NEW
Font size
WorksheetsUH hidrokarbon
Total questions: 25
Worksheet time: 37mins
Adanya senyawa karbon dalam suatu zat dapat diketahui dengan cara membakar zat tersebut.jika zat mengandung senyawa karbon, pembakaran sempurna zat akan menghasilkan . . .
gas oksigen
gas karbon monoksida
gas karbon dioksida
air kapur
endapan air kapur
Kekhasan atom karbon yang Menyebabkan unsure karbon mempunyai banyak ragam senyawa adalah .
Mempunyai 4 elektron valensi yang dapat digunakan berikatan kovalen
Dapat membentuk rantai karbondengan berbagai bentuk
Mempunyai konfigurasi electron yang belum stabil seperti gas mulia
Bentuk ruang ikatan pada atom karbon adalah tetrahedron
aMerupakan zat padat yang sangat stabil pada suhu kamar
Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah . . .
C3H4
C3H6
C4H6
C4H8
C4H10
Cara penamaan yang salah dari senyawa hidrokarbon berikut adalah . . .
2 – metilbutana
3 - metilbutana
2- metilpropana
3-metilpentana
3-metilheksana
Diantara senyawa berikut yang mempunyai isomeri geometri (cis-trans) adalah . . .
etana
1-butena
2-butea
1-pentena
pentana
3. Dari rumus struktur zat berikut ini :
CH3 H
I I
CH3 – C – CH2 – C – CH3
I I
H CH2 – CH3
Dapat dikatakan bahwa zat itu mempunyai . .
5 atom C primer, 2 atom C sekunder, 1 atom C tersier, 1 atom kuartener
4 atom C primer, 1atom C sekunder, 2 atom C tersier, 1 atom kuartener
4 atom C primer, 2 atom C sekunder, 1 atom C tersier, 1 atom kuartener
4 atom C primer, 2 atom C sekunder, 2 atom C tersier, 0 atom kuartener
2 atom C primer, 2 atom C sekunder, 3 atom C tersier, 1 atom kuartener
nama dari rumus kimia berikut adalah . . . .
CH3 H
I I
CH3 – C – CH2 – C – CH3
I I
H CH2-CH3
1,1,3-trimetilpentana
2,4-dimetilheksana
2-etil-4-metilpentana
3,5-dimetilheksana
4-etil-2-metilpentana
Nama sistematis dari :
CH3 – C(CH3) = CH – CH3
2 – metil – 2 – butena
3 – metil – 2 – butena
2 – metil – 3 – butena
Isobutilena
3 – metil –3 – butana
Nama yang tepat untuk senyawa dengan rumus struktur di bawah ini adalah . . .
CH ≡ C – (CH2)3 – CH(CH3) – C2H5
6 – metil - 1 – oktuna
6 – metil - 1 – oktena
5 – etil – 5 – metal – 1 – heksuna
5 – etil – 5 – metal – 1 – heksena
6 – metil - 1 – nonuna
Hidrokarbon dengan rumus molekul C6H14 mempunyai isomer sebanyak . . .
2
3
5
7
9
Di antara senyawa hidrokarbon
berikut yang paling rendah titik
didihnya yaitu . . . .
n-pentana
2-metilbutana
2,3-dimetilbutana
2-metilheksana
n-heksana
Senyawa 2,3-dimetilbutana berisomer dengan ..
Normal heksena
3-etilheksana
2-metilheksana
2-metilpropana
n-heksana
Rumus struktur senyawa hasil reaksi berikt ini
CH3–CH2–CH=CH2+ HBr→ X adalah
CH3–CH2–CHBr–CH3
CH2Br–CH2–CH2-CH3
CH2=CBr–CH2-CH3
CH2Br–CH2–CH2-CH2Br
CH3–CH3– CH2Br- CH2Br
Jenis reaksi yang terjadi pada persamaan reaksi 1 dan 2 adalah . . .
(1) C2H6 + Cl2 → C2H5Cl + HCl
(2) C4H8 + H2 → C4H10
substitusi dan eliminasi
adisi dan substitusi
eliminasi dan adisi
substitusi dan adisi
adisi dan eliminasi
nama salah satu isomer posisi pada persamaan reaksi 2 C4H8 + H2 → C4H10
1-pentena
2-pentena
1-propena
2-butena
3-pentena
Terdapat 4 senyawa hidrokarbon sebagai berikut:
i. n-pentana
ii. 2-metilbutana
iii. 2,2-dimetilpropana
iv. n-heksana
urutan yang menunjukkan kenaikan titik didih adalah . . . .
ii – iii – i - iv
iv – i – ii - iii
iii – i – ii - iv
iv – iii – ii – i
iii – ii – i -iv
Minyak bumi harus digunakan secara hemat karena proses pembentukannya memerlukan waktu yang sangat lama, menurut teori pembentukannya, minyak bumi berasal dari...
Gunung berapi
air laut yang terpendam
Reaksi alkali dan gas CO2
Reaksi besi karbida dan air
Pelapukan hewan dan tumbuhan
Komponen utama dalam minyak bumi adalah....
Sikloalkana dan aromatik
Alkana dan heterosiklik
Alkana dan aromatik
Heterosiklik dan aromatik
alkana dan sikloalkana
Proses pemisahan minyak mentah (cruide oil) minyak bumi menjadi bahan bakar dengan cara
sublimasi
penguapan
kristalisasi
destilasi bertingkat
kromatografi
fraksi minyak bumi yang titik didihnya paling tinggi adalah . . .
lilin
kerosin
pelumas
aspal
solar
Bensin dengan angka oktan 90 memiliki komposisi....
10% isooktana dan 90% n- heptana
10% n- heksana dan 90% isooktana
10% isooktana dan 90% n- heksana
10% n- pentana dan 90% isooktana
10% n- heptana dan 90% isooktana
Zat berbahaya bagi lingkungan akibat penambahan TEL pada bensin adalah . . .
Partikulat timbal
gas karbon monoksida
gas nitrogen oksida
gas oksida belerang
gas karbon dioksida
Pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna menghasilkan gas yang dapat meracuni hemoglobin. Gas yang dimaksud adalah . . .
CO
CO2
NO
SO2
SO3
Fraksi minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar dengan angka oktan tinggi adalah .
kerosin
bensin
solar
residu
LPG
Untuk mengurangi ketukan (knocking) pada pembkaran bensin ditambahkan . . .
Oksigen
belerang
tetraetil lead
timbal
PbSO4
