wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

REMEDIAL PH BAB 2 BIOGRAFI&TEKS NARATIF OBJEKTIF

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Baca penggalan biografi berikut dengan saksama.

Chairil Anwar dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, pada 26 Juli 1992. Ia merupakan anak tunggal dari pasangan Toeloes dan Saleha. Ayahnya berasal dari Taeh Baruah. Ayahnya pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Inderagiri, Riau. Adapun ibunya berasal dari Situjug, Limapuluh Kota. Ia masih punya pertalian kerabat dengan Soetan Sjahrir, Perdana Menteri Pertama Indonesia.


Sumber: http://biografipedia.com/2015/06/biografi-chairil-anwar-penyair-indonesia.html (5 Maret 2016)


Cuplikan teks tersebut merupakan ... dalam riwayat tokoh Chairil Anwar.

a)

pendidikan

b)

perjalanan karier

c)

perjuangan

d)

Identitas

e)

prestasi

2.

Berikut yang bukan bagian dari teks riwayat tokoh adalah ...

a)

Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin lahir di Semarang, Jawa Tengah, 29 Februari 1936.

b)

Kepakarannya di bidang bahasa kian bertambah setelah pada 1978, ia meraih gelar doktor dalam bidang linguistik di UI dengan memilih topik Morfologi Dialek Lamalera sebagai judul disertasinya.

c)

Selain mengajar di kampus, Gorys juga menjadi pengasuh tetap rubrik “Pembinaan Bahasa Indonesia” di harian Surya Surabaya, serta sesekali tampil di layar TVRI membawakan acara “Pembinaan Bahasa Indonesia”.

d)

Kahlil Gibran mulai aktif menulis beberapa artikel yang tersebar di berbagai media massa.

e)

Seseorang perlu disiplin dalam masalah pengaturan waktu karena hal itu merupakan salah satu penentu keberhasilan.

3.

Cermati cuplikan riwayat tokoh berikut.

1. Chairil Anwar dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, pada 26 Juli 1922.

2. Chairil Anwar bersekolah di Hollandsch-Inlandsche School (HIS), sekolah dasar untuk orang-orang pribumi pada masa penjajahan Belanda.

3. Chairil Anwar pernah menjadi redaktur ruang budaya Siasat “Gelanggang” dan Gema Suasana. Dia juga mendirikan “Gelanggang Seniman Merdeka” pada tahun 1946.

4. Selain menulis puisi, ia juga menerjemahkan karya sastra asing ke dalam bahasa Indonesia.

5. Saat pertama kali mengirimkan puisi-puisinya di Majalah Pandji untuk dimuat, banyak yang ditolak karena dianggap terlalu individualistis.


Sumber: http://biografipedia.com/2015/06/biografi-chairil-anwar-penyair-indonesia.html (5 Maret 2016)


Dalam perjalanan hidupnya, Chairil Anwar pernah mengalami kegagalan. Hal ini tergambar dalam kalimat ke- ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

4.

Hal yang dianggap menarik dari kehidupan seorang tokoh dalam riwayat tokoh adalah ...

a)

kedudukan

b)

pangkat

c)

harta benda yang dimiliki

d)

kemanfaatan aktivitasnya bagi kemanusiaan

e)

sikap orang lain terhadap aktivitasnya

5.

Tulisan yang dibuat oleh orang lain yang memuat riwayat hidup dan sepak terjang tokoh disebut ...

a)

biografi

b)

paragraf

c)

esai

d)

kritik

e)

artikel

6.

Berikut ini yang tidak termasuk tokoh sastra adalah….

a)

Chairil Anwar

b)

Kahlil Gibran

c)

Nh. Dini

d)

H. B. Jassin

e)

Pangeran Diponegoro

7.

Berikut ini yang tidak termasuk dalam pokok-pokok informasi riwayat tokoh adalah….

a)

nama lengkap

b)

tempat dan tanggal lahir

c)

riwayat orangtua

d)

riwayat pendidikan

e)

harta yang dimiliki

8.

Dalam teks biografi, bagian yang berisi pandangan penulis, biasanya berupa kata-kata motivasi dan sifatnya optional disebut bagian….

a)

pendahuluan

b)

tengah

c)

penutup

d)

awal dan akhir

e)

kesimpulan

9.

