wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Akuntansi Aset SKPD

Total questions: 33

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

SKPD adalah singkatan dari

a)

Satuan Kegiatan Perangkat Daerah

b)

Sistem Kerja Perangkat Daerah

c)

Satuan Kerja Perangkat Daerah

d)

Satuan Kerja Perangkat Desa

2.

Sumber dana SKPD berasal dari

a)

APBN

b)

APBD

c)

Hibah

d)

Kas Negara

3.

Dalam Struktur Akuntansi Pemerintahan hubungan antara Pemerintah Daerah (PPKD) dengan SKPD ialah

a)

Hubungan Vertikal

b)

Hubungan Horisontal

c)

Atasan dengan bawahan

d)

Kantor Pusat dengan Kantor Cabang

4.

Salah satu Pejabat Pengelola Keuangan Daerah adalah BUD singkatan dari....

a)

Badan Usaha Daerah

b)

Bendahara Umum Daerah

c)

Bendahara Umum Desa

d)

Balai Umum Daerah

5.

Transaksi antara PPKD dan SKPD dicatat menggunakan akun Reciprocal, yaitu

a)

Akun "RK- PPKD" di SKPD dan Akun "RK- SKPD" di PPKD

b)

Akun "RK- PPKD" di PPKD dan Akun "RK- SKPD" di SKPD

c)

Akun ' LO " di SKPD dan Akun "LRA" di PPKD

d)

Akun ' LO " di PPKD dan Akun "LRA" di SKPD

6.

Aliran Kas di SKPD dikelola oleh

a)

Bendahara Penerimaan

b)

Bendahara Pengeluaran

c)

Bendahara Umum Daerah

d)

Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran

7.

Jenis Surat Permintaan Pembayaran (SPP) yang digunakan oleh SKPD yang terkait dengan transaksi Pembayaran Gaji Pegawai ialah

a)

SPP GU

b)

SPP TU

c)

SPP LS

d)

SPP UP

8.

Akuntansi Pemerintahan menganut basis pencatatan ......:

a)

Basis Anggaran

b)

Basis Kas dan Basis Akrual

c)

Bas Akrual

d)

Basis Kas

9.

Jenis Piutang Pendapatan menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 64/2013 antara lain :

a)

Piutang Dagang, Piutang Pajak Daerah, Piutang Retribusi

b)

Uang Muka, Piutang Pajak Daerah,, Piutang Retribusi

c)

Piutang Pajak Daerah, Piutang Transfer Pemerintah Pusat, Piutang Retribusi

d)

Piutang Pajak Daerah, Piutang Transfer Pemerintah Pusat, Piutang Retribusi, Uang Muka

10.

Dinas Pendidikan membeli alat tulis kantor untuk kegiatan Diklat Guru, maka pencatatan yang digunakan menggunakan pendekatan :

a)

Pendekatan Anggaran

b)

Pendekatan Aset

c)

Pendekatan Bahan Habis Pakai

d)

Pendekatan Beban

11.

Dibayar gaji pegawai Dinas Pertanian senilai Rp 300.000.000, jurnal yang dibuat

a)

LO ; Beban Gaji ( D) Rp 300.000.000; RK-PPKD(K) Rp 300.000.000

LRA : Belanja Gaji (D) Rp 300 .000.000; Perubahan SAL (K) Rp 300 000.000

b)

LO ; Beban Gaji ( D) Rp 300.000.000; Kas (K) Rp 300.000.000

LRA : Belanja Gaji (D) Rp 300 .000.000; Perubahan SAL (K) Rp 300 000.000

c)

LRA ; Beban Gaji ( D) Rp 300.000.000; RK-PPKD(K) Rp 300.000.000

LO : Belanja Gaji (D) Rp 300 .000.000; Perubahan SAL (K) Rp 300 000.000

d)

LRA ; Beban Gaji ( D) Rp 300.000.000; Kas (K) Rp 300.000.000

LO: Belanja Gaji (D) Rp 300 .000.000; Perubahan SAL (K) Rp 300 000.000

12.

Diterbitkan SKP Daerah atas Pajak Hotel senilai Rp 2.000.000, dijurnal

a)

Piutang Pajak Hotel (D) Rp 2.000.000,00; Pendapatan Pajak Hotel (K) Rp 2.000.000

b)

Piutang Pajak Hotel (D) Rp 2.000.000,00; Kas (K) Rp 2.000.000

c)

LO ;Piutang Pajak Hotel (D) Rp 2.000.000,00; Kas (K) Rp 2.000.000

LRA : Perubahan SAL (D) Rp 2.000.000,00; Pendapatan Pajak Hotel (K) Rp 2.000.000

d)

LRA : Perubahan SAL (D) Rp 2.000.000,00; Pendapatan Pajak Hotel (K) Rp 2.000.000

13.

