Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

12 BAB 1 SEJINDO (INTEGRASI)

Total questions: 30

Worksheet time: 40mins

Name
Class
Date
1.

Pada tahun 1948 terjadi pemberontakan PKI di Madiun. Pemberontakan ini berkaitan erat dengan kebijakan Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA). Bukti yang menunjukkan keterkaitan tersebut adalah...

a)

Kabinet Hatta menghentikan kebijakan RERA

b)

Usulan kebijakan RERA dikemukakan Muso

c)

PKI merekrut anggota tentara yang tersingkir akibat kebijakan RERA

d)

TNI tidak berhasil menyatukan unsur KNIL kedalam unsur APRIS

e)

Pengunduran diri Amir Syarifudin sebagai perdana menteri akibat kebijakan RERA

2.
Amir Syarifudin merupakan ketua delegasi Indonesia dalam perundingan Renville. Akan tetapi, setelah pemberontakan PKI Madiun 1948, Amir Syarifudin dijatuhihukuman mati oleh pemerintah Indonesia karena...
a)
Memberi bantuan kepada para korban kebijakan RERA
b)
Menjadi salah satu pemimpin pemberontakan PKI di Madiun
c)
Memberi dukungan politik bagi para pemimpin PKI
d)
Membentuk Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia
e)
Menolak keterlibatan TNI dalam menyelesaikan masalah Madiun Affairs
3.
Ibnu Hajar merupakan pemimpin pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan. Dalam pemberontakan tersebut, tindakan yang dilakukan oleh Ibnu Hajar adalah...
a)
Membentuk pemerintahan Revolusioner di Kalimantan Selatan
b)
Menarik simpati masyarakat dengan menyebarkan propaganda
c)
Membentuk pasukan dengan nama Kesatuan Rakyat Yang Tertindas (KRYT)
d)
Menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pemerintahan DI/TII Jawa Barat
e)
Menghimpun gerakan rakyat yang merasa tertindas oleh kebijakan pemerintah
4.
Pada September 1965, PKI sering mengadakan latihan di Lubang Buaya. Dalam latihan itu, PKI menyamarkannya sebagai...
a)
Latihan perang oleh Angkatan Udara
b)
Latihan baris-berbaris Pasukan Cakrabirawa
c)
Latihan militer untuk kelompok petani dan buruh
d)
Upaya pemberontakan PKI terhadap pemerintah
e)
Sukarelawan untuk konfrontasi dengan Malaysia
5.
Pemberontakan yang dikenal dengan G 30 S menimbulkan dampak negatif bagi PKI, yaitu...
a)
PKI harus mengganti paham dan landasan partainya
b)
PKI dilebur dengan partai lain yang bersifat nasionalis
c)
Seluruh anggota PKI harus meninggalkan Indonesia
d)
PKI dan komunisme dilarang berkembang di Indonesia
e)
Seluruh petinggi PKI menjalani hukuman tanpa proses pengadilan
6.
Pemberontakan APRA juga dikenal dengan peristiwa 23 Januari 1950. Keadaan seperti apa yang terjadi pada peristiwa ditanggal tersebut?...
a)
Perebutan kekuasaan sipil di Bandung
b)
Penjarahan pemukiman warga di Bandung
c)
Pemberontakan bekas perwira KNIL di Bandung
d)
Penyerangan pasukan APRA ke Kota Bandung
e)
Pendeklarasian organisasi Ratu adil di Bandung
7.