Baca penggalan biografi berikut dengan saksama!

Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin lahir di Semarang, Jawa Tengah, 29 Februari 1936. NH. Dini adalah sastrawan, novelis, dan feminis. NH. Dini dilahirkan dari pasangan Saljowidjojo dan Kusaminah. Ia anak bungsu dari lima bersaudara, konon ia masih berdarah Bugis.


Sumber: http://www.mikirbae.com/2015/08/teks-biografi-tokoh-sastra-indonesia.html (6 Maret 2016)


Cuplikan teks tersebut merupakan bagian ... dalam riwayat tokoh Nh. Dini.

a)

pendahuluan

b)

penutup

c)

peristiwa dan masalah

d)

reorientasi

e)

perjuangan

10.

Baca penggalan riwayat tokoh berikut ini!

Samsuri menyelesaikan pendidikan sekolah dasar pada tahun 1939 di Mojokerto, HIK pada tahun 1944 di Yogyakarta, dan SGA pada tahun 1953 di Surabaya. Ia melanjutkan kuliah di Yogyakarta dan sarjana muda pada tahun 1956. Setelah itu, ia menyelesaikan program master pada tahun 1958 dan program doktor dalam bidang pendidikan bahasa Inggris di Bloomington University, Indiana, USA.


Sumber: http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/tokoh/242/Samsuri (6 Maret 2016)


Kutipan riwayat tokoh tersebut menonjolkan unsur ...

a)

biodata tokoh

b)

keunikan tokoh

c)

pendidikan tokoh

d)

pekerjaan tokoh

e)

keluarga tokoh

11.

Perhatikan penggalan biografi berikut ini!

Ayahnya bernama Khalil bin Gibran, seorang gembala yang memiliki kebiasaan memainkan Taoula dan merokok pipa air (narjille). Ibunya bernama Kamila. Khalil Gibran mempunyai dua saudara perempuan, yaitu Mariana dan Sultana.


Sumber: http://www.biografipedia.com/2015/08/biografi-kahlil-gibran-seorang-sastrawan.html (6 Maret 2016)


Kutipan riwayat tokoh tersebut menonjolkan unsur ...

a)

teladan tokoh

b)

keunikan tokoh

c)

pendidikan tokoh

d)

pekerjaan tokoh

e)

keluarga tokoh

12.

Informasi berikut ini tidak perlu ada dalam teks biografi adalah ...

a)

prestasi yang pernah dicapai.

b)

nama lengkap tokoh.

c)

permasalahan yang dihadapi tokoh.

d)

hal menarik yang dialami tokoh.

e)

merekayasa informasi tokoh untuk membuat kehebohan.

13.

Berikut ini bukan identitas tokoh adalah ...

a)

Kahlil Gibran lahir di Basyari, Lebanon, 6 Januari 1883 dari keluarga Katolik Maronit.

b)

Gorys dari Lamelera, Lembata, Nusa Tenggara Timur, pada 17 November 1936 dengan nama Gregorius Keraf.

c)

Selain mengajar di kampus, Gorys juga menjadi pengasuh tetap rubrik “Pembinaan Bahasa Indonesia” di harian Surya Surabaya, serta sesekali tampil di layar TVRI membawakan acara “Pembinaan Bahasa Indonesia”.

d)

Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin lahir di Semarang, Jawa Tengah, 29 Februari 1936. Nh. Dini adalah sastrawan, novelis, dan feminis.

e)

Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono lahir di Surakarta, 20 Maret 1940. Ia adalah seorang pujangga berkebangsaan Indonesia terkemuka.

14.

Reorientasi dalam riwayat tokoh bersifat ...

a)

wajib

b)

opsional

c)

harus

d)

mesti

e)

patut

15.

Urutan struktur teks riwayat tokoh adalah ...

a)

Orientasi-peristiwa dan masalah-reorientasi

b)

Reorientasi-orientasi-peristiwa dan masalah

c)

Peristiwa dan masalah-reorientasi-orientasi

d)

Pembuka-penutup-peristiwa dan masalah

e)

Peristiwa dan masalah-pembuka-penutup

16.

