wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Semester Kep Jiwa

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Intim, komunikasi perasaan terbuka, menerima orang lain sebagai individu yg bernilai & berbeda dari dirinya, dan empati,

Apakah yang dimaksud oleh pernyataan tersebut ?

a)

Ciri mahluk sosial

b)

Ciri hubungan yang sehat

c)

Pengertian hubungan social menurut Rogers

d)

Ciri hubungan yang sehat utmenurRogers

e)

Ciri Mahluk saling membutuhkan

2.

Anak mulai kembangkan diri, bina hubungan dengan teman sebaya dan mulai kenal kerjasama, kompetisi, kompromi. Konflik terjadi kegagalan pada masa ini menyebabkan hal-hal di bawah.

Yang manakah pernyataan yang tidak sesuai dengan pernyataan diatas ?

a)

Frustasi

b)

Putus asa

c)

Merasa tidak mampu

d)

Menarik diri

e)

Perilaku Kekerasan

3.

Tidak mampu merencanakan sesuatu, tidak mampu belajar dari pengalaman, penilaian yg buruk, tidak dapat diandalkan.

Apakah yang dimaksud oleh pernyataan di atas ?

a)

Manipulation

b)

Impulsivity

c)

Narcissism

d)

Loneliness

e)

Withdrawal

4.

Harga diri yang rapuh, secara terus menerus berusaha mendapatkan penghargaan dan pujian, sikap egosentris, pencemburu, marah jika tidak didukung.

Apakah yang dimaksud oleh pernyataan tersebut ?

a)

Manipulation

b)

Impulsivity

c)

Narcissism

d)

Loneliness

e)

Withdrawal

5.

Ganguan hubungan sosial dimana individu yang menganggap orang lain sebagai objek.

Apakah yang dimaksud oleh pernyataan tersebut ?

a)

Manipulation

b)

Impulsivity

c)

Narcissism

d)

Loneliness

e)

Withdrawal

6.

Adalah suatu proses diterimanya rangsang sampai rangsang itu disadari dan dimengerti.

Apakah yang dimaksud oleh pernyataan tersebut ?

a)

sensori

b)

persepsi

c)

sensasi

d)

gangguan sensori

e)

gangguan persepsi

7.

Seorang wanita 32 tahun belum menikah di bawa ke unit rawat jalan psikiatri dikarenakan tidak mau keluar kamarnya, muka kusut tidak memperhatikan kebersihan diri dan sulit diajak komunikasi oleh keluarganya dengan alasan malas hanya ingin berdiam diri dikamar saja. Klien berperilaku begitu dikarenakan diputuskan oleh pacarnya satu bulan yang lalu dan klien mengatakan hampir ingin bunuh diri saat pacarnya memutuskan hubungan percintaan mereka.

Apakah yang menjadi masalah utama pada pasien diatas?

a)

Isolasi sosial

b)

Perilaku kekerasan

c)

Harga diri rendah

d)

Depisit perawatan diri

e)

Halusinasi

8.

Seorang wanita 32 tahun belum menikah dibawa ke unit rawat jalan psikiatri dikarenakan tidak mau keluar kamarnya, muka kusut tidak memperhatikan kebersihan diri dan sulit diajak komunikasi oleh keluarganya dengan alasan malas hanya ingin berdiam diri dikamar saja. Klien berperilaku begitu dikarenakan diputuskan oleh pacarnya satu bulan yang lalu dan klien mengatakan hampir ingin bunuh diri saat pacarnya memutuskan hubungan percintaan mereka.

Apakah yang menjadi faktor presipitasi pasien diatas?

a)

Stressor sosial Budaya

b)

Stressor psikologis

c)

Stressor biokimia

d)

Stressor perkembangan

e)

Stressor komunikasi dalam keluarga

9.

Saat anda mengkaji klien yang mengalami isolasi soasial, dia mengatakan “dari dulu saya tidak suka di rumah, karena saya merasa orang asing yang menumpang di rumah orang tua saya”.

Apakah yang menjadi faktor predisposisi pasien diatas?

a)

Faktor sosial budaya

b)

Faktor psikologis

c)

Faktor biokimia

d)

Faktor perkembangan

e)

Faktor komunikasi dalam keluarga

10.

Seorang wanita 40 th tidak mau keluar kamarnya, muka kusut tidak memperhatikan kebersihan diri dan sulit diajak komunikasi oleh keluarganya dengan alasan malas hanya ingin berdiam diri dikamar saja.