Diterima dokumen pembayaran Piutang Retribusi Rp 120.000.000,- dijurnal

a)

LO : Kas di KasDa (D) Rp 120.000.000,- ; Piutang Retribusi (K) Rp 120.000.000,-

b)

LO : Kas di KasDa (D) Rp 120.000.000,- ; Piutang Retribusi (K) Rp 120.000.000,-

LRA : Perubahan SAL (D) Rp 120.000.000,-; Pendapatan Retribusi (K) Rp 120.000.000,-

c)

LRA : Perubahan SAL (D) Rp 120.000.000,-; Pendapatan Retribusi (K) Rp 120.000.000,-

d)

LRA: Kas di KasDa (D) Rp 120.000.000,- ; Piutang Retribusi (K) Rp 120.000.000,-

LO : Perubahan SAL (D) Rp 120.000.000,-; Pendapatan Retribusi (K) Rp 120.000.000,-

14.

Dinas Kebersihan membeli berbagai macam Peralatan Kebersihan senilai Rp 230.000.000,- untuk persediaan, dijurnal

a)

LO : Persediaan Alat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,- ; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 230.000.000,-

LRA : Belanja Persediaan ALat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,-; Perubahan SAL (K) Rp 230.000.000,

b)

LO : Alat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,- ; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 230.000.000,-

LRA : Belanja ALat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,-; Perubahan SAL (K) Rp 230.000.000,

c)

LO : Persediaan Alat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,- ; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 230.000.000,-

LRA : Perubahan SAL (D) Rp 230.000.000 ; Belanja Persediaan ALat Kebersihan (K) Rp 230.000.000,-

d)

LRA: Persediaan Alat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,- ; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 230.000.000,-

LO : Belanja Persediaan ALat Kebersihan (D) Rp 230.000.000,-; Perubahan SAL (K) Rp 230.000.000,

15.

Dibeli bahan makanan pokok senilai Rp 35.000.000,- untuk disumbangkan kepada korban kebakaran, dijurnal :

a)

LO : Persediaan Bahan makanan (D) R 35.000.000,-; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 35.000.000,-

LRA : Perubahan SAL ( D) Rp 35.000.000,- ; Belanja bahan makanan (K) Rp 35.000.000,-

b)

LO : Persediaan Bahan makanan (D) R 35.000.000,-; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 35.000.000,-

c)

LO : Bahan makanan (D) R 35.000.000,-; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 35.000.000,-

LRA : Perubahan SAL ( D) Rp 35.000.000,- ; Belanja bahan makanan (K) Rp 35.000.000,-

d)

LO : Bahan makanan (D) R 35.000.000,-; Kas di Bendahara Pengeluaran (K) Rp 35.000.000,-

LRA : Belanja Bahan makanan ( D) Rp 35.000.000; Perubahan SAL (K) Rp 35.000.000,

16.

Saldo Persediaan Obat-obatn Dinas Kesehatan per 1 Agustus 2020 senilai Rp 200.000.000; Sedangkan sisa Obat-obatan per31 Agustus 2020 senilai Rp 25.000.000,- Jurnal Pemakaian Obat-obatan dengan Metode Perpetual ialah

a)

Tidak Dijurnal

b)

Beban Persediaan Obat-obatan (D) Rp 175.000.000; Persediaan Obat-obatan (K) Rp 175.000.000,-

c)

Beban Persediaan Obat-obatan (D) Rp 25.000.000; Persediaan Obat-obatan (K) Rp 25.000.000,-

d)

Persediaan Obat-obatan (D) Rp 175.000.000,-

Beban Persediaan Obat-obatan (K) Rp 175.000.000;

17.

Diketahui sisa persediaan Alat Tulis Kantor per 31 Desember 2019 senilai Rp 2.000.000,- Jurnal Metode Periodik

a)

Beban Persediaan ATK (D) Rp 2.000.000; Persediaan ATK (K) Rp 2.000.000,-

b)

Ikhtisar Laba Rugi (D) Rp 2.000.000; Persediaan ATK (K) Rp 2.000.000,-

c)

Persediaan ATK (D) Rp 2.000.000; Beban Persediaan ATK (K) Rp 2.000.000,-

d)

Tidak Dijurnal

18.

Diketahui data bibit tanaman

Pembelian 1/2/2019 100 pohon @ Rp 50.000

Pembelian 10/5/2019 200 pohon @ Rp 55.000

Pembelian 15/9/2019 300 pohon @ Rp 60.000


Penggunaan 19/7/2019 150 pohon

Penggunaan 5/10/2019 100 pohon


Nilai persediaan akhir persediaan bibit pohon dengan Sistem Periodik MPKP ialah...

a)

Rp 32.500.000,-

b)

Rp 67.500.000

c)

Rp 30.000.000

d)

Rp 33.750.000

19.

