wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Psikoterapi Anak Berkebutuhan Khusus 2

Total questions: 15

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Contoh kasus yang bisa ditangani masing-masing dalam psikoterapi dan konseling adalah....

a)

Schizophrenia dan depresi dapat ditangani dalam konseling sedangkan masalah jabatan dan profesi dapat ditangani dalam psikoterapi

b)

Krisis percaya diri, krisis emosional dapat ditangani dalam kegiatan konselig sedangkan masalah rumah tangga dan masalah keberterimaan anak berkebutuhan khusus dapat ditangani melalui psikoterapi

c)

Masalah kejiwaan yang akut yang membutuhkan obat-obatan ditangani dalam kegiatan psikoterapi dan masalah pendidikan, masalah jabatan dan masalah profesi ditangani dalam kegiatan konseling

d)

Aspek yang ditangani oleh psikoterapi dan konseling sama saja

2.

Pernyataan berikut yang benar mengenai konsep Ego dalam teori psikoanalisa adalah...

a)

Ego merupakan naluri dasar manusia yang tidak memiliki pertimbangan di dalamnya

b)

Ego bergerak dalam kondisi sadar dan tidak bisa mengontrol sisi alam bawah sadar manusia

c)

Ego merupakan sistem nilai dalam masyarakat yang membatasi perilaku manusia

d)

Ego merupakan sebuah sistem komponen kepribadian yang bertanggung jawab untuk menangani dengan realitas

3.

Pengertian konseling adalah....

a)

Hubungan profesional yang memberdayakan keberagaman individu, keluarga, dan

kelompok untuk mencapai kesehatan mental, kesehatan, pendidikan, dan tujuan

karir

b)

Suatu proses interaksi sistematis antara terapis dan klien/pasien. Sistematis berarti seorang terapis menyusun rencana menyeluruh yang berkaitan dengan interaksi-interaksi klien/pasien, dengan tujuan khusus yang menggambarkan segi pandangan teoritis ahli

c)

Bantuan yang diberikan kepada individu (peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik

d)

Sebuah proses sistematis yang melibatkan ahli tertentu dengan memberdayagunakan kekuatan pada seseorang sehingga ia memiliki pandangan yang lebih baik dalam menghadapi permasalahan yang ada.

4.
  1. Manusia memiliki kemampuan belajar yang alami.
  2. Pembelajaran menjadi hal yang signifikan ketika materi atau konten pembelajaran tersebut dianggap memiliki relevansi dengan maksud tertentu oleh individu yang belajar
  3. Belajar adalah aktivitas yang menyangkut adanya perubahan dalam persepsi seseorang.
  4. Belajar menjadi aktivitas yang bermakna ketika orang yang belajar benar-benar mau melakukannya atau mempraktikkannya

Ciri-ciri di atas merupakan penganut aliran ....

a)

Behavioristik

b)

Humanistik

c)

Psikoanalisa

d)

Teori Suportif

5.
  1. Law of Respondent Conditioning yakni hukum pembiasaan yang dituntut. Jika dua macam stimulus dihadirkan secara simultan (yang salah satunya berfungsi sebagai reinforcer), maka refleks dan stimulus lainnya akan meningkat.
  2. Law of Respondent Extinction yakni hukum pemusnahan yang dituntut. Jika refleks yang sudah diperkuat melalui Respondent conditioning itu didatangkan kembali tanpa menghadirkan reinforcer, maka kekuatannya akan menurun.

Teori tersebut dikemukakan oleh...

a)

Thorndike

b)

Ivan Pavlov

c)

Abraham Maslow

d)

B.F Skinner

6.
  1. Belajar adalah perubahan tingkah laku.
  2. Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika ia telah mampu menunjukkan perubahan tingkah laku.
  3. Pentingnya masukan atau input yang berupa stimulus dan keluaran yang berupa respon .
  4. Sesuatu yang terjadi diantara stimulus dan respon tidak dianggap penting sebab tidak bisa diukur dan diamati.
  5. Yang bisa di amati dan diukur hanya stimulus dan respon.
  6. Penguatan adalah faktor penting dalam belajar.
  7. Bila penguatan ditambah maka respon akan semakin kuat , demikian juga jika respon dikurangi maka respon juga menguat.

Definisi di atas merupakan definisi teori....

a)

Humanistik

b)

Psikoanalisa

c)

Behavioristik

d)

Terapi reedukatif

7.