Informasi yang ditulis dalam teks riwayat tokoh bersifat ...

a)

faktual

b)

fiktif

c)

semu

d)

baru

e)

istimewa

17.

Isi peristiwa dan masalah dalam teks riwayat tokoh disebut ...

a)

nama tokoh

b)

tempat dan tanggal lahir tokoh

c)

semua kejadian yang dialami tokoh

d)

nama orangtua tokoh

e)

riwayat pernikahan tokoh

18.

Bagian yang menyajikan situasi dasar agar pembaca dapat memahami penjelasan-penjelasan selanjutnya termasuk ke dalam bagian….

a)

pendahuluan

b)

tengah

c)

penutup

d)

kesimpulan

e)

reorientasi

19.

Hal yang tidak perlu ditulis dalam riwayat tokoh adalah ...

a)

nama lengkap

b)

orangtua

c)

keadaan fisik

d)

nama istri

e)

nama anak

20.

Perhatikan penggalan riwayat tokoh berikut ini.

Nh. Dini adalah perempuan novelis Indonesia yang kuat. Dia bukan masuk sastra motivasi sebagaimana umumnya perempuan penulis masa kini, tetapi sebagai angkatan lama, ia seorang penulis sastra yang soliter. Bahkan dalam novel Namaku Hiroko, menampakkan munculnya pandangan generasi baru kaum perempuan.


Sumber: http://www.mikirbae.com/2015/08/teks-biografi-tokoh-sastra-indonesia.html (6 Maret 2016)


Kutipan riwayat tokoh tersebut merupakan bagian ...

a)

pendahuluan

b)

peristiwa tokoh

c)

penutup

d)

orientasi

e)

masalah tokoh

21.

Teks yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian hingga pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian yang diceritakan, serta ditulis sesuai dengan keadaan yang sebenarnya adalah….

a)

teks naratif

b)

teks objektif

c)

teks naratif objektif

d)

teks biografi

e)

teks argumentasi

22.

Urutan kejadian-kejadian yang diceritakan disampaikan dengan urutan dari pagi hingga siang, atau dari malam sampai pagi, dari dulu ke zaman sekarang dan sebagainya, disebut dengan urutan….

a)

urutan awal

b)

urutan waktu

c)

urutan akhir

d)

urutan ruang

e)

urutan ragam peristiwa

23.

Cermatilah kutipan biografi berikut!


Umar Kayam berasal dari keluarga guru. Kegemarannya membaca buku sejak dini diperolehnya dari ayahnya yang mempunyai perpustakaan pribadi. Saat beliau di sekolah dasar, ada keharusan untuk membaca dongeng dan pelajaran bercerita di depan kelas dalam bahasa Belanda. Di kelas lima beliau sudah menguasai bahasa Belanda. Sehari-harinya, bersama orang tuanya ia berbicara dalam bahasa Jawa halus (kromo) campur bahasa Belanda. Bahasa Melayu bukan bahasa sehari-hari sehingga beliau pada sore hari les bahasa Melayu.

Umar Kayam mulai belajar mengarang saat duduk di SMA bagian A (Bahasa) di Yogyakarta. Awalnya untuk memenuhi tugas pelajaran mengarang dengan tema yang diberikan guru. Kemudian beliau mendapat tugas mengelola majalah dinding sekolah. Di majalah itulah Umar Kayam mengekspresikan tulisan dalam bentuk puisi, cerpen, esai, dan pembicaraan karya-karya pengarang terkenal.


Keteladanan Umar Kayam yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Gemar membaca buku sejak kecil.

b)

Menulis karangan dengan berbagai tema.

c)

Mengelola majalah dinding sekolah.

d)

Membicarakan karya-karya pengarang terkenal.

e)

Membaca dongeng dan bercerita di depan kelas.

24.

Cermatilah kutipan biografi berikut!


HAMKA atau Haji Abdul Malik Karim Amrullah lahir di desa Kampung Molek, Maninjau, Sumatra Barat, 17 Februari 1908 dan meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981. Beliau seorang sastrawan, yang sekaligus seorang ulama dan aktivis politik. Beliau mendapat sebutan Buya, yang berarti ayah atau orang yang dihormati.

