Worksheetskeruangan kota
Total questions: 35
Worksheet time: 35mins
Pernyataan:
(1) Sarana perekonomian seperti pasar swalayan
(2) Norma keagamaan mulai pudar
(3) Bentuk pemukiman memusat
(4) Ada kesenjangan sosial dan ekonomi
(5) Kegiatan ekonomi homogen
Ciri yang termasuk pola keruangan kota adalah nomor ....
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
1, 3, dan 5
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
Tahap perkembangan kota yang ditandai dengan adanya perkampungan yang makin maju disebut tahap ....
polis
eopolis
tyranopolis
megalopolis
nekropolis
Jumlah penduduk kota A sebanyak 500.000 orang, kota B sebanyak 20.000 orang. Jarak kota A ke B sejauh 36 km. Lokasi titik henti antara kota A dan kota B adalah ....
4 km dari kota A
5 km dari kota B
6 km dari kota A
6 km dari kota B
7 km dari kota A
Zona grosir/manufaktur dan permukiman kelas bawah pada gambar keruangan kota ditunjukkan oleh nomor ....
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 5
4 dan 5
Nilai indeks konektivitas gambar di bawah adalah
A.0,25
B.0,50
C.1,25
D.0,75
E.1,00
Diketahui jumlah penduduk kota A adalah 25.000 jiwa dan Kota B sebesar 75.000 jiwa. Jarak antara kedua kota tersebut 60 km. Berdasarkan teori titik henti, jarak lokasi pelayanan sosial yang paling strategi di antara kedua kota tersebut...
A.12 km dari Kota A
B.22 km dari Kota A
C.22 km dari Kota B
D.42 km dari Kota B
E.52 km dari kota A
Pertumbuhan penduduk kota secara cepat menyebabkan kebutuhan lahan permukiman di kota semakin meningkat. Hal ini berdampak pada meluasnya permukiman di daerah pinggiran kota. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut adalah…
Mengembangkan fasilitas industry di pinggiiran kota
Meminimalisasi dampak pencemaran lingkungan
Mengkaji ulang tata ruang wilayah
Mengubah fungsi penggunaan lahan
Wilayah angka 3 dan 5 seperti pada gambar
struktur ruang kota berfungsi untuk …..
permukiman kelas atas dan permukiman kelas menengah.
permukiman kelas atas dan permukiman kelas bawah
permukiman kelas bawah dan permukiman kelas atas
daerah pusat kegiatan dan permukiman kelas bawah
Tahap pertumbuhan kota yang ditandai dengan munculnya kota-kota kecil, adanya kegiatan industry yang sudah mulai berkembang serta terdapat pasar besar sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Tahap – tahap tersebut merupakan ciri perkembangan kota….
eopolish
polish
metropolish
megalopolish
Berikut ini merupakan ciri sosial dari kota, yaitu ....
terdapat tempat-tempat untuk pasar & pertokoan
terdapat tempat-tempat untuk parkir
terdapat tempat-tempat untuk rekreasi
terdapat sarana olahraga
terdapat penduduk yang heterogen
Berikut ini merupakan kota di Indonesia yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan, yaitu ....
Makassar
Surabaya
Jakarta
Yogyakarta
Bandung
Pernyataan:
(1) Sarana perekonomian seperti pasar swalayan
(2) Norma keagamaan mulai pudar
(3) Bentuk pemukiman memusat
(4) Ada kesenjangan sosial dan ekonomi
(5) Kegiatan ekonomi homogen
Ciri yang termasuk pola keruangan kota adalah nomor ....
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
1, 3, dan 5
2, 4, dan 5
3, 4, dan 5
Berdasarkan gambar teori inti berganda, zona pemukiman kelas menengah dan pemukiman suburban ditunjukkan angka ….
1 dan 3
2 dan 4
4 dan 8
5 dan 8
6 dan 9
Perhatikan tahap perkembangan kota berikut.
(1) Tahap polis
(2) Tahap metropolis
(3) Tahap aeopolis
(4) Tahap tiranopolis
(5) Tahap megalopolis
(6) Tahap nekropolis
Urutan tahapan perkembangan kota mulai dari awal hingga akhir ditunjukan oleh angka .....
(1)-(3)-(5)-(2)-(4)-(6)
(1)-(3)-(6)-(5)-(2)-(4)
(2)-(1)-(4)-(6)-(3)-(5)
(3)-(1)-(2)-(5)-(4)-(6)
(3)-(2)-(4)-(1)-(6)-(5)
Ciri-Ciri Fisik, Di wilayah kota terdapat:
Sarana perekonomian seperti pasar atau supermarket.
