wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teori Pembelajaran

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Dalam hal belajar, antara siswa satu dengan yang lain kemampuan berpikirnya tidak sama. Hal ini dikemukakan dalam teori belajar ...

a)

a. Kognitif.

b)

b. Conditioning.

c)

c. Connectionism.

d)

d. Behaviorism.

2.

Untuk menerapkan proses kognitif dalam pembelajaran, maka sebaiknya dipakai konsep ...

a)

a. KTSP.

b)

b. CBSA.

c)

c. KBK.

d)

d. Pembelajaran terpadu.

3.

Penerapan teori belajar Bruner dalam pembelajaran, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut ini, kecuali ...

a)

a. Membantu siswa agar dapat melihat adanya hubungan konsep yang satu dengan yang lain.

b)

b. Memberikan pertanyaan yang memungkinkan siswa untuk mencari jawabannya.

c)

c. Mendiskusikan tentang suatu masalah dengan siswa.

d)

d. Mendorong siswa untuk menyampaikan pendapatnya.

4.

Dalam proses pembelajaran, informasi yang diterima oleh siswa kadang tidak ada hubungannya dengan pengetahuan atau konsep yang dimilikinya. Cara belajar seperti itu disebut dengan ...

a)

a. Belajar bermakna.

b)

b. Belajar sendiri.

c)

c. Beblajar verbal.

d)

d. Belajar menghapal

5.

Dari pernyataan di bawah ini, pernyataan manakah yang menunjukkan satu dari sembilan tahap pengolahan (proses) kognitif atau disebut dengan 'fase-fase belajar'?

a)

a. Sebelum proses pembelajaran berlangsung, diperdengarkan rekaman satu drama sosial kepada siswa.

b)

b. Pada waktu mengajar, Pak Wardi mengharuskan siswanya mengajukan satu pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang dibahas.

c)

c. Pak Anto mengutamakan kualitas, penetapan, dan kegunaan belajar dalam proses pembelajaran.

d)

d. Bu Siska mengharapkan adanya perubahan tingkah laku yang berlainan dari siswanya setelah proses pembelajaran berakhir

6.

Dalam menerapkan teori belajar sosial, yang dapat dijadikan model untuk ditiru adalah sebagai berikut, kecuali ...

a)

a. Guru pengajar di kelas.

b)

b. Teman satu kelas.

c)

c. Pahlawan nasional.

d)

d. Alumni.

7.

Belajar dalam perspektif konstruktivisme lebih menekankan kepada ...

a)

a. Hasil.

b)

b. Pembelajaran.

c)

c. Nilai.

d)

d. Proses

8.

Dalam proses mengkonstruksi pengetahuannya, siswa mengembangkan gagasan atau konsep baru berdasarkan analisis dan pemikiran ulang terhadap pengetahuan yang diperoleh pada ...

a)

a. Masa lalu dan masa depan.

b)

b. Masa sekarang dan masa lalu.

c)

c. Masa siswa belajar.

d)

d. Saat siswa sedang melakukan kegiatan.

9.

Perspektif kognitivisme berpendapat bahwa perilaku siswa ditentukan oleh persepsi siswa itu sendiri yang dipengaruhi oleh ...

a)

a. Pengalaman.

b)

b. Berbagai penguatan.

c)

c. Cara belajarnya.

d)

d. Lingkungannya.

10.

Dari pernyataan di bawah ini, manakah yang menunjukkan kelebihan pendekatan konstruktivisme dalam proses pembelajaran dilihat dari peran guru?

a)

a. Bu Siska hanya menunjukkan cara bagaimana siswa dapat memperoleh data melalui internet.

b)

b. Pak Hadi harus memberikan ceramah di depan kelas sepanjang proses pembelajaran.

c)

c. Pada saat mengajar, Pak Budi harus menjelaskan materi secara terus menerus.

d)

d. Bu Amalia menganggap bahwa kemampuan siswanya adalah sama.

11.

Sebuah teori belajar secara filosofis tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman merupakan teori belajar...

a)

a. Behaviorisme

b)

b. Kognitifisme

c)

c. Konstruktivisme

d)

d. Afektifisme

12.

Sebuah teori belajar secara filosofis tentang perspektif bahwa para peserta didik memproses infromasi dan pelajaran melalui upayanya mengorganisir, menyimpan, dan kemudian menemukan hubungan antara pengetahuan yang baru dengan pengetahuan yang telah ada merupakan teori belajar...

a)

a. Behaviorisme

b)

b. Kognitifisme

c)

c. Konstruktivisme

d)

d. Afektifisme

13.

Sebuah teori belajar secara filosofis pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas merupakan teori belajar...

a)

a. Behaviorisme

b)

b. Kognitifisme

c)

c. Konstruktivisme

d)

d. Afektifisme

14.

Sebuah teori belajar secara psikologis tentang salah satu aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek–aspek mental merupakan teori belajar...

a)

a. Behaviorisme

b)

b. Kognitifisme

c)

c. Konstruktivisme

d)

d. Afektifisme

15.

Sebuah teori belajar secara psikologis tentang tahapan perkembangan individu merupakan teori belajar...

a)

a. Behaviorisme

b)

b. Kognitifisme

c)

c. Konstruktivisme

d)

d. Afektifisme