NEW
Font size
WorksheetsKUIS UNTUK LILLA DARI LILLA
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Pelayanan contact center dapat dibedakan dalam beberapa kategori yaitu informasi, transaksi, permintaan, keluhan dan saran. Salah satu kegiatan pelayanan yang termasuk dalam kategori transaksi adalah sebagai berikut :
Pembayaran tagihan listrik paska bayar.
Pembukaan rekening nasabah tabungan prioritas.
Perubahan jadwal tiket penerbangan
Konfirmasi kesalahan tagihan internet berlangganan
Pendaftaran promosi berlangganan TV berbayar.
Mempromosikan nomor pelayanan contact center adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pemahaman pelanggan akan kemudahan pelayanan. Berbagai nomor akses contact center dapat diperkenalkan, baik media telepon, email, social media dan chat. Salah satu cara mempromosikan nomor layanan contact center yang melekat pada produk adalah sebagai berikut :
Pemasangan pada kendaraan operasional
Pemasangan pada papan reklame
Pemasangan pada Kantor Cabang
Pemasangan pada Mesin ATM
Pemasangan pada kemasan
Berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani melalui contact center, khususnya penyediaan informasi. Sesuai dengan ketentuan UU keterbukaan Informasi publik, penyediaan informasi pada badan publik wajib dilakukan secara serta merta, yang termasuk dalam kategori ini adalah :
Laporan harta kekayaan pejabat badan public
Anggaran program atau pelaksanaan kegiatan
Struktur organisasi pada badan atau lembaga public
Jadwal pelaksanaan kegiatan sesuai program kerja
Informasi mengenai bencana alam
Segmentasi pelanggan pada pelayanan contact center dilakukan untuk memudahkan dalam proses pelayanan. Dengan demikian dapat menetapkan tingkat prioritas pelayanan dan risiko yang dapat terjadi. Pengelompokan pelanggan pada pelayanan contact center berdasarkan perilaku adalah sebagai berikut, kecuali :
Pelanggan rumah tangga atau social
Pelanggan kartu kredit atau perbankan
Pelanggan paket harian atau bulanan
Pelanggan asuransi jiwa atau kesehatan
Pelanggan prabayar atau paska bayar
Berbagai kebutuhan pelanggan dapat ditangani melalui contact center. Untuk itu agent contact center perlu mendapatkan pembekalan yang memadai, sehingga dapat memberikan pelayanan sesuai dengan tujuan contact center. Salah satu peranan contact center yang berdampak langsung terhadap pendapatan perusahaan adalah sebagai berikut :
Mendapatkan suara pelanggan
Meningkatkan kualitas pelayanan
Membantu pemesanan produk
Menurunkan biaya pelayanan
Meningkatkan retensi pelanggan
Dalam melakukan pelayanan contact center agent harus memastikan bahwa pelanggan mendapatkan pelayanan sesuai dengan tingkat kualitas pelayanan yang ditetapkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan agent dalam menangani keluhan dalam pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Mengungkapkan terima kasih
Meminta maaf atas kenyamanan pelanggan
Melakukan klarifikasi keluhan pelanggan
Menggali harapan pelanggan
Menunjukkan keinginan membantu.
