NEW
Font size
WorksheetsPH TEKS CERITA SEJARAH
Total questions: 25
Worksheet time: 50mins
Salah satu ciri teks cerita sejarah adalah...
faktual
ada pandangan pribadi penulis
tidak ada bukti otentik yang menunjukkan kejadian sebenarnya
ada tokoh lain yang dapat mewarnai cerita
boleh menyertakan pendapat ahli sejarah
Salah satu ciri teks novel sejarah adalah...
Cerita hasil imajinasi sang pengarang
Cerita yang berlatar belakang sejarah, namun diolah dengan imajinasi pengarang
Cerita masa lalu yang benar-benar terjadi
Ada bukti-bukti otentik yang menguatkan sejarah yang diceritakan
Bersifat argumentatif
Struktur teks cerita sejarah adalah
orientasi-urutan peristiwa- penutup
urutan peristiwa-orientasi-penegasan ulang
eksposisi-pengungkapan peristiwa-rising action-turning point-penyelesaian-koda
orientasi-rising action-turning point-koda
Perhatikan kutipan teks berikut!
Mata uang rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang pernah berlaku di Indonesia. Kerajaan Mataran lama, Sriwijaya, dan Majapahit telah mengenal dan menggunakan berbagai tipe “uang” yang umumnya berupa logam. Setelah kedatangan penjajah di Indonesia pun, Indonesia telah mengenal berbagai macam mata uang, termasuk sen dan gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank khusus untuk dipergunakan di Hindia Belanda (Indonesia saat itu).
Struktur dalam kutipan teks tersebut adalah …
Orientasi.
Reorientasi.
Peristiwa.
Sumber Berita.
Abstraksi.
(1) Siasat Teuku Umar untuk menghancurkan Belanda dengan menyerahkan diri bersama 250 orang pasukannya. (2) Dengan dibantu istrinya Cut Nyak Dien, dia melawan Belanda. (3) Akibatnya, dia dianggap pengkhianat negara oleh rakyat Aceh. (3) Padahal, siasat ini dipakai untuk mengetahui taktik dan kekuatan Belanda. (4) Dengan cara ini, Teuku Umar dapat menekan Belanda.
Kalimat tidak padu pada teks cerita sejarah di atas ialah ....
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Kita nanti hanya makan angin saja.
Makna ungkapan makan angin di atas adalah ........
Berjalan-jalan untuk mencari udara segar
Berlari-lari santai
Diam tenang tidak mengganggu orang lain
Bergembira sambil menghirup udara bersih
Mengajak teman untuk bersenang-senang
Sebagai panglima dan pejuang Cut Nyak Dien menghadapi lawan yang persenjataannya modern. Wanita pejuang ini sangat berani karena dia menyerahkan hidup dan mati di tangan Allah. Seperti kata pribahasa ”...”. Memang dia terkenal sangat tegas dan berani dalam menghadapi musuh.
Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
perang bermalaikat sabung berjuang
bagai memakan buah simalakama
menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri
main api terbakar, main pisau luka
karena hati matai, karena mata buta
Sebelum Ibu Hamid meninggal dunia, ia berpesan agar Hamid jangan menikah dengan Zainab karena orang tua Zainab telah menolong mereka memberi nafkah, serta menyekolahkannya. Lagi pula, keluarga Zainab orang kaya dan terpandang. Atas pesan almarhumah ibunya, Hamid menyadari keadaan dirinya dan menjauhi Zainab dengan pergi ke tanah Arab setelah menasehati Zainab agar mau menerima pinangan pemuda pilihan ibu Zainab yang masih saudara.
Nilai moral yang terkandung dalam penggalan cerita di atas adalah ....
kasih tak sampai
tahu diri dan mau mendengarkan nasihat
menurut kemauan sendiri
. menuruti kehendak orang yang berjasa
merelakan orang yang dicintai
Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.