Yang termasuk SKPD ialah

a)

Pemda

b)

Dinas Pendidikan dan Pemda

c)

Dinas Pendidikan

d)

Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Pemkot

20.

PPKD singkatan dari...

a)

Pejabat Pengelola Keuangan Desa

b)

Pejabat Pengelola Keuangan Daerah

c)

Pejabat Pelaksana Keuangan Daerah

d)

Pejabat Penatausahaan Keuangan Daerah

21.

Berikut ini yang termasuk akun Riil adalah

a)

Belanja Pegawai

b)

Kas di Kas Daerah

c)

Pendapatan Pajak Reklame

d)

Pendapatan Pajak Hotel

22.

Berikut ini yang termasuk akun Nominal adalah

a)

Mesin dan Peralatan

b)

Kas di Kas Daerah

c)

Pendapatan Pajak Reklame

d)

Piutang Angsuran

23.

Dalam tahun anggaran 2019 Dinas Pendapatan menerima pendapatan dari pajak hotel sebesar Rp 500.000.000. Pajak tersebut langsung disetor ke rekening Kas Umum Daerah. Jurnal yang dibuat adalah..

a)

LO : (D) Kas di Kas Daerah (D)

(K) Pajak Hotel Rp 500.000.000,-

LRA ; (D) Perubahan SAL Rp 500.000.000,-

(K)Pajak Hotel Rp 500.000.000,-

b)

LO :(D) RK- PPKD Rp 500.000.000,-

(K);Pajak Hotel Rp 500.000.000,-

LRA ; (D) Perubahan SAL Rp 500.000.000,-

(K)Pajak Hotel Rp 500.000.000,-

c)

LRA ; (D) Kas di Kas Daerah Rp 500.000. 000,-

(K)Pajak Hotel Rp 500.000.000,-

d)

LO: (D) Kas di Kas Daerah Rp 500.000.000,-

(K)Pajak Hotel Rp 500.000.000,-

24.

SKPD Dinas Kesehatan menerima transfer untuk membentuk Uang Persediaan (UP) dari Kas Daerah sebesar Rp 150.000.000,-. Jurnalnya adalah:

a)

( D) RK-PPKD Rp 150.000.000,-

(K) Kas di Kas Daerah Rp 150.000.000,-

b)

(D) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 150.000.000,-

(K) RK-PPKD Rp 150.000.000,-

c)

(D) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 150.000.000,-

(K) RK-PPKD Rp 150.000.000,-

d)

(D) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 150.000.000,-

(K) Kas di Kas Daerah Rp 150.000.000,-

25.

Dinas Pendidikan membayar pembelian ATK dengan mekanisme UP sebesar Rp 11.000.000,- jurnal yang dibuat dengan pendekatan aset adalah :

a)

LO : (D) Beban Persediaan ATK Rp 11.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 11.000.000,-


LRA : (D) Belanja ATK Rp 11.000.000,-

(K) Perubahan SAL Rp 11.000.000,-

b)

LO : (D) Persediaan ATK Rp 11.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 11.000.000,-


LRA : (D) Belanja ATK Rp 11.000.000,-

(K) Perubahan SAL Rp 11.000.000,-

c)

LO : (D) Persediaan ATK Rp 11.000.000,-

(K) RK-PPKD Rp 11.000.000,-


LRA : (D) Belanja ATK Rp 11.000.000,-

(K) Perubahan SAL Rp 11.000.000,-

d)

LO : (D) Beban Barang dan Jasa Rp 11.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 11.000.000,-


LRA : (D) Belanja ATK Rp 11.000.000,-

(K) Perubahan SAL Rp 11.000.000,-

26.

Bendahara Dinas Pendidikan memungut PPN sebesar Rp 1.000.000,- dan PPH 22 Rp 150.000,- jurnallnya adalah :

a)

(D) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 1.150.000,-

(K) Utang PPN Rp 1.000.000,-

(K) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

b)

(D) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 1.150.000,-

(K) Utang PPN Rp 1.000.000,-

(K) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

c)

(D) RK-PPKD Rp 1.150.000,-

(K) Utang PPN Rp 1.000.000,-

(K) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

d)

(D) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 1.150.000,-

(K) Utang PPN Rp 150.000,-

(K) Utang PPh 22 Rp 1.000.000,-

27.

Bendahara Dinas Pendidikan menyetor PPN sebesar Rp 1.000.000,- dan PPH 22 Rp 150.000,- ke Kas Negara jurnallnya adalah :

,

a)

( D) Utang PPN Rp 1.000.000,-

(D) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

(K) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 1.150.000,-

b)

( D) Utang PPN Rp 1.000.000,-

(D) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

(K) RK-PPKD Rp 1.150.000,-

c)

Utang PPN Rp 1.000.000,-

(D) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

(K) Kas di Kas Daerah Rp 1.150.000,-

d)

(D) Utang PPN Rp 1.000.000,-

(D) Utang PPh 22 Rp 150.000,-

(K) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 1.150.000,-

28.

