Font size
WorksheetsTO UKOM TIPE 8 SESI 2
Total questions: 90
Worksheet time: 2hrs 30mins
Seorang perempuan umur 26 tahun mengaku melahirkan anak kedua tiga hari yang lalu di BPM, mengeluh lelah setelah melahirkan. Bayinya dirawat terpisah karena mengalami gangguan saat lahir. Ibu juga merasa khawatit, cemas, dan mudah tersinggung. Apakah konseling yang sesuai pada kasus diatas?
Depresi postpartum
Postpartum blues
Taking hold
Letting go
Taking on
Seorang perempuan umur 19 tahun P1A0 melahirkan 7 hari yang lalu, datang ke BPM dengan keluhan pengeluaran air susu tidak lancar. Payudara teraba keras, putting susu tidak lentur. Apakah konseling yang tepat untuk kasus diatas?
Pentingnya menyusui
Perawatan payudara
Bahaya susu formula
Posisi menyusui
Pentingnya ASI
Perempuan berumur 29 tahun telah melahirkan anak pertamanya diklinik melati 1 minggu yang lalu. Ibu mengeluh payudaranya terasa sakit, bengkak, merah, keras berbenjol benjol dan ibu Nampak demam. TD: 120/70, N: 78, RR: 22, TEMP: 38. Diagnosa dari kasus diatas adalah ?.....
Mastitis
Infeksi post partum
Bendungan ASI
Payudara bengkak
Putting lecet
Seorang perempuan berusia 21 tahun post partum 20 hari anak kesatu datang ke BPM mengeluh ASInya tidak keluar, merasa nyeri pada panyudaranya. Ibu tidak bisa menyusui bayinya selama 3 hari, TD; 120/70mmHg, N: 77x/m, RR; 23x/m. Suhu: 37. Tindakan apa yang diberikan kepada ibu tersebut ? .....
SADARI
Melakukan breast care
Massase payudara
Memberikan terapi obat
Memberikan terapi obat analgetik
Seorang perempuan umur 24 tahun datang ke BPM mengeluh demam dan mengigil 1 minggu setelah melahirkan dengan hasil pemeriksaan TD :110/80mmHg, N:81x/m, Temp: 38 0C, RR : 14x/m. Ibu merasakan nyeri perut bagian bawah, lochea berbau busuk. Diagnosa dari kasus tersebut adalah?
Infeksi post partum
Endometriotis
Endometriotis
Miometritis
Vaginitis
Seorang perempuan berumur 30 tahun P1A0 postpartum 5 hari. Datang ke bidan dengan keluhan payudara nyeri. Hasil anamnesis: bengkak, keras, panas. Hasil pemeriksaan KU baik, TD 110/80 mmHg, N 85 x/menit, S 38,5⁰C, P 18 x/menit, payudara mengkilap dan putting susu teregang menjadi datar.
Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus di atas?
Mastitis
CA mamae
Bendungan ASI
Abses payudara
Saluran susu tersumbat
Seorang perempuan berumur 27 tahun P2A0, nifas 3 bulan, membawa bayinya ke bidan dengan keluhan bayinya tidur kurang pulas. Hasil anamnesis sering menangis, dan saat diberi ASI bayi tidak menyusu dengan kuat. Hasil pemeriksaan KU baik, kulit masih kenyal. Masalah apakah yang tepat untuk kasus tersebut?
Dehidrasi
Bayi tidak cukup ASI
Tanda bayi merasa sakit
Mengalami gangguan tidur
Psikologis ibu yang tidak tenang
Seorang perempuan berumur 30 tahun P2A0 nifas 1 bulan di rumah. Mengatakan akan memompa ASI untuk bayinya. Hasil anamnesis: perempuan harus kembali bekerja dan meninggalkan bayinya bersama seorang pengasuh. Selama perempuan bekerja akan meminum ASI menggunakan dot. Sore dan malam hari menggunakan payudara perempuan. Resiko terjadinya bingung putting sangat tinggi.
Apakah penyebab kasus diatas?
Manajemen laktasi yang kurang baik
Terpisah sementara dengan ibunya
Isapan bayi terputus-putus
Produksi ASI yang kurang
Kondisi bayi yang sakit
Seorang perempuan berumur 35 tahun P2A0 postpartum 3 hari di rumah sakit. Merasa kesepian. Hasil anamnesis: cemas, khawatir terhadap bayinya, penurunan terhadap libido, kurang percaya diri, perubahan perasaan dan menangis terus. Hasil pemeriksaan KU lusuh, TD 110/80 mmHg, N 79 x/menit, S 36⁰C, P 20 x/menit. Diagnosa apakah yang tepat untuk kasus diatas?
Psikosa
Taking in
Kemurungan
Depresi berat
Postpartum blues
Seorang perempuan berumur 25 tahun P2A0 postpartum 3 hari, di RS merasakan perubahan mood. Hasil anamnesis: gangguan tidur dan pola makan, perubahan mental dan libido, serta pobhia dan takut menyakiti bayinya atau diri sendiri. Hasil pemeriksaan KU lemah, TD 110/80 mmHg, N 88 x/menit, S 36⁰C, P 20 x/menit. Diagnose apakah yang tepat untuk kasus diatas?
Psikosa
Duka cita
Kemurungan
Depresi berat
Postpartum blues
Seorang perempuan berumur 25 tahun P2A0 postpartum 3 hari, di RS merasakan perubahan mood. Hasil anamnesis: gangguan tidur dan pola makan, perubahan mental dan libido, serta pobhia dan takut menyakiti bayinya atau diri sendiri. Hasil pemeriksaan KU lemah, TD 110/80 mmHg, N 88 x/menit, S 36⁰C, P 20 x/menit. Tindakan apakah yang tepat pada kasus tersebut ?
Dukungan masyarakat sekitar
Bantu ibu merawat bayinya
Terapi dengan psikologis
Perawatan di rumah saja
Bawa ibu ke dokter
Seorang perempuan berumur 27 tahun P1A0 postpartum 6 hari datang ke bidan dengan keluhan payudara bengkak. Hasil anamnesis: tampak merah pada sekitar payudara, payudara terasa keras dan berbenjol-benjol. Hasil pemeriksaan KU lemah, TD 100/60 mmHg, N 85 x/menit, S 38,5⁰C, P 18 x/menit, payudara berbenjol dan keras. Pencegahan apakah yang tepat pada kasus tersebut?
Menyusui dengan posisi dan sikap yang benar
Pengetahuan tentang tanda bahaya nifas
Rutin pemeriksaan kesehatan
Nutrisi ibu yang adekuat
Olahraga teratur
Seorang perempuan berumur 27 tahun P1A0 postpartum 1 minggu datang ke bidan untuk memeriksakan keadaannya. Hasil pemeriksaan KU baik, TD 110/80 mmHg, N 67 x/menit, S 36⁰C, P 20 x/menit, ASI lancar dan perdarahan biasa. Diberikan anjuran untuk senam nifas. Manfaat apakah yang diperoleh dari anjuran kasus tersebut?