Pemberontakan PKI di Madiun, APRA, dan Andi Aziz memiliki kesamaan penyebab. Penyebab ketiga pemberontakan tersebut adalah…
a)
Penolakan terhadap pemerintahan Republik Indonesia Serikat
b)
Ketidakpuasan terhadap sistem pemerintahan sentralistik
c)
Rasa tidak puas dengan kebijakan pemerinta
d)
Penolakan terhadap pembentukan APRIS
e)
Ketidakpuasan terhadap kebijakan RERA
8.
Salah satu pemberontakan yang terjadi pada periode 1948-1965 adalah RMS. Latar belakang terjadinya pemberontakan RMS adalah…
a)
Ketidaksetujuan terhadap pengiriman TNI untuk bergabung dalam APRIS
b)
Ketidakpuasan Soumokil apabila NIT harus kembali menjadi bagian NKRI
c)
Ketidaksenangan Soumokil terhadap kedekatan Presiden Soekarno dan PKI
d)
Ketidakpedulian pemerintah terhadap pembanguan di seluruh pelosok Indonesia
e)
Keinginan Soumokil agar pemerintah pusat lebih memperhatikan pemerintah daerah
9.
Pemberontakan yang dilakukan oleh Westerling, Andi Aziz, dan Soumokil dilatarbelakangi oleh permasalahan yang sama. Masalah tersebut terkait dengan keinginan untuk…
a)
Mempunyai pemerintah sendiri di luar Republik Indonesia
b)
Menolak pemberontakan NIT
c)
Memperoleh status kemiliteran yang jelas dalam NKRI
d)
Mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia
e)
Memiliki pasukan pengaman sendiri di wilayah konflik
10.
Perhatikan wacana berikut: Pemberontakan PRRI dilatarbelakangi adanya kecemburuan pemerintah di daerah terhadap pemerintah pusat. Pada masa pemerintah Presiden Soekarno, pemerintah pusat melakukan pembangunan besar-besaran, terutama di Jakarta. Akan tetapi, pemerintah pusat sering mengabaikan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, PRRI dibentuk sebagai ungkapan protes terhadap pemerintah pusat. Berdasarkan wacana tersebut, kesimpulan yang dapat dipetik adalah…
a)
Pemberontakan PRRI didalangi oleh kalangan militer di daerah
b)
Pemberontakan PRRI bertujuan mengganti pemerintah di pusat
c)
Pemerintah pusat mengambil kekayaan daerah secara berlebihan
d)
Pembangunan daerah menjadi prioritas pemerintah Presiden Soekarno
e)
Kesenjangan antara pemerintah pusat dan daerah memicu pemberontakan PRRI
11.
Peristiwa pemberontakan DI/TII di Jawa Barat memanfaatkan kekosongan kekuasaan akibat…
a)
Hijrahnya Divisi Siliwangi ke Jawa Tengah
b)
Kepergian Belanda
c)
Tidak ada pemimpin di Jawa Barat
d)
Kepergian Hisbullah
e)
Kepergian sekutu dan Jepang
12.
Pada 7 Agustus 1949, Kartosoewirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) di…
a)
Bandung
b)
Sumedang
c)
Garut
d)
Tasikmalaya
e)
Ciamis
13.
Nama operasi penumpasan DI/TII di Jawa Barat yang dilakukan oleh TNI dengan melibatkan bantuan rakyat disebut dengan…
a)
Operasi Merdeka
b)
Operasi Pagar Betis
c)
Operasi Sapta Marga
d)
Operasi Benteng Raiders
e)
Operasi Trisula
14.
Panglima operasi militer yang ditugaskan untuk menumpas pemberontakan Andi Aziz pada Apil 1953 adalah…
