wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remedial ETS Protozoologi Diploma 3 TLM 2025

Total questions: 20

Worksheet time: 11mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ibu yang hamil muda mengalami keguguran. Kemudian konsultasi dengan dokter dan ternyata ibu tersebut telah mengalami keguguran 2x. Dokter yang menangani meminta untuk dilakukan pemeriksaan darah ibu tersebut. Hasil pemeriksaan serologi menunjukkan titer immunoglobulin G (IgG) negatif, sedangkan titer immunoglobulin M (IgM) tinggi. Pemeriksaan histologi secara mikrokospik ditemukan parasit intraselular berukuran 2x5 mikron,berbentuk bulan sabit, salah satu ujungnya tumpul, inti sel terletak di bagian ujung yang tumpul. Stadium protozoa ini adalah....

a)

Takizoit

b)

Kista

c)

Trofozoit

d)

Prekista

2.

Seorang ibu yang hamil muda mengalami keguguran. Kemudian konsultasi dengan dokter dan ternyata ibu tersebut telah mengalami keguguran 2x. Dokter yang menangani meminta untuk dilakukan pemeriksaan darah ibu tersebut. Hasil pemeriksaan serologi menunjukkan titer immunoglobulin G (IgG) negatif, sedangkan titer immunoglobulin M (IgM) tinggi. Pemeriksaan histologi secara mikrokospik ditemukan parasit intraselular berukuran 2x5 mikron,berbentuk bulan sabit, salah satu ujungnya tumpul, inti sel terletak di bagian ujung yang tumpul. Species protozoa ini adalah ....

a)

Toxoplasma gondii

b)

Plasmodium falciparum

c)

Trypanosoma cruzi

d)

Pneumocystis carinii

3.

Pemeriksaan sekret vagina wanita, usia 41 tahun dengan keterangan keluhan pasien gatal dan panas pada bagian genital. Pada pemeriksaan makroskopis sekret berwarna putih kekuningan dan berlendir, pemeriksaan mikroskopis dengan sediaan dengan pewarnaan Giemsa didapatkan parasit berbentuk kuboid dan bergerak cepat dengan 4 buah flagel anterior, flagel ke 5 menjadi aksonema dari membran bergelombang. Stadium Protozoa tersebut adalah...

a)

Trofozoit

b)

Kista

c)

Prekista

d)

Ookista

4.

Pemeriksaan sekret vagina wanita, usia 41 tahun dengan keterangan keluhan pasien gatal dan panas pada bagian genital. Pada pemeriksaan makroskopis sekret berwarna putih kekuningan dan berlendir, pemeriksaan mikroskopis dengan sediaan dengan pewarnaan Giemsa didapatkan parasit berbentuk kuboid dan bergerak cepat dengan 4 buah flagel anterior, flagel ke 5 menjadi aksonema dari membran bergelombang. Species Protozoa tersebut...

a)

Trichomonas vaginalis

b)

Trichomonas hominis

c)

Trichomonas tenax

d)

Gardenella vaginalis

5.

Seorang atlm melakukan pemeriksaan mikroskopis dari spesimen swab gigi berlubang, ditemukan stadium tropozoit, Ektoplasma kelihatan jelas dan jernih, Endoplasma berisi leukosit, eritrosit, Nukleus (inti) kecil ø 2-4 μm, kariosom sentral, terdapat halo mengelilingi inti, pseudopodia tumpul, jernih dan progresif. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Entamoeba histolytica

b)

Entamoeba gingivalis

c)

Entamoeba coli

d)

Entamoeba dispar

6.

Seorang atlm melakukan pemeriksaan mikroskopis dari spesimen swab gigi berlubang, ditemukan stadium tropozoit, Ektoplasma kelihatan jelas dan jernih, Endoplasma berisi leukosit, eritrosit, Nukleus (inti) kecil ø 2-4 μm, kariosom sentral, terdapat halo mengelilingi inti, pseudopodia tumpul, jernih dan progresif. Stadium protozoa tersebut adalah...

a)

Trofozoit

b)

Kista

c)

Prekista

d)

Takizoit

7.

Pada pemeriksaan spesimen faeces menggunakan reagen Lugol, ditemukan parasit berbentuk bulat ireguler, ukuran 5 – 18 µm, inti 1, vakuola glikogen berbatas tegas berwarna kecoklatan. Stadium protozoa tersebut adalah...

a)

Trofozoit

b)

Kista

c)

Takizoit

d)

Prekista

8.

Pada pemeriksaan spesimen faeces menggunakan reagen Lugol, ditemukan parasit berbentuk bulat ireguler, ukuran 5 – 18 µm, inti 1, vakuola glikogen berbatas tegas berwarna kecoklatan. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Entamoeba coli

b)

Entamoeba histolytica

c)

Entamoeba gingivalis

d)

Iodomoeba butschlii

9.

Pemeriksaan laboratorium dari faeces perempuan, usia 35 tahun, hasil pemeriksaan makroskopis menunjukkan faeces berwarna hitam, konsistensi cair, darah positif, lendir positif, dan hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan eritrosit, bergerak progressive dengan kaki semu (pseudopodia), inti 1 terdapat eritrosit di dalam sitoplasmanya. Stadium protozoa tersebut adalah...…

a)

Kista

b)

Prekista

c)

Trofozoit

d)

Takizoit

10.