Tokoh yang terkenal dengan teori operant conditioning dan social learning berturut-turut dalam kajian teori behavioristik adalah....

a)

Ivan Pavlov dan Thorndike

b)

Thorndike dan Albert Bandura

c)

B.F Skinner dan Albert Bandura

d)

Thorndike dan B.F Skinner

8.
  1. Aplikasi teori ini memungkinkan peserta didik untuk sulit memahamai potensi dirinya sendiri. Ini terjadi karena tenaga pendidik yang terlalu‘melepaskan’ peserta didik dalam mengeksplorasi dirinya sendiri.
  2. Peserta didik yang tidak berminat untuk mengikuti proses belajar akan tertinggal dengan peserta didik lain yang sudah memiliki niatan untuk belajar dan memperbaiki diri.
  3. Jika peserta didik tidak rajin untuk mengikuti proses pembelajaran, besar kemungkinan ia akan kesulitan mengikuti proses belajar selanjutnya karena masih tertinggal di tahap-tahap awal.
  4. Apabila peserta didik mengalami ketidak tahuan atau kurang paham atas konten pembelajaran dan tidak segera ditangani oleh tenaga pendidik, proses pembelajaran oleh peserta didik tersebut bisa terhambat.

Pernyataan di atas merupakan kelemahan penggunaan aliran teori....

a)

Humanistik

b)

Behavioristik

c)

Psikoanalisa

d)

Terapi rekonstruktif

9.
  1. Pembelajaran peserta didik hanya perpusat pada guru
  2. Peserta didik hanya mendengarkan dengan tertib penjelasan guru
  3. Peserta didik tidak bebas berkreasi dan berimajinasi

Pernyataan di atas merupakan kelemahan dari penggunaan teori....

a)

Behavioristik

b)

Psikoanalitik

c)

Terapi rekonstruktif

d)

Humanistik

10.

Terapi suportif adalah...

a)

Suatu metode terapi yang mempunyai tujuan untuk mengusahakan penyesuaian kembali, perubahan atau modifikasi sasaran/tujuan hidup, dan untuk menghidupkan kembali potensi

b)

suatu metode yang bertujuan untuk menimbulkan pemahaman terhadap konflik yang tidak disadari agar terjadi perubahan struktur karakter dan untuk perluasan pertumbuhan kepribadian dengan mengembangkan potensi

c)

Suatu bentuk terapi alternatif yang mempunyai tujuan untuk menolong pasien beradaptasi dengan baik terhadap suatu masalah yang dihadapi dan untuk mendapatkan suatu kenyamanan hidup terhadap gangguan psikisnya

d)

Suatu metode yang menggunakan teori aliran behavioristik untuk mengendalikan perilaku manusia agar dapat hidup sesuai dengan tatanan sosial kehidupan di masyarakat

11.

Manakah definisi dari cara pendekatan persuasi yang digunakan dalam terapi suportif....

a)

Suatu bentuk psikoterapi suportif yang memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pasien untuk mengemukakan isi hatinya dan sebagai hasilnya ia akan merasa lega serta keluhannya akan berkurang

b)

Suatu bentuk psikoterapi suportif yang dilakukan dengan menerangkan secara masuk akal tentang gejala-gejala penyakitnya yang timbul akibat cara berpikir, perasaan, dan sikapnya terhadap masalah yang dihadapinya

c)

Suatu bentuk psikoterapi suportif yang berusaha menanamkan kepercayaan pada pasien bahwa gejala-gejala gangguannya akan hilang

d)

Suatu bentuk psikoterapi suportif yang berusaha meyakinkan kembali kemampuan pasien bahwa ia sanggup mengatasi masalah yang dihadapinya

12.

Ada berapakah pendekatan yang digunakan dalam terapi suportif?

a)

4

b)

3

c)

5

d)

6

13.

Teori manakah yang menjadi dasar penerapan terapi suportif?

a)

Behavioristik

b)

Humanistik

c)

Psikoanalisa

d)

Terapi rekonstruktif

14.

Manakah pernyataan yang benar antara konsep terapi suportif dengan teori psikoanalisa?

a)

Terapi suportif dan psikoanalisa bergerak pada ego yang terletak pada alam sadarnya

b)

Terapi suportif setuju dengan aliran psikodinamik (psikoanalisa) bahwa psikopatologi (gangguan kejiwaan) dihasilkan dari kegagalan ego untuk mengatasi konflik bawah sadar secara efektif

c)

Terapi suportif merupakan dasar dan menjadi prinsip dasar dari penerapan teori psikoanalisa

d)

terapi suportif berfokus pada interpretasi, observasi secara mendalam sebaliknya tteori psikoanalisa mengkaji bagian luar dari permasalahan yang dialami pasien

15.
  1. Menguatkan daya tahan mental yang dimilikinya
  2. Mengembangkan mekanisme daya tahan mental yang baru dan yang lebih baik untuk mempertahankan fungsi pengontrolan diri. ( Maramis, 2005)
  3. Meningkatkan kemampuan adaptasi lingkungan (Anonym , 2001)
  4. Mengevaluasi situasi kehidupan pasien saat ini, beserta kekuatan serta kelemahannya, untuk selanjutnya membantu pasien melakukan perubahan realistik apa saja yang memungkinkan untuk dapat berfungsi lebih baik (Tomb, 2004).

Pernyataan tersebut termasuk ...

a)

Tujuan terapi suportif

b)

Manfaat terapi suportif

c)

Prinsip dasar terapi suportif

d)

Azaz penerapan terapi suportif