Font size
WorksheetsKelas 9 Materi Bab 3 CERPEN
Total questions: 26
Worksheet time: 1hrs 4mins
Bacalah cuplikan cerita berikut!
Baik Adit maupun Alwi mulai menyadari bahwa keduanya amat terkejut. Impian masing-masing telah buyar: Teko yang bisa menangis dan selamat tinggal kemelaratan!
Kedatangan Tuan Wahyono membangunkan mereka dengan kata kata yang sedemikian datar dan dingin sehingga Alwi merasa beku seketika.
Unsur instrinsik yang tampak dalam kutipan cerpen di atas adalah....
tema
amanat
latar
penokohan
"Oo, kau marah, Pak Tua? Ah, sudah tua suka marah-marah!"
"Huss! Apakah kau anggap aku ini pak tuamu? Aku bukan kangmasmu! bentak kakek-kakek itu lagi.
"Oo, iya! Tentunya aku harus memanggilmu mbah, ya! Aku lupa, sungguh.
Tapi sebetulnya awal tadi telah aku ingatkan jika aku bersalah. Siapa wajib dingatkan. Jika tidak demikian? Coba gambarkan, betapa banyak kesalahan yang akan kuperbuat selanjutnya. Bersalah Kakek itu tertunduk. Wajahnya berubah terang. Lalu bicara dengan suara yang tak berdaya. "Betulkah bicaramu? Aku sudah tampak sangat tua?"
"Mengapa?"
"Pantas kau panggil mbah?"
"Hi-hi-hi! Pertanyaanmu itu! Kau sekarang kentara sekali merasa sedih!
Mengapa? Apakah karena umurmu yang lanjut, apa karena tidak tahu bahwa kau sudah tua?"
"Jangan bersenda gurau, Kenes, aku betul-betul bertanya!"
Konflik yang tergambar dalam kutipan cerpen tersebut adalah….
kecemasan tokoh kakek akan ketuaan usianya
ketidakcocokan penggunaan kata sapaan dengan realitas
panggilan yang disampaikan kepada kakek dengan kata mbah dan mas
kakek dan Kenes memperebutkan sapaan mbah dan mas
tokoh Kenes menentukan usia seseorang, sudah tua ataukah masih muda
Bacalah cuplikan cerita berikut
"Ya, mau bayar berapa saja, Mas," ucapnya. di tikungan terakhir menuju kampungku.
"Lebih enak jalan kaki," jawabku terengah-engah. Aku merasa menang
Aneh, dia seperti tak hendak menghentikan becaknya. Mungkin dia sedang menguji mentalku, atau malah menyesali perbuatannya? Peduli amat, apakah dia terus membuntuti aku atau tidak, sejauh ia masih mengayuh becak di jalan yang layak dilewatinya.
Begitu memasuki gapura kampung, tangan kiriku kutarik dari saku celana. Dua keping logam ratusan rupiah terloncat dan menggelinding masuk selokan Ah, biarin.
Aku menoleh ke tukang becak yang berhenti tepat di depan gapura kampong la turun dan berdiri di sana sambil tetap memegangi kemudi becak. Sambil berjalan aku menoleh kembali, dia tetap diam bagaikan sebuah monumen. Sesampai di rumah aku ceritakan pengalamanku pada Ibu. Lama ibuku terdiam dan menatapku dan kemudian berkata, "Rasanya kamu perlu mencoba jadi tukang becak.
Nilai-nilai kehidupan yang tersirat dalam penggalan cerpen di atas adalah....
kita harus memilih-milih tukang becak
kita harus memahami keadaan tukang becak
kita harus pandai menawar ongkos becak
jangan memberi hati kepada tukang becak
Aneh, dia seperti tak hendak menghentikan becaknya. Mungkin dia sedang menguji mentalku, atau malah menyesali perbuatannya? Peduli amat, apakah dia terus membuntuti aku atau tidak, sejauh ia masih mengayuh becak di jalan yang layak dilewatinya.
Begitu memasuki gapura kampung, tangan kiriku kutarik dari saku celana. Dua keping logam ratusan rupiah terloncat dan menggelinding masuk selokan Ah, biarin.
Aku menoleh ke tukang becak yang berhenti tepat di depan gapura kampong la turun dan berdiri di sana sambil tetap memegangi kemudi becak. Sambil berjalan aku menoleh kembali, dia tetap diam bagaikan sebuah monumen. Sesampai di rumah aku ceritakan pengalamanku pada Ibu. Lama ibuku terdiam dan menatapku dan kemudian berkata, "Rasanya kamu perlu mencoba jadi tukang becak.
Tokoh aku berwatak….....
individualis
angkuh
mandiri
percaya diri
Aku masuk ke kantor dan bersalaman dengan seorang laki-laki yang tersenyum-senyum, bernama Pak Bleoncher. Pakaiannya lebih rapi ketimbang pakaianku. Selanjutnya, ia membuka-buka tumpukan kertas, seperti menata kere serambi.