Kegiatan penduduk dipengaruhi oleh keadaan alam.
Tempat parkir yang memadai.
Tempat rekreasi dan olahraga.
Mata pencaharian penduduk pada umumnya bertani.
Perhatikan kota-kota berikut ini!1) Kendari 3) Banjarmasin 4) Palembang.Kota yang dijadikan sebagai pusat pertumbuhan (pembangunan) di Pulau Kalimantan adalah nomor ...
1) dan 2
1) dan 4)
2) dan 3)
2) dan 4)
3) dan 4)
Penduduk kota A berjumlah 10.000 orang, sedangkan penduduk kota B berjumlah 5.000 orang dan penduduk kota C berjumlah 15.000 orang. Jarak kota A – B = 50 km. Jarak kota B – C = 100 km, maka lokasi titik henti antara kota A dan B adalah…
30,6 km dari B
20,5 km dari B
25,30 km dari B
40 km dari B
27 km dari B
Diketahui jumlah penduduk kota A sebanyak 50.000 jiwa, sedangkan jumlah penduduk kota B sebanyak 30.000 jiwa. Jarak kota A dengan B 65 km. Kekuatan interaksi antara kota A dan kota B adalah….
a. 355.029
b. 837.500
c. 875.000
d. 925.000
e. 937.500
Jawaban: a
355.029
837.500
875.000
925.000
937.500
Tahap tiranopolis ditandai kota yang bersifat parasit, artinya....
Bergantung dengan kota lain dalam mencukupi kebutuhan
Kebutuhan hidup tanggung jawab pemerintah
Hubungan saling membutuhkan antar warga
Kebijakan pemerintah merugikan masyarakat
Mendahulukan kepentingan pribadi
Jumlah penduduk kota A sebanyak 10.000 jiwa dan desa E sebanyak 2.500 jiwa. Jarak antara kota A dengan Desa E adalah 30 km. Akan dibangun rumah sakit diantara desa dan kota tersebut. Manakah lokasi yang tepat untuk membangun rumah sakit tersebut?
5 km dari desa E
5 km dari kota A
10 km dari desa E
10 km dari kota A
20 km dari kota A
Kota bersinar merupakan lokasi pemusatan penduduk. Sebagian besar kegiatan ekonomi penduduknya berada di sektor industri. Berdasarkan tahap perkembangannya, Kota bersinar termasuk kota ....
Polis
Eopolis
Metropolis
Megapolis
nekropolis
Kota yang paling menarik untuk memicu terjadinya urbanisasi adalah ....
banyak sarana hiburan
banyak lapangan kerja
fasilitas telekomunikasi baik
terdapat sarana pendidikan
banyak slum area
Kota A berpenduduk 320.000 jiwa dan kota B berpenduduk 20.000 jiwa. Jarak kedua kota tersebut 25 km. Pendirian rumah sakit di antara kedua kota tersebut yang paling tepat adalah pada jarak ....
5 km dari kota A
5 km dari kota B
6,25 km dari kota A
6,25 km dari kota B
10 km dari kota B
Perhatikan illustrasi di bawah ini!
Bu Siti bekerja di kota pada hari senin sampai sabtu. Setiap pagi Bu Siti berangkat ke tempat kerja dan pulang pada sore hari. Lalu pada hari minggu, Bu Siti bertani di sawah yang terletak tidak jauh dari rumahnya.
Rumah Bu Siti berdasarkan cerita di atas menurut Teori Konsentris terletak pada zona...
1
2
3
4
5
Penduduk kota A berjumlah 10.000 orang, sedangkan penduduk kota B berjumlah 5.000 orang dan penduduk kota C berjumlah 15.000 orang. Jarak kota A – B = 50 km. Jarak kota B – C = 100 km, maka lokasi titik henti antara kota A dan B adalah…
30,6 km dari B
20,7 km dari B
25,30 km dari B
27 km dari B
Penduduk kota A berjumlah 10.000 orang,
sedangkan penduduk kota B berjumlah
5.000 orang dan penduduk kota C
berjumlah 15.000 orang. Jarak kota A – B
= 50 km. Jarak kota B – C = 100 km,
maka lokasi titik henti antara kota A dan
B adalah…
30,6 Km dari B
20,5 Km dari B
25,30 Km dari B
40 Km dari B
27 Km dari B
Faktor yang memengaruhi terbentuknya pola desa seperti gambar adalah....
