NEW
Font size
WorksheetsPenilaian Tengah Semester Ganjil Pembuatan Busana Industri
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Berikut adalah ciri- ciri dari busana industry ...
Diproduksi dalam jumlah kecil
Menggunakan ukuran perorangan
Menggunakan bahan yang berkualitas
Satu produksi di buat berbagai ukuran
Menggunakan mesin rumah tangga
Perbedaan pola gamis dengan tunik terletak pada…
Panjang muka
Lingkar badan
Lingkar panggul
Panjang gaun
Panjang lengan
Lembar kain yang yang panjangnya sesuai marker layout yang di gelar sampai 100 tumpuk disebut juga….
marker layout
layers
spreading
bundling
cutting
Proses pengikatan setiap bagian bagian busana yang telah dipotong, untuk memudahkan dalam proses menjahit adalah....
marker layout
layers
spreading
bundling
cutting
Kegiatan menggelar kain disebut juga.…
marker layout
layers
spreading
bundling
cutting
Marker layout ada 2 cara yaitu….
Manual dan kontemporer
Kontemporer dan klasik
Digital dan klasik
Digital dan kontemporer
Digital dan manual
Gambar disamping adalah…….
Pemberat pola
Mesin pembuat lubang kancing
Gunting listrik
Tembakan kancing
Alat obras
Cutting Glove berfungsi sebagai……
Melindungi wajah dari debu
Melindungi tangan
Menjaga hidung dari udara kotor
Melindungi kepala
Melindungi kaki
Marker layout celana memerlukan panjang kain 1,50 m dengan lebar kain 1,50 m,
Jika akan memproduksi 20 potong celana di perlukan kain ….
15 m
30 m
45 m
60 m
75 m
Jika ukuran lingkar badan pada pola standart 100 cm, sedangkan ukuran lingkar badan yang diminta buyer 94, maka garis lingkar badan pada pola…
Dikecilkan 6 cm
Dikecilkan 1,5 cm
Dikecilkan 3 cm
Dibesarkan 1,5 cm
Dibesarkan 3 cm
Ukuran lebar muka pola standar 32 cm sedangkan yang diminta buyer 34 maka pola standa
Di kecilkan 1 cm
Di besarkan 1cm
Di kecilkan 2cm
Di besarkan 2cm
Di besarkan 4 cm
Marker layout gamis memerlukan panjang kain 2 m,dengan lebar kain 1,15 m
jika akan memproduksi 50 potong gamis di perlukan kain ….
a.200 m b.150 m c. 125 m d.100 m e.62,5 m
200 m
150 m
125 m
100 m
62,5 m
Kode pola S 05 F di tulis pada komponen pola…
Badan muka
Badan belakang
Lengan
Kerah
Saku
Kode pola C 07 F di tulis pada komponen pola…
Badan muka
Badan belakang
Lengan
Kerah
Saku
Agar hasil potongan kain rata , tepi tidak bergerigi maka..
Memotong tepat garis kampuh
Memotong pola yang besar terlebih dahulu
Kain diangkat saat di potong
Gunting potong harus tajam
Menggunakan alat bantu jarum pentul
Menyiapkan kain/ bahan tekstil untuk komponen pola bagian muka desain berikut adalah…
Kain di bentangkan ( terbuka )
Kain di lipat jadi empat
Kain dilipat serong
Kain di lipat dua
Kain di lipat dua
Berapa banyak setikan dalam menjahit gamis bahan katun …
1 inci 3-5 setikan
2 inci 9-11 setikan
2 inci 20 setikan
1 inci 9-11 setikan
1 inci 9-15 setikan
Macam-macam mesin penyelesaian, kecuali…..
mesin penyedot sisa benang
mesin mesin neci
mesin kelim
mesin lubang kancing
Mesin Obras
Harga Pokok + keuntungan =…….
HPP (Harga Pokok Penjualan)
Modal
Tenaga/Upah
Harga beli
Harga jual
Untuk menghitung harga pokok, komponen yang harus ada adalah……
Laba kotor
Pajak
Laba bersih
Penyusutan
Harga bahan
Seorang pengusaha memproduksi gamis dengan biaya Rp 80.000 ,jika,ia menginginkan keuntungan 20 % berapa harga jual gamis
Rp 71.600
Rp 81.600
Rp 100.000
Rp 217.000
Rp 300.000
Pada proses controlling celana di temukan seluruh celana panjang saku tidak sama dengan sample/ contoh celana .Di manakah kemungkinan letak kesalahannya
Proses menjahit,salah potong
Pembuatan pola, terjadi kesalahan di proses bundeling
Salah potong, pembuatan pola
Terjadi kesalahan di proses bundeling, proses menjahit,salah potong
Bahan mulur ketika di jahit, salah potong
Salah satu standar mutu jahitan gamis adalah…
Desain up to date sesuai bahan
Bahan gamis berkualitas
Jumlah setikan dalam 1 inchi 9-11 setikan
Benang obras warna putih untuk menekan biaya produksi
Pressing rata berkilau
Cara mengatasi kain tidak bisa berjalan adalah…
Memperbaiki skoci
Memperbaiki skoci
Mengatur jarak setikan
Mengganti kumparan
Menaikan gigi sepatu
Hasil setikan meloncat-loncat, hal ini disebabkan karena….
Posisi jarum terlalu rendah
Tegangan benang terlalu rapat
Posisi jarum terlalu tinggi
Tegangan benang terlalu kendor
Gigi mesin turun