Aku yakin Anda akan puas dengannya," katanya. "Dia telah kami pilih sesuai dengan persyaratan komputer. Tidak ada yang melebihi dari seratus sepuluh orang yang memenuhi syarat di Amerika. Kami memilah tidak berdasarkan suku, agama, etnis, ataupun latar belakang regional."
Nilai-nilai kehidupan yang terkandung pada penggalan cerita terjamahan di atas adalah….
ketaatan
keramah-tamahan
kedisiplinan
ketekunan
Bacalah cuplikan cerita berikut!
Melihat Kardi kepayahan, lelaki di geladak itu, Salim, dengan tangkas meloncat ke arah Kardi dan mengambil alih keranjang-keranjang yang dibawanya. Setumpuk keranjang yang kokoh itu memang terasa berat karena basah. Sampai di dinding perahu tubuh Kardi sudah hampir lunglai. Salim melemparkan tumpukan keranjang itu ke geladak lalu dengan kedua tangannya yang kekar dia mengangkat tubuhnya dan meloncat ke geladak. Kardi sudah tidak kuat mengangkat tubuhnya sendiri
kembali membantunya, menarik tangan Kardi sampai berhasil naik ke geladak
Gaya bercerita di dalam cuplikan tersebut menggunakan sudut pandang….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pengamat
Gadis (1) itu semakin beringas. Kepala yang dijambaknya (2) sampai tertunduk-tunduk. Seisi kelas riuh. Susah payah aku melerai mereka. Suasana semakin gaduh saat Rina mulai menangis. Cepat kutarik (3) tubuh si gadis menjauh. Tapi itu hanya membuat si pemilik (4) rambut yang dijambaknya semakin mengaduh kesakitan.
Bentukan kata yang tidak baku ditandai nomor ….
1
2
3
4
Jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan suatu kisah yang di alami suatu tokoh secara ringkas disertai berbagai konflik dan terdapat penyelesaian dari masalah yang dihadapi disebut ....
biografi
cerpen
pantun
syair
Di bawah ini yang termasuk unsur cerpen, kecuali ....
tema
amanat
setting
orientasi
Di bawah ini termasuk unsur ekstrinsik cerita pendek, kecuali ....
latar belakang masyarakat
latar belakang pengarang
nilai moral dan nilai sosial
sudut pandang
Pelaku yang ada dalam cerita pendek disebut ....
tokoh
penokohan
setting
alur
Pesan moral yang disisipkan pengarang dalam cerpen disebut ....
pesan moral
petuah
amanat
syair
Meliputi latar/tempat, waktu, suasana yang terlihat cerita pendek disebut ....
alamat
setting
alur
plot
Gagasan utama yang menjadi dasar cerita jalannya cerita pendek disebut ....
judul
tema
abstrak
paragraf
Bacalah kutipan teks cerpen berikut!
Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah ...
Mentari di sebelah barat.
Mulai kisah kebohonganmu.
Kuingin kau bohong padaku.
Kemarin dan kemarin lagi.
Bacalah kutipan teks cerita pendek berikut!
Perempuan itu mulai duduk dan segera membuka sebuah map yang berisi kertas ketikan. Dia membaca isi map itu. Setelah beberapa lembar dibaliknya, tiba-tiba dia nampak seperti orang yang sedang berdebar-debar, mukanya merah dan senyumnya merekah, gelagat seperti itu diperhatikan serius oleh teman sesama pegawai yang duduk di depan atau disampingnya.
Struktur kutipan cerpen tersebut adalah ....
komplikasi
evaluasi
resolusi
koda
Bacalah kutipan cerita berikut!
Di sinilah ayah dulu mengajariku berenang, mengajariku bunyi gemeletar punggung buaya lapar dan kecipak anak-anak ikan kemuring. Di sini juga ayah mendidikku membedakan suara katak daun dan
suara keciap ular manau, yang menyaru suara katak untuk melahapnya. Sering aku dan ayah menyusupi celah-celah nifah, menyelam di bawah gemerisik pelepahnya, saling menguji ketahanan
dengan tidak bernafas. Lamunanku buyar ketika telapak kakiku yang mencelup air dikerumuni ikan nari dan batu tempat aku duduk tidak tersinari lantaran matahari hampir tenggelam.
Latar kutipan cerpen tersebut adalah .…
di hutan, pagi hari
di desa, siang hari
di sungai, sore hari
di pantai, malam hari
Bacalah kutipan cerpen berikut!
(1) Setiap pagi dari jendela kendaraan Papa, Rani selalu mengucapkan terima kasih dan berpesan agar tidak mengebut dan tidak lupa makan siang. (2) Papa yang harus melanjutkan perjalanan ke kantor, selalu tersenyum cerah mendengar pesan Rani. (3) Ia merasa sangat bangga pada karakter putrinya. (4) Rani, putri semata wayang yang sangat membanggakan kedua orang tuanya.
Bukti watak tokoh Rani penyayang dalam cerpen tersebut tergambar pada nomor ….
1
2
3
4
Bacalah kutipan cerpen berikut!