Salah satu indikator penting dalam pelayanan adalah kemampuan agent memberikan solusi. Beberapa hal yang harus diperhatikan agent contact center dalam memberikan solusi kepada pelanggan adalah sebagai berikut, kecuali :
Menyelesaikan proses transaksi sesuai permintaan
Menyampaikan tindak lanjut penyelesaian
Menawarkan solusi alternative
Konfirmasi kesesuaian informasi
Menjalin relationship dengan pelanggan
Dalam operasional contact center, Agent contact center mempunyai peranan penting dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Beberapa hal yang menjadi tugas pokok agent dalam operasional contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Melakukan pencatatan permintaan pelanggan
Melakukan penilaian kepuasan pelanggan
.Melakukan edukasi ketentuan atau produk baru
Menangani keluhan atas permasalahan pelanggan
Menyampaikan informasi sesuai permintaan pelanggan
Dalam melakukan pelayanan contact center agent harus memastikan bahwa pelanggan mendapatkan informasi sesuai dengan hak akses yang diberikan. Salah satu tindakan yang harus dilakukan agent dalam mengidentifikasi data pelanggan dalam pelayanan contact center adalah sebagai berikut :
Menyampaikan tindak lanjut
Klarifikasi kesesuaian informasi
Menawarkan solusi alternative
Mencatat nomor pelanggan
Menyelesaikan permintaan
Risiko pelayanan contact center adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kegagalan atau tidak memadainya proses internal, sumber daya manusia dan sistem, atau sebagai akibat dari kejadian eksternal. Salah satu risiko yang dapat terjadi pada pelayanan contact center adalah kesalahan dalam memberikan harga pada proses pemesanan. Risiko ini termasuk kategori :
Risiko Operasional
Risiko Kerugian Finansial
Risiko Bisnis atau Kehilangan Pelanggan
Risiko Reputasi atau Kepercayaan
Risiko Hukum atau Kepatuhan
Kompetensi telah didefinisikan sebagai kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau tugas sesuai dengan standar performa yang ditetapkan. Beberapa kegiatan pengembangan dengan metode belajar yang dapat meningkatkan pengetahuan adalah sebagai berikut, kecuali :
Mengikuti Seminar Pelayanan
Menonton Video Pelayanan
Membaca Buku Panduan Pelayanan
Mempelajari Prosedur Pelayanan
Membuat Artikel Pelayanan
Beberapa kemampuan agent dalam memberikan pelayanan adalah kemampuan menyimak dan kemampuan bertanya. Beberapa hal yang menunjukkan bahwa agent mampu menggunakan kemampuan bertanya dengan baik adalah sebagai berikut, kecuali:
Melakukan identifikasi data pelanggan
Mengajukan pertanyaan konfirmasi
Mengucapkan kata pendek sebagai tanda pahaman
Melakukan verifikasi data pelanggan
Menggali kebutuhan pelanggan
Keterampilan bertanya adalah kemampuan dasar yang bersifat khusus yang harus dimiliki oleh agent contact center agar dapat melaksanakan proses pelayanan secara efektif, efisien dan profesional. Beberapa jenis pertanyaan tertutup yang dapat digunakan dalam pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Bisa diinformasikan nama pelanggannya?
Bisa saya catat, kapan kejadiannya ?
Bisa dibantu dengan nomor telepon yang dapat dihubungi ?
Bisa diinformasi pesan error yang ditampilkan ?
Bisa saya catat alamat Bapak?
Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan untuk melakukan konfirmasi pada saat menyelesaikan proses transaksi. Contoh pertanyaan ya atau tidak yang dapat digunakan dalam pelayanan tersebut adalah sebagai berikut, kecuali :
Apakah jumlah pesanannya sudah sesuai ?
Apakah ibu mempunyai kartu diskon ?
Apakah ibu sudah melakukan pemesanan atau tidak ?
Apakah ibu akan membayar dengan kartu kredit ?
Apakah pesanan ibu dikirimkan ke rumah ?
Dalam setiap pelayanan agent contact center dituntut untuk memberikan pelayanan prima. Untuk itu agent dibekali dengan sejumlah kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Beberapa hal yang menunjukkan bahwa agent mampu menggunakan kemampuan menyimak dengan baik adalah sebagai berikut, kecuali:
Kemampuan dalam mencatat informasi pelanggan
Kesabaran dengan tidak memotong pembicaraan pelanggan
Kemampuan melakukan konfirmasi permintaan pelanggan.
