WorksheetsKUIS PENGETAHUAN BAHASA INDONESIA KELAS X
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Berikut ini adalah contoh teks Laporan Hasil Observasi yang tidak urut. Urutan teks diatas yang benar adalah …..
1—2 – 3 – 4
4— 3 – 2 – 1
4 – 2 – 3 – 1
1 – 3 – 2 – 4
4 – 1 – 3 – 2
Perhatikan teks Laporan Hasil Observasi di atas. Paragraf yang memiliki kalimat deskriptif adalah paragraf nomor ….
1 dan 4
2 dan 4
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Pada paragraf pernyataan umum ada beberapa kaidah kebahasaan, yang bukan kaidah kebahasaan pada paragraf pernyataan umum ialah…
Kalimat definisi
Terdapat kata istilah
Terdapat konjungsi koordiantif
Terdapat kalimat simpleks
Terdapat konjungsi kausalitas
Dari potongan paragraf teks Laporan Hasil Observasi berikut. Yang termasuk bagian deskripsi manfaat adalah paragraf nomor….
1
2
3
4
5
Dalam kalimat berikut yang termasuk kalimat kompleks adalah
Air tidak akan masuk dalam tenggorokan karena buaya memiliki langit-langit untuk memisahkan tenggorokan dengan kerongkongan
Buaya memang tergolong dalam hewan yang buas dan berbahaya
Mata yang ketiga dimanfaatkan buaya untuk melihat didalam air.
Buaya bernafas dengan paru – paru
Buaya adalah reptil yang hidup di air dan telah berada di bumi sejak lama.
Kutipan di atas merupakan bagian dari struktur…
Penegasan ulang
Argumentasi
Tesis
Simpulan
Fakta
Kalimat yang menyatakan tesis ditunjukkan oleh nomor…
(6) dan (7)
(5) dan (6)
(3) dan (4)
(2) dan (3)
(1) dan (2)
Kalimat yang menyatakan fakta ditunjukkan oleh nomor…
(1)
(2)
(3)
4)
(5)
Perbedaan kedua teks di atas adalah...
Teks I mengandung fakta-fakta dan teks II mengandung harapan-harapan.
Teks I mengandung fakta-fakta dan teks II mengandung opini-opini.
Teks I mengandung fakta-fakta dan teks II mengandung kalimat-kalimat biasa.
Teks I mengandung data-data dan teks II mengandung opini-opini.
Teks I mengandung argumen-argumen dan teks II mengandung harapan-harapan.
Frasa adjektiva terdapat pada kalimat nomor…
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
Bacalah teks anekdot berikut untuk menjawab pertanyaan !
(1) Suatu hari para karyawan perusahaan sedang berdemonstrasi di depan gedung pejabat perusahaan. (2) Lalu salah satu pejabat perusahaan mendatangi masa yang berdemo. (3) “Mengapa kalian mendemo kami?” ucap seorang pejabat itu. (4) “Karena kalian para pejabat telah berjanji akan menaikkan upah kami, tapi buktinya nihil,” jawab seorang pendemo. (5) Lalu dengan santai pejabat itu menjawab, “Kan kami hanya berjanji dan tak pernah sekalipun berbicara akan memberikan bukti, ya kan?” (6) Pendemo terdiam dan berpikir.
Unsur kritik dari penggalan teks anekdot di atas adalah…
Para pendemo itu kurang peka terhadap apa yang dibicarakan oleh pejabat perusahaan.
Pendemo itu mudah sekali terpedaya oleh kata-kata manis pejabat.
Para penguasa memang hanya bisa memberikan janji semata
Rakyat kecil selalu tertindas hidupnya.
Pejabat perusahaan sebaiknya menaikkan upah para pekerja.
Bacalah teks anekdot berikut untuk menjawab pertanyaan !
(1) Suatu hari para karyawan perusahaan sedang berdemonstrasi di depan gedung pejabat perusahaan. (2) Lalu salah satu pejabat perusahaan mendatangi masa yang berdemo. (3) “Mengapa kalian mendemo kami?” ucap seorang pejabat itu. (4) “Karena kalian para pejabat telah berjanji akan menaikkan upah kami, tapi buktinya nihil,” jawab seorang pendemo. (5) Lalu dengan santai pejabat itu menjawab, “Kan kami hanya berjanji dan tak pernah sekalipun berbicara akan memberikan bukti, ya kan?” (6) Pendemo terdiam dan berpikir.
Aspek kelucuan pada teks anekdot di atas ditunjukkan dengan nomor…
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
Bacalah kutipan teks anekdot berikut!
………………………………………
Marko : “Tuan Andre, saya sudah mencari ke mana pun, tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia.”
Andre : “Bagaimana kalau kita membuat sayembara? Cepat buat pengumuman ke seluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih.”
Berdasarkan kutipan teks anekdot di atas, kalimat yang tepat untuk abstraksi teks anekdot di atas adalah…
Kemudian Tuan Andre dan Tuan Marko bersepakat membuat sayembara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia.
Pada suatu hari, Tuan Marko mencari kambing yang memilki tanduk sejengkal manusia
Tuan Andre tidak mencari kambing yang punya tandu sejengkal manusia.