“Selanjutnya, masalah pengobatan dana perawatan, biar nanti seluruh guru di sini memikirkan,” tegas Bu Eli. Pak Bon bersikeras tidak mau dibawa ke rumah sakit. Pak Bon memang seorang berpendirian kuat. Meskipun bukan orang kaya, ia tidak mau dibantu begitu saja. Semua guru yang mengunjunginya, hanya menggelengkan kepala, kagum akan keteguhan Pak Bon.
Cara pengarang menggambarkan watak tokoh Pak Bon adalah ….
dialog antartokoh
pelukisan tindakan
diceritakan tokoh lain
diceritakan pengarang
Bacalah penggalan cerita berikut!
“Boleh”, jawab ibu. Akhirnya Syifa berjalan membeli baju. Di tikungan jalan dia bertemu dengan pengemis itu. Syifa tidak jadi membeli baju. “Shifa, mana baju yang kamu beli?” Tanya ibu kepada Syifa. “Tidak jadi, bu… karena uangnya aku kasih ke pengemis yang tidak makan selama 3 hari,” jawab Syifa. Syifa ke luar rumah, dan bertemu dengan temannya Lala dan Lulu. Mereka mengasih baju kepada Syifa. Syifa pun senang.
Amanat kutipan cerita tersebut adalah …
Kita harus prihatin kepada pengemis dengan memberi uang yang banyak!
Berilah baju baru kepada para pengemis dan teman-teman yang membutuhkan!
Membantu sesama dengan ikhlas pasti Tuhan akan memberikan pahala yang setimpal.
Sudah seharusnya kita selalu membagi-bagikan makanan kepada teman-teman.
Bacalah kutipan cerpen berikut!
“Hujan mulai reda, matahari hampir tenggelam,” dari jauh terdengar suara Geri dan Yanti. “Fik, Fikri kita kumpul! “aku pun beranjak dari sudut gubuk menghampiri sumber suara. “Kita harus menyusun strategi di saat ini.” kata Geri, penanggungjawab ekspedisi Tim Mapala Puncak Gunung Betung. “Fikri,Ningsih, dan Firman, kalian harus siap menghadapi kemungkinan terburuk.
Kita harus siap bertahan di gubuk ini dengan perut lapar hingga cuaca semakin membaik. Jalan setapak yang akan kita turuni sangat berbahaya untuk keselamatan.” kata Geri menyakinkan.
Cara penulis menggambarkan watak Geri sebagai tokoh yang bertanggung jawab adalah …
Melalui dialog Geri dengan yang lain.
Penulis langsung menggambarkan tokoh Geri.
Melalui pelukisan tindakan tokoh Geri.
Melalui dialog antartokoh lain dalam cerita.
Bacalah kutipan cerpen berikut!
(1) Dahulu ketika istriku mulai menempati rumah kontrakanku, ia membersihkan kamar, menaruh barang-barang di tempatnya. (2) Ada tempat tersendiri bagi tiap benda, pakaian, meja, kursi, beras, bumbu, dan ada juga tempat sampah. (3) Samurai ada di lemari. (4) Tempat samurai di dinding diganti dengan hiasan batik yang sempurna bagusnya. (5) Aku kagum dengan kepandaianya.
(6) Baru kali inilah aku tahu, bahwa di dinding lebih pantas ditaruh hiasan dari pada samurai.
Bukti bahwa tokoh istriku memilki watak rajin terdapat nomor ...
1
2
3
4
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Lampu di beranda depan rumah sudah dipasang ibu. Zulbahri juga bercerita, kadang-kadang lambat-lambat, kadang-kadang cepat. Angin mendesir-desirkan daun jarak. Bulan semakin
terang. Zulbahri berhenti bicara. Dari kantongnya dikeluarkan sehelai kertas, diberikan kepada ayah. Air teh yang disediakan ibu, tidak disinggung-singgungnya. Ia berdiri dengan merunduk, lalu meninggalkan kami.
Latar pada kutipan cerita tersebut adalah ....
Di beranda, sore hari
Di teras depan, malam hari
Di teras depan, siang hari
Di ruang keluarga, menjelang malam
Bacalah kutipan berikut!
Setiap saat anak-anak selalu bemain di lapangan. Anak laki-laki bermain sepakbola, anak perempuan bermain lompat tali. Semua tampak gembira kecuali Tuning. Ia hanya memerhatikan kami dari balik
pohon besar. “Kenapa Tuning tidak kita ajak main?” usulku. Isna langsung melotot, “ Apa kamu mau ketularan kutu rambutnya?” “belum ingusnya yang menjijikan itu,” tambah Heppy. Teman-teman ramai komentar, semua menjelek-jelekan Tuning. Sejak itu, aku tidak berani usul lagi untuk mengajak Tuning bermain bersama.
Konflik pada cerita anak tersebut adalah …
Tokoh aku dijauhi teman-temannya.
Tokoh aku malu bermain dengan Tuning.
Dikucilkanya Tuning oleh teman-temanya.
Teman-teman Tuning membenci karena penyakitan.
Pernahkah anda membaca cerpen? Jika pernah, tuliskan satu judul dan amanat dari cerpen yang pernah anda baca!
Tuliskan salah satu pengalaman berkesan anda selama ini dalam bentuk cerita pendek dan berikan judul!
