wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Anekdot (x tab)

Total questions: 30

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”. Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah. Kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya. “Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

a)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

b)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

c)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

d)

Badailah yang membuatnya ulung

e)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

2.

Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir” jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar. ”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.

Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…

a)

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas

b)

“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.

c)

Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.

d)

”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”

e)

Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.

3.

Bacalah teks berikut ini!

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir” jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar. ”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.

Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah …

a)

Tiba-tiba seorang anak berkomentar.

b)

Mendengar itu semua anak dan bu guru tertawa.

c)

Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir” jelasnya

d)

Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya

e)

Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi

4.

Bacalah paragraf berikut dengan saksama!

1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. 2) Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. 3) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. 4) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. 5) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.

Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

5.

Bacalah teks berikut!

Suatu sore dipadang rumput.

Kambing 1: Mengapa rumputmu selalu hijau?

Kambing 2: Karena selalu kurawat dan kupupuk.

Kambing 1: Rumputku juga kurawat dan kupupuk tapi tidak sehijau rumputmu.

Kambing 2: Karena kau melihatnya tidak dengan hati sehingga rumput tetangga lebih hijau di matamu.

Kambing 1 tersenyum kecut.

Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan sindiran dalam teks anekdot di atas adalah .…

a)

perbandingan

b)

pengandaian

c)

ungkapan

d)

sinonim

e)

antonim

6.

Bacalah teks anekdot berikut!

Semut bertemu lebah di ranting pohon.

(1) Lebah: Wah, maduku sangat bermanfaat.

(2) Semut: Apa aku bisa mengambilnya sedikit saja?

(3) Lebah: Tidak boleh.

(4) Semut: Mengapa?

(5) Lebah: Karena kau tinggal dalam kolong jembatan.

Semut berlalu meninggalkan kecongkakan lebah.

Sindiran terdapat pada kalimat ke .…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

7.

Bacalah teks anekdot di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi terdapat pada….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

8.

Bacalah teks anekdot berikut ini!

1. Pak guru sedang memberikan pembinaan apel pagi. Para siswa terlihat tertib.

2. Pak guru: Anak-anakku, yang saya banggakan. Usia kalian adalah usia remaja. Dimana rentan terhadap pergaulan bebas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah ini kalian mendapat gelar MBA.

3. Siswa: Apa itu, pak?

4. Pak guru: Married by Accident

5. Siswa: Artinya, pak?

6. Pak Guru: Hamil sebelum nikah.

7. Semua siswa tertawa. Pak guru menutup apel dengan berdoa bersama.

Bagian krisis adalah.…

a)

1 - 3

b)

2 - 4

c)

3 - 5

d)

4 - 6

e)

5 - 7

9.

Bacalah teks berikut ini!

“Nah, mengertikan?” tanya Dodi sambil menyimpan pensilnya. Sudah dua jam dia menerangkan logaritma pada Yusuf. “Entahlah, saya masih ragu” jawab Yusuf, “aku benar-benar tidak bisa konsentrasi, Dod”

“Kamu ini kepala angin atau memang tidak konsentrasi? Kamu ini rupanya harus minum ramuan jahe dulu supaya tidak kepala angin!” kata Dodi sambil siap-siap menerangkan kembali teorinya.

Kepala angin memiliki makna…

a)

bodoh

b)

sering lupa

c)

masuk angin

d)

tidak konsentrasi

e)

pusing

10.

Struktur teks anekdot adalah….

a)

pernyataan umum - deskripsi bagian

b)

pernyataan pendapat - argumentasi - penegasan ulang

c)

orientasi - argumentasi - penutup

d)

pembuka - isi - penutup

e)

abstrak - orientasi - even - krisis - reaksi - koda

11.

Bagian yang menunjukkan situasi awal cerita disebut ….

a)

Abstrak

b)

Orientasi

c)

even

d)

krisis

e)

Koda

12.

Bagian yang menunjukkan konflik cerita/pemunculan masalah disebut….

a)

Abstrak

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

13.

Bagian yang menunjukkan/tindakan tanggapan tokoh terhadap konflik disebut …

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

14.

Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….

a)

sering diwarnai kata-kata gaul

b)

memiliki pesan moral

c)

memiliki unsur lucu

d)

berbentuk cerita

e)

kadangkala menggunakan majas/gaya bahasa

15.

Bacalah penggalan teks anekdot berikut!

(1) “Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok”, tegas petugas itu. (2) Dengan sigap Azam menjawab, “Oh…, maaf terjatuh.” (3) Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. (4) Petugas itu hanya terbelalak keheranan. (5) Kemudian, ia pergi meninggalkan Azam.