Tuan Andre membuat sayembara perihal pencarian kambing.
Akhirnya, kambing itu ditemukan.
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan seksama!
1) Bu guru pun tersenyum.
2) “Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegak hukum di negeri kita?” tanya Bu guru di depan kelas.
3) Bu guru bertanya, “Kenapa disebut hukum kantong kresek?”
4) Lalu kemudian seorang anak menjawab dengan lantang.
5) “Hukum kantong kresek, Bu,” kata anak itu.
6) “Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil, Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat,” jawab anak itu.
Urutan yang tepat agar kalimat di atas dapat menjadi sebuah teks anekdot adalah…
1)-2)-3)-4)-5)-6)
2)-4)-5)-3)-6)-1)
2)-4)-3)-5)-1)-6)
6)-5)-4)-3)-2)-1)
3)-2)-1)-4)-5)-6)
Perbedaan teks anekdot dan teks humor adalah…
Teks anekdot menggunakan tokoh yang tidak nyata, sedangkan teks humor menggunakan tokoh yang nyata.
Teks anekdot mengkritik dengan kelucuan, sedangkan teks humor hanya untuk hiburan semata.
Teks anekdot menceritakan cerita khalayak, sedangkan teks humor menceritakan cerita asli.
Teks anekdot bersifat menghibur, sedangkan teks humor bersifat menghibur.
Teks anekdot dan humor sama-sama mengandung unsur kelucuan dalam ceritanya.
Perhatikanlah penggalan kalimat di bawah ini untuk menjawab soal !
1. Akhirnya, Hakim berkata, “Pak tolong jawab pertanyaan jaksa.”
2. Nenek berkata “Sewaktu terjadi gempa saya sedang tidak ada di rumah.”
3. Penyebabnya karena Akbar yang melakukan perbuatan itu.
4. Ketika hujan lebat pertandingan sepak bola itu berjalan terus.
5. Sejak tadi pagi, Iqbal sudah ke luar rumah untuk berolahraga.
6.sang pelapor bertanya pada polisi "loh...apa salah saya ?".
Berdasarkan kalimat di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu ditunjukan oleh nomor berikut ini, kecuali…
1, 2, dan 3
2, 6, dan 5
1, 2, dan 5
1, 3 dan 6
1, 5 dan 6
Perhatikanlah penggalan teks anekdot di bawah ini untuk menjawab soal !
Alkisah, seorang raja bernama Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai (1). Nasrudin menerimanya dengan senang hati (2). Namun, Timur Lenk memberi syarat, agar Nasrudin mengajari terlebih dahulu keledai itu agar dapat membaca (3). Timur Lenk memberi waktu dua minggu sejak sekarang kepada Nasrudin (4).
Berdasarkan penggalan teks anekdot di atas, kalimat abstraksi terdapat oleh nomor…
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 3
3 dan 4
Perhatikanlah penggalan teks anekdot di bawah ini untuk menjawab soal !
Alkisah, seorang raja bernama Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai (1). Nasrudin menerimanya dengan senang hati (2). Namun, Timur Lenk memberi syarat, agar Nasrudin mengajari terlebih dahulu keledai itu agar dapat membaca (3). Timur Lenk memberi waktu dua minggu sejak sekarang kepada Nasrudin (4).
Di bawah ini kalimat yang menunjukkan peristiwa masa lalu adalah …
Alkisah, seorang raja bernama Timur Lenk menghadiahi Nasrudin seekor keledai.
Nasrudin menerimanya dengan senang hati
Namun, Timur Lenk memberi syarat.
Nasrudin mengajari terlebih dahulu keledai itu agar dapat membaca
Timur Lenk memberi waktu dua minggu sejak sekarang kepada Nasrudin.
Perhatikanlah pernyataan di bawah ini untuk menjawab soal !
1.Teks anekdot terdapat sindiran secara tidak langsung, sedangkan teks humor tidak ada.
2.Teks humor tidak ada hikmah, sedangkan teks anekdot terdapat hikmak atau pelajaran.
3.Teks humor tidak terdapat partisipan yang biasanya orang penting, sedangkan teks anekdot ada.
4.Teks humor terdapat tokoh orang penting, sedangkan anekdot tidak ada
5.Teks anekdot terdapat kritik, sedangkan teks humor hanya menghibur
Berdasarkan pernyataan di atas, pernyataan yang tidak tepat ditunjukkan oleh nomor…
1
2
3
4
5
Perhatikanlah penggalan teks anekdot di bawah ini untuk menjawab soal !
(1) Tetapi orang itu menyangkal tuduhan tersebut, “Yang Mulia, Anda menangkap orang yang salah,” protesnya, “Polisi sudah putus asa dan menjadikan saya kambing hitamnya. Mereka tidak punya bukti.”
(2) Polisi memperingatkan hakim, “Kami sudah bersusah payah menangkapnya, Yang Mulia. Jika Yang Mulia melepaskannya, sangatlah sukar bagi kami untuk menangkapnya kembali.”
Bagian (2) dalam penggalan teks anekdot di atas termasuk ke dalam struktur…
Abstraksi
Orientasi
Krisis
Reaksi
Koda