Kemampuan dalam menjelaskan kebutuhan pelanggan
Mengucapkan kata pendek sebagai tanda pahaman
Dalam melakukan penilaian kualitas pelayanan agent contact center harus memperhatikan aspek pengetahuan, keterampilan dan etika pelayanan. Beberapa hal yang menunjukkan keterampilan dalam melakukan pelayanan adalah sebagai berikut, kecuali :
Kemampuan dalam melakukan presentasi produk
Kemampuan dalam menguasai Aplikasi
Kemampuan dalam melakukan Analisa kebutuhan pelanggan
Kemampuan dalam memberikan edukasi yang sesuai
Kemampuan dalam bertanya dan menyimak
Pengembangan kompetensi agent contact center dapat dilakukan dengan metode belajar, berlatih dan berbagi. Beberapa kegiatan pengembangan dengan metode belajar yang dapat meningkatkan pengetahuan agent contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Menulis Artikel atau Kasus Pelayanan
Mengumpulkan Informasi dari Internet
Membaca Buku Panduan
Menonton Video Proses Pelayanan
Mengikuti Seminar Pelayanan Pelanggan
Agent contact center dibekali dengan sejumlah kemampuan dalam memberikan pelayanan. Dengan demikian agent mampu memberikan pelayanan prima dalam setiap proses pelayanan. Beberapa kegiatan pengembangan dengan metode berlatih yang dapat meningkatkan keterampilan agent adalah sebagai berikut, kecuali :
Mengikuti Seminar Pelayanan Pelanggan
Mengikuti pemaparan informasi produk terbaru
Membuat naskah kasus pelayanan
Menulis panduan pelayanan transaksi
Membuat analisis kasus kegagalan pelayanan
Pengembangan kompetensi agent contact center harus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga agent mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Untuk itu agent contact center harus secara proaktif mengembangkan diri dengan mengikuti berbagai program pengembangan. Beberapa hal positif yang dapat dilakukan agent untuk meningkatkan kualitas pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali:
Meningkatkan kewenangan dalam penanganan pelanggan.
Meningkatkan penguasaan spesifikasi produk
Meningkatkan penguasaan spesifikasi produk.
Meningkatkan penguasaan pada aplikasi pelayanan
Meningkatkan penguasaan prosedur penyelesaian
Dalam bertugas agent contact center dapat menerima berbagai jenis pelayanan dan kebutuhan pelanggan. Berbagai keterampilan membantu agent contact center dalam mengatasi berbagai permintaan dan keluhan pelanggan tersebut. Jika pelanggan membutuhkan penanganan atas kegagalan transaksi, maka agent membutuhkan kemampuan berikut ini, kecuali:
Keterampilan negosiasi atas keluhan pelanggan
Kemampuan analisis permasalahan pelanggan
Penguasaan informasi penggunaan produk
Penguasaan prosedur penanganan transaksi
Kemampuan bertanya dalam menggali kronologis kejadian
Beberapa Key Performance Indikator (KPI) dapat digunakan untuk menunjukkan kinerja pelayanan. Semakin banyak agent yang bertugas, maka semakin cepat pelanggan mendapatkan pelayanan. Hal ini ditunjukkan dengan waktu tunggu pelanggan sebelum mendapatkan pelayanan agent contact center yang semakin rendah. Indikator tersebut adalah :
Average Handling Time
Average Speed Of Answer
Average Available Time
Average Available Time
Average Talk Time
Beberapa indikator dapat digunakan untuk mengukur kinerja operasional contact center, salah satunya adalah Average Speed of Answer. Secara umum, jika pencapaian Average Speed of Answer suatu contact center lebih besar dari target yang ditetapkan, maka hal ini menunjukkan :
Jumlah Agent lebih sedikit
Jumlah antrian lebih pendek
Jumlah incoming call lebih sedikit
Jumlah Agent lebih banyak
Jumlah answer call lebih cepat
Salah satu indikator yang digunakan dalam pengawasan operasional adalah average talk time agent contact center. Jika pencapaian Average Talk Time seorang agent jauh lebih besar dari rata-rata, maka secara umum hal ini merupakan indikator berikut :
Keterbatasan memahami prosedur pelayanan
Keterbatasan kewenangan untuk mengambil keputusan
Keterbatasan alat bantu aplikasi dalam melakukan pencatatan
Keterbatasan alat bantu aplikasi dalam melakukan pencatatan
Keterbatasan informasi produk yang tersedia pada aplikasi.
