WorksheetsUAS KGD MATRIKULASI NERS
Total questions: 31
Worksheet time: 28mins
Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke ruang UGD dengan keluhan nyeri dada, menjalar ke lengan kiri, nyeri dirasakan lebih dari 30 menit terus menerus dan keluar keringat dingin, nyeri dirasakan sejak 3 jam sebelum masuk RS. Hasil pemeriksaan CKMB 19 mg/dl, troponin T <0,5, tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 120 x/menit, pernafasan 25 x/menit.
Apakah tindakan yang dilakukan untuk menentukan masalah utama pada kasus di atas?
Foto thoraks
Echocardiografi
Elektrokardiogram
Analisa Gas Darah
Enzim jantung serial
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dirawat di UGD dengan STEMI inferoposterior on set 3 jam killip I, dilakukan tindakan reperfusi terapi trombolitik.
Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus di atas?
Memeberikan premedikasi sebelum memasukkan obat trombolitik
Memasang dua jalur intravena
Memberikan informed consent
Menyiapkan troli emergency
Melakukan perekaman EKG
Seorang perempuan berusia 23 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran akibat kecelakaan lalu lintas sejak 1 jam yang lalu. Hasil pengkajian GCS 8, jejas pada leher, mukosa bibir sianosis, gelisah, perdarahan pada telapak tangan dan bunyi napas gurgling, TD 110/60 mmHg, frekuensi nadi 110 x/menit, frekuensi napas 32 x/menit, suhu 36,40C.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus di atas?
Risiko perfusi serebral tidak efektif
Bersihan jalan napas tidak efektif
Perfusi perifer tidak efektif
Kerusakan integritas kulit
Pola napas tidak efektif
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran sejak 1 jam yang lalu. Hasil pemeriksaan fisik diperoleh data GCS 9, keluar banyak lendir berbusa dari mulut, sianosis, bunyi nafas gurgling. TD 150/90 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, frekuensi napas 30 x/menit, suhu 380C, ada riwayat stroke.
Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus di atas?
Melakukan suction
Memberikan infus cairan
Memberikan bantuan oksigen
Memberikan posisi semi fowler
Memasang oroparingeal airway
Seorang perempuan berusia 30 tahun dibawa ke UGD oleh polisis lalu lintas dengan kondisi penurunan kesadaran akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian diperoleh data GCS 7, jejas pada dada, luka terbuka pada paha kiri, terdengar suara stridor. TD 130/70 mmHg, frekuensi nadi 87 x/menit, frekuensi napas 27 x/menit, suhu 370C.
Apakah tindakan utama pada kasus di atas?
Melakukan bebat tekan pada luka
Memasang endotracheal tube
Memberikan bantuan oksigen
Melakukan perawatan luka
Melakukan suction
Seorang laki-laki berusia 29 tahun diantar ke UGD dengan memegangi lehernya. Menurut keluarga pasien tersedak setelah makan kue. Hasil pengkajian diperoleh data wajah pasien sianosis, mata melotot, sulit bernafas dan suara tidak terdengar. Perawat melakukan abdominal trust namun kue belum keluar dan pasien jatuh pingsan.
Apakah tindakan yang tepat pada kasus di atas?
Melakukan chest trust
Melakukan back blow
Memasang endotracheal tube
Membaringkan pasien dan melakukan kompresi dada
Menahan posisi pasien tetap berdiri dan melanjutkan abdominal trust
Seorang bayi perempuan berusia 8 bulan dibawa ke UGD oleh ibunya dengan kondisi penurunan kesadaran akibat menelan uang koin sejak 30 menit yang lalu. Hasil pengkajian diperoleh data sulit bernafas, mata melotot, sianosis, suara nafas tidak terdengar.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk kasus di atas?
Melakukan resusitasi jantung paru
Melakukan abdominal trust
Memeriksa arteri brakhialis
Memberikan bantuan napas
Melakukan back blow
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan sesak nafas akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian diperoleh data trakea terdorong, sianosis, tekanan vena jugolaris meningkat, perkusi thoraks hipersonor dan bunyi nafas pada dinding dada kiri menurun. TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 130 x/menit, frekuensi nafas 34 x/menit, suhu37,80C.
Apakah tindakan yang tepat pada kasus tersebut?
Menganjurkan relaksasi napas dalam
Melakukan needle thoracosistesis
Memberikan oksigen 10 liter/ menit
Memasang infus cairan
Memasang WSD
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian diperoleh data henti nafas henti jantung, fraktur terbuka dan perdarahan pada 1/3 radius ulna dextra. Perawat melakukan resusitasi jantung paru selama 10 siklus. Setelah dilakukan evaluasi, arteri karotis belum teraba denyutannya.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?
