NEW
Font size
WorksheetsUH 6 CERPEN
Total questions: 20
Worksheet time: 38mins
Ruang tamu sudah demikian rusak,berantakan, lebih dari kalau anak-anaknnya mengadakan pesta ajojing pada ulang tahun mereka. Sementara itu Roni dan kedua temannya masih saja terdiam dengan tatapan kosong yang sayu.
Penggambaran penokohan pada kutipan cerpen tersebut menggunakan metode dramatik. Karakter tokoh dikemukakan melalui penggambaran…
fisik dan perilaku tokoh
lingkungan kehidupan tokoh
jalan pikiran tokoh
oleh tokoh lain
“Kalau saya tidak bersikap begitu, kan sudah lama kita ini gulung tikar.”
Unsur kebahasaan cerpen yang terdapat pada kalimat tersebut adalah….
majas simile
majas metafora
kalimat deskriptif
majas litotes
Di hari menjelang Lebaran itulah kota akan terlihat penuh tukang jahit yang berkeliling menjahitkan pakaian. Mereka menggelar dasaran di trotoar, di pojokan jalan, di keteduhan pepohonan, dan di emper pertokoan. Mereka mengeluarkan mesin jahit lipat dari kotak yang dibawanya; menata bundelan-bundelan benang jarum dondom dan jarum pentul, gunting, silet, mangkuk-mangkuk berisi kancing warna-warni, dan meletakkan di atas kotak kayu yang digunakan sebagai meja. Para penduduk antre menjahitkan pakaian dan hiruk dalam keramaian menyambut Lebaran. Anak-anak berceloteh riang tentang baju baru yang akan mereka kenakan.
Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan cerpen tersebut adalah….
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang kedua
orang ketiga
Di hari menjelang Lebaran itulah, Nak, kota akan terlihat penuh tukang jahit yang berkeliling menjahitkan pakaian. Mereka menggelar dasaran di trotoar, di pojokan jalan, di keteduhan pepohonan, dan di emper pertokoan. Mereka mengeluarkan mesin jahit lipat dari kotak yang dibawanya; menata bundelan-bundelan benang jarum dondom dan jarum pentul, gunting, silet, mangkuk-mangkuk berisi kancing warna-warni, dan meletakkan di atas kotak kayu yang digunakan sebagai meja. Para penduduk antre menjahitkan pakaian dan hiruk dalam keramaian menyambut Lebaran. Anak-anak berceloteh riang tentang baju baru yang akan mereka kenakan.
Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah….
sosial
moral
religi
budaya
Kami terlalu asyik bermain sampai tidak menyadari bahwa jingga telah menyelimuti langit saat itu. Akhirnya, kami sudahi permainan ini dan kembali pulang ke rumah masing-masing. Hatiku berdegup kencang, wajahku pucat, dan keringat bercucuran di dahi selama diriku berada di perjalanan. Aku terlalu lama pulang hari ini. Bagaimana ini? Pasti ibu akan marah. Ya Tuhan, tolong aku.
Unsur yang terkandung pada cerpen tersebut adalah ….
latar waktu, suasana, tokoh dan penokohan
tokoh dan penokohan
latar waktu, tempat, dan suasana
latar waktu, latar tempat, dan tokoh
Kalimat interogatif yang menuntut jawaban ya adalah ….
Mengapa Anda terkena tilang?
Apakah Anda melanggar lalu lintas?
Bisakah Anda menjelaskan kejadian yang menimpa Anda?
Siapakah petugas yang menangani pengambilan sidik jari?
Seminggu berlalu, kaki kiri Agnes tidak bisa digerakkan. Namun, ia tetap ke sekolah. Ganggas-ayah Tantri- harus menggendongnya setiap pagi ke sekolah dan setiap siang saat pulang ke rumah. Ganggas seorang ayah yang kuat secara fisik dan mental sekaligus penyayang keluarga.
Penggambaran penokohan pada kutipan cerpen tersebut menggunakan metode….
analitik
ilustrasi
analogi
dramatik
Alexander menelan ludah. Ia merasa ada gelombang pasang naik dan menyebar ke seluruh tubuh pembuluh darahnya. Di bawah cahaya lampu listrik 10 watt, wajahnya tampak sangat berat dan kecut.
Karakter tokoh dikemukakan melalui penggambaran…
fisik dan perilaku tokoh
lingkungan kehidupan tokoh
jalan pikiran tokoh
oleh tokoh lain
Badai mengamuk dan merobohkan rumah penduduk.