Dalam setiap pelayanan agent dituntut untuk memberikan pelayanan prima. Untuk itu agent dibekali dengan sejumlah kemampuan dalam memberikan pelayanan. Pelanggan yang menghubungi contact center akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan kemampuan agent dalam melayani. Beberapa faktor yang sangat berpengaruh terhadap lamanya waktu pelayanan (Average Handling Time) agent contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Keterbatasan pengaturan pembagian pelayanan
Keterbatasan penguasaan spesifikasi produk
Perilaku pelanggan yang buruk
Keterbatasan informasi pemesanan produk
Keterbatasan penguasaan prosedur pelayanan
Beberapa indikator dapat digunakan untuk mengukur kinerja operasional contact center, salah satunya adalah Service Level. Beberapa manfaat mengukur dan menetapkan Service Level pada pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Menghitung beban pelayanan
Mengukur ketersediaan pelayanan
Mengukur kualitas pelayanan
Mengukur kemudahan akses
Menghitung kebutuhan agent
Beberapa indikator dapat digunakan untuk mengukur kinerja operasional contact center, salah satunya adalah Average Speed of Answer. Secara umum, jika pencapaian Average Speed of Answer suatu contact center lebih besar dari target yang ditetapkan, maka hal ini menunjukkan :
Jumlah Agent lebih sedikit
Jumlah antrian lebih pendek
Jumlah incoming call lebih sedikit
Jumlah Agent lebih banyak
Jumlah answer call lebih cepat
Berbagai indikator dapat digunakan untuk mengawasi operasional contact center. Salah satu indikator yang menunjukkan rasio tingkat kesabaran penelepon untuk menunggu dalam antrian pelayanan contact center dibandingkan dengan jumlah incoming call adalah :
Average Abandon Time
Abandon Rate
First Contact Resolution
Average Handling Time
Average Speed of Answer
Pelanggan yang menghubungi contact center akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan kemampuan agent dalam melayani. Beberapa faktor yang menyebabkan pencapaian First Contact Resolution yang lebih rendah dari target yang ditetapkan contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Keterbatasan akses terhadap informasi produk
Keterbatasan jumlah agent yang bertugas
Keterbatasan penguasaan prosedur penanganan keluhan
Keterbatasan kewenangan dalam menangani permintaan.
Keterbatasan akses aplikasi pembayaran.
Pelanggan yang menghubungi contact center akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan kemampuan agent dalam melayani. Pada saat tertentu ada beberapa pelanggan yang tidak tertangani permintaan atau keluhan yang disampaikan. Pelanggan seperti ini kemungkinan besar melakukan panggilan ulang untuk mengetahui perkembangan permasalahannya. Beberapa faktor berpengaruh secara langsung terhadap terjadinya pengulangan call atau repeated call pada contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Menurunnya motivasi agent dalam melayani
Jenis pelayanan yang lebih rumit
Pengetahuan agent yang kurang.
Waktu penyelesaian kasus yang lebih lama.
Jumlah permintaan yang lebih banyak.