Membantu mengurangi rasa sakit
Mempercepat proses involusio uteri
Memperbaiki dan memperkuat otot panggul
Mengurangi kelainan dan komplikasi masa nifas
Membantu memopercepat pemulihan kondisi ibu
Seorang perempuan berumur 27 tahun P1A0 postpartum 6 hari datang ke bidan dengan keluhan payudara bengkak. Hasil anamnesis: tampak merah pada sekitar payudara, payudara terasa keras dan berbenjol-benjol. Hasil pemeriksaan KU lemah, TD 100/60 mmHg, N 85 x/menit, S 38,5⁰C, P 18 x/menit, payudara berbenjol dan keras. Diagnose apakah yang tepat pada kasus diatas ?
Mastitis
CA mammae
Bendungan ASI
Abses payudara
Saluran ASI tersumbat
Seorang perempuan berumur 30 tahun P1A0 postpartum 5 hari, datang ke BPM dengan keluhan payudara nyeri. Hasil anamnesis: tampak merah pada sekitar payudara, payudara terasa keras dan berbenjol-benjol. Hasil pemeriksaan KU lemah, TD 100/60 mmHg, N 85 x/menit, S 38,5⁰C, P 18 x/menit, payudara mengkilap dan bewarna merah, terdapat benjolan terasa lunak dan ada nanah. Diagnose apakah yang tepat untuk kasus diatas?
Mastitis
CA mammae
Bendungan ASI
Abses payudara
Saluran ASI tersumbat
Seorang perempuan berumur 30 tahun P3A0 akseptor KB suntik 1 bulan datang ke puskesmas untuk kunjungan ulang. Sudah menggunakan metode ini kurang lebih 1 tahun. Hasil pemeriksaan KU baik, CM, BB 60 kg, TD 120/70 mmHg, N 82 x/menit, S 36,8⁰C, P 20 x/menit, abdomen lemas, tidak teraba massa. Kunjungan tanggal 13 Februari 2019. Kapankah tanggal kunjungan selanjutnya sesuai dengan kasus diatas?
12 Maret 2019
13 Maret 2019
14 Maret 2019
15 Maret 2019
16 Maret 2019
Seorang perempuan berumur 24 tahun datang ke BPM ingin menggunakan kontrasepsi. Pasca menikah 1 bulan yang lalu dan ingin menunda kehamilannya hingga 6 bulan kedepan. Sekarang sedang haid hari ke 5. Haid teratur setiap bulannya 7-8 hari dengan siklus 28 hari. KU baik, CM, TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5⁰C, P 20 x/menit, Abdomen lemas dan tidak teraba massa, varises pada tungkai (-). Apakah tindakan yang dilakukan bidan pada kasus tersebut?
Memberikan alat kontrasepsi
Menolak pemberian alat kontrasepsi
Menentukan alat kontrasepsi yang akan diberikan
Menentukan waktu yang tepat menggunakan alat kontrasepsi
Memberikan informasi tentang macam-macam alat kontrasepsi
Seorang perempuan berumur 24 tahun datang ke BPM ingin menggunakan kontrasepsi. Pasca menikah 1 bulan yang lalu dan ingin menunda kehamilannya hingga 6 bulan kedepan. Sekarang sedang haid hari ke 5. Haid teratur setiap bulannya 7-8 hari dengan siklus 28 hari. KU baik, CM, TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, S 36,5⁰C, P 20 x/menit, Abdomen lemas dan tidak teraba massa, varises pada tungkai (-). Apakah kontrasepsi yang cocok untuk kasus diatas ?
Pil
MOW
AKDR
Suntik
Kondom
Seorang perempuan berumur 27 tahun P1A0 pasca persalinan 6 jam yang lalu. Riwayat persalinan bayinya meninggal karena gagal nafas dan masih mengalami trauma pasca persalinan. KU lemah, CM, TD 100/70 mmHg, N 78 x/menit, S 36,5⁰C, P 20 x/menit, kolostrum sudah keluar, abdomen lemas, TFU 2 jari bawah pusat, kontraksi uterus baik, blast tidak penuh, perdarahan pervaginam sedikit, lochea rubra. Apakah kontrasepsi yang tepat diberikan pada kasus diatas?
IUD
MOW
Pil progestin
Pil kombinasi
Suntik 3 bulan
Seorang perempuan datang kembali ke klinik 1 minggu kemudian, ingin berkonsultasi mengenai metode kontrasepsi pil yang ia gunakan. Klien lupa meminum pil 2 hari. Ia khawatir ia dapat hamil walau selama lupa minum pil klien tidak berhubungan seksual bersama suami. Apa tindakan yang dilakukan bidan dalammenangani kasus diatas?
Menganjurkan ibu minum 2 pil sekaligus sampai habis
Menganjurkan ibu minum 2 pil setiap hari sesuai jadwal yang ditetapkan
Menganjurkan pada ibu untuk memulai kembali meminum pil sesudah hitungan paket pil habis
Menganjurkan ibu meminum 2 pil setiap hari sampai habis dan menggunakan kontrasepsi kondom
Menganjurkan ibu minum 2 pil setiap hari sesuai jadwal yang ditetapkan dan tidak melakukan hubungan seksual sampai telah menghabiskan paket pil tersebut
Seorang perempuan berumur 30 tahun datang ke klinik untuk kunjungan metode kontrasepsi suntik 3 bulan. Dengan keluhan berat badan semakin bertambah dan sudah 6 bulan tidak datang haid. Ia khawatir hamil namun telah melakukan tes pack dirumah hasilnya negative. Saat pemeriksaan KU baik dan TTV dalam batas normal. Apa tindakan yang harus dilakukan bidan dalam kasus diatas?
Tetap memberikan suntikan 3 bulan kepada klien
Menganjurkan klien menghentikan suntikan
Menganjurkan klien untuk mengganti kontrasepsi
Memberikan klien alternative metode kontrasespsi yang lain
Menjelaskan kepada klien efek samping dari penggunaan KB suntik 3 bulan
Seorang perempuan berumur 30 tahun datang ke BPM ingin mengkonsulkan metode kontrasepsi yang cocok untuknya, 2 bulan yang lalu ia mengalami keguguran dan sedang mengkonsumsi obat untuk infeksi yang diderita. Klien menginginkan kehamilan setelah sembuh dari penyakitnya. Apakah kontrasepsi yang cocok untuk kasus diatas?
Kontrasepsi mantap
Senggama terputus
Kondom
Implant
AKDR
Seorang perempuan berumur 30 tahun datang ke BPM ingin mengkonsulkan metode kontrasepsi yang cocok untuknya, 2 bulan yang lalu ia mengalami keguguran dan sedang mengkonsumsi obat untuk infeksi yang diderita. Klien menginginkan kehamilan setelah sembuh dari penyakitnya. Bagaimana cara kerja metode kontrasepsi pada kasus diatas?