Memberikan bebat tekan
Memberikan recovery position
Memberikan cairan infuse 2 line
Melanjutkan resusitasi jantung paru
Memberikan bantuan napas 10 kali/ menit
Seorang laki-laki berusia 45 tahun masuk UGD dengan keluhan nyeri dada kiri menjalar ke leher dengan skala nyeri 8 disertai perasaan mual, muntah, sesak, dan pusing. Hasil pengkajian diperoleh data akral teraba dingin, kulit tampak sianosis. TD 140/70 mmHg, frekuensi nadi 120 x/menit, frekuensi napas 28 x/menit, suhu 36,80C. EKG menunjukkan gelombang Q patologis dan segmen ST elevasi,
Apakah intervensi keperawatan utama pada kasus di atas?
Segera pasang infus NaCl 0,9% 500 ml/ 12 jam
Bedrest untuk mengurangi kerja jantung
Atasi nyeri dengan teknik relaksasi
Berikan oksigen 4-6 liter/ menit
Berikan morfin 5-10 mg
Seorang perempuan berusia 50 tahun masuk ke UGD dengan keluhan sesak nafas disertai nyeri dada. Hasil pengkajian diperoleh data diaphoresis, bernafas menggunakan cuping hidung, pernafasan cepat dan dalam, tidak dapat tidur terlentang, akral dingin. TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 120 x/menit, frekuensi nafas 35 x/menit, suhu 35,40C. EKG ST depresi.
Apakah masalah keperawatan utama pada kasus tersebut?
Gangguan pertukaran gas
Penurunan curah jantung
Pola napas tidak efektif
Nyeri akut
Hipotermia
Seorang laki-laki berusia 40 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran akibat kecelakan lalu lintas. Hasil pengkajian diperoleh data henti nafas henti jantung. Perawat melakukan resusitasi jantung 10 siklus. Setelah dilakukan evaluasi pasien sadar, frekuensi nadi 90 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat pada kasus di atas?
Mengecek arteri karotis
Memberikan kompresi 30 kali
Memberikan recovery position
Memberikan cairan infus 2 line
Memberikan bantuan napas 10 kali/ menit
Seorang laki-laki berusia 45 tahun masuk UGD dengan diagnosis sindrom koroner akut (SKA). Perawat melakukan perekaman EKG dengan memberitahu pasien tentang tindakan yang akan dilakukan, kemudian mempersiapkan alat yang akan digunakan, membersihkan area yang akan dipasangkan elektroda. Memasang elektroda ekstremitas, kemudian dilanjutkan dengan memasang elektroda prekordial.
Apakah langkah prosedur selanjutnya yang harus dilakukan perawat?
Mengecek ground mesin EKG
Mengecek kembali letak elektroda
Mengatur mode mesin EKG kemudian menekan tombol star
Memasang sampiran kemudian menekan tombol star msein EKG
Menekan tombol star mesin EKG, memperhatikan kalibrasi dan kecepatannya
Seorang perempuan berusia 55 tahun masuk UGD dengan sesak nafas disertai mual dan muntah kronik. Hasil pengkajian diperoleh data edema, distensi vena jugolaris R+ 5 cmH2O, sesak meningkat malam hari. TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 127 x/menit, pernafasan 30 x/menit, suhu 36,40C. hasil pemeriksaan laboratorium azotemia. Intervensi keperawatan mengukur CVP setiap jam.
Apakah rasional yang tepat dari tindakan keperawatan tersebut?
Memonitor status nutrisi
Mengetahui masukan cairan
Koreksi cairan dengan cepat
Mengukur status cairan pasien
Pemberian obat konsentrasi pekat
Seorang perempuan berusia 25 tahun diantarke ruang UGD dengan perdarahan dibagian jari tangan akibat teriris benda tajam. Dari hasil pengkajian diperoleh data arteri radialis terputus, jumlah perdarahan sekitar 1000 cc, frekuensi nadi 110 x/menit, CRT >2 detik, produksi urin 20 cc, gelisah, haus, ekstremitas sianosis.
Apakah kelas syok yang dialami pasien di atas?
I
II
III
IV
V
Seorang laki-laki berusia 50 tahun dating ke UGD dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri, nyeri dirasakan lebih dari 30 menit terus menerus dan keluar keringat dingin sejak 6 jam sebelum masuk RS. Hasil pengkajian diperoleh data pasien tampak gelisah dan diaphoresis, troponin T 0,1. TD 180/100 mmHg, frekuensi nadi 112 x/menit, frekuensi napas 23 x/menit. EKG NSTEMI
Apakah tindakan keperawatan kolaboratif utama pada kasus di atas?