Salah satu indikator penting dalam pelayanan contact center adalah Service Level, untuk itu harus menjadi perhatian. Beberapa hal yang mempengaruhi menurunnya pencapaian target Service Level pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Jumlah Incoming Call lebih banyak
Waktu pelayanan lebih lama
Jumlah Agent yang hadir lebih sedikit
Jumlah Answer Call lebih sedikit
Jumlah Abandon Call lebih Sedikit
Service Quality (ServQual) merupakan salah satu konsep layanan pelanggan yang bisa diandalkan untuk mengukur kepuasan pelanggan. ServQual memiliki lima elemen utama, yakni Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, dan Responsiveness (RATER). Unsur Assurance mengacu pada kemampuan contact center untuk menumbuhkan kepercayaan kepada pelanggan. Salah satu parameter dimensi assurance dalam service quality adalah sebagai berikut:
Keterlibatan pelanggan dalam proses pelayanan
Pengetahuan agent dalam melayani
Kecepatan agent dalam penanganan masalah
Konsistensi penanganan masalah pelanggan
Kesiapan agent dalam memberikan pelayanan
Service Quality (ServQual) memiliki lima elemen utama, yakni Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, dan Responsiveness (RATER). ServQual dapat dikombinasikan dalam 2 elemen berbeda untuk menunjukkan keterikatan semua elemen dalam dimensi pelayanan. Percaya diri agent dalam memberikan pelayanan, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan pelanggan dengan baik adalah salah satu bagian dari gabungan dimensi service quality berikut ini:
Tangible dan Empathy
Responsiveness dan Reliability
Reliability dan Assurance
Empaty dan Responsive
Assurance dan Tangible
Service Quality (ServQual) memiliki lima elemen utama, yakni Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, dan Responsiveness (RATER). ServQual dapat dikombinasikan dalam 2 elemen berbeda untuk menunjukkan keterikatan semua elemen dalam dimensi pelayanan. Pelatihan prosedur pelayanan untuk meningkatkan kemampuan agent memberikan solusi secara akurat dan berkesinambungan adalah bagian dari dimensi service quality :
Reliability dan Empathy
Responsiveness dan Empathy
Empathy dan Responsiveness
Assurance dan Reliability
Tangible dan Assurance
Service Quality (ServQual) memiliki lima elemen utama, yakni Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, dan Responsiveness (RATER). ServQual dapat dikombinasikan dalam 2 elemen berbeda untuk menunjukkan keterikatan semua elemen dalam dimensi pelayanan. Melibatkan pelanggan dalam tahapan proses penyelesaian, sehingga pelanggan merasa diperhatikan dan mendapatkan penanganan yang tepat adalah bagian dari gabungan dimensi service quality berikut ini :
Reliability dan Empathy
Tangible dan Reliability
Assurance dan Responsiveness
Empathy dan Responsiveness
Responsiveness dan Reliability
Service Quality (ServQual) memiliki lima elemen utama, yakni Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, dan Responsiveness (RATER). ServQual dapat dikombinasikan dalam 2 elemen berbeda untuk menunjukkan keterikatan semua elemen dalam dimensi pelayanan. Kesiapan untuk memberikan pelayanan dapat ditunjukkan dengan sambutan yang diberikan agent dengan senyum dan perhatian adalah salah satu bagian dari gabungan dimensi service quality berikut ini :
Reliability dan Assurance
Assurance dan Tangible
Tangible dan Empathy
Empathy dan Responsiveness
Responsiveness dan Reliability
Berbagai teknologi dapat digunakan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk membantu pelayanan contact center adalah Interactive Voice Response. Beberapa manfaat menggunakan teknologi Interactive Voice Response (IVR) untuk pelayanan swalayan di contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Melakukan Transaksi Pembayaran Tagihan
Menyediakan Menu Pilihan Pelayanan
Mencatat aktivitas pelayanan agent
Menyediakan Informasi Tagihan Pelanggan
Melakukan Verifikasi Data Pelanggan
Berbagai teknologi dibutuhkan agent contact center dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan, salah satunya adalah Knowledge Management System. Beberapa manfaat menggunakan Teknologi Knowledge Management System pada pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali:
Sebagai sarana untuk self-study
Membantu menyediakan informasi produk
Menyediakan standar jawaban
Alat bantu menguji pengetahuan agent
Mencatat permintaan pelanggan
Agent contact center bertugas untuk memberikan pelayanan yang akurat dan konsisten, untuk itu agent membutuhkan beberapa teknologi dalam melaksanakan pekerjaannya. Beberapa teknologi yang digunakan agent dalam pelayanan inbound contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Aplikasi Email untuk membantu mengirimkan konfirmasi pelayanan
Knowledge Management System untuk menyediakan informasi pelayanan
Computer Telephony Integration untuk screen pop informasi pelanggan
Call Management System untuk mencatat aktivitas agent
Customer Relationship Management untuk mencatat data pelayanan
Berbagai teknologi digunakan di contact center untuk membantu proses pelayanan dan pengawasan operasional. Beberapa manfaat menggunakan teknologi Call Recording System pada pelayanan contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Pengawasan kesesuaian standar pelayanan
Mengatur beban kerja pelayanan
Pengembangan kemampuan agent
Sebagai analisis untuk antisipasi risiko bisnis
Sebagai bukti untuk menjamin keamanan transaksi.
