wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MID TEST KEGAWATDARURATAN 20-21

Total questions: 16

Worksheet time: 16mins

Name
Class
Date
1.

Suatu kondisi yang membahayakan bahkan mengancam jiwa seseorang adalah merupakan definisi dari …

a)

A. Sakit

b)

B. Ancaman

c)

C. Bahaya

d)

D. Kecelakaan

e)

E. Kegawatdaruratan

2.

Seorang wanita G1P0A0 umur 22 tahun di rawat di ruang perawatan RS Bunda dengan dignosa PEB. Hasil anamnesa: Ibu mengeluh sesak nafas, Hasil pemeriksaan: TD 150/100 mmHg, N:90x per menit, S:37C, R:22x/ menit. Apakah tindakan segera yang tepat?

a)

A. Air way

b)

B. Breathing and Ventilation

c)

C. Circulation

d)

D. Disability on neurologic status

e)

E. Exposure/Undress with temperature control

3.

Berikut merupakan Prinsip Penanganan awal kegawatdaruratan …

a)

A. Panik, ABC, Penanganan sesuai prosedur

b)

B. Tenang, Lambat, Penanganan sesuai prosedur

c)

C. Panik, Tepat, Penanganan sesuai prosedur

d)

D. Tenang, Cepat, Penanganan sesuai prosedur

e)

E. ABC, Lambat, Penanganan sesuai prosedur

4.

Seorang wanita P0A0 umur 20 tahun datang ke PMB ingin berkonsultasi dengan bidan. Hasil anamnesa: Ibu baru menikah seminggu yang lalu dan ingin segera memiliki momongan.Hasil pemeriksaan: TD 110/100 mmHg, N:85x per menit, S:37C, R:24x/ menit. Apakah peran bidan yang tepat dalam pencegahan kegawatdaruratan yang tepat?

a)

A. Memberikan obat kesuburan

b)

B. Perencanaan kehamilan yang baik

c)

C. Perawatan diri

d)

D. Perawatan perineum

e)

E. Perawatan alat vital

5.

Pengiriman Neonatus resiko tinggi dari tempat yang kurang mampu memberikan penanganan ke Rumah Sakit yang dianggap mempunyai fasilitas yang lebih mampu adalah definisi dari …

a)

A. Sistem penanganan awal

b)

B. Sistem alih jenjang

c)

C. Sistem Rumah sakit

d)

D. Sistem rujukan neonatus

e)

E. Sistem rujukan maternal

6.

Seorang bayi usia 2 hari dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan rewel. Hasil anamenesa: Ibu mengatakan bayi lahir ditolong oleh bidan desa di Polindes, kondisi saat lahir normal, namun sampai saat ini belum ada BAB. Tindakan yang tepat pada kasus tersebut adalah…

a)

A. Melakukan pemeriksaan colok dubur bayi

b)

B. Memberikan konseling ASI

c)

C. MEminta ibu untuk kontrol kembali 3 hari lagi

d)

D. Melakukan rujukan ke RS

e)

E. Menjelaskan hal tersebut normal karena bayi hanya minum ASI.

7.

Seorang bayi usia 2 hari dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan rewel. Hasil anamenesa: Ibu mengatakan bayi lahir di tolong oleh bidan desa di Polindes, kondisi saat lahir normal, namun sampai saat ini belum ada BAB. Jenis fasilitas kesehatan yang digambarkan pada latar kasus tersebut adalah…

a)

A. Pelayanan kesehatan tingkat pertama

b)

B. Pelayanan kesehatan tingkat II

c)

C. Pelayanan kesehatan tingkat III

d)

D. Pelayanan kesehatan tingkat IV

e)

E. Pelayanan kesehatan tingkat V

8.

Seorang bayi usia 2 hari dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan rewel. Hasil anamenesa: Ibu mengatakan bayi lahir di tolong oleh bidan desa di Polindes, kondisi saat lahir normal, namun sampai saat ini belum ada BAB. Dalam jenjang rujukan, RS rujukan yang tepat yang dituju pada kasus tersebut merupakan …

a)

A. Pelayanan kesehatan tingkat pertama

b)

B. Pelayanan kesehatan tingkat II

c)

C. Pelayanan kesehatan tingkat III

d)

D. Pelayanan kesehatan tingkat IV

e)

E. Pelayanan kesehatan tingkat V

9.

