WorksheetsUAS Mikrobiologi
Total questions: 50
Worksheet time: 38mins
Name
Class
Date
1.
Ciri protozoa
a)
prokariotik
b)
eukariotik
c)
multiplikasi
d)
terdapat dinding sel
e)
tidak mudah bergerak
2.
Peran protozoa di alam
a)
metabolisme zooplankton
b)
konsumen sekunder
c)
konsumen primer
d)
dimanfaatkan herbivora
e)
produsen
3.
Protozoa yang bersifat pathogen dapat menyebabkan
a)
TBC
b)
tipes
c)
kolera
d)
disentri
e)
malaria
4.
Berdasarkan morfologi protozoa mempunyai struktur sel :
a)
ektoplasma
b)
tebal
c)
tipis
d)
berlapis-lapis
e)
sensitif
5.
Kandungan yang terdapat pada cangkang protozoa
a)
Ion Ca
b)
Ion Na
c)
Ion Mg
d)
Ion Fe
e)
Ion Mn
6.
Pelindung trofozoit dari kekeringan pada protozoa adalah
a)
cangkang
b)
sista
c)
pelikel
d)
mikronukleus
e)
makronukleus
7.
Lapisan yang menyeliputi membran sitoplasma sel yang merupakan ciri pada beberapa spesies disebut
a)
cangkang
b)
sista
c)
pelikel
d)
mikronukleus
e)
makronukleus
8.
Bagian untuk mengendalikan kegiatan reproduksi disebut
a)
cangkang
b)
sista
c)
pelikel
d)
mikronukleus
e)
makronukleus
9.
Bagian untuk mengawasi kegiatan metabolisme, proses pertumbuhan, proses regenerasi disebut
a)
cangkang
b)
sista
c)
pelikel
d)
mikronukleus
e)
makronukleus
10.
Secara fisiologi mempunyai ciri
a)
hidup pada pH 2-9
b)
hidup pada pH 3-9
c)
optimum pada suhu kamar
d)
bahan makanan berasal dari herbivora
e)
stadium non vegetatif
11.
Protozoa yang mempunyai pigmen mampu sintesis makanannya sendiri
a)
amuba
b)
ganggang
c)
bakteri
d)
fitoplankton
e)
zooplankton
12.
Reproduksi protozoa yang dilakukan secara penyatuan fisik sementara antara individu yang diikuti dengan pertukaran bahan nukleus disebut
a)
reproduksi aseksual
b)
reproduksi seksual
c)
reproduksi seksual dengan konjugasi
d)
reproduksi aseksual dengan pembelahan sel
e)
multiplikasi
13.
Reproduksi biner atau multiple fission dan pembentukan kuncup atau tunas
a)
reproduksi aseksual
b)
reproduksi seksual
c)
reproduksi seksual dengan konjugasi
d)
reproduksi aseksual dengan pembelahan sel
e)
multiplikasi
14.
Protozoa yang bergerak dengan flagella, berbiak dengan pembelahan biner membujur kadang secara seksual termasuk dalam kelompok
a)
sarcodina
b)
mastigophora
c)
ciliata
d)
sporozoa
e)
staphylococcus
15.
Protozoa yang bergerak dg pseudopodia (kaki semu) adalah
a)
sarcodina
b)
mastigophora
c)
ciliata
d)
sporozoa
e)
staphylococcus
16.
Protozoa yang berbiak dengan pembelahan biner dan tidak ada reproduksi seksual adalah
a)
sarcodina
b)
mastigophora
c)
ciliata
d)
sporozoa
e)
staphylococcus
17.
Protozoa yang berbiak dengan pembelahan ganda :
a)
sarcodina
b)
mastigophora
c)
ciliata
d)
sporozoa
e)
staphylococcus
18.
Sarcodina yang menyebabkan amoebiasis
a)
Entamoeba histolytica
b)
Naegleria fowleri
c)
Trichomonas vaginalis
d)
Trypanosoma brucei
e)
Leishmania donovani
19.
Penyebab Primary Amoebic Meningoencephalitis
a)
Entamoeba histolytica
b)
Naegleria fowleri
c)
Trichomonas vaginalis
d)
Trypanosoma brucei
e)
Leishmania donovani
20.
Penyebab Chaga's desease di AS
a)
Entamoeba histolytica
b)
Naegleria fowleri
c)
Trichomonas vaginalis
d)
Trypanosoma brucei
e)
Leishmania donovani
21.
Penyebab demam hitam
a)
Entamoeba histolytica
b)
Naegleria fowleri
c)
Trichomonas vaginalis
d)
Trypanosoma brucei
e)
Leishmania donovani
22.
Sifat antimikroba yang ideal
a)
Tidak larut
b)
toksik terhadap mikroba
c)
toksi terhadap hewan
d)
berbau
e)
terdapat pada daerah terpencil
23.
Kelompok antimikroba yang memiliki daya anti mikroba yang baik dan dipakai sebagai baku untuk mengukur kekuatan antimikroba senyawa lain adalah dari golongan :
a)
fenol
b)
alkohol
c)
iodium
d)
amonium kuarterner
e)
hipoklorit
24.
Kelompok antimikroba yang jarang dipakai karena sifat yang mudah menguap
a)
fenol
b)
alkohol
c)
iodium
d)
amonium kuarterner
e)
hipoklorit
25.
Kelompok antimikroba yang penggunaannya terutama untuk antiseptik kulit, sterilisator udara, air dan sanitasi makanan
a)
fenol
b)
alkohol
c)
iodium
d)
amonium kuarterner
e)
hipoklorit
26.