Ketersediaan teknologi Customer Relationship Management (CRM) dibutuhkan dalam operasional pelayanan contact center. Beberapa manfaat atau penerapan teknologi Customer Relationship Management di contact center adalah sebagai berikut, kecuali :
Quality Assurance untuk menilai kualitas pelayanan
Agent untuk mencatat permintaan pelanggan
Back Office untuk menindaklanjuti permasalahan
Team Leader untuk memantau status penyelesaian.
Supervisor untuk membuat laporan kategori pelayanan
Service Quality Dimension merupakan metode yang digunakan dalam mengukur tingkat kepuasan pelanggan. Perhatian secara personal dan peduli terhadap masalah pelanggan serta percaya diri dalam menangani merupakan aspek dimensi Empathy dalam Service Quality Dimension.
SEBAB
Perhatian dan kepedulian kepada masalah pelanggan adalah salah satu bentuk untuk mengerti kebutuhan pelanggan, sehingga pelanggan merasa terlayani dengan baik.
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan benar, alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pelayanan yang diberikan contact center dapat dikelompokkan dalam beberapa jenis pelayanan seperti pelayanan informasi, keluhan, permintaan dan transaksi. Pelayanan informasi dan transaksi dapat diberikan dengan menggunakan pelayanan swalayan atau dengan bantuan agent.
SEBAB
Berbagai teknologi untuk pelayanan swalayan dapat digunakan diantaranya Interactive Voice Response (IVR), chatbot, mobile apps dan sosial media. Penggunaan teknologi swalayan tersebut memegang peranan penting memberikan menu pelayanan, menyediakan informasi dan transaksi rutin secara swalayan.
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan benar dan alasan dan salah
Pencapaian Service Level (SL) atau Response Rate yang tinggi dapat dilakukan dengan menyediakan dukungan dan fasilitas yang memadai bagi agent dalam melakukan pekerjaannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan komunikasi melalui kegiatan simulasi kasus pelayanan.
SEBAB
Dengan kegiatan simulasi kasus pelayanan secara rutin dan berkesinambungan dapat membantu agent untuk meningkatkan penguasaan informasi dan penguasaan prosedur, serta mendukung untuk mempercepat waktu pelayanan. Dengan waktu pelayanan yang lebih singkat dapat meningkatkan ketersediaan agent untuk memberikan pelayanan.
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan benar, alasan salah
Peningkatan kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh kemampuan agent untuk membantu proses penyelesaiaan permasalahan pelanggan. Untuk itu pengembangan agent dapat dilakukan dengan pelatihan simulasi keterampilan negosiasi, kemampuan bertanya dan memecahkan masalah.
SEBAB
Dalam pelatihan simulasi pelayanan contact center, agent dapat berlatih keterampilan negosiasi berdasarkan skrip percakapan dan contoh kasus, sehingga agent dapat memberikan solusi yang tepat dalam mengatasi kelebihan produk.