Kutipan tersebut termasuk bagian struktur …
orientasi
pengungkapan peristiwa
abstraksi
menuju konflik
resolusi
Di antara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ibu ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir sangat tenang.
Makna kata kias yang digunakan penulis untuk membangkitkan imajinasi pembaca dalam teks novel sejarah di atas adalah …
sangat kecewa
sangat muram
sangat berduka
sangat sedih
sangat menderita
Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.
(Pramudya Ananta Toor, Mangir)
Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah …
nilai sosial
nilai budaya
nilai estetis
nilai moral
nilai agama
Pak Dirman memerintahkan agar istrinya menjual perhiasan untuk modal perjuangan. Pak Dirman dalam keadaan sakit parah digerogoti TBC dan paru-paru tinggal satu memimpin perang gerilya dari atas tandu. Bersama para gerilyawan yang beliau pimpin, berjuang keluar masuk hutan naik turun gunung demi memerdekakan kita anak cucu mereka. Berjuang dengan persenjataan seadanya, melawan musuh yang memiliki persenjataan modern didukung kekuatan laut dan udara. Gerilya berdasar pada taktik hit and run, ini ampuh untuk merontokkan moral Belanda.
Latar waktu yang tampak pada penggalan teks cerita sejarah tersebut adalah …
zaman kemerdekaan
masa penjajahan
era gerilya
di Yogayakarta
pagi hari
Mata uang rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang pernah berlaku di Indonesia. Kerajaan Mataran lama, Sriwijaya, dan Majapahit telah mengenal dan menggunakan berbagai tipe “uang” yang umumnya berupa logam. Setelah kedatangan penjajah di Indonesia pun, Indonesia telah mengenal berbagai macam mata uang, termasuk sen dan gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank khusus untuk dipergunakan di Hindia Belanda (Indonesia saat itu).
Informasi yang disampaikan oleh kutipan teks tersebut adalah …
Rupiah merupakan mata uang yang digunakan sejak zaman dahulu kala.
Kerajaan Mataram lama, Sriwijaya, dan Majapahit menggunakan mata uang gulden.
Hindia Belanda menggunakan “uang” berupa logam.
Tiap masa dalam sejarah Indonesia menggunakan jenis alat tukar atau uang yang berbeda-beda.
Penggunaan Rupiah ditetapkan pada zaman penjajahan Belanda.
Struktur teks cerita sejarah orientasi terdapat kutipan teks …
Gempa terjadi pada waktu tepatnya jam 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316° N 95.854° E kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa Bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.
Masyarakat Indonesia pada awalnya menyambut dengan ramah kedatangan militer Jepang, dapat dilihat dari sikap kooperatif tokoh tokoh Nasional kita Ir. Soekarno dan Moh Hatta. Pemerintahan Jepang mulai aktif merangkul rakyat dengan pembentukan organiasasi masyarakat , yang sebenarnya “ada udang di balik batu” sebenarnya dibalik itu untuk kepentingan Jepang di Perang Dunia II. Organisasi itu antara lain :Gerakan Tiga A, Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), Jawa Hokokai, Seinendan, Keibodan, Fujinkai, Heiho, MIAI, Pembentukan BPUPKI.
Gempa bumi tersebut telah menyebabkan sedikitnya 1100 orang meninggal, 2180 orang luka-luka dan 2650 bangunan rumah rusak berat/ringan termasuk gedung-gedung kantor, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar, jalan, jembatan dengan kerusakan paling parah sepanjang pantai Barat Sumatera Barat juga telah menyebabkan jaringan listrik dan komunikasi terputus, sebagian besar korban disebabkan karena tertimpa reruntuhan bangunan dikarenakan kontruksi bangunan yang tidak aman,akibat gempa juga terjadi eksodus besar-besaran warga yang tinggal disekitar pantai ke tempat lain karena adanya isu akan datangnya gelombang tsunami.