Tindakan keperawatan manakah yang paling tepat anda berikan?

a)

Penuhi kebutuhan biologis: monitor intake-output, bantu kebersihan diri klien, pertahankan sikap empati dan kesabaran

b)

Jelaskan pentingnya aktivitas teratur

c)

Diskusikan aktivitas yang biasa dilakukan

d)

Jelaskan pentingnya penggunaan obat, Jelaskan akibat bila tdk menggunakan obat sesuai program

e)

Bantu pasien melaksanakan aktifitas terjadwal

11.

Nn. W (22tahun) dibawa ke Psychiatric Ward karena di rumah selalu bicara melantur dan mudah marah. Pada pengkajian awal W berkata “ aku ini adalah bidadari suster, masa sih suster tidak tahu, yaaa memang sih bidadari yang tidak terlalu cantik…. Tapi bidadari !!!” Menurut keluarga W berperilaku spt itu sejak 1 bulan yang lalu. Sebelumnya W sering berperilaku aneh seperti mengumpulkan pakaian berwarna putih, kalung mutiara putih dan bandana yang semua berwarna putih. Dan W sering memakainya didalam rumah. W adalah mahasiswa sebuah akademi pariwisata di Kota S, selama kuliah W jarang punya teman dekat, menurut W “teman-temanku itu semua cantik, menarik dan kaya, aku ingin seperti mereka, langsing dan cantik, nanti kalau sudah cantik baru aku mau berteman dengan mereka, kalau sekarang mana mau mereka berteman sama bidadari kere seperti aku”


1. Core problem dari masalah diatas adalah :

a)

Perilaku kekerasan

b)

Perubahan sensori persepsi : halusinasi

c)

Isolasi sosial

d)

Harga diri rendah

e)

Defisit perawatan diri

12.

mengumpulkan pakaian berwarna putih, kalung mutiara putih dan bandana yang semua berwarna putih. Dan W sering memakainya didalam rumah. W adalah mahasiswa sebuah akademi pariwisata di Kota S, selama kuliah W jarang punya teman dekat, menurut W “teman-temanku itu semua cantik, menarik dan kaya, aku ingin seperti mereka, langsing dan cantik, nanti kalau sudah cantik baru aku mau berteman dengan mereka, kalau sekarang mana mau mereka berteman sama bidadari kere seperti aku”


2. Cara yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien adalah dengan cara :

a)

Mendiskusikan sejumlah kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien seperti kegiatan pasien di rumah sakit, di rumah, dalam keluarga dan lingkungan adanya keluarga dan lingkungan terdekat pasien

b)

Mendiskusikan dengan pasien kemampuan yang masih dapat digunakan saat ini

c)

Bantu pasien menyebutkannya dan memberi penguatan terhadap kemampuan diri yang diungkapkan pasien

d)

Mendiskusikan dengan pasien beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dan dipilih sebagai kegiatan yang akan pasien lakukan sehari-hari

e)

Bantu pasien menetapkan kegiatan mana yang dapat pasien lakukan secara mandiri, mana kegiatan yang memerlukan bantuan minimal dari keluarga dan kegiatan apa saja yang perlu batuan penuh dari keluarga

13.

Nn. W (22tahun) dibawa ke Psychiatric Ward karena di rumah selalu bicara melantur dan mudah marah. Pada pengkajian awal W berkata “ aku ini adalah bidadari suster, masa sih suster tidak tahu, yaaa memang sih bidadari yang tidak terlalu cantik…. Tapi bidadari !!!” Menurut keluarga W berperilaku spt itu sejak 1 bulan yang lalu. Sebelumnya W sering berperilaku aneh seperti mengumpulkan pakaian berwarna putih, kalung mutiara putih dan bandana yang semua berwarna putih. Dan W sering memakainya didalam rumah. W adalah mahasiswa sebuah akademi pariwisata di Kota S, selama kuliah W jarang punya teman dekat, menurut W “teman-temanku itu semua cantik, menarik dan kaya, aku ingin seperti mereka, langsing dan cantik, nanti kalau sudah cantik baru aku mau berteman dengan mereka, kalau sekarang mana mau mereka berteman sama bidadari kere seperti aku”


3. Tujuan utama tindakan keperawatan pada klien di atas adalah :

a)

Klien dapat mengontrol perilaku kekerasan

b)

Membawa pikiran klien kembali ke dunia sebenarnya (realita

c)

Harga diri klien meningkat

d)

Klien dapat melakukan hubungan social

e)

Klien dapat merawat dirinya sendiri

14.