Hamka adalah seorang otodidak dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi, dan politik, baik Islam maupun Barat. Dengan kemahiran bahasa Arabnya yang tinggi, beliau dapat menyelidiki karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah. Melalui bahasa Arab juga, beliau meneliti karya sarjana Prancis, Inggris, dan Jerman. Hamka juga rajin membaca dan bertukar pikiran dengan tokoh-tokoh nasional terkenal di Jakarta sambil mengasah bakatnya sehingga menjadi ahli pidato yang andal.


Keteladanan Hamka yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Menjadi ayah atau orang yang dihormati sekaligus sastrawan sehingga mendapat sebutan Buya.

b)

Menjadi sastrawan, yang sekaligus seorang ulama dan aktivis politik yang ahli berpidato.

c)

Menguasai bahasa Arab sedemikian rupa sehingga dapat meneliti berbagai karya dunia.

d)

Belajar secara otodidak bahasa Arab untuk meneliti berbagai bidang ilmu pengetahuan.

e)

Rajin membaca dan bertukar pikiran dengan tokoh-tokoh nasional terkenal di Jakarta

25.

Cermatilah kutipan biografi berikut!


Rendra petama kali mempublikasikan puisinya di media massa pada tahun 1952 melalui majalah Siasat. Setelah itu, puisi,puisinya pun lancar mengalir menghiasi berbagai majalah pada saat itu, seperti Kisah, Seni, Basis, Konfrontasi, dan Siasat Baru. Hal itu terus berlanjut seperti terlihat dalam majalah,majalah pada dekade selanjutnya, terutama majalah tahun 60,an dan tahun 70,an.

Kaki Palsu adalah drama pertamanya, dipentaskan ketika ia di SMP, dan Orang,Orang di Tikungan Jalan adalah drama pertamanya yang mendapat penghargaan dan hadiah pertama dari Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Yogyakarta. Pada saat itu ia sudah duduk di SMA. Penghargaan itu membuatnya sangat bergairah untuk berkarya. Prof. A. Teeuw, di dalam bukunya Sastra Indonesia Modern II (1989), berpendapat bahwa dalam sejarah kesusastraan Indonesia modern Rendra tidak termasuk ke dalam salah satu angkatan atau kelompok seperti Angkatan 45, Angkatan 60,an, atau Angkatan 70,an. Dari karya-karyanya terlihat bahwa ia mempunyai kepribadian dan kebebasan sendiri.


Hal yang dapat kita teladani dari tokoh tersebut adalah ...

a)

Puisinya sudah dipublikasikan di majalah Siasat pada tahun 1952.

b)

Drama pertamanya berjudul Kaki Palsu dipentaskan ketika Rendra SMP.

c)

Orang,Orang di Tikungan Jalan mendapat penghargaan dari Kanwil P dan K.

d)

Penghargaan pertamanya telah membuatnya bergairah untuk berkarya.

e)

Rendra mempunyai kepribadian dan kebebasan sendiri.

26.

Cermatilah kutipan biografi berikut!


Taufik Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tahun 1935. Beliau adalah seorang budayawan dan sastrawan yang sangat populer. Beragam penghargaan telah diperolehnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia banyak melahirkan karya seperti puisi, esai sastra, karya terjemahan, dan lain-lain.

Taufik Ismail bermimpi menjadi sastrawan saat masih SMA. Waktu itu ia mulai menulis beberapa puisi yang dimuat di beberapa majalah. Ia dibesarkan di lingkungan keluarga yang suka membaca sehingga ia pun senang membaca sejak kecil. Hobinya semakin terpuaskan sejak ia menjadi penjaga perpustakaan di Perpustakaan Pelajar Islam Indonesia Pekalongan. Dan minatnya dalam dunia sastra tumbuh saat ia sekolah di SMA Whitefish Bay di Milwaukee, Winconsin, AS, berkat program beasiswa pertukaran pelajar. Bersama sastrawan lainnya, ia berhasil memperkenalkan sastra ke sekolah-sekolah lewat program “Siswa Bertanya, Sastrawan Menjawab” yang disponsori oleh Yayasan Indonesia dan Ford Foundation.