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan benar, alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pencapaian First Contact Resolution (FCR) yang tinggi dapat dilakukan dengan menyediakan dukungan dan fasilitas yang memadai bagi agent dalam melakukan pekerjaannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi Agent.
SEBAB
Secara umum semakin tinggi pencapaian First Contact Resolution menunjukkan bahwa Agent contact center membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan produk dan pemahaman prosedur kerja.
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan benar, alasan salah
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Berdasarkan data kepuasan pelanggan contact center tersebut, jumlah pelanggan yang merekomendasikan (promoters) lebih banyak dari yang passives atau kecewa, sehingga pencapaian nilai Net Promoter Score (NPS) menjadi positif.
SEBAB
Pada pengukuran Net Promoter Score (NPS) tersebut, jumlah pelanggan yang memberikan nilai 9 atau 10 adalah 635 dan jumlah pelanggan yang memberikan nilai 0 - 6 adalah 47, maka pencapaian nilai NPS contact center tersebut adalah positif 42.
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pernyataan benar dan alasan salah
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan salah dan alasan benar
Berdasarkan data kepuasan pelanggan contact center tersebut, pencapaian nilai Net Promoter Score (NPS) adalah +52. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah pelanggan yang merekomendasikan (promoters) lebih banyak dari pelanggan yang passives dan detractors.
SEBAB
Pada pengukuran Net Promoter Score (NPS), jumlah pelanggan memberikan penilaian adalah 915 pelanggan. Pelanggan diberikan pertanyaan dengan skala penilaian dari 0 sampai dengan 10. Dengan demikian pencapaian NPS suatu contact center dapat tercapai dari angka -100 sampai dengan +100.
Pernyataan benar dan alasan salah
Pernyataan salah dan alasan benar
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Berdasarkan data kepuasan pelanggan contact center tersebut, jumlah pelanggan yang merekomendasikan (promoters) lebih banyak dari yang detractors atau kecewa, sehingga pencapaian nilai Net Promoter Score (NPS) menjadi positif.
SEBAB
Pada pengukuran Net Promoter Score (NPS) tersebut, semakin banyak pelanggan yang memberikan nilai 9 atau 10 dan semakin sedikit pelanggan yang memberikan nilai 0 - 6, maka semakin tinggi pencapaian NPS suatu contact center.
Pernyataan salah, alasan benar
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan benar dan alasan salah
Berdasarkan data kepuasan pelanggan contact center tersebut, pencapaian nilai Net Promoter Score (NPS) adalah positif. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah pelanggan yang merekomendasikan lebih banyak dari yang kecewa.
SEBAB
Pada pengukuran Net Promoter Score (NPS), pelanggan diberikan pertanyaan dengan skala penilaian dari -100 sampai dengan +100. Dengan demikian pencapaian NPS suatu contact center dapat tercapai dari angka 0 - 10.
Pernyataan salah dan alasan benar
Pernyataan benar dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Pernyataan dan alasan salah
Pernyataan dan alasan benar, tetapi tidak ada hubungan sebab akibat
Berdasarkan survei kepuasan pelanggan yang dilakukan suatu perusahaan, diperoleh hasil yang membandingkan antara tingkat kepuasan pelanggan dan tingkat kepentingan suatu parameter. Dengan memperhatikan data tersebut, prioritas perbaikan yang perlu dilakukan adalah ketersediaan dukungan online, purna jual dan hubungan pelanggan.
SEBAB
Dengan tingkat kepuasan yang rendah dan tingkat kepentingan yang tinggi menunjukkan bahwa pelanggan menginginkan perbaikan pada parameter tersebut.
Jika pernyataan benar, alasan salah
Jika pernyataan dan alasan salah
Jika pernyataan dan alasan benar, namun tidak ada hubungan sebab akibat
Jika pernyataan dan alasan benar serta ada hubungan sebab akibat
Jika pernyataan salah, alasan benar.