Kini setelah 6 tahun berlalu kejadian itu masih teringat pada sebagian besar masyarakat Sumatera Barat karena disamping diantaranya menjadi korban reruntuhan bangunan yang disebabkan oleh gempabumi juga sebagian dari mereka kehilangan keluarga dan harta bendanya dan mereka juga masih trauma dengan kejadian gempabumi 30 September 2009.
Peristiwa yang sangat memilukan terjadi di bumi serambi Mekkah Aceh. Gempa bumi dan Tsunami Aceh pada hari Minggu pagi, 26 Desember 2004. Kurang lebih 500.000 nyawa melayang dalam sekejab di seluruh tepian dunia yang berbatasan langsung dengan samudra Hindia. Di daerah Aceh merupakan korban jiwa terbesar di dunia dan ribuan banguan hancur lebur, ribuan pula mayat hilang dan tidak di temukan dan ribuan pula mayat yang di kuburkan secara masal.
Pada masa orde baru, politik luar negeri Indonesia dikembalikan pada politik bebas aktif yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Dengan demikian, Indonesia segera memulihkan hubungan dengan negara-negara tetangga. Di antaranya adalah penghentian konfrontasi dengan Malaysia. Pemulihan hubungan diplomatik tersebut merupakan hasil perundingan yang dilakukan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Tun Abdul Razak, dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Adam Malik. Perundingan tersebut berlangsung di Bangkok pada 29 Mei hingga 1 Juni 1966.
Kata bercetak miring pada teks cerita sejarah di atas memiliki makna ....
penjajahan
penguasaan
perdebatan
permusuhan
persaingan
Latar belakang datangnya bangsa Barat datang ke Indonesia karena jatuhnya Konstantinopel. Namun tidak hanya itu, mereka datang ke Indonesia dengan tujuan untuk mencari rempah-rempah dan menguasai beberapa daerah di Indonesia.
Konjungsi yang digunakan dalam kalimat di atas adalah ....
namun,karena ,dan
tidak hanya
karena
namun
dan
Cermatilah kutipan teks berikut!
Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa mata uang rupiah bukanlah satu-satunya mata uang yang pernah berlaku di Indonesia. Kerajaan Mataram Lama, Sriwijaya, dan Majapahit telah mengenal dan menggunakan berbagai tipe uang yang umumnya berupa logam. Setelah kedatangan penjajah di Indonesia pun, Indonesia telah mengenal berbagai macam mata uang, termasuk sen dan gulden yang diterbitkan oleh De Javasche Bank dan khusus untuk dipergunakan di Hindia Belanda.
Informasi yang sesuai dengan kutipan cerita sejarah tersebut adalah. . . .
Terdapat 3 jenis mata uang yang pernah beredar di Indonesia.
Belanda menggunakan mata uang sen dan gulden di Indonesia.
Mata uang logam sudah beredar sejak zaman kerajaan di Indonesia.
Pemerintah Hindia Belanda mencetak uang gulden di Indonesia.
De Javasche Bank mencetak dan mengedarkan uang gulden saja.
Cermatilah teks berikut dengan saksama!
Sudah 87 tahun sejak ikrar persatuan para pemuda, atau yang lebih dikenal dengan Sumpah Pemuda dicetuskan, pemuda Indonesia tetap menjadi sorotan. Sumpah pemuda yang dibacakan di Jalan Kramat Raya 106 ini hanyalah sekelumit dari peristiwa yang terkait dengan pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan. Peristiwa ini pula yang mengukukuhkan pemuda sebagai kaum yang representasi bangsa ini dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Makna istilah ikrar dan representasi pada paragraf tersebut adalah. . . .
Pengakuan dan mewakili
Komitmen dan melimpahkan
Persetujuan dan menugaskan
Konsekuensi dan mengungkapkan
Persamaan dan membandingkan
Kalimat yang menggunakan konjungsi temporal adalah….
Hampir 100 kepala negara menghadiri upacara penghormatan resmi yang berlangsung di bawah guyuran hujan deras di Stadion FNB, Soweto, Afsel.