Koda dalam penggalan teks di atas terdapat pada kalimat nomor...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

16.

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah Pemulung

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung : “Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung : “Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...

a)

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

b)

Pemulung dilarang masuk!

c)

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

Ternyata angka buta aksara di sekitar kita masih banyak.

e)

Ternyata masih banyak pemulung di sekitar kita.

17.

Kalimat retoris adalah ....

a)

kalimat yang tidak memerlukan jawaban

b)

kalimat yang mengandung unsur perintah

c)

kalimat yang tidak menggunakan konjungsi

d)

kalimat yang berisi majas tertentu

e)

kalimat yang mengandung unsur tanya

18.

Perbedaan anekdot dengan cerpen terletak pada ...

a)

kelucuannya

b)

pelakunya

c)

alurnya

d)

bentuknya

e)

temanya

19.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Latar tempat dalam cerita di atas adalah....

a)

Garasi

b)

Mobil

c)

Tempat parkir umum

d)

Jalan raya

e)

Rumah seseorang

20.

Suatu hari, Budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu, malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam.

Karena tidak ada penerangan yang cukup, Budi mengikuti lampu belakang mobil di depannya.

Tiba-tiba mobil yang diikuti Budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan Budi menabrak mobil tersebut.

Budi : "Ini bukan salah saya, salah kamu yang berhenti mendadak!" (sambil menantang)

Sopir : "Itu jelas salahmu!"

Budi : "Kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!" (masih dengan nada menantang)

Sopir : "Kamu kira ini di mana? Di sini kan garasi rumahku!"


Nilai didik pada kutipan anekdot tersebut adalah ...

a)

Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan

b)

Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tahu persoalan yang sebenarnya

c)

Semua orang tidak boleh marah

d)

Seorang sopir yang marah

e)

Budi seorang pemarah

21.

Odah : "Mas Onyod! Hati-hati, jangan kebut-kebutan ah! sering-sering direm, Mas! Aku takut nih, Mas ngebut banget!"


Kalimat yang digunakan dalam penggalan teks anekdot tersebut adalah ....

a)

kalimat temporal

b)

pertanyaan retorik

c)

kalimat berpredikat verba pasif

d)

kalimat berpredikat verba aktif

e)

kalimat perintah

22.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih banyak, Pak." Sambil menjabat tangan petugas dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Penyebab kelucuan anekdot tersebut adalah ...

a)

Andi kehilangan sepeda motor

b)

Setelah tiga bulan tidak ada kabar dari kepolisian

c)

Andi mendapat kabar bahwa motornya sudah ditemukan

d)

Petugas polisi mendapatkan upah terima kasih dari Andi

e)

Petugas menyerahkan berkas dengan berat hati

23.

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih banyak, Pak." Sambil menjabat tangan petugas dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...

a)

Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor

b)

Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri

c)

Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat

d)

Ucapan terima kasih sangat berarti bagi petugas

e)

Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga

24.

Tikus berekor panjang memang ganas, ... lebih ganas tikus berdasi.


Konjungsi yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kalimat tersebut adalah ...

a)

sedangkan

b)

lalu

c)

tetapi

d)

dan

e)

kemudian

25.

Kalimat tanya yang tidak membutuhkan jawaban disebut kalimat ?

a)

imperatif

b)

retoris

c)

deklaratif

d)

informatif

e)

persuasif

26.

Di bawah ini merupakan kata kerja aksi, kecuali?

a)

menulis

b)

membaca

c)

berjalan

d)

berlari

e)

berpikir

27.

Perbedaan teks anekdot dan humor terletak pada?

a)

struktur teks

b)

isi

c)

fungsi

d)

kaidah

e)

unsur

28.

Unsur-unsur intrinsik dalam teks anekdot adalah ....

a)

latar -setting - pelaku - tema - amanat

b)

latar - tokoh - alur - sudut pandang - tema - amanat

c)

latar - pengisahan - tokoh - sudut pandang - amanat

d)

latar - setting - tokoh - topik - tema - amanat

e)

latar - alur - tokoh - amanat - kesimpulan

29.

Di bawah ini yang merupakan konjungsi akibat adalah ......

a)

setelah

b)

maka

c)

kemudian

d)

mula-mula

e)

awalnya

30.

Di bawah ini yang merupakan verba transitif adalah.....

a)

tidur

b)

bernyanyi

c)

membelikan

d)

pergi

e)

berbicara