Menurunkan libido
Mencegah implantasi
Menghalangi terjadinya pertemuan sperma dan sel telur dengan cara mengemas sperma di ujung selubung karet yang dipasang pada penis
Mengentalkan lendIr serviks
Menghambat transformasi gamet oleh tuba
114. Seorang perempuan berumur 30 tahun datang ke klinik ingin berkonsultasi mengenai metode kontrasepsi yang akan dipilihnya. Klien mengaku tertarik menggunakan AKBK berdasarkan cerita tetangganya yang juga menggunakan metode kontrasepsi tersebut. Hasil pemeriksaan KU baik, tanda vital normal, tidak ada riwayat penyakit bawaan. Apakah langkah awal yang dilakukan bidan dalam pelayanan kontrasepsi diatas?
Jelaskan mengenai informasi kontrasepsi yang dipilih
Bantu ibu menentukan pilihan metode kontrasepsi
Jalin komunikasi yang baik
Bangun kepercayaan diri
Menilai kondisi ibu
Seorang perempuan berumur 30 tahun datang ke klinik ingin berkonsultasi mengenai metode kontrasepsi yang akan dipilihnya. Klien mengaku tertarik menggunakan AKBK berdasarkan cerita tetangganya yang juga menggunakan metode kontrasepsi tersebut. Hasil pemeriksaan KU baik, tanda vital normal, tidak ada riwayat penyakit bawaan. Setelah dilakukan pemasangan kontrasepsi AKBK, instruksi apakah yang harus diberikan pada klien?
Hindari benturan dan gesekan
Menghentikan pekerjaan harian yang rutin
Daerah insersi dapat disentuh dan dicuci sesuai kebutuhan
Menjaga daerah insersi dalam keadaan kering selama 24 jam
Balutan penekan dapat dibuka keesokan harinya sedangkan plester dipertahankan hingga 2 hari kedepan
Seorang bidan yang bekerja di pelayanan kesehatan, bidan telah memberikan informasi yang cukup mengenai rencana tindakan medis yang akan dijalani kloien, termasuk resiko dan keuntungan suatu perawatan serta alternatifnya. Apakah proses yang akan dilakukan selanjutnya pada kasus diatas?
Pasien menandatangani formulir consent
Pasien diminta berpikir telebih dahulu
Berikan pasien kesempatan bertanya
Pasien berdiskusi dengan keluarga
Menandatangani persetujuan
Seorang perempuan datang ke poskesdes diantar suaminya, bermaksud memeriksakan kehamilannya. Klien baru pertama kali memeriksakan diri ke bidan. Apakah yang harus dilakukan bidan pada kasus diatas?
Melakukan konseling
Memberikan penyuluhan
Meminta klien menunggu
Langsung melakukan pemeriksaan
Menyambut ibu dan memperkenalkan diri
Seorang bidan bertugas di desa memberikan vitamin A dosis tinggi pada perempuan nifas di wilayah kerjanya. Dimanakah tertuang tentang acuan pelaksanaan kegiatan tersebut?
Permenkes 1464 tahun 2010 pasal 8
Permenkes 1464 tahun 2010 pasal 9
Permenkes 1464 tahun 2010 pasal 10
Permenkes 1464 tahun 2010 pasal 11
Permenkes 1464 tahun 2010 pasal 12
Seorang perempuan berumur 28 tahun G1P0A0 inpartu kala I fase aktif di BPM. Satu jam kemudian bayi lahir dengan selamat. Bidan kemudian melakukan pemantauan kala IV karena ASI belum keluar, sebelum pulang bidan memberikan susu formula. Apakah kode etik yang dilanggar bidan pada kasus diatas?
Issue
Issue etik
Dilema etik
Dilema moral
Issue moral
Di suatu daerah X mempunyai kebiasaan bahwa perempuan yang baru melahirkan tidak boleh makan telur, daging dan buah-buahan. Mereka beranggapan bahwa makan tersebut dapat mengakibatkan Rahim menjadi membengkak. Kebiasaan tersebut menyebabkan banyak ibu post partum menderita anemia. Apakah paradigma kebidanan yang harus diperhatikan bidan dalam kasus tersebut?
Pelayanan kebidanan
Lingkungan
Keturunan
Manusia
Perilaku
Di suatu daerah X mempunyai kebiasaan bahwa anak balita tidak boleh makan telur dan ikan menyebabkan bisul dan cacingan. Kebiasaan tersebut menyebabkan banyak anak menderita kurang gizi. Apakah yang harus dilakukan bidan pada kasus tersebut?
Memberikan PMT
Melakukan rujukan
Melakukan kolaborasi
Memberikan pengobatan gratis
Melakukan penyuluhan kesehatan
Seorang perempuan mengaku sedang hamil datang ke Posyandu untuk memeriksakan kehamilannya. Tempat tinggal perempuan tempatnya jauh. Sehingga perempuan tampak lemah. Bagaimanakan sikap bidan yang tepat pada kasus diatas?
Ikhlas
Marah
Acuh
Tulus
Empati
Seorang bidan yang memberikan pelayanan kebidanan di BPM telah memiliki STR dan SIPB. Apakah aturan yang terkait hal tersebut?
Permenkes No.28 tahun 2017
Permenkes No.32/MENKES/2000
Kepmenkes No.900/MENKES/2002
Kepmenkes No.23/KEMENKES/2006
Undang-undang kesehatan No.9/2009
Seorang perempuan berumur 15 tahun datang ke BPM diantar oleh ibunya, ia mengaku sudah terlambat haid 1 bulan. Bidan melakukan pemeriksaan dan didapatkan PT test (+). Ibunya meminta bidan untuk menggugurkan kandungannya, karena anaknya korban pemerkosaan. Oleh karena kasihan bidan memenuhi permintaan ibu tersebut. Apakah konflik yang dialami bidan pada kasus diatas?
Dilema etik
Issue etik
Issue
Issue moral
Dilema moral
Seorang bidan yang bertugas di desa melaksanakan pemberian imunisasi kepada bayi dan perempuan hamil disuatu posyandu karena juru imunisasi berhalangan hadir. Apakah yang telah dilaksanakan bidan pada kasus di atas?
Asuhan kebidanan
Pelayanan mandiri
Pelayanan kolaborasi
Pelayanan kepada anak
Mutu pelayanan kesehatan
Pada salah satu RS Nampak ramai sekali, sehingga tenaga kesehatan terlihat kerepotan karena keberadaan petugas kesehatan tidak sebanding dengan jumlah pasien yang ada. Pasien dengan keluhan karena lama penanganannya dan ditulis dikoran. Apakah jenis kasus RS pada pernyataan diatas?
Hukum pidana
Hukum perdata
Hukum Negara
Hukum kesehatan
Hukum administrasi
Bidan mengajukan perizinan praktik ke dinas kesehatan, setelah diperiksa kelengkapannya ada salah satu syarat tidak dipenuhi yaitu belum melampirkan STR, sehingga izin praktik tidak dikeluarkan sampai semua berkas terpenuhi. Apakah aturan perundangan yang diterapkan pada pernyataan tersebut?
Hukum Pidana
Hukum Perdata
Hukum Negara
Hukum Kesehatan
Hukum Administrasi
Seorang perempuan berumur 26 tahun G1P0A0 umur kehamilan 32 minggu datang ke BPM. Dengan keluhan nafas pendek, tangan edem, nyeri di punggung, sudah BAB. Perempuan cemas menghadapi persalinannya. Hasil pemeriksaan TFU 30 cm pertengahan pusat-PX, presentasi kepala, letak memanjang. DJJ 140x/menit, TTV dalam batas normal. Apakah yang harus dilakukan untuk mengatasi kasus diatas?