Wilayahnya pegunungan dan sumber air yang sulit
Daerahnya terjal dan kurang subur
Sarana transportasi dan mata pencaharian penduduk
Menyebar merata dan mengikuti kedalaman air
Keadaan wilayah dan pola hidup masyarakat
Jakarta dan Makassar merupakan pusat industridan perdagangan. Berdasarkan tahap perkembangannya kedua kota tersebut termauk dalam tahap kota….
Necropolis
Polis
Eopolis
Tyranopolis
Metropolis
Indeks interaksi antara kota P – Q lebih tinggi dan lebih kuat dibandingkan P – R, padahal topografi ketiga kota sama-sama di dataran rendah dengan jarak P – Q dan P – R sama. Hal ini terjadi karena ….
transportasi dari Kota P – Q sangat lancar dengan sumber daya alam lebih banyak dibandingkan Kota Q dan Kota R
transportasi dari Kota R ke Kota P dan ke Kota Q sangat lancar dengan sumber daya alam Kota R melibihi sumber daya di kota Q dan P
Kota P dan Kota Q memliki sumber daya alam yang berbeda dengan ditunjang oleh transportasi yang sangat lancar
jumlah penduduk Kota R sangat padat dan penduduk Kota P dan R berasal dari satu keturunan sedarah
indeks konektivitas berupa jaringan jalan P – Q lebih kecil dibandingkan P – R dengan jumlah penduduk P – Q yang lebih tinggi
Yang termasuk potensi non fisik desa adalah....
Badan Permusyawaatan Daerah (BPD) mengambil keputusan berdasarkan aspirasi rakyat
Pak tani menanam padi di sawah
Hasil panen ikan lele Desa Sukawirya tahun ini melimpah
Petani mengalami kerugian besar akibat puso
Pembajakan sawah di Desa Zijaku masih menggunakan alat bajak yang ditarik kerbau
Wittenoom adalah sebuah kota tambang asbes di Australia Barat dengan laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi, sebagian besar bekerja di sektor tambang. Dengan menurunnya permintaan asbes maka hampir sebagian besar penduduk meninggalkan kota tersebut dan pemerintah resmi menutup kota tersebut pada tahun 2007. berdasarkan tahapan perkembangan kota, makaKota Wittenoom termasuk dalam tahap perkembangan....
tyranopolis
polis
nekropolis
eopolis
metropolis
Pernyataan:
1. Kota Pangkal Pinang
2. Kota Pematang Siantar
3. Kota Brastagi
4. Kota Tembaga Pura
5. Kota Puncak,Bogor
6. Kota Dumai
Kota yang tumbuh dan berkembang dengan latar belakang sebagai pusat perkebunan adalah….
1, 2, dan 4
1, 3, dan 5
1, 4, dan 6
2, 3, dan 5
4,5, dan 6
Desa Kantu penghasil beras sedangkan Desa Sarjan penghasil sayur-mayur. Kedua desa tersebut tidak saling melakukan hubungan timbal- balik untuk memenuhi kebutuhan masing-masing karena ada Desa Sediko sebagai penghasil beras maupun sayuran sehingga mampu menyuplai kebutuhan pangan baik Desa Kantu maupun Desa Sarjan. Contoh diatas merupakan salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya interaksi yaitu….
Adanya lokasi yang strategis
Adanya potensi desa yang sangat baik dari desa Sediko
Adanya kesempatan untuk intervensi
Adanya kebutuhan untuk saling melengkapi
Adanya kemudahan transfer barang
Perkembangan kota dapat menimbulkan masalah baru seperti krisis air baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Salah satu cara menanggulangi krisis air secara kuantitatif adalah….
Daur ulang limbah industri
Memperbanyak biopori
Rehabilitasi hutan mangrove
Tidak menggunakan deterjen berlebihan
Membangun sumber air jauh dari septiktank
Seorang pengusaha ingin membangun pusat perbelanjaan di jalan antara kota “J” dengan kota “S”. Jarak kedua kota 12 km, dengan jumlah penduduk kota “J” adalah 5.000.000 jiwa dan penduduk kota “S” adalah 20.000.000 jiwa.
Berdasarkan data tersebut pusat perbelanjaan sangat cocok dibangun pada ....
5 km dari kota J
3 km dari kota J
3 km dari kota S
4 km dari kota J
4 km dari kota S