Keteladanan Taufik Ismail yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …

a)

Menjadi budayawan dan sastrawan yang sangat populer.

b)

Memperoleh berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional.

c)

Menciptakan banyak puisi, esai sastra, karya terjemahan, dan lain-lain.

d)

Menjadi penjaga perpustakaan sambil membaca berbagai macam buku sastra.

e)

Senang membaca, menulis puisi, dan menumbuhkan minat sastra pada pelajar.

27.

Cermatilah kutipan biografi berikut!


A.A. Navis adalah seorang sastrawan dan budayawan terkemuka di Indonesia. Ia menjadikan menulis sebagai alat dalam kehidupannya. Karyanya yang terkenal adalah cerita pendek Robohnya Surau Kami. Navis adalah sosok yang ceplas-ceplos, apa adanya. Kritik-kritik sosialnya mengalir apa adanya untuk membangunkan kesadaran setiap pribadi agar hidup lebih bermakna. Ia selalu mengatakan yang hitam itu hitam dan yang putih itu putih. Ia amat gelisah melihat negeri ini digerogoti para koruptor. Pada suatu kesempatan ia mengatakan kendati menulis adalah alat utamanya dalam kehidupan tetapi jika disuruh memilih ia akan pilih jadi penguasa untuk menangkapi para koruptor. Walaupun ia tahu risikonya, mungkin dalam tiga bulan, ia justru akan duluan ditembak mati oleh para koruptor itu. Sebagai seorang penulis, ia tak pernah merasa tua. Padahal, menulis bukanlah pekerjaan mudah, memerlukan energi, pemikiran serius, dan santai. "Tidak semua gagasan dapat diimplementasikan dalam sebuah tulisan, dan bahkan kadang-kadang memerlukan waktu 20 tahun untuk melahirkan sebuah tulisan. Kendati demikian, ada juga tulisan yang dapat diselesaikan dalam waktu sehari saja. Namun, semua itu harus dilaksanakan dengan tekun tanpa harus putus asa.” Katanya dalam sebuah diskusi.


Hal yang diteladani dari sosok A.A. Navis adalah …

a)

Pengarang yang gelisah melihat kebobrokan negerinya.

b)

A.A Navis sebagai pengarang cerpen yang produktif.

c)

Gaya kepenulisan yang ceplas-ceplos dan apa adanya.

d)

Teguh pendirian dan berani mengatakan apa adanya.

e)

A.A Navis memiliki semangat yang tinggi dalam menulis.

28.

Urutan kejadian-kejadian dalam paragraph disusun dengan mengikuti bagian-bagian dari suatu tempat. Misalnya, dari barat ke timur, dari pinggir ke tengah, dari dalam ke luar, disebut dengan urutan…

a)

urutan awal

b)

urutan waktu

c)

urutan akhir

d)

urutan ruang

e)

urutan ragam peristiwa

29.

Teks naratif objektif merupakan teks yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian hingga pembaca seolah-olah mengalami sendiri kejadian yang diceritakan, serta ditulis sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Kata objektif mempunyai pengertian yaitu ...

a)

teks tentang berbagai peristiwa

b)

menggambarkan suatu kejadian

c)

mengenai keadaan yang sebenarnya

d)

sesuai pendapat pribadi

e)

dapat dipengaruhi oleh suatu pendapat lain

30.

Berikut ini yang bukan merupakan nilai yang dapat diteladani dari riwayat tokoh adalah ...

a)

nilai praktis

b)

nilai artistik

c)

nilai moral

d)

nilai ekonomis

e)

nilai kultural

31.

Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah, pemilik nama pena Hamka (lahir di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumateran Barat, 17 Februari 1908-meninggal di Jakarta, 24 Juli 1981 pada umur 73 tahun) adalah seorang ulama dan sastrawan Indonesia.


Berikut ini kata tanya yang tepat sesuai cuplikan teks riwayat tokoh di atas adalah ...

a)

apa, siapa, bagaimana

b)

siapa, kapan, di mana

c)

apa, siapa, kapan

d)

kapan, di mana, bagaimana

e)

apa, siapa, kenapa

32.