Melakukan pemeriksaan enzim jantung serial 12 jam berikutnya
Melakukan pemeriksaan elektrocardigrafi
Merekam EKG serial 12 jam berikutnya
Melakukan primary PCI
Melakukan trombolitik
Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa ke IGD karena kecelakaan lalu lintas. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh perawat ternyata pasien tidak menunjukkan respon (unresponsive).
Apakah langkah selanjutnya yang harus dilakukan perawat pada kasus di atas?
Melakukan resusitasi jantung paru 30:2
Memeriksa pernapasan dan denyut nadi karotis
Memasang AED untuk menilai ritme denyut jantung
Mengaktifkan sistem tanggap darurat atau emergency
Memberikan napas buatan 1 napas setiap 5-6 detik atau 10-12 kali/ menit
Seorang perempuan berusia 50 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri dada menjalar ke lengan kiri, nyeri berlangsung lebih dari 30 menit terus menerus dan keluar keringat dingin, nyeri dirasakan sejak 6 jam sebelum masuk RS. Hasil pemeriksaan Troponi T 0,8, tekanan darah 180/100 mmHg, frekuensi nadi 82 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit. EKG ST elevasi di lead V2, V3, V4, V5, V6.
Dimanakah letak STEMI yang paling tepat pada kasus di atas?
Anterior
Anteroseptal
Anterolateral
Whole anterior
Anterior et posterior
Seorang perempuan berusia 25 tahun masuk UGD dengan diagnosis aorta stenosis. Hasil pengkajian diperoleh data pasien mengeluh sesak, sesak meningkat saat beraktivitas, diaphoresis. TD 110/70 mmHg, frekuensi nadi 70 x/menit, frekuensi napas 20 x/menit.
Dimanakah letak stetoskop yang benar pada saat auskultasi pada kasus di atas?
Sela iga kedua garis sterna kiri
Sela iga keempat garis sterna kiri
Sela iga kedua garis sterna kanan
Sela iga keempat garis sterna kanan
Sela iga keempat garis tengah klavikula
Seorang laki-laki berusia 17 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan nyeri dada akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian diperoleh data sulit bernafas, luka lebar terbuka dibagian dada kiri, luka berbunyi mengisap di rongga dada dan pengembangan dada tidak simetris. TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 1/menit, frekuensi nafas 32 x/menit, suhu 37,80C.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat dilakukan pada kasus di atas?
Memberikan oksigen high flow mask
Melakukan needle thoracosintesis
Memberikan obat analgetik
Memasang chest tube
Menutup kasa 3 sisi
Seorang perempuan berusia 50 tahun masuk ke UGD dengan keluhan sesak nafas sejak 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian diperoleh data batuk berdahak, terdengar suara wheezing, sianosis, dan bernafas irregular, menggunakan otot bantu nafas, takipnea. Perawat telah memberikan bronkodilator inhalasi, kemudian fisioterapi dada.
Apakah intervensi yang telah dilakukan perawat pada kasus tersebut?
Airway suction
Terapi oksigen
Airway management
Mecanical ventilation
Respiratory monitoring
Seorang perempuan berusia 32 tahun diantar ke UGD setelah mengalami kebakaran rumah dan mengalami luka bakar serius derajat IIB di daerah dada sampai perut dan kedua tangan 40 menit yang lalu. Diketahui BB pasien 50 kg dan TB 163 cm.
Berapakah kebutuhan resusitasi cairan dalam 8 jam pertama berdasarkan rumus Parkland Baxter?
1800 ml
2700 ml
3600 ml
5400 ml
7200 ml
Seorang laki-laki berusia 38 tahun dirawat di ICU dengan cidera medula spinalis. Hasil pemeriksaan fisik diperoleh data tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 120 x/menit, frekwensi nafas 28 x/menit, suhu 36,50C. Akral dingin, bibir pucat, CRT > 3 detik.
Apakah yang sedang dialami pasien tersebut ?
Syok septik
Syok anapilaktik
Syok neurogenik
Syok kardiogenik
Syok hipovolemik
Seorang perempuan berusia 21 tahun dirawat di ICU dengan penurunan kesadaran akibat infeksi pada giginya. Hasil pengkajian diperoleh data tekanan darah 100/60 mmHg, denyut nadi 120 x/menit, pernafasan 30 x/menit, suhu 39,50C.
Apakah yang sedang dialami pasien tersebut ?
Syok septik
Syok neurogenik
Syok anapilaktik
Syok kardiogenik
Syok hipovolemik
Seorang perempuan berusia 34 tahun dibawa ke UGD dengan kondisi penurunan kesadaran akibat terjatuh dari gedung bertingkat. Hasil pengkajian diperoleh data pasien sesak nafas, benjolan pada kepala dan jejas pada leher. Perdarahan aktif dicurigai sumbernya dari punggung belakang, posisi pasien supine.