Senyawa yang berfungsi sebagai desinfektan tapi tidak dapat digunakan untuk pengobatan
a)
fenol
b)
alkohol
c)
iodium
d)
amonium kuarterner
e)
hipoklorit
27.
Cara pengujian antimikroba yang berasal dari alam menggunakan cara padat mempunyai keuntungan
a)
konsentrasi bahan uji terukur
b)
menggunakan media padat
c)
hambatan terlihat jelas
d)
waktu inkubasi lebih cepat
e)
bahan uji terdistribusi rata
28.
Cara pengujian antimikroba yang berasal dari alam menggunakan cara cair mempunyai keuntungan
a)
konsentrasi bahan uji terukur
b)
menggunakan media padat
c)
hambatan terlihat jelas
d)
waktu inkubasi lebih cepat
e)
bahan uji terdistribusi rata
29.
Mikroba yang menyebabkan kerusakan pada daging
a)
Serratia
b)
Erwinia
c)
Paracolobacterium
d)
Aspergillus
e)
Aerobacter aerogenes,
30.
Mikroba yang menyebabkan kerusakan pada telur
a)
Serratia
b)
Erwinia
c)
Paracolobacterium
d)
Aspergillus
e)
Aerobacter aerogenes,
31.
Mikroba yang menyebabkan kerusakan pada roti
a)
Serratia
b)
Erwinia
c)
Paracolobacterium
d)
Aspergillus
e)
Aerobacter aerogenes,
32.
Mikroba yang menyebabkan kerusakan pada sayuran
a)
Serratia
b)
Erwinia
c)
Paracolobacterium
d)
Aspergillus
e)
Aerobacter aerogenes,
33.
Mikroba yang menyebabkan kerusakan pada sirup
a)
Serratia
b)
Erwinia
c)
Paracolobacterium
d)
Aspergillus
e)
Aerobacter aerogenes,
34.
Kerusakan pangan yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik adalah
a)
populasi mikroorganisme
b)
aktivitas air
c)
tingkat kematangan
d)
konstruksi bahan
e)
sifat bahan
35.
Mikroba yang menghasilkan toksin dalam sel dan akan dikeluarkan secara alamiah
a)
Staphylococcus aureus
b)
Clostridium botulinum
c)
Bacillus subtilis,
d)
Pseudomonas cocovenenans
e)
Vibrio parahaemolyticus
36.
Bakteri kontaminan akan menghasilkan toksin toksoflavin dan asam bongkrek.
a)
Staphylococcus aureus
b)
Clostridium botulinum
c)
Bacillus subtilis,
d)
Pseudomonas cocovenenans
e)
Vibrio parahaemolyticus
37.
Mikroba yang hanya terdapat pada permukaan dinding saluran cerna, tidak menembus terlalu dalam
a)
Shigella dysenteriae
b)
Salmonella
c)
Vibrio cholerae
d)
Escherichia coli
e)
Pseudomonas aeruginosa
38.
Mikroba yang dapat menembus sel-sel mukosa, berkembang-biak dalam sel, tetapi tidak menyebar ke jaringan yang lebih dalam
a)
Shigella dysenteriae
b)
Salmonella
c)
Vibrio cholerae
d)
Escherichia coli
e)
Pseudomonas aeruginosa
39.
Komponen virus yang mengandung genom :
a)
kapsid
b)
virion
c)
inti
d)
envelope
e)
kapsomer
40.
Secara morfologi virus berikut termasuk dalam virus heliks
a)
adenovirus
b)
virus Ebola
c)
virus herpes simpleks
d)
poxvirus
e)
bakteriofag
41.
Secara morfologi virus berikut termasuk dalam virus polihedral
a)
adenovirus
b)
virus Ebola
c)
virus herpes simpleks
d)
poxvirus
e)
bakteriofag
42.
Secara morfologi virus berikut termasuk dalam virus bersampul
a)
adenovirus
b)
virus Ebola
c)
virus herpes simpleks
d)
poxvirus
e)
bakteriofag
43.
Secara morfologi virus berikut termasuk dalam virus kompleks
a)
adenovirus
b)
virus Ebola
c)
virus herpes simpleks
d)
poxvirus
e)
bakteriofag
44.
Untuk menumbuhkan virus dilaboratorium dapat dilakukan melalui tiga metode, metode yang paling sering digunakan adalah
a)
in vivo
b)
in ovo
c)
in vitro
d)
in silico
e)
in situ
45.
Perbedaan siklus litik dan lisogenik pada replikasi virus pada tahapan :
a)
penempelan
b)
penempelan dan penetrasi
c)
penetrasi
d)
metabolisme
e)
pelepasan
46.
Pada HIV reseptor yang menyebabkan terjadinya infeksi adalah :
a)
CD4
b)
TX2
c)
PAM
d)
NK
e)
SDA
47.
Protein yang dapat menghambat sintesis protein virus adalah :
a)
IDU
b)
Amantadin
c)
IBT
d)
Interferon
e)
Hidroksikloroquin
48.
Persyaratn mikrobiologi untuk bahan alam :
a)
bebas E.coli
b)
bebas air
c)
bebas Arsen
d)
bebas Psudomonas
e)
bebas senyawa organik
49.
Persyaratn mikrobiologi pada air untuk injeksi:
a)
bebas E.coli
b)
bebas air
c)
bebas Arsen
d)
bebas Psudomonas
e)
bebas senyawa organik
50.
Mikroba yang tidak menimbulkan resiko terhadap individu dan kelompok :
a)
Candida albicans
b)
Pseudomonas aeruginosa
c)
Staphylococcus aureus
d)
Aspergillus niger
e)
Corona virus
100 %
