NEW
Font size
WorksheetsQuiziz Puisi
Total questions: 20
Worksheet time: 14mins
1. ANAK YANG ANGKUH
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
. . . .
Karya W.S. Rendra
Puisi tersebut menimbulkan citraan . . . .
Penglihatan
Perabaan
Penciuman
Pendengaran
2. Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bercetak miring dalam penggalan puisi di atas mengandung citraan . . . .
Pendengaran
Penglihatan
Penciuman
Perasaan
3. Mentari mulai terbit
Ucapkan salam selamat pagi
Senandung burung
Bernyanyi riang
Terbang […]
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah....
di rumput hijau
pinggir sawah
jalan setapak
di angkasa raya
4. Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Persahabatan
Kelelahan
Perdamaian
Kepercayaan
5. Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
Jangan suka bermain air
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu
Janganlah masalah di simpan dalam hati
Janganlah membiarkan jendela terbuka
6. GURU SEJATI
Wajahmu lembut
Penuh kasih sayang
Kau selalu tersenyum
Bila anak murid menyambutmu
. . .
Karya Kadarwati
Kata bersinestesia terdapat pada larik . . . .
Pertama
Kedua
Ketiga
Keempat
7. Perhatikan penggalan puisi berikut!
1). Kutulis surat ini
2). Kala hujan gerimis
3). Dan angin bertiup
4). Mengelus daun cemara
Larik yang bermajas pada puisi tersebut terdapat pada nomor . . . .
1
2
3
4
8. WAKTU BBM NAIK
Waktu BBM naik
Darah tinggi ayahku kumat menaik
Aku pun tidak jadi minta uang saku ikut naik.
Waktu BBM naik
Tetanggaku semua jadi panik
Mengapa gaji suami mereka makin terusik.
Waktu BBM naik
Mahasiswa makan tempe tidak lagi dengan uang secarik
Mogok makan akhirnya jadi kegiatan asyik.
Waktu BBM naik
semuanya naik dan naik
Hanya nilai raporku yang tidak naik.
Karya: Aulia Rizali
Puisi di atas lebih menonjolkan . . . .
Majas
Makna
Rima
Diksi
9. Banyak peluh tiada angin
Bau badan jadi bertelungkup
Jangan suruh orang berdisiplin
Kalau kamu sendiri belum sanggup
Bait di atas menggunakan rima . . . .
Rata
Silang
Kembar
Berpeluk
10. Perhatikan cuplikan puisi Amal Hamzah yang berjudul “Laut” berikut ini!
Berdiri aku di tepi pantai
Memandang lepas ke tengah laut
Ombak pulang, memecah berderai
Keribaan pasir rindu berpaut.
Cuplikan puisi di atas melukiskan
Kedaan si aku yang memandangi pantai
Keadaan ombak yang memecah pantai
Keindahan laut dengan ombaknya yang memecah pantai
Keadaan pasir laut yang memenuhi pantai
.........
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ....
Marah
Bingung
Sedih
Gembira
Berikut ini yang TIDAK termasuk ke dalam struktur batin puisi adalah ....
Tema
Rasa
Amanat
Imaji
senja yang pilu
membuat hari kian membiru
langit tampak keruh
mengantar kepergianmu pahlawanku
gerimis jatuh membasahi pucuk sunyi
melagukan nada-nada lara hati
saat doa-doa ikut tertanam
bersama bayangmu yang kian tenggelam
tema puisi tersebut adalah ....
perjuangan
pahlawan
politik
keagamaan
Senja yang pilu
Membuat hari kian membiru
Langit tampak keruh
Mengantar kepergianmu pahlawanku
Imaji yang terkandung pada larik ketiga adalah ....
imaji taktil
imaji auditif
imaji visual
imaji rabaan
…… wahai sahabat
Untuk selamanya
Kita percaya
Terbarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
Tema puisi tersebut adalah ….
Persahabatan
Kegelisahan
Perdamaian
Kepercayaan
Dialah sang sutradara
Dan kita semua para ….
Maka persoalan yang utama
Bagaimana memainkan peran kita
Karena kita tidak bisa memilih
Mari bermain dalam bimbinganNya
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik kedua puisi tersebut adalah ….
Oratornya
Aktornya
Penontonnya
Penulisnya
Burung dara jantan yang nakal
Yang sejak dulu kau piara
Kini terbang dan telah menemui jodohnya
Ia telah meninggalkan kandang yang kau buatkan
Dalam puisi tersebut kata kandang menjadi simbol rumah.
Kata kandang dalam puisi tersebut bermakna ….
Rumah
Kampung halaman
Tempat tinggal yang terpisah
Negeri asing
Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru
Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air
air
Majas yang terkandung pada bait tersebut adalah ....
Hiperbola
Personifikasi
Litotes
Simile
.....................
Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling
Makna dalam bait puisi tersebut adalah .....
seseorang yang ingin bertaubat
seseorang yang selalu berbuat salah
seseorang yang mengetuk pintu
seseorang yang ikhlas terhadap takdirnya
Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa
Gadis kecil yang dibicarakan pada puisi tersebut yaitu ....
gadis yang membawa kaleng
seorang anak kecil
seorang gadis pengemis
gadis yang selalu tersenyum