Bagaimanakah teknik mengubah posisi pasien yang tepat pada kasus di atas?
Miringkan tubuh pasien ke arah kanan
Miringkan posisi pasien dengan hati-hati
Miringkan kepala kemudian miringkan kaki
Mengangkat kaki terlebih dahulu kemudian miringkan tubuh pasien
Memasang neck collar dan miringkan tubuh pasien dengan teknik log roll
Seorang perempuan berusia 36 tahun dibawa ke UGD dengan kondisi penurunan kesadaran sejak 1 jam yang lalu. Hasil pengkajian diperoleh data pasien membuka mata ketika diberi rangsangan nyeri pada tulang dada, suara tidak jelas, tangan dan kaki fleksi abnormal. TD110/80 mmHg, frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi nafas 20 x/menit.
Berapakah GCS pada kasus di atas?
6
7
8
9
10
Seorang laki-laki berusia 39 tahun dirawat di ruang ICU akibat kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian luka jahitan pada bibir, pelipis mata kanan, lecet-lecet pada kaki dan tangan, hematoma pada kepala belakang. Kesadaran pasien menurun, gelisah, muntah proyektil.
Apakah tindakan keperawatan utama pada pasien tersebut?
Memberikan manitol 20%
Memberikan obat barbiturat
Mempertahankan suhu tubuh tidak tinggi
Memberikan diuretik furosemid 20-40 mg
Meninggikan bagian kepala tempat tidur 15-30 derajat
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dirawat di ruang penyakit jantung dengan keluhan utama nyeri dada kiri. Hasil pengkajian diperoleh data nyeri menjalar ke lengan dan punggung, nyeri tidak hilang dengan istirahat, nyeri dirasakan seperti tertindih benda berat, berkringat banyak. Tekanan darah 110/70 mmHg, frekwensi nadi 100 x/menit, pernapasan 20 x/menit, suhu 37,50C. Pasien diberi oksigen nasal kanul 4 L/menit.
Apakah yang menyebabkan nyeri dada pasien tersebut?
Arteri koroner tidak dapat berdilatasi sebagai respon terhadap peningkatan kebutuhan oksigen akibat aterosklerosis
Asam laktat yang terbentuk akibat glikolisis anaerob menyebabkan penurunan pH miokardium
Kematian sel-sel miokardium akibat kekurangan oksigen berkepanjangan
Ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokardium
Iskemia miokardium akibat proses fosforilasi oksidatif
Seorang laki-laki berusia 35 tahun dibawa ke IGD oleh warga karena kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian diperoleh data keluar darah dari mulut, hidung, pelipis mata kanan, hematoma pada kepala belakang, kesadaran menurun, gelisah. Fraktur femur dextra, luka lecet pada siku kanan. Saat hendak diberikan pertolongan terhadap airway, breathing, circulation, tiba-tiba pasien muntah.
Apakah tindakan yang tepat dilakukan pada pasien tersebut?
Memasang iv line dua jalur
Menghentikan perdarahan
Membebaskan jalan napas
Log roll ke kanan
Suctioning
Seorang laki-laki berusia 32 tahun dirawat di ruang penyakit jantung dengan keluhan nyeri dada kiri, menjalar ke lengan dan punggung, nyeri berlangsung kurang dari 10 menit dan hilang dengan istirahat, nyeri dirasakan seperti tertindih benda berat, berkringat banyak. Tekanan darah 110/70 mmHg, frekwensi nadi 100 x/menit, pernapasan 20 x/menit, suhu 37,50C.
Mengapa nyeri dada pasien tersebut hilang setelah istirahat?
Saat istirahat suplai O2 menjadi adekuat dan sel-sel miokardium kembali ke proses fosforilasi oksidatif untuk membentuk energi
Saat istirahat aliran darah vena yang kembali ke jantung menurun sehingga volume diastolik akhir menurun
Saat istirahat memungkinkan jantung memompa lebih sedikit darah dan dengan kecepatan yang lambat
Saat istirahat kebutuhan energi sel-sel jantung berkurang
Saat istirahat arteri koroner berdilatasi
Seorang laki-laki berusia 52 tahun datang ke ruang UGD dengan keluhan nyeri dada, menjalar ke lengan kiri, nyeri dirasakan lebih dari 30 menit terus menerus dan keluar keringat dingin, nyeri dirasakan sejak 3 jam sebelum masuk RS. Hasil pemeriksaan CKMB 19 mg/dl, troponin T <0,5, tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 120 x/menit, pernafasan 25 x/menit.
Apakah tindakan yang dilakukan untuk menentukan masalah utama pada kasus di atas?
Foto thoraks
Elektrokardiogram
Enzim jantung serial
Echocardiografi
Analisa Gas Darah