Perawat : Hai Ny. Lintang, saya Eli, saya perawat yang akan merawat anda hari ini dan besok. Saya merawat anda dari Jam 07.00 sampai dengan 15.00. Anda senang dipanggil siapa?

Klien : Hai Eli, panggil saya Lin-lin.

Perawat : Hari ini hujan, rasanya hilang sudah panas yang terjadi beberapa hari yang lalu

Klien : oh ya? Rasanya masih terasa panas disini

Perawat : Yah… mungkin karena jendela di ruangan ini belum dibuka, okey, apa saja yang sudah dilakukan hari ini Ina?

Teknik komunikasi terapeutik apakah yang digunakan oleh Perawat ?

a)

Mendengarkan aktif

b)

Pertanyaan terbuka

c)

Restating

d)

Refleksi

e)

Eksplorasi

15.

Perawat : Hai Pa Zulfan, saya Eni, saya perawat yang akan merawat anda hari ini dan besok. Saya merawat anda dari Jam 07.00 sampai dengan 15.00. Anda senang dipanggil siapa?

Pasien : Hai Suster Eni panggil saya Fan-fan .

Berada pada fase apakah komunikasi yang sedang dilakukan oleh Perawat?

a)

Fase pre interaksi

b)

Fase interaksi

c)

Fase kerja

d)

Fase terminasi

e)

Fase akhir

16.

Perawat : Hobi apa saja yang biasanya Ibu Lia lakukan ketika masih SMA?

Lia : Yah, saya biasanya berenang setiap minggu

Perawat : Lalu apa lagi yang dilakukan? Bersama teman misalnya?

Lia : Paling belajar bersama, shoping, oh ya, saya kadang kali menari Jaipong

Berada pada fase apakah komunikasi yang sedang dilakukan oleh Perawat?

a)

Fase pre interaksi

b)

Fase interaksi

c)

Fase kerja

d)

Fase terminasi

e)

Fase akhir

17.

Perawat : okey Yustira, setelah kita berbincang-bincang tentang hobi Yustira waktu sekolah dulu, bagaimana perasaan Yustira sekarang?

Yustira : saya senang, setidaknya ada yang menemani saya sebelum orang tua saya datang, makasih suster

Berada pada fase apakah komunikasi yang sedang dilakukan oleh Perawat?

a)

Fase pre interaksi

b)

Fase interaksi

c)

Fase kerja

d)

Fase terminasi

e)

Fase akhir

18.

Siapakah sasaran promosi kesehatan jiwa ?

a)

Klien, Orang tua (keluarga)

b)

Pendidik

c)

Remaja dan dewasa yang beresiko

d)

Organisasi kemasyarakatan

e)

Tenaga non profesional

19.

Peran Perawat dalam pemberian obat diantaranya adalah Koordinasikan obat dengan terapi modalitas dan Penkes, salah satu obat yang deiberikan adalah Obat Antipsikosis. Pilihlah dibawah ini sediaan obat antipsikosis yang sering dianjurkan.

a)

Perfenazin

b)

Lithium Karbonat

c)

Amitriptilin

d)

Amoksapin

e)

Klomipramin

20.

Peran Perawat dalam pemberian obat diantaranya adalah Koordinasikan obat dengan terapi modalitas dan Penkes, salah satu obat yang deiberikan adalah Obat Antipsikosis.Sebagai perawat saudara harus memahami efek samping obat tersebut, pilihlah efek samping obat psikosis dibawah ini

a)

Gangguan Otonom (hipotensi, mulut kering,kesulitan miksi dan defekasi, hidung tersumbat, mata kabur, TIO meninggi,gangguan irama jantung)

b)

Pengobatan jangka lama berupa : Mulut kering, haus, gangguan saluran cerna (mual, muntah, diare, feses lunak), kelemahan otot, poliuri, tremor halus

c)

Tidak ada efek sedasi dan gangguan ekstrapiramidal

d)

Efek neurologik ringan

e)

Fatique, latergik, gangguan penglihatan

21.

Peran Perawat dalam pemberian obat diantaranya adalah Koordinasikan obat dengan terapi modalitas dan Penkes, salah satu obat yang deiberikan adalah Obat Anti Mania. Pilihlah dibawah ini sediaan obat anti mania yang sering dianjurkan

a)

Perfenazin

b)

Lithium Karbonat

c)

Amitriptilin

d)

Amoksapin

e)

Klomipramin

22.

