NEW
Font size
WorksheetsPost Test ORW - Ofkom 1
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Seorang dokter umum yang bertugas di Puskesmas melakukan edukasi/penyuluhan dan pemeriksaan gula darah rutin kepada pasien-pasien Diabetes melitus di daerahnya dengan tujuan mengkontrol kadar gula darah pasien tersebut. Kegiatan tersebut termasuk:
Pencegahan primer terhadap terjadinya Diabetes Melitus
Pencegahan primer terhadap terjadinya Retinopati diabetik
Pencegahan sekunder terhadap terjadinya Retinopati diabetik
Pencegahan sekunder terhadap terjadinya Diabetes Melitus
Semua salah
Pada suatu kecamatan, dokter mata memiliki program untuk memprioritaskan operasi katarak pada pasien dengan visus kurang sama dengan 3/60. Kegiatan ini termasuk usaha pencegahan apa?
Pencegahan primer buta katarak
Pencegahan sekunder buta katarak
Pencegahan tersier buta katarak
Semua salah
Manakah pernyataan yang benar menurut Wilson & Jugner terkait prinsip skrining:
Merupakan masalah kesehatan masyarakat
Terapi lanjutan sudah tersedia di layanan kesehatan setempat
Memiliki masa laten atau gejala awal pada perjalanan penyakit
Pemeriksaan murah
A, B, C benar
Apakah yang harus diperhatikan dalam evaluasi program skrining?
Validitas
Kemamputerapan
Sumber daya konsultan ahli
A dan B benar
A dan C benar
Tindakan laser PRP pada pasien severe NPDR dari hasil skrining DR merupakan contoh pencegahan kebutaan yang mana?
Pencegahan primer kebutaan
Pencegahan sekunder kebutaan
Pencegahan tersier kebutaan
A dan B benar
Pengukuran frekuensi penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur dibawah ini,
kecuali:
Prevalensi
Insidensi
Laju Insidensi
Rasio odds
Pengukuran dampak penyakit dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur dibawah ini,
kecuali:
Rasio risiko
Fraksi selisih
Selisih risiko
Laju insidensi
Perbandingan jumlah penderita katarak dengan jumlah perokok di kota A, merupakan perhitungan:
Proporsi
Rasio
Rate
Selisih
Manakah pernyataan dibawah ini yang tidak berhubungan dengan pengukuran dampak
penyakit:
Mengukur asosiasi antara faktor risiko dengan timbulnya penyakit
Dapat dilakukan dengan selisih prevalensi
Memerlukan angka insidensi pada kelompok terpapar
Dapat dilakukan dengan perbandingan rasio maupun selisih risiko
Alat ukur yang diperlukan dalam memilih program unggulan pemberantasan penyakit bila terdapat 2 penyakit berbeda yang memiliki nilai rasio yang sama:
Proporsi
Rate
Selisih
Semua salah
