wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Bahasa Indonesia

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Ejaan Soewandi adalah ketentuan ejaan dalam bahasa Indonesia yang berlaku sejak....

a)

17 Maret 1947

b)

17 Maret 1949

c)

19 Maret 1947

d)

19 Maret 1949

2.

Berikut ini merupakan ciri-ciri Ejaan Soewandi, kecuali

a)

Bunyi hamzah atau diakritik dan bunyi sentak ditulis dengan ‘k’ pada kata-kata tak, pak, rakjat, dsb.

b)

Huruf ‘oe’ diganti dengan ‘u’ pada kata-kata guru, itu, umur, dsb.

c)

Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2 seperti pada kanak2, ber-jalan2, ke-barat2-an.

d)

Awalan ‘di-‘ ditulis serangkai dengan kata yang mendampinginya, kata depan 'di' ditulis terpisah dari kata yang menyertainya.

3.

Penggambaran yang lebih luas tentang definisi bahasa, yang menjelaskan bahwa bahasa menggunakan tiga istilah, yakni langage, langue, dan parole. disampaikan oleh Bapak Linguistik Modern, yaitu

a)

Gorys Keraf

b)

Henri Bergson

c)

Noam Chomsky

d)

Ferdinand de Saussure

4.

Ilmu yang mempelajari tentang bahasa adalah....

a)

linguistik

b)

filologi

c)

fonologi

d)

langage

5.

Ilmu yang mempelajari bantuk kata disebut

a)

Fonologi

b)

Sintaksis

c)

Semantik

d)

Morfologi

6.

Bahasa Indonesia termasuk ke dalam rumpun....

a)

Melanesia

b)

Austro-Asia

c)

Melayu Riau

d)

Austronesia

7.

Bahasa Indonesia diakui secara yuridis pada tanggal....

a)

28 Oktober 1928

b)

18 Agustus 1945

c)

17 Agustus 1945

d)

28 Oktober 1945

8.

Ciri-ciri Ejaan Van Ophuijsen ialah sebagai berikut, kecuali

a)

Huruf ï untuk membedakan antara huruf i sebagai akhiran dan disuarakan tersendiri dengan diftong seperti mulaï dengan ramai. Juga digunakan untuk menulis huruf y seperti dalam Soerabaïa.

b)

Huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe, itoe, oemoer, ma’moer, dsb.

c)

Huruf j untuk menuliskan kata-kata jang, pajah, sajang, ajah, dsb.

d)

Bunyi hamzah atau diakritik dan bunyi sentak ditulis dengan ‘k’ pada kata-kata tak, pak, rakjat, dsb.

9.

Pada tanggal .... Presiden Republik Indonesia, Soeharto, meresmikan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) melalui pidato kenegaraan di hadapan sidang DPR yang dikuatkan pula dengan Keputusan Presiden No. 57 tahun 1972.

a)

16 Agustus 1972

b)

23 Mei 1972

c)

23 Maret 1972

d)

17 Agustus 1972

10.

Kridalaksana (1983), menyatakan bahwa kesan pada pusat saraf sebagai akibat dari getaran gendang telinga yang bereaksi karena perubahan dalam tekanan udara disebut....

a)

tekanan

b)

nada

c)

irama

d)

bunyi

11.

Melalui Permendikbud No.50 Tahun 2015, EYD sudah diganti menjadi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yang diresmikan pada tanggal ....

a)

30 November 2015

b)

28 Oktober 2015

c)

28 Desember 2015

d)

26 November 2015

12.

Berasal dari bahasa manakah kata lingua franca?

a)

Bahasa Yunani

b)

Bahasa Inggris

c)

Bahasa Melayu

d)

Bahasa Latin

13.

a) Huruf ï untuk membedakan antara huruf i sebagai akhiran dan disuarakan tersendiri dengan diftong seperti mulaï dengan ramai. Juga digunakan untuk menulis huruf y seperti dalam Soerabaïa.

b) Huruf j untuk menuliskan kata-kata jang, pajah, sajang, ajah, dsb.

c) Huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe, itoe, oemoer, ma’moer, dsb.

d) Tanda diakritik, seperti koma ain dan tanda trema, untuk menuliskan kata-kata ma’moer, ’akal, ta’, pa’, ma’an, dsb.


Uraian di atas merupakan ciri-ciri....

a)

EYD

b)

Ejaan Soewandi

c)

Ejaan Van Ophuijsen

d)

PUEBI

14.

Karena keadaan politik di Tanah Air sedang kacau, Pemerintah Indonesia urung meresmikan....

a)

Ejaan Soewandi

b)

Ejaan Van Ophuijsen

c)

Ejaan Melindo

d)

Ejaan Republik

15.

Mantap, dinamis, cendekia, dan seragam merupakan sifat-sifat dari ....

a)

ragam formal

b)

ragam baku

c)

ragam tulisan

d)

ragam lisan

16.

