wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan Soal Komunikasi Audit Intern

Total questions: 39

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Bagi sebagian orang, berkomunikasi secara tatap muka merupakan hal yang dapat menimbulkan perasaan tidka nyaman. Namun, perasaan tidka nyaman itu dapat dihilangkan dengan pengendalian diri sendiri saat melakukan komunikasi. Beberapa persiapan yang perlu dilakukan dalam pengendalian diri tersebut, antara lain dengan cara:

a)

Konsep diri yang negatif

b)

Emosi yang tinggi

c)

Memeriksa keyakinan tentang komunikasi

d)

Kecemasan yang besar

2.

Ekspresi diri dalam komunikasi tulisan harus memperhatikan pilihan kata, efektivitas kalimat, alur pikir, tata bahasa dan:

a)

Aturan membuat puisi

b)

Tidak perlu memperhatikan budaya

c)

Bahasa tubuh

d)

Format penyajian

3.

Komunikasi efektif adalah komunikasi yang bertujuan agar komunikan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh komunikator dan:

a)

Komunikan memberikan umpan balik yang sesuai dengan pesan

b)

Komunikan menolak memberi umpan balik

c)

Komunikan menyetujui

d)

Komunikan menolak

4.

Auditor mengharapkan kerjasama dengan auditan dalam penyediaan data secara lengkap. Setelah berkomunikasi, akhirnya auditan memahami kebutuhan auditor dan mengerti bahwa tanpa bantuannya, maka auditor akan mengalami kesulitan dalam penyelesaian tugas. Komunikasi yang terjadi ini disebut:

a)

Komunikasi non verbal

b)

Komunikasi persuasif

c)

Komunikasi efektif

d)

Komunikasi empatik

5.

Komunikasi persuasif dapat dilihat sebagai derajat interaksi yang lebih tinggi dibanding dengan komunikasi efektif dan empatik. Komunikasi persuasif bertujuan untuk:

a)

Meminta kesediaan auditan untuk ikut mengaudit

b)

Adanya keluhan terhadap sudut pandang komunikan

c)

Membuat komunikan memberikan umpan balik sesuai keinginan komunikator

d)

Meminta kesediaan komunikator untuk memberikan umpan balik kepada komunikan

6.

Wawancara terganggu karena ruangan yang terlalu bising, komunikasi yang tidak jelas karena sinyal komunikasi yang buruk, merupakan contoh hambatan pada:

a)

Komunikator dan komunikan

b)

Kode-kode yang digunakan

c)

Saluran Komunikasi

d)

Situasi komunikasi

7.

Jika pihak yang diwawancara telah memberikan pernyataan atau jawaban yang cukup jelas , akan tetapi pewawancara ingin mengetahui lebih dalam mengenai jawaban yang telah diberikan, maka perlu penggalian yang lebih mendalam yang dikenal sebagai:

a)

Paraphrase

b)

Probing

c)

Kuesioner

d)

Konfirmasi

8.

Apabila wawancara dijadikan satu-satunya alat pengumpul data atau metode utama dalam serangkaian metode pengumpulan data lainnya, maka wawancara akan berfungsi sebagai :

a)

Metode pelengkap

b)

Alat pelengkap

c)

Kriteria

d)

Metode primer

9.

Wawancara merupakan suatu proses interaksi yang dilakukan secara lisan dengan menggunakan metode tanya jawab. Apabila wawancara dapat diganti dengan cara lain, maka wawancara akan berfungsi sebagai : hal 10

a)

Metode primer

b)

Metode pelengkap

c)

Kriteria

d)

Alat pelengkap

10.

Komunikasi yang melibatkan diri sendiri sebagai komunikator dan komunikannya, seperti proses intropeksi diri, termasuk dalam kategori:

a)

Komunikasi intrapersoal

b)

Komunikasi nonverbal

c)

Komunikasi massa

d)

Komunikasi interpersonal

11.

Komunikasi didefinisikan sebagai transformasi informasi dan pemahaman melalui penggunaan simbol-simbol biasa atau umum. Proses penerima (komunikan) harus menerjemahkan simbol-simbol yang diterima ke dalam suatu bahasa yang dapat dipahami, dikenal sebagai: slide

a)

Komunikator

b)

Encoding

c)

Decoding

d)

Feedback

12.

Komunikasi dalam audit intern sangat bermanfaat untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan dalam pengujian audit, mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan tim audit, meningkatkan mutu audit, serta:

a)

Memperluas jangkauan audit

b)

Mempercepat pelaksanaa audit

c)

Penyusunan tim audit

d)

Memperbaiki citra auditor internal

13.

Dalam rangka memperoleh informasi yang kompeten dan konfirmasi tentang suatu permasalahan yang diduga akan menimbulkan kontroversi dengan pihak auditan, maka auditor perlu meningkatkan komunikasi dengan :

a)

Instansi penyidik (kejaksaan/kepolisian)

b)

Pihak ketiga yang ada hubungan kerja dengan auditan

c)

Narasumber /pakar

d)

Pimpinan auditan

14.