Pemberian Obat Antipsikosis sering berefek samping berupa Gangguan Ekstrapiramidal, di bawah ini yang bukan gangguan ekstrapiramidal adalah ....

a)

Parkinsonisme ; muncul 1-3 minggu pengobatan. Tanda-tanda;.menurunya gerakan otot, tremor

b)

Reaksi distonik; muncul 1-36 hari pengobatan dgn tanda-tanda muka menyeringai, gerakan tidak terkontrol

c)

Fatique, latergik, gangguan penglihatan.

d)

Akathisia ; muncul 12-36 hr pengobatan, tandanya ketidakmampuan untuk duduk tenang, gelisah

e)

Tardiv diskinesia : pada pengobatan jangka panjang. Tandanya menghisap-hisap bibir, hipotensi ortostatik.

23.

Faktor Predisposisi terjadinya intoksikasi Litium adalah...?

a)

Penyakit jantung koroner

b)

Glukoma, retensi urin, hipertensi prostat, epilepsi, gangguan fungsi hati

c)

Kelainan jantung, ginjal & tiroid

d)

Pemakaian bersama diuretik, antireumatik,obat antiinflamasi non steroid

e)

Hipersensitivitas benzodiazepam, glukoma, miastenia gravis, insupisiensi paru / hati kronik

24.

Kontra indikasi pemakaian Sedian Obat antiansietas (benzodiazepin), adalah...

a)

Penyakit jantung koroner

b)

Glukoma, retensi urin, hipertensi prostat, epilepsi, gangguan fungsi hati.

c)

Kelainan jantung, ginjal & tiroid

d)

Pemakaian bersama diuretik, antireumatik,obat antiinflamasi non steroid

e)

Hipersensitivitas benzodiazepam, glukoma, miastenia gravis, insupisiensi paru / hati kronik

25.

Obat sediaan sinonim dari Antiensietas adalah...?

a)

transquilizer minor

b)

Psychic energizer

c)

Mood Modulators

d)

Mood Stabilizer

e)

Antimanik

26.

Klien dibantu untuk melakukan soaialisasi dengan individu yang ada disekitar klien. Sosialisasi dapat pula dilakukan secara bertahap dari interpersonal, kelompok dan massa.

Aktifitas yang diberikan pada sesi V adalah

a)

Bercakap-cakap dengan anggota kelompok

b)

Menyampaikan dan membicarakan topik percakapan

c)

Menyampaikan dan membicarakan masalah pribadi dengan orang lain

d)

Bekerja sama dalam permainan sosialisasi kelompok

e)

Mengenali jati diri anggota kelompok

27.

Terupakan terapi yang bertujuan mengubah perilaku klien dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Terapi ini berupa...?

a)

Terapai Aktifitas Kelompok/ TAK

b)

TAK STIMULASI SENSORI

c)

TAK ORIENTASI REALITAS

d)

TAK SOSIALISASI

e)

TAK STIMULASI PERSEPSI

28.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Suatu bentuk perilaku yang bertujuan untuk melukai seseorang secara fisik maupun psikologis adalah pengertian dari :

a)

Perilaku kekerasan

b)

Perubahan sensori persepsi : halusinasi

c)

Isolasi social

d)

Harga diri rendah

e)

Defisit perawatan diri

29.

Respon marah, dimana individu mampu menyatakan atau mengungkapkan rasa marah/tidak setuju tanpa menyalahkan atau menyakiti orang lain yg akan memberikan kelegaan bagi individu tersebut adalah pengertian dari

a)

Assertif

b)

Frustasi

c)

Pasif

d)

Agresif

e)

Amuk

30.

Respon yg terjadi akibat individu gagal mencapai tujuan, keputus asaan dan merasa tidak aman, dan individu tidak menemukan alternatif lain adalah pengertian dari :

a)

Assertif

b)

Frustasi

c)

Pasif

d)

Agresif

e)

Amuk

31.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Rentang respon kemarahan klien diatas termasuk :

a)

Assertif

b)

Frustasi

c)

Pasif

d)

Agresif

e)

Amuk

32.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Bila Tn. Anger mampu mengungkapkan kemarahan secara verbal dan menjaga perasaan perawat, maka Tn. A akan :

a)

Merasa tidak adekuat

b)

Meras kuat

c)

Menantang

d)

Merasa lega

e)

Merasa lemah

33.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya


Data yang menunjukkan respon marah secara intelektual pada Tn. A diatas adalah :

a)

Membanting cairan infus

b)

Meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, dan berdebat

c)

Menendang pintu

d)

Merusak buku status klien

e)

Merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya

34.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Faktor predisposisi pada pengkajian marah yang paling sesuai dengan kondisi klien diatas adalah :

a)

Biologis

b)

Psikologis

c)

Spiritual

d)

Sosiokultural

e)

Behavior

35.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Masalah keperawatan yang relevan pada kasus diatas adalah :

a)

Berduka diantsipasi

b)

Berduka disfungsional

c)

Perilaku kekerasan

d)

Isolasi sosial

e)

Harga diri rendah

36.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Hal dibawah ini tidak sesuai dengan prinsip penatalaksanaan marah klien di atas :

a)

Ajarkan teknik asertif

b)

Menguraikan akibat kemarahan

c)

Memfasilitasi klien untuk mengekspresikan marah pada barang-barang yang ada disekitarnya

d)

Ajarkan koping adapatif melalui olah raga

e)

Tidak ada yang benar

37.

Tn. Anger (40 th) membawa anaknya An. E (2 th) ke IGD karena diare dan sering muntah. Dari hasil pengkajian didapatkan hasil TD = 110/80 mmHg, N = 130x/m, S = 350C, turgor klien jelek, cyanosis dan harus segera mendapatkan IVFD. Perawat sudah berusaha untuk melakukan infuse tetapi vena sudah collaps. Akhirnya menunggu dokter ahli untuk dilakukan vena seksi. Dokter jaga tidak bisa segera dating karena ada cito operasi. Sore hari klien meninggal dunia. Keluarga klien marah diserta sikap bermusuhan yang kuat dan hilang control. Ia membanting cairan infus, menendang pintu dan merusak buku status klien. Kepada perawat ia meremehkan, memaki, mendominasi, cerewet, bicara kasar dan berdebat. Perasaan marah klien timbul karena ia merasa gagal untuk menyelamatkan anak tunggalnya.


Hal yang tidak dapat diajarkan kepada Tn. A apabila kemarahan telah dapat diatasi adalah :

a)

Ajarkan klien mengontrol rasa marah dengan cara tarik nafas dalam

b)

Memfasilitasi klien untuk mengekspresikan marah pada kasur, bantal atau guling

c)

Ajarkan marah dengan teknik asertif

d)

Ajarkan klien mengontrol rasa marah dengan cara spiritual

e)

Ajarkan klien mengontrol rasa marah dengan cara patuh minum obat

38.

Halusinasi adalah suatu persepsi yang salah tanpa dijumpai adanya rangsangan dari luar, walau tampak sesuatu yang “khayal” halusnasi sebenarnya merupakan bagian dari kehidupan mental penderita yang “terepsesi”. Halusinasi dapat terjadi karena dasar-dasar organic fungsional. Psikotik maupun histerik.

Merupakan definisi halusinasi menurut…?

a)

Baihaqi, dkk

b)

Wilson

c)

Cook & Fontaine

d)

Yosep.

e)

Rogers

39.

Gangguan pencerapan/persepsi panca indra tanpa adanya rangsang dari luar yang dapat terjadi pada sistem penginderaan dimana tejad I pada saat kesadaran individu itu penuh dan baik .

Merupakan definisi halusinasi menurut Siapakah pernyataan diatas ?

a)

. Baihaqi, dkk

b)

Wilson

c)

Cook & Fontaine

d)

Yosep

e)

Rogers

40.

Merasa melihat pemandangan, orang, hewan atau sesuatu yang tidak ada objeknya yang dapat memberikan rasa nyaman atau ketakutan.

Kondisi apakah yang dialami klien diatas ?

a)

Ilusi

b)

Delusi

c)

Hallusinasi pendengaran

d)

Halusinasi penglihatan

e)

Halusinasi pendengaran dan penglihatan

41.

Individu mengalami anxietas,stress,perasaan terpisah dan kesepian. Klien melamun serta memfokuskan pada hal-hal yang menyenangkan untuk menghilangkan kecemasan dan stressnya, Cara ini menolong sementara dan klien masih dapat mengontrol kesadaran, mengenal pikiran sebaga bagian dari dirinya meskipun intensitas persepsi meningkat.


Fase berapakah dari halusianasi kondisi diatas ?

a)

Fase I

b)

Fase II

c)

Fase III

d)

Fase IV

e)

Fase V

42.

Klien merasa tidak berdaya melepaskan diri dari kontrol halusinasinya. Halusinasi dari yang menyenangkan berubah menjadi mengancam, memerintah serta memarahi. Klien merasa tidak mampu membentuk hubungan yang berarti dengan orang lain, karena terlalu sibuk dengan halusinasinya. Klien berada dalam dunia yang menakutkan dalam waktu singkat, beberapa saat atau selamanya.