Kalimat tersebut mengandung majas….
hiperbola
alegori
asosiasi
personifikasi
Berikut ini yang merupakan pertanyaan retoris adalah ….
Sudah siapkah kita menghadapi ujian?
Bukankah pengetahuan tanpa etika adalah kesia-siaan?
Pernahkah kamu belajar meski tidak ujian?
Siapakah yang menyadarkanmu?
Bagian konflik pada alur cerpen merupakan … pada strukturnya.
abstraksi
orientasi
komplikasi
resolusi
Kantuk pun mulai menyelimutinya saat angin membelai halus rambut dan kulitnya. Air tidur yang ditatapnya di pesisir pantai seakan mengajaknya juga untuk merehatakan raga sejenak.
Majas yang digunakan dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….
hiperbola
alegori
asosiasi
personifikasi
Dewi langit menjadi saksi kebisuanku saat itu. Di tengah ruangan berukuran 7x 6 meter ini aku merutuki diriki sendiri. “Dasar kau kepala batu, inilah risiko yang harus kau tanggung karena kekerasan hatimu itu,” kataku di hadapan sebuah cermin.
Majas yag terkandung dalam penggalan cerpen tersebut adalah ….
metafora dan hiperbola
satire dan personifikasi
satire dan metafora
personifikasi dan metafora
Gigi kelincinya itu tak bisa kulupakan. Membentuk rindu yang mengalir dalam aliran venaku.
Majas yang terkandung pada kalimat tersebut adalah ….
alegori dan totem pro parte
pars pro toto dan personifikasi
pars pro toto dan hiperbola
hiperbola dan totem pro parte
Hidup itu seperti panggung sandiwara. Kita adalah tokoh utama dalam cerita kita, sedangkan yang lain hanyalah figuran. Jangan pernah mau mengambil peran antagonis. Mengukir alur dengan resolusi happy ending adalah keinginan semua tokoh, bukan? Tidak perlu iri pada drama yang sering kita tonton pada realita. Sutradara drama tersebut adalah seorang manusia sedangkan hidup kita memiliki Tuhan yang merupakan sutradara terhebat di semesta ini.
Penggalan cerpen tersebut menggunakan majas....
hiperbola
alegori
simile
repetisi
Teman-teman Fajar bersorak gembira. (2) Daffa terkulai lemas karena layang-layangnya putus. (3) Jingga pun mulai menyelimuti langit. (4) Ketika raja langit mulai tenggelam, mereka kembali ke rumah masing-masing. (5) Berita kemenangan Fajar atas Daffa makin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik fajar memang sakti. (6) Fajar menjadi makin tinggi hati.
Nilai kehidupan yang terkandung pada penggalan cerita tersebut adalah ….
budaya dan moral
politik dan sosial
estetika dan sosial
agama dan moral
Namaku Agatha Chelsya. Panggil aku Chelsy, katanya senang berkenalan denganmu.
Penggunaan tanda baca yang tepat untuk kalimat langsung adalah ….
“Namaku Agatha Chelsya. Panggil aku Chelsy, katanya, “Senang berkenalan denganmu”.
“Namaku Agatha Chelsya. Panggil aku Chelsy,” Katanya, “Senang berkenalan denganmu”.
“Namaku Agatha Chelsya. Panggil aku Chelsy,” katanya, “Senang berkenalan denganmu.”
“Namaku Agatha Chelsya. Panggil aku Chelsy.” Katanya, “Senang berkenalan denganmu.”
Aku terpaku melihat air tidur yang terpampang pada netraku. Angin yang membelai rambutku seakan mengajakku untuk memasuki alam imajinasiku. Dapatkah aku bekerja di gedung pencakar langit tadi? Tanya pun bergelimang dalam benakku. Hatiku mengatakan iya, tetapi pikiran melawannya. Dasar muka tembok! Anak desa sepertimu mana mungkin dapat bekerja di kota, bentakku pada diri sendiri.
Penokohan aku pada penggalan cerita tersebut adalah ….
rendah hati
pesimis
pantang menyerah
penyendiri
Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bamboo itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan.[ … .] Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks novel tersebut adalah ….
Bapak memotret senja itu
Bapak tertidur karena lelah
Bapak dan ibu duduk berdua
Bapak selalu menikmatinya
Sarana pengekspresian watak baik secara fisik maupun psikis dalam teks cerpen terdapat dalam ….
latar
komplikasi
koda
orientasi