Dinas Kesehatan menerima SP2D GU dari kuasa BUD sebesar Rp 190.000.000,-, jurnallnya adalah :

a)

(D) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 190.000.000,-

(K) Kas di Kasda Rp 190.000.000,-

b)

D) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 190.000.000,-

(K) RK-PPKD Rp 190.000.000,-

c)

D) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 190.000.000,-

(K) RK-PPKD Rp 190.000.000,-

d)

D) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 190.000.000,-

(K) Kas di Kasda Rp 190.000.000,-

29.

Tanggal 30 Desember 2019 Bendahara Pengeluaran SKPD menyetorkan sisa UP sebesar Rp 5.000.000,- jurnalnya adalah :

a)

(D) RK-PPKD Rp 5.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 5.000.000,-

b)

(D) RK-PPKD Rp 5.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 5.000.000,-

c)

(D) Kas di Kasda Rp 5.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Pengeluaran Rp 5.000.000,-

d)

(D) RK-PPKD Rp 5.000.000,-

(K) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 5.000.000,-

30.

Tanggal 3 Januari 2020Dinas Perhubungan menerima retribusi daerah yaitu Retribusi Terminal dari Pelayanan Parkir sebesar Rp 46.000.000,-. Jurnallnya adalah :

a)

LO : (D) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 460.000.000,-

(K) Pendapatan Pelayanan Parkir Rp 460.000.000,-


LRA : (D) Perubahan SAL Rp 460.000.000,-

(K) Pendapatan Pelayanan Parkir Rp 460.000.000,-

b)

(D) Kas di Bendahara Penerimaan Rp 460.000.000,-

(K) Pendapatan Pelayanan Parkir Rp 460.000.000,-

c)

(D) Perubahan SAL Rp 460.000.000,-

(K) Pendapatan Pelayanan Parkir Rp 460.000.000,-

d)

LO : (D) Kas di Kasda Rp 460.000.000,-

(K) Pendapatan Pelayanan Parkir Rp 460.000.000,-


LRA : (D) Perubahan SAL Rp 460.000.000,-

(K) Pendapatan Pelayanan Parkir Rp 460.000.000,-

31.

Data Dinas pertanian tentang persediaan bibit tanaman

10 Jan.2020 Pembelian bibit 2000 pohon @Rp 20.000,-

20 Jan 2020 Penyaluran bibit ke petani 1200 pohon

31 Jan 2020 Pembelian bibit 5000 pohon @ Rp 25.000,-

02 Feb2020 Pembagian bibit untuk penghijauan 4500 pohon

10 Maret 2020 Pembelian bibit 4000 pohon @ Rp 21.000,-

25 Maret 2020 Penyaluran bibit ke petani 4500 pohon

Hitunglah berapa jumlah persediaan bibit per 31 Maret 2020.

a)

10.200 pohon

b)

1.800 pohon

c)

800 pohon

d)

2000 pohon

32.

Data Dinas pertanian tentang persediaan bibit tanaman

10 Jan.2020 Pembelian bibit 2000 pohon @Rp 20.000,-

20 Jan 2020 Penyaluran bibit ke petani 1200 pohon

31 Jan 2020 Pembelian bibit 5000 pohon @ Rp 25.000,-

02 Feb2020 Pembagian bibit untuk penghijauan 4500 pohon

10 Maret 2020 Pembelian bibit 4000 pohon @ Rp 21.000,-

25 Maret 2020 Penyaluran bibit ke petani 4500 pohon

Hitunglah berapa nilai persediaan bibit per 31 Maret 2020 dengan metode FIFO

a)

Rp 204.000.000,-

b)

Rp 20.000.000,-

c)

Rp 16.000.000,-

d)

Rp 16.800.000,-

33.

Data Dinas pertanian tentang persediaan bibit tanaman

10 Jan.2020 Pembelian bibit 2000 pohon @Rp 20.000,-

20 Jan 2020 Penyaluran bibit ke petani 1200 pohon

31 Jan 2020 Pembelian bibit 5000 pohon @ Rp 25.000,-

02 Feb2020 Pembagian bibit untuk penghijauan 4500 pohon

10 Maret 2020 Pembelian bibit 4000 pohon @ Rp 21.000,-

25 Maret 2020 Penyaluran bibit ke petani 4500 pohon

Hitunglah berapa nilai persediaan bibit per 31 Maret 2020 dengan metode LIFO

a)

Rp 16.000.000,-

b)

Rp 16.800.000,-

c)

Rp 20.000.000

d)

Rp 94.500.000