Ajarkan pada ibu untuk belajar cara meneran
Ajarkan ibu menerima perubahan bentuk tubuh
Anjurkan ibu untuk banyak membaca buku tentang kehamilan
Ceritakan tentang merawat anak
Beritahu tentang proses kehamilan
Seorang perempuan berumur 20 tahun mengaku telat haid 2 bulan mendatangi seorang teman yang berprofesi sebagai mahasiswi kebidanan menyampaikan keluhan tersebut dan ingin menggugurkan kandungannya dengan alasan apabila ketahuan hamil akan membuat aib bagi keluarga. Dilakukan pemeriksaan plano test (+). Karena merasa kasihan akhirnya mahasiswa tersebut menyampaikan obat untuk menggugurkan.
Apakah ancaman pidana pada kasus diatas?
KUHP pasal 299
KUHP pasal 346
KUHP pasal 347
KUHP pasal 348
KUHP pasal 349
Seorang perempuan berumur 25 tahun ingin bersalin di BPM ana, sejak awal kehamilan sudah sering melakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasil anamnesis perempuan tersebut memiliki riwayat hipertensi, maka kemungkinan lahir normal sangat beresiko. Saat persalinan tiba TD menjadi tinggi, jika tidak dirujuk akan menjadi resiko terhadap kondisi janin dan ibu. Bidan mengetahui resiko tersebut namun tidak melakukan rujukan Karena takut kehilangan komisi. Apakah kode etik yang dilanggar pada kasus diatas?
Issue etik dengan teman sejawat
Issue etik bidan dengan keluarga
Issue etik bidan dengan klien
Issue etik bidan dan organisasi profesi
Issue etik bidan dengan tim kesehatan lain
Seorang perempuan umur 30 tahun G2P1A0 hamil 8 bulan, datang ke RS, dengan keluhan sakit kepala hebat. Keluhan disertai pandangan kabur, muntah, nyeri epigastrium, dan telinga berdengung. Wajah dan ekstremitas edema. TD 180/100 mmHg, N 92 x/menit, P 28 x/menit, S 37⁰C, TFU ½ Px-Pusat, DJJ 150 x/menit. Apakah Diagnosis yang tepat untuk kasus tersebut?
Hipertensi esensial
Preeklamsi berat
HELLP sindrom
Hipertensi akut
Eklamsia
Seorang perempuan umur 30 tahun G2P1A0 hamil 8 bulan, datang ke RS, dengan keluhan sakit kepala hebat. Keluhan disertai pandangan kabur, muntah, nyeri epigastrium,dan telinga berdengung. Wajah dan ekstremitas edema. TD 180/100 mmHg, N 92 x/menit, P 28 x/menit, S 37⁰C, TFU ½ Px-Pusat, DJJ 150 x/menit. Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat untuk mendukung kasus diatas?
HCG Urine
Aceton urine
Glukosa urine
Reduksi urine
Protein urine
Seorang perempuan umur 30 tahun G2P1A0 hamil 8 bulan, datang ke RS, dengan keluhan sakit kepala hebat. Keluhan disertai pandangan kabur, muntah, nyeri epigastrium, dan telinga berdengung. Wajah dan ekstremitas edema. TD 180/100 mmHg, N 92 x/menit, P 28 x/menit, S 37⁰C, TFU ½ Px-Pusat, DJJ 150 x/menit. Apakah asuhan yang tepat dilakukan untuk kasus diatas?
Pemberian HCT
Pemberian MgSO4
Pemberian Fenitoin
Pemberian Diazepam
Pemberian Uterotonika
Seorang perempuan umur 25 tahun datang ke BPM dengan keluhan mual sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan terutama dirasakan pagi hari, disertai rasa pusing, dan kadang-kadang muntah. Haid terakhir 3 bulan yang lalu, sebelumnya haid setiap 28-30 hari lamanya 7-8 hari, akseptor KB pil tetapi tidak rutin minum dikarenakan lupa,umur anak 9 bulan dan masih menyusui. KU baik, CM, terdapat pada dahi, pipi, hidung dan membuat ibu merasa tidak percaya diri. KU baik, CM, TD 120/80 mmHg, N 76 x/menit, P 18 x/menit, abdomen lemas, ballottement (+), HCG test (+). Berapakah TFU ideal seharusnya pada kasus diatas?
Pertengahan simfisi pusat
3 jari diatas simfisis
3 jari bawah pusat
3 jari atas pusat
Tepat pusat
Seorang perempuan umur 27 tahun G1P0A0 umur kehamilan 26 minggu datang ke RS dengan keluhan demam hingga menggigil sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai dengan sakit kepala, kurang nafsu makan, dan nyeri pada persendian. KU pucat, CM, TD 90/70 mmHg, N 76 x/menit, P 20 x/menit, S 38,5⁰C, konjungtiva mata pucat, berair, merah, terdapat pembesaran kelenjar getah bening pada leher, terdapat bintik-bintik merah di seluruh tubuh. TFU 2 jari atas pusat, pung-ki, pres-kep, DJJ 156 x/menit, Hb 11 gr%. Apakah komplikasi janin yang mungkin terjadi pada kasus diatas?
Gangguan perkembangan
Kelainan kongenital
Partus imaturus
Kematian janin
Hipoksia janin
Seorang perempuan umur 24 tahun G1P0A0 umur kehamilan 20 minggu datang ke BPM dengan keluhan adanya flek-flek hitam kecoklatan pada wajahnya sejak 1 minggu. Keluhan terutama terdapat pada dahi, pipi, hidung dan membuat ibu merasa tidak percaya diri. KU baik, CM, TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36,4⁰C, abdomen lemas, TFU 3jari di bawah Pusat, ballottement (+), DJJ 144 x/menit. Varises dan edema tidak ada, reflex patella (+). Apakah perubahan fisiologis yang dialami pada kasus diatas?
Striae alba
Linea nigra
Striae livid
Hyperpigmentasi
Cloasma gravidarum
Seorang perempuan umur 24 tahun G1P0A0 umur kehamilan 20 minggu datang ke BPM dengan keluhan adanya flek-flek hitam kecoklatan pada wajahnya sejak 1 minggu. Keluhan terutama terdapat pada dahi, pipi, hidung dan membuat ibu merasa tidak percaya diri. KU baik, CM, TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, P 20 x/menit, S 36,4⁰C, abdomen lemas, TFU 3jari di bawah Pusat, ballottement (+), DJJ 144 x/menit. Varises dan edema tidak ada, reflex patella (+). Apakah penyebab dari keluhan yang dialami pada kasus diatas?