Mandela dimakamkan dengan adat Xhosa di sebuah makam di Desa Qunu, tempat Ia menghabiskan masa kecilnya.
Nelson Mandela wafat dalam usia 95 tahun.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan selama tiga hari di Union Buildings di Prectoria, tempat Dia dilantik menjadi presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan.
Pemakaman terletak di tanah luas keluarga yang dibangun Mandela tahun 1990.
Penggalan teks berikut!
Bacalah kutipan cerita sejarah berikut!
(1) Sepuluh bulan yang lalu, pada bulan Februari 1948, Sersan Kasim juga menyeberangi Sungai Serayu dengan kompinya. (2) Tatkala itu mereka berjalan ke arah timur. (3) Persetujuan Renville telah ditandatangani. (4) Pasukan-pasukan TNI harus hijrah ke kantong-kantong dalam wilayah de facto Belanda. (5) Banyak di antara bintara dan prajurit yang membawa serta anak istrinya, termasuk anak yang masih kecil.
Penggunaan kata sifat dalam kutipan tersebut terdapat dalam kalimat nomor ….
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
Ketika itu Sersan Kasim telah setengah tahun menikah. Istrinya yang belia sudah lima bulan mengandung. Namun, ia memaksa mengikuti suaminya ke wilayah kekuasaan Republik. Pernah terpikir oleh Kasim untuk menitipkan istrinya kepada mertuanya di Pager Ageung. Tapi tidak sempat, lagipula Aminah tidak mau ditinggalkan. Ia bersitegang hendak ikut. Dan siapa yang dapat bertahan terhadap sifat keras kepala wanita yang sedang mengandung?
Sifat ‘keras kepala’ Aminah dalam kutipan tersebut diceritakan secara ….
dialog para tokoh-tokohnya
langsung oleh pengarang
pemikiran tokoh utama
tingkah laku tokoh
penggambaran tempat tinggal tokoh
Tak lama kemudian, hanya suara derap kaki Mego Lamat yang berlari congkalang yang memecah kesunyian gedung kadipaten itu, mengiris perasaan dua orang istri yang mencintainya.
Makna kias (Majas) yang digunakan dalam kutipan tersebut adalah ….
hiperbola
metafora
personifikasi
metonimia
perumpamaan
Sebagian terbesar pengantar sumbangan, pria, wanita, tua, dan muda, menolak disuruh pulang. Mereka bermaksud menyumbangkan tenaga juga. Maka terjadilah dapur raksasa pada malam itu juga. Menyusul kemudian datang bondongan gerobak mengantarkan kayu bakar dan minyak-minyakan. Dan api pun menyala dalam berpuluh tungku.
Nilai yang dominan dalam kutipan cerita sejarah tersebut adalah ….
religi
estetik
budaya
sosial
etik
Merasa dikajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya melawan Kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.”
Arti peribahasa ‘menimba air dengan keranjang’ dalam kalimat tersebut adalah ….
pekerjaan yang berat
harapan untuk menang
pekerjaan bersama
pekerjaan yang sia-sia
keinginan yang besar
Kalimat yang menggunakan kata menyatakan urutan waktu adalah ….
Setelah juara gulat itu pergi Sang Adipati bangkit dan berjalan tenang-tenang masuk ke kadipaten.
Gajahmada sependapat dengan jalan pikiran Senopati Gajah Enggon.
Riung Samudra menyatakan bahwa ia masih bingung dengan semua penjelasan Kendit Galih tentang masalah itu.
Berita masuknya tentara dari Mongol diketahui ketika Sang Adipati mengadakan musyawarah di balairung.
Sang Patih berhenti di tengah-tengah pendopo, dekat pada Damarsewu, menegur, “Dingin-dingin begini anaknda datang. Pasti ada sesuatu keluarbiasaan. Mendekat sini, anaknda.”
