WorksheetsBI - Modul 100 - Sejarah
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Name
Class
Date
1.
Bahasa Indonesia, lahir pada tanggal
a)
28 Oktober 1928
b)
16751
c)
17 Agustus 1945
d)
1 Juni 1945
2.
Bahasa Indonesia, ketika para pemuda dari seluruh pelosok Nusantara berkumpul dan mengikrarkan
a)
Sumpah Pemuda
b)
Sumpah Amukti Palapa
c)
Sumpah Gajah Mada
d)
Sumpah Pancasila
3.
Butir-butir Ikrar Pemuda (Sumpah Pemuda 1928) yang memuat pernyataan tentang Bahasa Indonesia adalah
a)
Menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia
b)
Bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia
c)
Berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
d)
Persatuan Indonesia
4.
Bahasa Indonesia “dinobatkan” menjadi Bahasa Nasional pada tanggal
a)
18 Agustus 1945
b)
17 Agustus 1945
c)
28 Oktober 1928
d)
27 Oktober 1928
5.
Bahasa Indonesia menjadi bahasa negara termuat dalam
a)
UUD 1945 Bab XV, Pasal 36.
b)
UUD 1945 Bab XVI, Pasal 63.
c)
UUD 1945 Bab XIV, Pasal 36.
d)
UUD 1945 Bab XV, Pasal 63.
6.
Saat ini Bahasa Indonesia terdapat dalam UUD 45
a)
Bab XV dan pasal 36
b)
Bab XIV dan pasal 63
c)
Bab XVI dan pasal 36
d)
Bab XV dan pasal 63
7.
Bahasa Indonesia sangat berkaitan erat dengan bahasa
a)
Melayu
b)
Jawa
c)
Sunda
d)
Inggris
8.
Bahasa Melayu adalah bahasa yang digunakan di Nusantara sebagai alat
a)
komunikasi antar suku
b)
perang antar suku
c)
perdagangan antar suku
d)
kebudayaan antar suku
9.
Kerajaan yang menguasai Nusantara menggunakan Bahasa Melayu di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7 adalah
a)
Sriwijaya
b)
Majapahit
c)
Samudera Pasai
d)
Pasundan
10.
Penggunaan Bahasa Melayu oleh Kerajaan Sriwijaya dibuktikan dengan
a)
Prasasti beraksara Pranagari
b)
Prasasti beraksara Hanacaraka
c)
Prasasti beraksara Sanskrit
d)
Prasasti beraksara Hieroglif
11.
Penggunaan Bahasa Melayu oleh Kerajaan Sriwijaya dibuktikan dengan Prasasti beraksara Pranagari berbahasa
a)
Melayu Kuno
b)
Jawi Kuno
c)
Sunda Kuno
d)
Indonesia Kuno
12.
Penggunaan Bahasa Melayu oleh Kerajaan Sriwijaya dibuktikan dengan Prasasti beraksara Pranagari berbahasa Melayu Kuno yaitu bukan di
a)
Teluk Dalam, Nias Selatan
b)
Kedukan Bukit (683 M) dan Talang Tuwo (684 M)
c)
Kota Kapur, Bangka Barat (686 M),
d)
Karang Brahi, Jambi (688 M).
13.
Bahasa Melayu Kuno tidak hanya dipakai pada zaman Sriwijaya, karena ditemukan juga prasasti di
a)
Gandasuli, Jawa Tengah (832 M) dan di Bogor (942 M).
b)
Gandasduri, Jawa Tengah (832 M) dan di Bobor (942 M).
c)
Gandaduli, Jawa Tengah (832 M) dan di Bogor (942 M).
d)
Gandasuli, Jawa Tengah (832 M) dan di Bobor (942 M).
14.
Pada masa kejayaan kerajaan Sriwijaya, bahasa Melayu tidak digunakan untuk,
a)
Bahasa Buku
b)
Bahasa Kebudayaan dan Bahasa Perhubungan
c)
Bahasa Perdagangan
d)
Bahasa Resmi Antarkerajaan
15.