Peningkatan hormone progesterone
Peningkatan hormone prolactin
Peningkatan hormone MSH
Peningkatan hormone FSH
Peningkatan hormone LH
Seorang perempuan umur 25 tahun G1P0A0 umur kehamilan 37 minggu datang ke Puskesmas dengan keluhan mules yang tidak teratur. Keluhan disertai dengan pengeluaran lender kecoklatan dari jalan lahirnya. KU baik, CM, TD 120/70 mmHg, N 86 x/menit, P 20 x/menit, S 36,5⁰C, TFU 3 jari di bawah Px (30 cm), punggung kanan, preskep, bagian terendah janin sudah masuk PAP (perlimaan 4/5) DJJ 132 x/menit, pembukaan serviks belum ada, portio mencucu. Apakah konseling yang tepat diberikan pada kasus diatas?
Konseling cara mengedan
Konseling kebutuhan istirahat
Konseling persiapan persalinan
Konseling tanda bahaya persalinan
Konseling pemberian dukungan mental
Seorang perempuan umur 28 tahun datang ke BPM ingin memeriksakan kehamilannya, mengaku hamil 6 bulan anak kedua, mengeluh sering mual dan muntah lebih dari 10 kali, ibu merasa lemah dan lunglai, tidak mau makan. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan bidan sbb : TD : 90/60 mmHg, N : 100x/m, RR : 23x/m, T : 36 0 C. Mata terlihat cekung, turgor kulit kurang dan lidah kering.
Tindakan lanjut yang dilakukan bidan pada kasus tersebut adalah …..
Memberikan dukungan emosional
Baringkan ibu dalam posisi miring kekiri
Memasang infus RL
Memberikan terapi obat sedative ( luminal, stesolid)
Merujuk
Perempuan berusia 25 tahun datang ke BPM mengaku hamil 4 bulan anak ketiga, ibu mengaku merasa mual dan telah mengalami perdarahan dari vaginanya. Dari hasil pemeriksaan vital sign bidan di peroleh TD:120/90, Temp:36,8 0C, N: 86x/m, RR: 25 x/m. Bidan meneruskan pemeriksaan dengan palpasi dan tidak dijumpai adanya janin serta kavum uteri hanya terisi oleh jaringan jaringan seperti buah anggur. Berdasarkan hasil pemeriksaan perempuan tersebut mengalami?
Kehamilan serviukal
Kehamilan ovarial
Molahidatidosa
Molahidatidosa klasik
Molahidatidosa parsial
Perempun berusia 27 tahun datang ke BPM mengaku hamil 7 bulan anak pertama, ibu sering mengalami perdarahan ketika bangun tidur yang memenuhi selimut dan terdapat gumpalan darah beku, perdarahan tanpa adanya sebab yang pasti dan tidak terasa nyeri, kemudian ibu datang ke RS. Perawat melakukan pemeriksaan vital sign dan diperoleh hasil TD:110/90 mmHg, Temp:36 0C , N:86 x/m, RR:25 x/m. Menurut hasil pemeriksaan perempuan tersebut mengalami kelainan plasenta pada segmen bawah rahim yang menutupi seluruh jalan lahir. Diagnosis perempuan tersebut adalah?
Plasenta previa
Plasenta letak rendah
Plasenta letak tinggi
Plasenta previa parsial
Plasenta previa totalis
Perempuan berusia 23 tahun di bawa ke RS oleh suaminya, ibu mengaku hamil 6 bulan anak kedua dan tidak dapat merasakan gerakan janin serta perutnya tidak bertambah besar, bahkan mengecil kemudian perut keras dan sakit terasa seperti mau melahirkan. Perawat melakukan pemeriksaan vital sign dan di peroleh hasil TD: 100/80 mmHg. Temp:36 0C, N: 86 x/m, RR: 23 x/m. Dokter meneruskan dengan pemeriksaan palpasi dan diperoleh hasil TFU: 21 cm serta tidak terdengar DJJ janin
dari hasil pemeriksaan di atas dapat didiagnosa bahwa perempuan tersebut mengalami...?
Postmatur
IUFD
Prematur
Infertilitas
Kesalahan letak janin
Seorang perempuan datang ke BPM hamil 36 minggu mengeluh sering mengalami pendarahan, adanya kontaksi, dan pada pemeriksaan luar bagian terendah janin belum masuk PAP, ketika diperiksa oleh bidan ternyata TD : 120/80, N: 80, TEMP: 36,5, RR ; 24x/m. Diagnosa ibu tersebut adalah ......
Placenta Lateralis
Placenta Akreta
Placenta Previa
Solusio Placenta
Placenta succenturriata
Seorang perempuan datang ke BPM ingin memeriksakan kehamilannya mengaku hamil 2 bulan anak ke2 megeluh mengeluarkan darah bergumpal-gumpal secara tiba-tiba dalam jumlah yang banyak, dan mengalami sakit perut yang berlebihan. Dari hasil pemeriksaan TD:100/70 mmHg, Temp:36,5 0C, RR:23 x/m, N:80 x/m. Diagnosa apakah yang terjadi pada perempuan tersebut ............
Abortus
Aborsi
Perdarahan intrapartum
Perdarahan postpartum
Plasenta previa
Perempuan berusia 27 tahun. Mengaku hamil 8 minggu hamil anak ke 3, ibu mengeluh keram pada perut bagian bawah dan perdarahan bercak, ibu merasa cemas. Untuk menetapkan diagnose bidan melakukan pemeriksaan USG, Setelah diperiksa ternyata ibu mengalami abortus dan disuruh istirahat total. Ciri-ciri abortus diatas merupakan abortus...
Abortus imminens
Abortus insipiens
Abortus inkompletus
Abortus kompletus
Abortus habitualis
Seorang perempuan berusia 26 tahun datang kerumah bidan X mengaku hamil 12 minggu anak kedua, ibu mengaku mual dan muntah terus menerus, merasa lemas dan tidak nafsu makan sehingga berat badan ibu menurun, Dari hasil pemeriksaan vital sign bidan diperoleh tekanan darah 90/60 mmHg, Temp: 370C, N:100 x/m, RR: 26 x/m. Dari gejala tersebut berarti ibu mengalami
Hiperemesis gravidarum
Perotonotis
Tromboflebitis
Mastitis
Emesis gravidarum
Seorang perempuan berumur 20 tahun minggu datang ke BPM dengan keluhan mual sejak 1 minggu terutama pada pagi hari, disertai rasa pusing, lemas, kadang-kadang muntah. Amenore 5 minggu. Hasil pemeriksaan KU baik, CM, TD 120/80 mmHg, N 76 x/menit, P 18 x/menit. Palpasi abdomen teraba tahanan, kadar beta HCG (+). Apakah penyebab keluhan diatas?
Peningkatan hormone HCG
Peningkatan hormone thyroid
Peningkatan hormone estrogen
Peningkatan hormone progesterone
Peningkatan hormone gonadotropin
Seorang perempuan berumur 28 tahun G2P1A0 umur kehamilan 12 minggu datang ke BPM dengan keluhan sering pusing sejak 5 hari yang lalu, terutama terjadi pada perubahan posisi, dan merasa cepat lelah. Hasil pemeriksaan KU baik, BB 56 kg, TB 163 cm, TD 100/60 mmHg, N 100 x/menit, S 36,5⁰C, P 28 x/menit, konjungtiva pucat. TFU 3 jari diatas simfisis, DJJ 132 x/menit irregular.
