NEW
Font size
WorksheetsTPB XI TPM 3
Total questions: 30
Worksheet time: 17mins
Sudut bebas potong pada pahat bubut berkisar antara
6o – 9o
6o – 12o
8o – 12o
8o – 16o
10o – 16o
Pahat bubut yang dipakai untuk membubut bertingkat adalah
Pahat Alur
Pahat Rata
Pahat Bentuk
Pahat Potong
Pahat Tajam
Agar menghasilkan pekerjaan alur yang baik, kecepatan potong mesib bubut yang dipakai untuk mengalur besarnya adalah
1000 rpm
500 rpm
300 rpm
100 rpm
70 rpm
Pada pengukuran terakhir diameter 20,20 mm. Jika benda kerja diinginkan berdiameter 20 mm, maka pahat atau eretan melintang harus dimajukan ... mm
440
404
102
0,20
0,10
Pada garis ukur gambar kerja tertulis M 14 x 1,25. Maka maksud ukuran tersebut secara berurutan adalah..
M macam ulir, 14 jumlah ulir, 1.25 besar ulir
M momen, 14 diameter luar, 1.25 kisar
M metris, 14 diameter terbesar, 1.25 kisar
M metris, 14 diameter dalam, 1.25 kisar
M metris, 14 diameter terkecil, 1.25 kisar
Jika benda kerja berdiameter 30 mm dari bahan St. 37 dengan Cs = 80 m/menit, maka putara mesin yang cocok pada pilihan di bawah ini adalah ... rpm
220
470
775
1225
2000
rumus x=pP . 2(D−d) adalah rumus membubut tirus dengan menggunakan
Menggeser kepala lepas
Eretan atas
Tapper attachment, menggeser kepala lepas
Champer
Eretan atas, taper attachment
Yang dimaksud me reamer adalah
Mengebor pelat tipis
Mengalur diameter
Memotong miring
Meluaskan lubang bor
Mengulir luar
Finishing pekerjaan bubut salah satunya adalah champer, tujuannya adalah
Benda supaya halus
Benda supaya mengkilat
Benda supaya tidak tajam
Benda supaya terpinggul
Benda supaya baik
Macam bentuk hasil pekerjaan kartel, antara lain adalah
Sejajar
Lurus, silang
Lurus, sejajar
Searah
Berlawanan
Tujuan pekerjaan kartel pada benda-benda tertentu adalah
Memperoleh keindahan
Memperoleh permukaan yang kasar agar tidak licin
Agar meningkatkan harga jual
Kelengkapan pekerjaan
Persyaratan pekerjaan
Selama mengkartel harus diberi minyak pelumas, tujuannya untuk
Pendinginan selama mengkartel
Pelumasan kedua gigi kartel
Pelumasan kedua poros kartel
Pelumasan benda kerja
Persyaratan mengkartel
Untuk meninggikan pahat yang terlalu rendah, bagian bawah pahat harus terganjal secara merata. Pengganjalan harus merata ini dimaksudkan untuk menghindari
Hasil tidak rata
Benda tidak tersayat habis
Momen yang bekerja pada pahat besar
Patahnya pahat
Rusaknya benda
Pemasangan pahat yang terlalu rendah dari titik center akan berakibat
Hasil tidak rata
Benda tidak tersayat habis
Momen yang bekerja pada pahat besar
Patahnya pahat
Rusaknya benda
Penjepitan pahat pada tool post tidak boleh terlalu panjang keluar, hal ini dimaksudkan agar supaya
Pahat tidak patah
Pahat tidak bergetar saat menyayat
Pahat tidak cepat aus
Pahat tidak cepat rusak
Pahat patah
Membubut tirus yang dapat dilakukan secara otomatis adalah
Menggeser kepala lepas, eretan atas
Eretan atas
Taper attachment, menggeser kepala lepas
Champer
Eretan atas, taper attachment
rumus α = 2pD−d
Dipergunakan untuk perhitungan membubut tirus
dengan menggunakan
Menggeser kepala lepas
Eretan atas
Taper attachment, menggeser kepala lepas
Champer
Eretan atas, taper attachment
Membubut tirus luar dapat dilakukan denga beberapa cara, antara lain dengan
Eretan atas, menggeser kepala lepas, taper attachment, chamfer
Eretan atas, menggeser kepala lepas, taper attachment
Eretan atas, menggeser kepala lepas
Eretan atas, taper attachment
Eretan atas
Membubut tirus dengan menggunakan taper attachment sudut tirusnya terbatas sampai dengan
5o
10o
15o
20o
25o
Kondisi permukaan penampang bendar kerja yang dihasilkan apabila penyetelan pahat bubut tidak setinggi center adalah
Permukaan rata
Permukaan menonjol ditengah
Permukaan cekung
Permukaan cembung
Permukaan lurus
Membubut tirus dalam dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan
Eretan atas, menggeser kepala lepas, taper attachment, chamfer
Eretan atas, menggeser kepala lepas, taper attachment
Eretan atas, menggeser kepala lepa
Eretan atas, taper attachment
Eretan atas
Cara membubut tirus pada lubang yang pendek, dapat dilakukan dengan jalan
Memiringkan eretan memanjang
Memiringkan tool holder
Memiringkan eretan atas
Memiringkan benda kerja
Memiringkan tool post
Center drill digunakan untuk
Menitik benda kerja yang akan dibor
Menggaris benda kerja yang akan dipotong
Mengebor pusat benda kerja
Mengukur kecepatan putaran
Menahan benda kerja yang akan dibubut
Ketentuan setting pahat berikut ini benar, kecuali
Pahat dipasang dibagian kiri rumah pahat
Plat ganjal sepanjang sisi rumah pahat
Ujung pahat sayat harus setinggi center
Pahat harus diikat kuat pada rumah pahat
Pahat dipasang di sisi kanan rumah pahat
Beberapa komponen ini dapat dikeerjakan pada mesin bubut, kecuali
Poros
Lubang berulir
Poros eksentris
Batang bergigi
Batang berulir
Cara pembubutan tirus pada benda yang pendek, dapat dikerjakan dengan jalan
Memiringkan eratan memanjang
Memiringkan tool holder
Memiringkan eretan atas
Memiringkan benda kerja
Memiringkan tool post
Pemasangan pahat bubut yang menonjol terlalu panjang dari rumahnya/tool post, akan berakibat
Ujung pahat mudah tumpul
Hasil penyayatan akan bergelombang
Pahat akan mudah patah
Hasil penyayatan tidak akan halus
Tidak ada pengaruhnya
Hal-hal membahayakan yang dapat terjadi pada setiap proses penyayatan pada kerja bubut, kecuali
Percikan tatal/chip bekas sayatan
Benda kerja terlempar dari cekam
Pahat tumpul
Sabuk/belt penggerak putus
Tumbukan antara rahang cekam dengan rumah pahat
Dalam pemasangan alat potong ke mesin bubut, hal penting yang harus diperhatikan adalah
Posisi ujung sudut mata potong harus setinggi center?sejajar dengan sumbu spindle mesin
Sudut dimiringkan sesuai dengan kebutuhan ke tool post
Pencekaman alat potong ke tool post
Bentuk alat potong
Kecepatan alat potong
Kecepatan putaran mesin bubut dapat dihitung dengan rumus
n=π.D1000.Cs Langkah
n=π.D1000.Cs rpm
n=π.D1000.Cs rpm/menit
n=π.D1000.Cs meter/menit
n=π.D1000.Cs meter/detik