Pemeriksaan laboratorium dari faeces perempuan, usia 35 tahun, hasil pemeriksaan makroskopis menunjukkan faeces berwarna hitam, konsistensi cair, darah positif, lendir positif, dan hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan eritrosit, bergerak progressive dengan kaki semu (pseudopodia), inti 1 terdapat eritrosit di dalam sitoplasmanya. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Entamoeba coli

b)

Entamoeba histolytica

c)

Entamoeba dispar

d)

Iodomoeba butschlii

11.

Pemeriksaan laboratorium dari faeces laki-laki, usia 40 tahun, hasil pemeriksaan makroskopis menunjukkan faeces berwarna kuning keputihan, konsistensi cair, berbau busuk/menyengat dan hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan lemak, berbentuk simetris bilateral seperti buah pir, sebelah ventral terdapat batil isap berbentuk seperti cakram yang cekung dan menempati setengah badan parasit. Pelaporan hasil diagnosa laboratorium parasit tersebut…

a)

Trofozoit Giardia lamblia

b)

Trofozoit Trichomonas vaginalis

c)

Kista Giardia lamblia

d)

Kista Trichomonas vaginalis

12.

Pemeriksaan laboratorium dari faeces laki-laki, usia 40 tahun, hasil pemeriksaan makroskopis menunjukkan faeces berwarna kuning keputihan, konsistensi cair, berbau busuk/menyengat dan hasil pemeriksaan mikroskopis ditemukan lemak, berbentuk simetris bilateral seperti buah pir, sebelah ventral terdapat batil isap berbentuk seperti cakram yang cekung dan menempati setengah badan parasit. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Giardia lamblia

b)

Trichomonas vaginalis

c)

Trypanosoma

d)

Toxoplasma gondii

13.

Seorang pasien laki-laki berumur 25 tahun mengalami diare/disentri, kolik abdominal, tenesmus, mual dan muntah-muntah. Rujukan dokter dilakukan pemeriksaan faeces pasien, secara mikroskopis pada sediaan ditemukan parasit berbentuk oval permukaan dikelilingi cilia yang berfungsi untuk bergerak memutar berukuran 50-130 x 20-70 mm, 2 nukleus, makronukleus berbentuk bentuk ginjal. mikronukleus berbentuk speris. Stadium protozoa tersebut adalah...

a)

Kista

b)

Trofozoit

c)

PreKista

d)

Takizoit

14.

Seorang pasien laki-laki berumur 25 tahun mengalami diare/disentri, kolik abdominal, tenesmus, mual dan muntah-muntah. Rujukan dokter dilakukan pemeriksaan faeces pasien, secara mikroskopis pada sediaan ditemukan parasit berbentuk oval permukaan dikelilingi cilia yang berfungsi untuk bergerak memutar berukuran 50-130 x 20-70 mm, 2 nukleus, makronukleus berbentuk bentuk ginjal. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Entamoeba coli

b)

Balantidium coli

c)

Entomoeba histolytica

d)

Entomoeba coli

15.

Seorang petugas laboratorium mendiagnosis parasit dari spesimen faeces. Pengamatan mikroskopis tampak amoeba bentuk oval, vakuola makanan (+) bakteri, kromatin kasar eksentrik, pseudopodia tumpul dan tidak terarah. Stadium protozoa tersebut adalah...

a)

Trofozoit

b)

Kista

c)

Gametosit

d)

Prekista

16.

Seorang petugas laboratorium mendiagnosis parasit dari spesimen faeces. Pengamatan mikroskopis tampak amoeba bentuk oval, vakuola makanan (+) bakteri, kromatin kasar eksentrik, pseudopodia tumpul dan tidak terarah. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Entamoeba coli

b)

Balantidium coli

c)

Entamoeba histolytica

d)

Iodomoeba butschlii

17.

Pemeriksaan mikroskopis dari spesimen faeces dengan ciri khas faeces “steatorhoe” atau feaces berlemak dari seorang bapak dengan gejala diare parah, didapatkan parasit berbentuk bulat lonjong, dinding 2 lapis berinti 2-4, dengan axonema. Stadium protozoa tersebut adalah...

a)

Kista

b)

Trofozoit

c)

PreKista

d)

Takizoit

18.

Pemeriksaan mikroskopis dari spesimen faeces dengan ciri khas faeces “steatorhoe” atau feaces berlemak dari seorang bapak dengan gejala diare parah, didapatkan parasit berbentuk bulat lonjong, dinding 2 lapis berinti 2-4, dengan axonema. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Giardia lamblia

b)

Trichomonas vaginalis

c)

Balantidium coli

d)

Entamoeba coli

19.

Pada pemeriksaan mikroskopis specimen darah ditemukan parasit ekstraseluler berbentuk lonjong mempunyai ukuran 14-33 x 1,5-3,5 µm (rata-rata 15-20 µm), membran bergelombang terdapat pada seluruh tubuh, mempunyai 1 flagella pada ujung anterior, kinetoplas letaknya lebih ke posterior dekat axonema, letak nukleus di tengah-tengah atau sentral. Stadium protozoa tersebut adalah...

a)

Trofozoit

b)

Trofozoit

c)

Pseudokista

d)

Trypanosomastigot

20.

Pada pemeriksaan mikroskopis specimen darah ditemukan parasit ekstraseluler berbentuk lonjong mempunyai ukuran 14-33 x 1,5-3,5 µm (rata-rata 15-20 µm), membran bergelombang terdapat pada seluruh tubuh, mempunyai 1 flagella pada ujung anterior, kinetoplas letaknya lebih ke posterior dekat axonema, letak nukleus di tengah-tengah atau sentral. Species protozoa tersebut adalah...

a)

Giardia lamblia

b)

Trichomonas vaginalis

c)

Toxoplasma gondii

d)

Trypanosoma rhodesiense