Apakah pemeriksaan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Kolesterol
Gula darah
Hemoglobin
Total protein
Sedimen urine
Seorang perempuan berumur 25 tahun G1P0A0 datang ke BPM dengan keluhan terlambat haid kurang lebih 2 bulan. HPHT 24 agustus 2017, sebelumnya haid setiap 28-30 hari lamanya 5-7 hari. Hasil pemeriksaan KU baik, BB 61 kg, TB 161 cm, TD 110/80 mmHg, N 88 x/menit, S 36⁰C, P 20 x/menit, palpasi abdomen TFU 1 jari di atas simfisis teraba tahanan, DJJ belum terdengar. Tanggal kunjungan 19 Oktober 2017. HCG (+).
Berapa umur kehamilan pada kasus diatas?
7 minggu
8 minggu
9 minggu
10 minggu
11 minggu
Seorang perempuan berumur 19 tahun G1P0A0 umur kehamilan 6 minggu datang ke Poskesdes, dengan keluhan tidak nafsu makan sejak 10 hari, sedang lemas dan merasa sering kelelahan, tangan sering kesemutan. Hasil pemeriksaan ada riwayat diet ketat sebelum menikah. KU lemah, pucat, BB 40 kg, TB 155 cm, TD 100/70 mmHg, N 90 x/menit, S 37,8⁰C, P 22 x/menit, LILA 21 cm, Hb 10, 8 gr%.
Apakah masalah potensial pada kasus diatas?
BBLR
IUFD
IUGR
Abortus
Kelainan kongenital
Seorang perempuan berumur 29 tahun G1P0A0 umur kehamilan 13 minggu datang ke BPM dengan keluhan pengeluaran darah pervaginam sejak 2 hari yang lalu. Keluhan disertai mual dan muntah > 3 x/hari. Hasil pemeriksaan KU lemah, CM, TD 140/95 mmHg, N 88 x/menit, S 37,3⁰C, P 20 x/menit, TFU setinggi pusat, tidak teraba bagian janin, DJJ tidak terdengar. Nyeri (-). Apakah pemeriksaan penunjang yang paling tepat pada kasus tersebut?
Titer HBsAG
Hemoglobin
Inspekulo
Titer HCG
USG
Seorang perempuan berumur 40 tahun G4P2A1 umur kehamilan 32 minggu datang ke BPM dengan keluhan perdarahan banyak dari jalan lahir sejak 1jam yang lalu. Keluhan disertai rasa mules dan berkurangnya pergerakan janin. Hasil pemeriksaan KU lemah, CM, TD 140/100 mmHg, N 88 x/menit, S 37⁰C, P 20 x/menit, TFU ½ pusat-pusat, teraba belum masuk PAP, kontraksi (+), DJJ 162 x/menit. Perdarahan pervaginam terlihat bewarna merah kehitaman. Apakah kompliksai yang terjadi pada kasus tersebut?
Makrosomia
Prematuritas
Hydrosefalus
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
Down Sindrom
Seorang perempuan berumur 20 tahun G1P0A0 umur kehamilan 27 minggu datang ke BPM dengan keluhan pusing hilang timbul dan sering tidur sejak 3 hari. Hasil anamnesis nyeri ulu hati, pusing disertai tidak nyeri, dan gangguan pendengaran. Pemeriksaan fisik TD 110/79 mmHg, N 76 x/menit, S 37,2⁰C, P 18 x/menit. TFU 26 cm, DJJ 130 x/menit. Apakah masalah kebidanan yang tepat pada kasus tersebut?
Ketidaknyamanan fisiologis
Adaptasi system pencernaan
Ketidaknyamanan patologi
Adaptasi kebutuhan istirahat
Adaptasi keseimbangan tubuh
Seorang perempuan berumur 20 tahun G1P0A0 umur kehamilan 27 minggu datang ke BPM dengan keluhan pusing hilang timbul dan sering tidur sejak 3 hari. Hasil anamnesis nyeri ulu hati, pusing disertai tidak nyeri, dan gangguan pendengaran. Pemeriksaan fisik TD 110/79 mmHg, N 76 x/menit, S 37,2⁰C, P 18 x/menit. TFU 26 cm, DJJ 130 x/menit. Apakah asuhan yang paling tepat pada kasus tersebut?
Lakukan aktifitas fisik yang teratur
Kurangi konsumsi cairan
Hindari makanan tinggi zat besi
Atur pola makan 4-5 jam
Mandi dengan air hangat
Seorang perempuan berumur 25 tahun G3P1A1 umur kehamilan 7,5 bulan kunjungan ulang ANC ke BPM dengan keluhan sakit punggung sejak 2 minggu, nafsu makan bertambah. Hasil pemeriksaan BB naik 1,5 kg, TD 110/70 mmHg, N 80 x/menit, S 37⁰C, P 18 x/menit, TFU 30 cm, gerakan janin aktif, DJJ 140 x/menit. Apakah masalah yang paling tepat dirasakan pasien pada kasus tersebut?
Ketidaknyamanan kehamilan lanjut
Ketidaknyamanan gerakan janin
Ketidaknyamanan nyeri punggung
Ketidaknyamanan kenaikan BB
Ketidaknyamanan patologi
Seorang perempuan usia 25 tahun datang ke BPM mengeluh sudah 3 bulan tidak haid, sering mual dan muntah. Setelah dilakukan pemeriksaan TD: 120/80 mmHg, T: 36,6 0C, N: 80 x/m, RR: 24x/m dan hasil tes pack (+), tetapi tidak ada tanda-tanda janin. Perempuan tersebut dianjurkan untuk melakukan USG dan setelah dilakukan USG tidak ada bagian janin. Maka diagnosa ibu tersebut adalah?
Kehamilan tuba
Kehamilan mola hydatidosa
Kehamilan ovarial
Kehamilan abdominal
Kehamilan servikal
Seorang perempuan usia 28 tahun datang ke BPM mengaku hamil 5 bulan anak ke-2 mengeluh badan lemas, pusing, penglihatan kabur dan konjungtiva pucat. Hasil Pemeriksaan vital sign bidan adalah TD:100/70 mmHg, Temp:36 oC, N:88 x/m, RR:24 x/m. Berdasarkan hasil Pemeriksaan laboratorium HB 10 gr%. Berdasarkan anamnesis dan hasil Pemeriksaan di atas bidan mendiagnosis bahwa ibu mengalami anemia. Tindakan yang harus di lakukan bidan dalam mengatasi kasus di atas adalah?
Pemberian tablet vitamin B12
Pemberian tablet zat besi
Menganjurkan kepada ibu untuk tidak mengkonsumsi bayam merah
Menganjurkan ibu untuk berolah raga
Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi hati
Seorang perempuan berusia 26 tahun anak ke-2 setelah melahirkan 1 minggu datang ke BPM bersama suami karena luka jahitan pada alat kelaminnya belum kering dan berbau karena lukanya terasa nyeri dan kadang-kadang mengganggu aktifitas. Asuhan yang diberikan oleh bidan tersebut?