Pada zaman kerajaan Sriwijaya, bahasa Melayu digunakan dalam buku pelajaran agama
a)
Buddha
b)
Islam
c)
Hindu
d)
Kristen
16.
Ahli sejarah Tiongkok, yang belajar agama Buddha di Sriwijaya adalah
a)
I-Tsing
b)
I-Tseng
c)
I-Tsang
d)
I-Tsung
17.
I-Tsing menyatakan bahwa di Sriwijaya, di samping Bahasa Sansekerta, ada bahasa yang bernama
a)
Kun-Luen
b)
Kun-Ruen
c)
Kung-Fuen
d)
Kung-Guan
18.
Bahasa Melayu berkembang sangat cepat, hal ini terlihat jelas dari peninggalan
a)
kerajaan Islam
b)
kerajaan Hindu
c)
kerajaan Buddha
d)
kerajaan Kristen
19.
Bahasa Melayu juga digunakan antarsuku di Nusantara sebagai bahasa di antara
a)
para pedagang
b)
para dokter
c)
para petani
d)
para pengusaha
20.
Bahasa Melayu juga digunakan antarsuku di Nusantara sebagai bahasa di antara para pedagang di Nusantara bahkan juga oleh pedagang dari
a)
luar Nusantara
b)
dalam Nusantara
c)
benua Nusantara
d)
laut Nusantara
21.
Kerajaan-kerajaan di Nusantara juga menggunakan bahasa Melayu sebagai alat komunikasi resmi antar
a)
kerajaan
b)
republik
c)
kepala suku
d)
kepala etnis
22.
Peninggalan kerajaan Islam, menunjukkan penggunaan Bahasa Melayu, bukan seperti pada
a)
Sumpah Pemuda
b)
batu nisan di Minye Tujoh, Aceh (1380 M)
c)
Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-Raja Pasai
d)
Sejarah Melayu, Tajussalatin dan Bustanussalatin
23.
Berapa Alasan Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia
a)
Empat
b)
Tiga
c)
Dua
d)
Lima
24.
Alasan Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia di antaranya adalah kecuali
a)
tidak memiliki sistem tata bahasa yang sederhana dan mengenal tingkat tutur sehingga mudah dipelajari dan dimengerti.
b)
sudah lama digunakan sebagai bahasa pengantar di Nusantara
c)
Banyak suku di nusantara yang mengakui dan menerima Bahasa Melayu sebagai bahasa dasar bangsa Indonesia
d)
digunakan sebagai bahasa kebudayaan
25.
Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara memengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa
a)
persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia
b)
perlawanan dan persatuan bangsa Indonesia
c)
persaudaraan dan perpecahan bangsa Indonesia
d)
perlawanan dan perpecahan bangsa Indonesia
26.
Tanggal 17 Agustus 1945, Bahasa Indonesia dikukuhkan sebagai
a)
bahasa negara
b)
bahasa ilmiah
c)
bahasa fiksi
d)
bahasa suci
27.
pemerintah memberi perhatian dengan membentuk
a)
Lembaga Pusat Bahasa dan Kongres Bahasa Indonesia
b)
Lembaga Bahasa Indonesia dan Kongres Bahasa Indonesia
c)
Lembaga Pusat Bahasa dan Kongres Bangsa Indonesia
d)
Lembaga Bahasa Indonesia dan Kongres Bangsa Indonesia
28.
Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II (1954) di Medan, menyatakan bahwa Bahasa Indonesia berasal dari bahasa
a)
Melayu
b)
Sansekerta
c)
Jawa
d)
Inggris
29.
Bahasa Indonesia mudah menyerap kata-kata dari bahasa lain, baik bahasa daerah maupun asing karena Bahasa Indonesia memiliki sifat
a)
Terbuka
b)
Tertutup
c)
Sederhana
d)
Rumit
30.
Penyempurnaan Ejaan Bahasa Indonesia sampai saat ini meliputi
a)
Empat tahap
b)
Tiga tahap
c)
Lima tahap
d)
Dua tahap
31.
Ejaan Bahasa Indonesia yang pertama kali digunakan adalah
a)
Ejaan Van Ophuijen
b)
Ejaan Republik / Ejaan Soewandi
c)
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
d)
Ejaan Bahasa Indonesia / EBI
32.