a)
Kolonel Gatot Soebroto
b)
Letkol Ahmad Yani
c)
Letkol Soeharto
d)
Kolonel A.H. Nasution
e)
Kolonel A.E. Kawilarang
15.
Latar belakang pemberontakan PRRI/Permesta pada 10 Februari 1958 adalah…
a)
Adanya reuni para pejuang kemerdekaan di Sumatra
b)
Kebangkitan PKI dalam peta politik bangsa
c)
Sebagian daerah merasa tidak puas dengan pemerintah pusat dan menganggap bahwa pembangunan hanya terpusat di Pulau Jawa
d)
Mundurnya Wakil Presiden Moh. Hatta
e)
Adanya campur tangan dari Amerika Serikat
16.
Tokoh pejuang yang berjasa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan pada peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah…
a)
Panglima Besar sudirman dan Gubernur Suwirjo
b)
Let. Jend. Ahmad Yani dan Gubernur Ratulangi
c)
Kolonel Gatot Subroto dan Gubernur Suwirjo
d)
Kolonel A.H. Nasution dan Gubernur Teuku Moh. Hasan
e)
Bung Tomo dan Gubernur Suryo
17.
Pemberontakan yang bermula dari adanya masalah internal Angkatan Darat, kemudian meluas menjadi masalah ketidakadilan dalam alokasi dana pembangunan dan kekhawatiran pemerintahan yang semakin dipengaruhi komunis adalah…
a)
RMS
b)
PRRI/Permesta
c)
APRA
d)
DI/TII
e)
PKI Madiun
18.
Pasukan Ciung Wanara dalam peristiwa Puputan Margarana pada 20 November 1946 di Bali dipimpin oleh…
a)
Letkol Soeharto
b)
Letkol Slamet Riyadi
c)
Kolonel A.H. Nasution
d)
Kolonel A.E. Kawilarang
e)
Letkol I Gusti Ngurah Rai
19.
Pada tahun 1950, APRI mulai dihadapkan pada masalah-masalah baru dari “bom waktu” yang ditinggalkan oleh Belanda berupa konflik dan pemberontakan. Pemberontakan yang dihadapi APRI tersebut adalah…
a)
Aceh Merdeka, DI/TII, dan PRRI
b)
APRA, RMS, dan Aceh Merdeka
c)
DI/TII, PRRI, dan RMS
d)
DI/TII, PRRI, dan Andi Aziz
e)
Andi Aziz, APRA, dan RMS
20.
Latar belakang terjadinya pemberontakan Republik Maluku Selatan adalah…
a)
Keinginan mengubah Negara Indonesia menjadi negara komunis
b)
Ingin mendirikan Negara yang berlandaskan hukum Islam
c)
Ketidaksetujuan penggabungan Maluku ke dalam wilayah kekuasaan Republik Indonesia
d)
Penolakan atas masuknya APRIS dari TNI ke Maluku
e)
Menolak kepemimpinan cabinet Juanda di Indonesia
21.
Tokoh sipil dari pemerintahan pusat yang mendukung pemberontakan PRRI/Permesta adalah…
a)
Ahmad Husein dan Maludin Simbolan
b)
Mohammad Natsir dan Abdul Haris Nasution
c)
Burhanuddin Harahap dan Ahmad Husein
d)
Syafruddin Prawiranegara dan Maludin Simbolan
e)
Syafruddin Prawiranegara dan Mohammad Natsir
22.
Tujuan dari dilaksanakannya pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil adalah…
a)
Menuntut otonomi daerah yang lebih luas di Jawa Barat
b)
Mempertahankan NIT
c)
Mempertahankan bentuk Negara Federal Pasundan Indonesia
d)
Menghancurkan NKRI dan menjadikan Indonesia Negara komunis
e)
Merebut kekuasaan dengan membunuh jenderal TNI AD
23.