Setelah menyelesaikan sekolah menengah dan kepulangan singkat ke Sumatera, Amir Hamzah melanjutkan sekolahnya ke Algement Middelbare School (AMS, sekolah menengah atas) yang dioperasikan Boedi Oetomo di Surakarta, Jawa Tengah, di mana ia mempelajari Sastra Timur dan bahasa, termasuk bahasa Jawa, Sansekerta, dan Arab. Lebih suka menyendiri ketimbang hiruk-pikuknya asmara, Amir lebih memilih menyewa kamar di sebuah rumah pribadi yang dimiliki oleh residen Surakarta. Kemudian ia bertemu dengan beberapa orang yang kelak menjadi penulis, termasuk Armijn Pane dan Achdiat Karta Mihardja; mereka segera menemukan bahwa Amir adalah seorang pelajar yang ramah, rajin, dan dengan catatan lengkap dan kamar tidur bersih (selimut dilipat dengan baik, Mihardja kemudian bercerita, bahwa “... lalat jang kesasar akan dapat tergelintjir atasnja”), tetapi juga seorang romantis; cenderung berpikir sedih di bawah cahaya lampu dan mengisolasi diri dari teman-teman sekelasnya.


Sikap yang patut diteladani dari Amir Hamzah menurut cuplikan riwayat tokoh diatas adalah ...

a)

ramah dan rajin

b)

percaya diri

c)

pekerja keras

d)

jujur

e)

bertanggung jawab

33.

Perhatikan langkah-langkah menyusun teks naratif objektif tentang riwayat tokoh berikut ini!


(1) Kumpulkan informasi secara detail tentang tokoh yang akan ditulis riwayatnya. Apabila memungkinkan, lebih baik melakukan wawancara terhadap tokoh secara langsung, keluarga tokoh, atau kerabat tokoh yang akan dibuat riwayatnya.

(2) Kumpulkan data-data yang akurat dan legal sebagai pendukung dari berbagai media massa untuk mengetahui sudut pandang orang lain terhadap tokoh tersebut.

(3) Hal normatif yang perlu dilakukan selanjutnya yaitu kesediaan tokoh untuk ditulis riwayatnya dan pendapat tokoh tentang segala hal yang ingin atau tidak ingin diketahui publik. Hal ini untuk menghindari perseteruan dengan tokoh seandainya tulisan riwayatmu nantinya merugikan tokoh.

(4) ....

(5) Tulislah pula hal-hal menarik dan yang patut diteladani dari tokoh yang kamu susun.

(6) Setelah selesai, mintalah tokoh yang Anda buat riwayatnya untuk membaca draft naskah, dan menyetujui teks riwayat tokoh yang kamu susun. Hal itu menghindari kesalahan atau ketidaksesuaian antara tulisanmu dengan riwayat tokoh yang sebenarnya.


Berikut ini kalimat yang tepat untuk mengisi poin (4), yaitu ...

a)

Menganalisis data yang didapatkan

b)

Mempublikasikan riwayat tokoh

c)

Menulis teks riwayat tokoh berdasarkan data-data dan fakta-fakta yang telah dikumpulkan

d)

Meneladani hal-hal menarik dari tokoh

e)

Mengumpulkan riwayat tokoh yang disusun kepada tokoh yang ditulis

34.

Nilai yang dapat memberikan atau mengandung hubungan yang mendalam dengan suatu masyarakat, peradaban, atau kebudayaan disebut…

a)

nilai hedonik

b)

nilai artistik

c)

nilai kultural

d)

nilai etis, moral, agama

e)

nilai praktis

35.

Berikut ini yang bukan merupakan hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam menulis teks naratif objektif tentang riwayat tokoh sastra dan bahasa, yaitu ...

a)

Sumber yang terpercaya dan berasal dari dokumen

b)

Sumber yang terpercaya yang berasal dari narasumber

c)

Mencantumkan hal-hal menarik tentang tokoh yang dibahas

d)

Menuliskan hal-hal yang patut diteladani dari tokoh

e)

Menuliskan hal-hal yang buruk tentang tokoh