Bahasa Melayu mulai dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak Abad ke-7, hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya prasasti-prasasti berikut ini, kecuali

a)

Talang Tuwo berangka tahun 684 M (Palembang)

b)

Karang Birahi berangka tahun 688 M (Jambi)

c)

Prasasti Tugu berangka tahun 686 M (Bukit Barat)

d)

Kedukan Bukit berangka tahun 683 M (Palembang)

17.

Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara; tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu; harus memperhatikan unsur gramatikal; berlangsung lambat; selalu memakai alat bantu; kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi; dan tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka.

Hal tersebut merupakan sifar-sifat dari....

a)

Ragam Baku

b)

Ragam Lisan

c)

Ragam Ilmiah

d)

Ragam Tulis

18.

Ragam yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian besar pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai rujukan norma bahasa dalam penggunaannya disebut ....

a)

Ragam Ilmiah

b)

Ragam Baku

c)

Ragam Formal

d)

Ragam Standar

19.

Bahasa Melayu mulai dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak Abad ke-7. Hal itu dibuktikan dalam prasasti-prasasti yang bertuliskan huruf pranagari berbahasa...

a)

Sansekerta

b)

Arab Melayu

c)

Melayu Kuno

d)

Jawa Kuno

20.

Kesesuaian antara bahasa dan fungsi pemakaiannya disebut

a)

Laras Bahasa

b)

Gaya Bahasa

c)

Fungsi Bahasa

d)

Santun Bahasa

21.

Berikut ini adalah fungsi bahasa, kecuali

a)

fungsi aktualisasi

b)

fungsi kontrol sosial

c)

fungsi ekspresi

d)

fungsi komunikasi

22.

Penulisan awalan dan kata depan dibedakan, yakni penulisan di- atau ke- sebagai awalan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, sedangkan di atau ke sebagai kata depan ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya

merupakan salah satu ciri dari.....

a)

Ejaan Melindo

b)

Ejaan Van Ophuijsen

c)

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

PERLIHATKAN JAWABAN

d)

Ejaan Soewandi

23.

Kata ulang ditulis penuh dengan huruf, tidak ditulis menggunakan angka 2 di belakang kata yang diulang.

a)

EYD

b)

Ejaan Republik

c)

Ejaan Van Ophuijsen

d)

PUEBI

24.

Apa yang dimaksud dengan lingua franca?

a)

Bahasa pengantar atau bahasa pergaulan di suatu tempat yang terdapat penutur bahasa yang berbeda-beda.

b)

Pokok ajaran (tentang kepercayaan dsb) yang harus diterima sebagai hal yang benar dan baik, tidak boleh dibantah dan diragukan.

c)

Cabang ilmu filsafat yang berhubungan dengan ilmu bahasa.

PERLIHATKAN JAWABAN

d)

Bentuk bahasa (kata, frasa, dsb.) yang mempunyai makna lebih dari satu,

25.

Berikut ini yang bukan fungsi bahasa Indonesia dalam kedudukannya sebagai bahasa negara ialah….

a)

Bahasa pengantar di sekolah dan lembaga-lembaga pendidikan.

b)

Alat pemersatu penduduk antarpulau di seluruh wilayah.

c)

Alat pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

d)

Bahasa dalam kegiatan resmi kenegaraan.

26.

Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) memiliki ciri-ciri sebagai berikut, kecuali

a)

Huruf q dan x yang lazim digunakan dalam ilmu eksakta tetap dipakai.

b)

Unsur pinjaman abjad asing dalam Ejaan Soewandi diresmikan pemakaiannya

c)

Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2 seperti pada kanak2, ber-jalan2, ke-barat2-an.

d)

Penulisan awalan dan kata depan dibedakan, yakni penulisan di- atau ke- sebagai awalan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, sedangkan di atau ke sebagai kata depan ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya

27.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mashuri, mengesahkan penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan dalam bahasa Indonesia yang menggantikan Ejaan Soewandi pada tanggal

a)

16 Agustus 1972

b)

23 Maret 1972

c)

23 Mei 1972

d)

17 Agustus 1972

28.

Terpilihnya bahasa Melayu Riau sebagai bahasa persatuan Republik Indonesia tidak terlepas dari pertimbangan-pertimbangan berikut ini, kecuali

a)

Suku Jawa, suku Sunda, dan suku-suku yang lainnya dengan terpaksa menerima bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

b)

Bahasa Melayu mempunyai kesanggupan untuk dipakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.

c)

Sistem bahasa Melayu sederhana, mudah dipelajari karena dalam bahasa Melayu tidak mengenal tingkatan bahasa (bahasa kasar dan bahasa halus).

d)

Bahasa Melayu sudah merupakan lingua franca di Indonesia.

29.

Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia dan menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia pada ......

a)

28 Oktober 1928

b)

17 Agustus 1945

c)

28 Oktober 1945

d)

18 Agustus 1945

30.

Berikut ini merupakan sifat bahasa, kecuali

a)

aktif

b)

arbitrer

c)

konvensional

d)

dinamis