Faktor internal yang paling berpengaruh dalam kemauan deteksi dini seseorang …

a)

A. Halusinasi

b)

B. Psikologis

c)

C. Suku

d)

D. Pendidikan

e)

E. Agama

10.

Pelayanan Kegawatdaruratan PONED merupakan pelayanan untuk di Puskesmas untuk menggulangi kasus-kasus kegawatdaruratan obstetric/ maternal dasar yang meliputi:

a)

A. Laparotomi

b)

B. SC

c)

C. APN

d)

D. Vacum Ekstrasi

e)

E. MOP-MOW

11.

Mempunyai dokter penanggung jawab, mempunyai bidan, perawat yang terlatih melayani tindakan emergensi dasar, dan berada di lingkungan yang mampu dijangkau masyarakat …

a)

A. Unit perawatan tingkat V

b)

B. Unit perawatan tingkat IV

c)

C. Unit perawatan tingkat III

d)

D. RS PONEK

e)

E. Puskesmas PONED

12.

Mempunyai standar respon time di UGD selama 10 menit, di kamar bersalin kurang dari 30 menit, pelayanan darah kurang dari 1 jam.

a)

A. Unit perawatan tingkat V

b)

B. Unit perawatan tingkat IV

c)

C. Unit perawatan tingkat III

d)

D. RS PONEK

e)

E. Puskesmas PONED

13.

Seorang perempuan G3P0A2 umur 29 tahun dengan umur kehamilan 12 minggu datang ke PMB diantar suaminya. Hasil anamnesa: mengeluh keluar darah banyak dari kemaluannya. Hasil pemeriksaan TD; 110/70 mmHg, N:88x/menit, S; 37C, R:24x/menit. Tampak keluar perdarahan dan jaringan dari vagina. Tindakan yang tepat yang dilakukan bidan adalah …

a)

A. Memberikan uterotonika

b)

B. Memberikan obat antibiotic

c)

C. Melakukan kuretase

d)

D. Kolaborasi rujukan ke SpOG

e)

E. Melakukan USG

14.

Seorang perempuan G3P0A2 umur 34 tahun dengan umur kehamilan 13 minggu datang ke PMB diantar suaminya. Hasil anamnesa: mengeluh keluar darah banyak dari kemaluannya. Hasil pemeriksaan TD; 110/70 mmHg, N:88x/menit, S; 37C, R:24x/menit. Tampak keluar perdarahan dan jaringan dari vagina. Djj 140x /menit. Faktor risiko pada kasus tersebut adalah adalah …

a)

A. umur 34 tahun

b)

B. G3

c)

C. P0

d)

D. A2

e)

E. DJJ 140x

15.

Seorang perempuan G3P0A2 umur 34 tahun Umur kehamilan 13 minggu datang ke RS diantar suaminya. Hasil anamnesa: mengeluh keluar darah banyak dari kemaluannya. Hasil pemeriksaan TD; 110/70 mmHg, N:88x/menit, S; 37C, R:24x/menit. Hasil USG: sudah tidak ada janin dan jaringan dalam rahim. Apakah diagnose kasus tersebut?

a)

A. Abortus Iminens

b)

B. Abortus Insipiens

c)

C. Abortus Komplit

d)

D. Abortus medicalis

e)

E. Abortus provocatus

16.

Seorang perempuan G1P0A0 umur 22 tahun umur kehamilan 9 minggu datang ke RS diantar suaminya. Hasil anamnesa: mengeluh mual muntah hebat, sudah melakukan PP test hasilnya positif, Hasil pemeriksaan TD; 110/70 mmHg, N:88x/menit, S; 37C, R:24x/menit, TFU lebih tinggi dari yang seharusnya. Apakah diagnose kasus tersebut?

a)

A. Abortus Iminens

b)

B. Abortus Insipiens

c)

C. Mola Hidatidosa

d)

D. Kehamilan Ektopik (KE)

e)

E. Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)