Tujuan Sultan Hamid II menyerang Gedung Kabinet adalah untuk membunuh Menteri Pertahanan yang dijabat oleh…

a)

T.B. Simatupang

b)

Mr. Ali Budiardjo

c)

Supriyadi

d)

Sultan Hamengkubuwono IX

e)

Jenderal Sudirman

24.
Tokoh yang karena prestasinya mampu menjabat sebagai menteri muda, menteri, dan perdana menteri sehingga dijuluki oleh pers sebagai “menteri marathon” adalah…
a)
Sultan Hamengkubuwono IX
b)
Djuanda
c)
Mohammad Natsir
d)
Syafruddin Prawiranegara
e)
Moh. Hatta
25.
Bergabungnya Amir Syarifudin dalam peristiwa pemberontakan PKI Madiun 1948 di latarbelakangi oleh kekecewaan Amir terhadap Hatta. Faktor utama yang menyebabkan kekecewaan tersebut adalah…
a)
Pencopotan Amir Syarifudin sebagai perdana menteri dan diabaikannya tuntutan agar Hatta mengakomodasi golongan kiri masuk dalam cabinet
b)
Pencopotan Amir Syarifudin sebagai perdana menteri dan upaya Hatta memecat pegawai golongan kiri dengan alasan rasionalisasi
c)
Diabaikannya tuntutan agar Hatta mengakomodasi golongan kiri masuk dalam cabinet dan upaya Hatta memecat pegawai golongan kiri dengan alasan rasionalisasi
d)
Diabaikannya tuntutan agar Hatta mengakomodasi golongan kiri masuk dalam cabinet dan memiliki perasaan senasib dengan Muso
e)
Upaya Hatta memecat pegawai golongan kiri dengan alasan rasionalisasi dan memiliki perasaan senasib dengan Muso
26.
Untuk menumpas pemberontakkan DI /TII di daerah Jawa Tengah dilancarkan operasi yang dilakukan oleh pasukan khusus dengan nama...
a)
Operasi tegas
b)
Banteng Raiders
c)
Operasi 17 Agustus / merdeka
d)
Operasi Baratayudha
e)
Gerakan Banteng Negara
27.
Salah satu tuntutan Kapten Westerling yang kemudian menjadi sebab APRA melancarkan pemberontakan pada tanggal 23 Januari 1950 adalah…
a)
APRA diakui sebagai tentara Pasundan dan menolak dibubarkannya negara Pasundan
b)
Bandung harus menjadi negara administrasi
c)
Tentara APRA harus menjadi tentara APRIS
d)
Tentara APRA diakui sebagai tentara pasundan dan negara Pasundan harus dibubarkan
e)
Westerling harus dingakat menjadi pemimpin APRIS
28.

Untuk mengatasi adanya gerakan Republik Maluku Selatan pimpinan Dr. Soumokil, pemerintah Indonesia semula berusaha menyelesaikan dengan cara damai dengan mengirim misi dibawah pimpinan…

a)

Dr. J.Leimena

b)

Kolonel Kawilarang

c)

Letkol Slamet Riyadi

d)

Mr. Amir Syarifuddin

e)

Drs. Moh. Hatta

29.
Sejarah telah mencatat jika konflik sesame bangsa sendiri telah mengakibatkan kerugian, kesengsaraan, bahkan menghambat laju pmbangunan. Dengan belajar dari sejarah kita dapat mengetahui bahwa pasca Indonesia merdeka, muncul upaya yang mengguncang integrasi NKRI yaitu pergolakan yang berkaitan dengan ideology maupun berkaitan dengan kepentingan. Di bawah ini pergolakan yang berkaitan dengan ideology adalah…
a)
APRA, DI/TII Aceh, RMS
b)
APRA, RMS, ANDI AZIZ
c)
G30S, PRRI/Permesta, RMS
d)
PKI Madiun, DI/TII, G30S
e)
PKI Madiun, PRRI/Permesta, ANDI AZIZ
30.
Pada peristiwa G30S, pemerintah mencoba menghimpun pasukan yang masih setia pada pemerintah untuk melakukan penumpasan terhadap PKI dan pada 2 Oktober 1965, pasukan RPKAD berhasil merebut studio RRI Jakarta dan gedung telekomunikasi tanpa perlawanan. Pasukan PRKAD tersebut dipimpin oleh…
a)
Kolonel Sarwo Edhie Wibowo
b)
Mayor Jenderal Soeharto
c)
A.H. Nasution
d)
Letkol Untung
e)
Letnan Jenderal Ahmad Yani