1. Tidak mencari informasi dari pihak yang tidak kompeten tentang masalah dan tidak membicarakan hal-hal negatif pihak auditan kepada pihak yang tidak berkepentingan, merupakan aturan perilaku auditor dalam berinteraksi dengan pihak auditan, dalam hal :

a)

Menjaga penampilan sesuai dengan tugasnya sebagai auditor

b)

Menjalin interaksi yang sehat dengan auditan

c)

Menciptakan iklim kerja yang sehat dengan auditan

d)

Menggalang kerja sama yang sehat dengan auditan

15.

Penyamaan persepsi antara pengendali teknis, ketua tim, dan anggota tim tentang tujuan, ruang lingkup, dan metologi audit yang dilakukan, serta proses bisnis/ operasi auditan, termasuk komunikasi intern tim pada tahap:

a)

Perencanaan audit

b)

Pelaksanaan audit

c)

Reviu pengendalian intern

d)

Pelaporan hasil audit

16.

Keberhasilan komunikasi internal dalam satu tim audit sangat menunjang kelancaran pelaksanaan audit, sehingga kegiatan audit dapat: hal 35


a)

Diselesaikan tepat waktu dan tepat kualitas

b)

Diselesaikan sesuai permintaan auditan

c)

Dilaksanakan dengan tepat sasaran audit

d)

Dilaksanakan dengan lebih cepat

17.

Komunikasi persuasif dapat lebih dikembangkan antara lain melalui:


a)

Pemahaman sudut pandang dan keinginan

komunikan

b)

Pengembangan komunikasi empatik

c)

Meminimalisasi hambatan komunikasi

d)

Pengembangan komunikasi simpatik

18.

Jika auditor berhasil mengembangkan komunikasi empatik, maka diharapkan auditan dapat memahami bahwa tujuan utama dari audit adalah :

a)

Mencari-cari kesalahan auditan

b)

Mencari temuan-temuan audit dan apa penyebabnya

c)

Auditan dapat menyelesaikan tanggungjawabnya secara lebih efektif

d)

Mengembangkan temuan audit dan menentukan langkah tindak lanjut

19.

Komunikasi yang bertujuan untuk membuat komunikan memberikan umpan balik sesuai keinginan komunikator , disebut:

a)

Komunikasi empatik

b)

Komunikasi efektif

c)

Komunikasi persuasif

d)

Komunikasi simpatik

20.

Terdapat dua hal yang perlu diperhatikan agar komunikasi menjadi efektif, antara lain adalah: hal 28

a)

Saling pengertian antara pihak yang berkomunikasi

b)

Berusaha mencari pengertian

c)

Keselarasan elemen-elemen komunikasi dengan

pesan

d)

Bersikap bebas prasangka, kecuali diperlukan

21.

Persiapan yang perlu dilakukan agar seseorang dapat mengendalikan dirinya saat melakukan komunikasi, antara lain: hal 22

a)

Merubah penampilan diri

b)

Gerak tubuh harus dijaga

c)

Membangun konsep diri yang positif

d)

Berusaha menguasai keadaan

22.

Seseorang sehari-hari berperilaku terbuka, tetapi ketika ditanyakan sesuatu yang menyangkut kesalahan yang pernah dilakukannya, dia berubah menjadi tertutup. Ini menunjukkan ......... seseorang dalam berkomunikasi. Hal 17

a)

Keyakinan

b)

Konsep diri

c)

Kepribadian

d)

Sikap dan Perilaku

23.

Komunikasi dengan pihak instansi penyidik dapat dilakukan baik secara lisan maupun tertulis dan bersifat formal. Komunikasi secara lisan dapat dilakukan dengan cara :

a)

Pemaparan (ekspose) indikasi awal pada masa proses audit khusus atas suatu kasus

b)

Komunikasi dengan narasumber atau pakar

c)

Menuliskan laporan hasil pengawasan

d)

Permintaan penegasan tentang permasalahan kepada Kepala Dinas

24.

Komunikasi yang dimaksudkan untuk memperoleh kesamaan persepsi mengenai mekanisme pelaksanaan audit dan auditan bersedia bekerjasama selama pelaksanaan audit adalah:

a)

Komunikasi pada tahap perencanaan audit

b)

Komunikasi pada tahap pelaksanaan audit

c)

Komunikasi pada tahap pelaporan

d)

Komunikasi pada tahap monitoring

25.

Apabila secara geografis letak auditi berjauhan, dan tim membutuhkan data kuantitatif, teknik yang dapat menjadi media yang paling berguna adalah:

a)

Laporan hasil audit

b)

Kertas kerja audit

c)

Daftar pertanyaan (kuesioner)

d)

Konfirmasi

26.

Wawancara, daftar pertanyaan (kuesioner), konfirmasi, presentasi, rapat, rapat kecil (briefing), laporan hasil audit adalah:

a)

Bentuk penyampaian pesan

b)

Bentuk komunikasi yang umum digunakan dalam audit

c)

Bentuk permintaan konfirmasi

d)

Bentuk pengumpulan informasi

27.