Pemeriksaan jahitan, involution uterus dan memberi obat
Mengajarkan untuk bergaerak perlahan-lahan
Menganjurkan Untuk meminum obat secara teratur
Membuka jahitan pada perenium
Menganjurkan untuk beristirahat yang cukup
Seorang perempuan berusia 23 tahun datng ke BPM ingin memeriksakan kehamilannya, ibu mengaku hamil 2 bulan anak pertama, ibu mengeluh sering pusing-pusing. Setelah diperiksa TD: 150/90 mmHg, T: 3670C, N: 84 x/m, RR: 25 x/m. Dan ternyata ibu memiliki riwayat hipertensi. Hipertensi apakah yang diderita ibu tersebut?
Hipertensi biasa
Hipertensi kronik
Hipertensi gestasional
Hipertensi akut
Hipertensi esensial
Perempuan usia 35 tahun, post partum 2 jam anak ke tiga di BPM, bayi lahir sehat, namun ibu mengalami kejang-kejang, keadaan umum ibu buruk dengan TD: 160/100 mmHg, N: 85 x/m, Temp: 36,6 °c, dari riwayat ibu didapatkan bahwa ibu memiliki penyakit hipertensi. Tindakan apa yang paling tepat yang harus dilakukan ?
Rujuk ke RS
Membiarkannya
Pemberian mgso4 dan diazepam
Pemberian mgso4, diazepam dan rujuk
Obat analgetik
Seorang perempuan datang ke BPM umur 23 thn hamil 9 bulan anak pertama, ibu merasa perutnya sakit dan semakin sakit, dari hasil pemeriksaan TD: 110/70 mmHg, N : 80 x/m, RR: 20x/m, Temp: 36,7˚C dan kontraksi his bagus bidan memimpim persalinan selama 3 jam tetapi panggul relatif sempit. Apa yang harus dilakukan bidan?
Partus normal
Partus percobaan
Rujuk ke RS
SC
Penggunaan alat
Seorang perempuan umur 23 thn datang ke BPM bersama suaminya ingin melahirkan, G1P0A0 Hamil 36 minggu, pembukaan lengkap, peresentasi kepala, kontraksi 5x10x45”, TD: 120/80 x/m, N : 80 x/m, RR: 24x/m, Temp: 37 x/m, DJJ : 140x/m. Pada pukul 13:00 wib lahirlah bayi secara spontan. 13.15 wib lahir plesenta secara normal, namun terjadi kendala pada kalla IV terjadi perdarahan lebih dari 1000 cc, ibu mengalami syok, bidan segera mengambil tindakan dengan infus RL, dan drip pitogen 2 ampul, dan dilakukan KBI/KBE. Untuk penanganan terakhir apa yang harus bidan lakukan?
a. c. e.
b. d.
Memberi makan
Memberi selimut
Rujuk ke RS
Masasse uterus
Membrikan suntik oksitoksin
Perempuan usia 25 tahun datang ke BPM ingin memeriksakan kehamilannya mengaku hamil 8 bulan anak ke-1 Mengeluh merasa demam dan merasa adanya cairan yang keluar dari jalan lahir seperti air kencing. Dari hasil pemeriksaan vital sign bidan diperoleh TD:110/80 mmHg, Temp:36,5 oC, N:84 x/m, RR:24 x/m DJJ:140 x/m. Bidan melanjutkan pemeriksaan dengan menguji cairan yang keluar dengan kertas lakmus, ternyata kertas lakmus berubah menjadi warna biru. Berdasarkan pemeriksan di atas bidan mendiagnosis bahwa ibu tersebut mengalami?
Ketuban pecah sebelum waktunya (KPSW)
Selaput ketuban bocor
Ketuban pecah sebelum inpartu
Ketuban pecah dini (KPD)
Selaput Ketuban robek
Perempuan usia 23 tahun hamil 8 bulan anak ke-2 datang ke BPM pukul 11.00 wib. Ibu mengaku mengeluarkan lender bercampur darah dan merasa sakit pinggang yang menjalar keperut sejak jam 09.00 wib. Hasil pemeriksaan vital sign bidan diperoleh TD ibu :110/80 mmHg, Temp:36oC, N:84 x/m, RR:24x/m. Kemudian bidan melanjutkan pemeriksaan dalam dan diperoleh hasil bahwa ibu sudah pembukaan 6, setelah 4 jam kemudian bidan kembali melakukan pemeriksaan dalam namun ibu masih pada pembukaan 8, setelah bidan memantau his ibu ternyata kontraksi ibu 2 kali dalam 10 menit, lamanya 30 detik. Berdasarkan pemeriksaan di atas, ibu tersebut mengalami?
Tetania uteri
Inersia uteri
Atonia uteri
Involusio uteri
Inversio uteri
Seorang perempuan usia 25 tahun postpartum 1 jam anak ke-2 mengeluh kepalanya pusing dan badannya terasa lemas. Dari hasil pemeriksaan TD: 100/60 mmHg, T: 36 0C, N: 70 x/m, RR: 20x/m, ibu terlihat pucat dan pengeluaran darah > 500 cc/m dan ibu mengalami perdarahan. Saat dilakukan pemeriksaan dalam bagian jalan lahir ibu mengalami ruptur uteri. Apa perbedaan ruptur uteri dan atonia uteri?
Ruptur uteri: robekan jalan lahir & atonia uteri: uterus terbalik
Ruptur uteri: uterus tidak berkontraksi & atonia uteri: robekan pada uterus
Ruptur uteri: robekan pada uterus & atonia uteri: uterus tidak berkontraksi
Ruptur uteri: uterus tidak berkontraksi & atonia uteri: kelainan uterus
Ruptur Uteri : robekan pada perineum & atonia uteri : uterus tidak berkontraksi
Seorang perempuan usia 24 tahun datang ke BPM mengaku baru 2 minggu post partum anak ke-1. Ibu mengeluh demam, nyeri payudara dan payudara terasa mengeras dan membesar serta asi tidak keluar sehingga tidak bisa menyusui. Hasil Pemeriksaan vital sign bidan yaitu TD:120/80 mmHg, Temp:37,5 oC, N:82 x/m, RR:24 x/m. Berdasarkan anamnesis dan Pemeriksaan bidan di atas diagnose ibu adalah ?
Bendungan ASI
Infeksi payudara
Mastitis
CA mammae
Infeksi saluran ASI
Seorang perempuan umur 28 thn datang ke BPM bersama suaminya ingin melahirkan, G2P1A0 Hamil 28 minggu, pembukaan lengkap, peresentasi kepala, kontraksi 5x10x45”, TD: 130/80 mmHg, N : 80 x/m, RR: 24x/m, Temp: 36˚C, DJJ : 139x/m. Pada pukul 19:00 WIB bayi lahir spontan, namun tidak cukup bulan, berat 2000 gram, bayi terlihat transparan, organ bayi belun sempurna, hipoksia.
Dari kasus di atas bayi yang di lahirkan oleh perempuan tersebut adalah...