Ejaan Van Ophuijen dimulai pada Tahun
a)
1901
b)
1947
c)
1972
d)
2015
33.
Ejaan Republik / Ejaan Soewandi dimulai pada Tahun
a)
1947
b)
1901
c)
1972
d)
2015
34.
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dimulai pada Tahun
a)
1972
b)
1901
c)
1947
d)
2015
35.
Ejaan Bahasa Indonesia / EBI dimulai pada Tahun
a)
2015
b)
1901
c)
1947
d)
1972
36.
Pada masa Belanda menjajah Indonesia, untuk memudahkan orang-orang Belanda berkomunikasi, dibuatlah pembakuan ejaan oleh seorang Belanda yaitu
a)
Prof. Charles van Ophuijen
b)
Prof. Charl van Ofhuijen
c)
Prof. Charles von Ofhuijen
d)
Prof. Charl von Ophuijen
37.
Pembakuan ejaan van Ophuijen dilaksanakan dengan bantuan
a)
Sutan Makmur dan Moh Taib Sultan Ibrahim
b)
Sutan Syahrir dan Moh Taib Sultan Ibrahim
c)
Sutan Makmur dan Sri Sultan Hamengkubuwono
d)
Sutan Syahrir dan Sri Sultan Hamengkubuwono
38.
Ciri khas ejaan van Ophuijen yang digunakan untuk menulis Melayu ini adalah kecuali
a)
Menggunakan huruf v (provinsi) untuk p (propinsi)
b)
Menggunakan huruf j (jang) untuk y (yang),
c)
Menggunakan huruf oe (doeloe) untuk u (dulu)
d)
Menggunakan tanda apostrope untuk k (ma’mur untuk makmur)
39.
Ejaan Ejaan Republik / Ejaan Soewandi diresmikan oleh Soewandi yang adalah
a)
Menteri Pendidikan Republik Indonesia
b)
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia
c)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
d)
Menteri Bahasa Republik Indonesia
40.
Ejaan Ejaan Republik / Ejaan Soewandi yang diresmikan oleh Soewandi memiliki ciri khas berikut kecuali
a)
kata propinsi menjadi provinsi
b)
Huruf oe menjadi u (doeloe=dulu) dan tanda penyingkat menjadi k (pa’=pak)
c)
Kata ulang boleh disingkat dengan angka 2 (rumah-rumah = rumah2)
d)
kata depan ‘di’ ditulis serangkai dengan kata yang mendampinginya
41.
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan / EYD diresmikan dengan
a)
Keputusan Presiden No. 57 Tahun 1972
b)
Keputusan Presiden No. 75 Tahun 1972
c)
Keputusan Presiden No. 57 Tahun 1927
d)
Keputusan Presiden No. 75 Tahun 1922
42.
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan / EYD antara lain mengatur penulisan (pilihlah semua jawaban yang benar)
a)
huruf kapital dan huruf miring, kata, tanda baca
b)
singkatan dan akronim, penulisan angka dan lambang bilangan
c)
penulisan unsur serapan
d)
Penulisan aksara Arab
43.
Ejaan Bahasa Indonesia / EBI diresmikan dengan
a)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 50 Tahun 2015
b)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 05 Tahun 2005
c)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 50 Tahun 2005
d)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 05 Tahun 2015
44.
Penyempurnaan EBI antara lain pada (pilih semua jawaban yang benar)
a)
penambahan huruf vokal diftong
b)
penggunaan huruf kapital pada julukan
c)
penghapusan penggunaan huruf tebal pada penulisan lema dan sublema dalam kamus
d)
Pengurangan huruf akhir “h” pada setiap kata seperti “sudah menjadi suda” atau “lemah” menjadi "lema" atau "bawah” menjadi "bawa"
45.
Penggunaan Bahasa Indonesia saat ini diatur dengan
a)
Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2019
b)
Peraturan Presiden No. 36 Tahun 2009
c)
Peraturan Presiden No. 63 Tahun 2009
d)
Peraturan Presiden No. 36 Tahun 2019
100 %
