laissez-faire
Gaya Neonazi, Gaya Monokrasi, Gaya Laissez-faire
Gaya Neonazi, Gaya Otoriter, Gaya Laissez-faire
Yang merupakan dua dimensi kepimpinan menurut penelitian University of Michigan adalah
Berorientasi pada karyawan dan produksi
Berorientasi pada produk dan hasil
Berorientasi pada tujuan dan kesetaraan
Berorientasi pada karyawan dan tujuan organisasi
Menurut study University of Lowa ada beberapa dimensi perilaku kepemimpinan, salah satunya yakni dimensi perilaku yang membaskan kelompok untuk membuat keputusan dan menyelesaikan pekerjaan, yang biasa disebut dengan
Democratic Style
Autocratic Style
Laissez-faire Style
Participating Style
Pemimpin yang antusias dan percaya diri sehingga kepribadian dan tindakannya dapat mempengaruhi orang untuk berperilaku dengan cara tertentu adalah kepemimpinan
Kepemimpinan karismatik
Kepemimpinan visioner
Kepemimpinan autentik
Kepemimpinan demokratis
Alasan mengapa pengawasan dan pengendalian itu penting, kecuali
Membantu manajer mengetahui tujuan organisasi yang telah dicapai
Menciptakan efektivitas dan efisiensi kerja
Memberdayakan karyawan
Melindungi organisasi dan asetnya
Proses dalam pengendalian terdiri atas
Mengukur kinerja aktual, menjaga konsistensi, evaluasi
Mengukur kinerja aktual, membandingkan dengan standar, evaluasi
Mengukur tindakan manajerial, memgukur tindakan aktual, membandingkan dengan standar
Mengukur kinerja aktual, membandingkan dengan standar, mengambil tindakan
Isu pengendalian kontemporer antara lain, kecuali
Penyesuaian dengan budaya
Pencurian di tempat kerja
Kekerasan
Interaksi pegawai