Bayi lahir cacat
Bayi lahir ikterus
Bayi premature
Bayi sianosis
Bayi asfiksia
Seorang perempuan berumur 25 tahun G1P0A0 merasa hamil 2 bulan, ke Poskesdes dengan keluhan sering pusing, mual dan muntah. Hasil pemeriksaan KU baik, TTv dalam batas normal. Apakah pendidikan kesehatan pada kasus diatas?
Pendidikan kesehatan senam hamil
Pendidikan kesehatan tentang nutrisi
Pendidikan kesehatan personal hygiene
Pendidikan kesehatan perawatan payudara
Pendidikan kesehatan tentang persiapan persalinan
Seorang perempuan G1P0A0 datang ke Poskesdes dengan keluhan mual dan muntah dipagi hari, ia merasa perutnya membesar dan susah BAB. Selanjutnya bidan melakukan pemeriksaan fisik lengkap. Apa data dari rekam medic yang penting dikaji oleh bidan pada kasus tersebut?
HPHT
Pemberian anti emetic
Hasil pemeriksaan fisik
Hasil pemeriksaan laboratorium
Riwayat kehamilan sebelumnya
Seorang perempuan berumur 25 tahun G1P0A0 umur kehamilan 3 bulan datang ke BPM. Hasil pemeriksaan dengan keluhan cepat lelah walaupun beraktifitas ringan. KU Nampak lelah, TD 100/70 mmHg, N 82 x/menit, S 36,5⁰C, P 18 x/menit, Hb 9 gr% konjungtiva pucat. Apakah pendidikan kesehatan yang tepat sesuai kasus diatas?
Gizi seimbang dalam kehamilan
Kebutuhan istirahat
Kebutuhan zat besi
Ketidaknyamanan dalam kehamilan
Perubahan psikologis dalam kehamilan
Seorang perempuan berumur 33 tahun postpartum 7 hari datang ke BPM dengan keluhan ASi tidak lancar. TTV dalam batas normal, KU baik, Putting payudara terbentuk dan lentur. Payudara teraba keras dan perempuan Nampak cemas. Apakah konseling yang tepat untuk kasus tersebut?
1000 hari pertama kehidupan
Perawatan payudara
Teknik menyusui
Posisi menyusui
Pentingnya ASI
Seorang perempuan berumur 25 tahun diantar oleh ibunya ke Poskesdes, dengan keluhan telah mengalami perkosaan 3 hari yang lalu. Ibunya khawatir jika anaknya hamil akibat perkosaan tersebut. Apakah konseling yang sesuai pada kasus diatas?
Kontrasepsi darurat metode hormonal
Kontrasepsi mantap (tubektomi)
Kontrasepsi jangka panjang
Pemeriksaan planotes
Pemeriksaan USG
Seorang perempuan yang positif terinfeksi HIV, umur 30 tahun G2P1A0 umur datang ke Puskesmas ingin menjadi akseptor KB hormonal (pil), sementara saat ini masih mengkonsumsi obat HIV. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal. Apakah konseling yang tepat pada kasus diatas?
Cara meminum pil KB
Kontra indikasi
Interaksi obat
Efek samping
Dampak
Seorang perempuan berumur 23 tahun datang ke Poskesdes, dengan keluhan lupa minum pil kontrasepsinya 1 malam yang lalu, klien bingung karena saat ini ia berencana belum mau hamil karena anak pertama masih berumur 9 bulan. Hasil pemeriksaan KU baik, TTV dalam batas normal. Apakah konseling yang tepat pada kasus tersebut?
Tata cara perlindungan kehamilan
Menggunakan kontrasepsi ganda
Pemeriksaan ultrasonografi
Ganti cara kontrasepsi
Pemeriksaan β-HCG
Seorang perempuan berumur 27 tahun P4A0 datang ke BPM untuk memeriksakan dirinya yang berencana menggunakan alkon hormonal. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal, terdapat varises di lipatan lutut dan riwayat gangguan fungsi hati. Apakah anjuran yang tepat pada kasus diatas?
Merujuk ke spesialis kandungan
Pemeriksaan laboratorium lengkap
Pap smear
Pemeriksaan USG
Konseling alkon non hormonal
Seorang perempuan membawa anaknya ke puskesmas karena batuk lama ≥ 3 minggu, batuk bersifat tidak pernah reda, nafsu makan tidak ada (anoreksia) atau berkurang, disertai gagal tumbuh, lesu atau malaise, serta anak kurang aktif bermain. Umur anak tersebut 5 tahun, Hasil pemeriksaan KU lemah, BB tidak normal, S 37,5⁰C. Apakah pendidikan kesehatan yang tepat untuk kasus diatas?
Cara penularan
Akibat penyakit
Tanda-tanda kegawatan
Efek obat yang diberikan
Gizi seimbang untuk anak
Seorang perempuan membawa anaknya ke Puskesmas karena sudah 2 hari mengalami diare berdarah, terdapat lendir dalam tinja, dan nangis tiap kali BAB saat mengeluarkan tinja umur anak 7 tahun, Nampak lemah. Apakah konseling yang sesuai untuk kasus diatas?
Perawatan
Pencegahan
Asuhan yang diberikan
Jadwal kunjungan ulang
Hasil pemeriksaan laboratorium
Seorang perempuan membawa anaknya ke Puskesmas karena demam tinggi sudah 3 hari, hidung berair, sulit bernafas, dan malas makan. Umur 4 tahun. Hasil pemeriksaan Nampak peradangan pada selaput hidung dan tenggorokan, inspeksi rongga mulut Nampak membran melebar melewati tonsil dan menutupi dinding faring dan sekitarnya. Apakah pendidikan kesehatan yang sesuai dengan kasus diatas?
Gizi seimbang
Perawatan anak
Riwayat keluhan
Penyebab penyakit
Tingkatan penyakit
Seorang perempuan berumur 27 tahun G2P1A0 umur kehamilan 43 minggu datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri saat janin bergerak. Hasil anamnesa perempuan mengalami sesak, merasa kehamilannya melewati waktunya. Hasil pemeriksaan KU baik, TD 120/80 mmHg, N 80 x/menit, S 36⁰C, P 18 x/menit, TFU 38 cm, presentasi kepala, DJJ 125x/menit. Diagnose apakah yang tepat pada kasus tersebut?
Premature
Dismatur
Serotinus
Abortus
Aterm
Seorang perempuan berumur 30 tahun G1P0A0 umur kehamilan 26 minggu datang ke Puskesmas dengan keluhan kesulitan bernafas. Hasil pemeriksaan : perempuan bernafas pendek-pendek, perut terasa lebih besar dan lebih berat dari biasa. Frekuensi kencing perempuan berkurang. Hasil pemeriksaan KU baik, TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, S 36⁰C, P 18 x/menit, perut terlihat sangat buncit dan tegang. Kulit perut mengkilat, umbilicus mendatar, TFU 36 cm, bagian-bagian janin sukar diraba. DJJ 125 x/menit, DJJ sukar didengar. Diagnosis apakah yang tepat pada kasus tersebut?
Postmatur
Polihidramnion
Molahidatidosa
Oligohidramnion
Kehamilan kembar