Fase berapakah dari halusianasi kondisi diatas ?

a)

Fase I

b)

Fase II

c)

Fase III

d)

Fase IV

e)

Fase V

43.

Seorang wanita berusia 19 th dibawa ke unit psikiatri tampak menutup kedua matanya, dan terlihat sangat ketakutan sambil menunjuk ke kursi di pojok ruangan.

Apakah yang dilami wanita tersebut ?

a)

Halusinasi

b)

Halusinasi penglihatan

c)

Ilusi

d)

Halusinogenik

e)

Halusinosis

44.

Saat diajak interaksi klien mengalami Ketidak mampuan untuk mempertahankan perhatian pada sutu aktivitas, saat diajak berbicara konstrasinya mudah beralih.


Apakah yang dialami oleh klien tersebut ?

a)

Distraktibilitas

b)

Inatensi Selektif

c)

Hipervigilensi

d)

Trance

e)

Derealisasi

45.

1Seorang laki-laki berusia 27 th dibawa ke unit psikiatri tampak menutup kedua telinganya, bibir komat-kamit, dan tampak ketakutan serta sering mondar-mandir. Menurut ibu yang mengantarnya bahwa klien seperti itu sejak sering menyendiri di bawah pohon beringin untuk mendapatkan wangsit.


Apakah prioritas rencana keperawatan pada pasien di atas?

a)

Berikan obat kepada klien

b)

Buat jadwal kegiatan sehari-hari klien

c)

Ajarkan klien untuk berlatih berkenalan

d)

Ajarkan klien cara menghardik halusinasi

e)

Libatkan klien dalam terapi aktivitas kelompok

46.

Jika ada seorang ibu berusia 37 tahun tampak menunjuk kearah sudut ruangan sambil menutup wajahnya dan pasien berteriak; ” Mas, awas..bayangan itu mau masuk ketubuhmu, mas jangan duduk disana!”


Bagaimana strategi komunikasi yang tepat untuk pasien di

atas?

a)

‘’ Ibu, jangan lupa obatnya diminum ya?’’

b)

‘’Baiklah terima kasih ibu sudah mau bercerita dengan saya’’

c)

‘’ Nanti kalau bayangan itu datang lagi, kasih tahu saya ya’’

d)

’Coba ibu ceritakan seperti apa bayangan itu ?

e)

‘’Ibu, kalau bayangan itu datang ucapkan dalam hati kalau itu tidak nyata’’

47.

Klien merasa melihat sosok ayahnya yang sudah meninggal 3 tahun yang lalu, kadang dia bicara dan tersenyum sendiri, klien mengatakan lebih senang berdiam diri dikamar menunggu ayahnya datang.

Masalah apakah yang sedang dialami klien?

a)

Isolasi Sosial

b)

Ilusi penglihatan

c)

Ilusi pendengaran

d)

Halusinasi penglihatan

e)

Hallusinasi pendengaran

48.

Seorang ibu berusia 37 tahun tampak menunjuk kearah sudut ruangan sambil menutup wajahnya dan pasien berteriak; ” Mas, awas..bayangan itu mau masuk ketubuhmu, mas jangan duduk disana!” . saat dikaji tentang perasaannya jika bayangan itu datang. Klien mengatakan cemas dan takut apakah ada sesuatu yang salah dengan dirinya.


Fase keberapakah halusinasi yang dialami pasien diatas?

a)

I

b)

II

c)

III

d)

IV

e)

V

49.

Saat pengkajian faktor predisposisi ternyata klien mengalami Halusinasi salah satunya, klien sering diejek karena terlahir tanpa seorang ayah, klien sering disebut anak haram, sebutan ini membuat klien tak suka keluar dari rumahnya.

Apakah Faktor predisposisi yang menyebabkan klien mengalami gangguan?

a)

Perkembangan

b)

Sosio-kultural

c)

Psikologis

d)

Spiritual

e)

Pingitan

50.

Saat pengkajian faktor predisposisinya ternyata klien mengalami Halusinasi salah satunya, klien merasa ayahnya kurang adil dan lebih mencintai adiknya daripada dia, yang membuat klien tidak harmonis dengan ayahnya,


Apakah Faktor predisposisi yang menyebabkan klien mengalami gangguan?

a)

Perkembangan

b)

Sosio-kultural

c)

Psikologis

d)

Spiritual

e)

Pingitan