Proses komunikasi merupakan tahap transfer dan pemahaman makna antara komunikator dan komunikan. Terdapat tujuh bagian yang menjadi proses komunikasi, yang diutarakan oleh Stephen P. Robbins, antara lain adalah:

a)

Sumber komunikasi, pengkodean, pesan, saluran, pendekodean, penerima, dan umpan balik

b)

Wawancara, konfirmasi, presentasi, rapat, kuesioner, briefing, dan umpan balik

c)

Pertanyaan, gaya, nada, irama, probing, catatan, dan penilaian

d)

Paraphrase, tertulis, bahasa, masalah yang dituju, budi bahasa, memiliki maksud, dan bentuk yang menarik

28.

Hambatan dalam proses komunikasi mencakup hambatan pada komunikator dan komunikan, hambatan pada kode-kode yang digunakan, hambatan pada saluran komunikasi dan hambatan situasi komunikasi. Hambatan berupa konflik, prasangka, ketegangan, kekakuan, dan kebosanan merupakan contoh hambatan:

a)

Komunikator dan komunikan

b)

Kode-kode yang digunakan

c)

Situasi komunikasi

d)

Saluran komunikasi

29.

Komunikasi auditor dengan instansi penyidik dimaksudkan untuk meningkatkan keberhasilan penanganan penyelamatan keuangan/kekayaan negara/daerah serta:

a)

Untuk meminta konfirmasi atau penegasan tentang suatu permasalahan yang diduga menimbulkan kontroversi dengan pihka auditan

b)

Guna meningkatkan daya cegah atas kemungkinan timbulnya perbuatan yang dapat merugikan keuangan dan kekayaan negara/daerah

c)

Untuk memperoleh informasi yang kompeten tentang suatu permasalahan yang dijumpai oleh tim audit yang memerlukan penjelasan

d)

Untuk mengetahui apakah tim audit melaksanakan program audit sebagaimana mestinya

30.

Ketelitian pewawancara dalam mencatat dan paraphrase tergantung pada ketepatan penilaian pewawancara terhadap jawaban ataupun informasi yang diberikan pihak yang diwawancarai (auditi). Paraphrase adalah:

a)

Menguraikan hasil wawancara

b)

Menggunakan semua konsepsi awal

c)

Menggunakan prasangka

d)

Menggunakan motif subjektif

31.

Komunikasi yang logis menghindari bahasa teknis yang tidak perlu menyediakan semua informasi yang signifikan dan relevan adalah komunikasi

a)

lengkap

b)

objektif

c)

jelas

d)

tepat waktu

32.

Dalam hal hubungan sesama auditor, auditor intern pemerintah wajib

a)

menggalang kerjasama yang sehat dan sinergis

b)

mengambil alih peran, tugas, dan tanggungjawab manjamen dalam tugas konsultatif

c)

menutupo praktek praktek yang melanggara hukum

d)

Menggunakan informasi terkait tugas untuk kepentingan pribadi

33.

Persepsi seseorang terhadap diri sendiri adalah

a)

konsep diri

b)

keyakinan

c)

kepribadiaan

d)

egosentris

34.

Manakah yang merupakan hambataan komunikasi pada saluran komunikasi

a)

Peserta kuisioner tidak mengisi lengkap lembar pertanyaan yang diberikan karena bosan

b)

Tidak bisa menentukan hasil keputusan rapat karena waktu yang terbatas

c)

Surat elektronik yang tidak dapat dikirim karena sinyal jaringan yang buruk

d)

Wawancara antara auditor dan auditan terhambat karena alesa pribadi dari auditor

35.

Menggalang kerjasama yang sehat dengan auditan dilakukan dengan cara ?

a)

Menumbuhkan dan membina sikap positif

b)

Nada suara wajar sopan dan tidak membentak

c)

Berkomunikasi secara persuasif

d)

Saling mempercayai menghargai dan bekerja sama

36.

Tahapan komunikasi yang merupakan pengecekan atas keberhasilan proses transfer adalah?

a)

Umpan balik

b)

Saluran dan Pesan

c)

Pendekodean

d)

Pengkodean

37.

Psikolog Albert Mehrabian mengatakan proporsi terbesar dalam berkomunikasi adalaah dari

a)

Intonasi

b)

Bahasa tubuh

c)

Tulisan

d)

Ucapan

38.

Apakah tujuan komunikasi internal tim pada tahap pelaksanaan audit?

a)

Mencapai kata sepakat dengan auditan mengenai seluruh temuan audit final

b)

Mengidentifikasi permasalahan yang dijumpai dalam pelaksanaan audit

c)

Memperoleh tanggapan dan persetujuan final dari auditan mengenai pelaksanaan audit

d)

Menyamakan persepsi dengan auditan tentang pelaksanaan audit

39.

Berikut adalah salah satu kiat mengekspesikan diri secara efektif dalam komunikasi

a)

Memeriksa keyakinan tentang komunikasi

b)

Membangun konsep diri yang positif

c)

Melepaskan ketegangan dan kecemasan

d)

Berpenampilan sebagai seorang pemenang