NEW
Font size
Worksheetsteks anekdot dan cerita rakyat
Total questions: 20
Worksheet time: 31mins
Cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya disebut ...
teks laporan hasil observasi
teks anekdot
teks eksposisi
teks negosiasi
Teks anekdot biasanya berisi ...
humor dan lelucon berdasarkan khayalan penulis
sebuah permasalahan yang diakhiri dengan persetujuan atau kesepakatan.
humor bersifat menghibur tanpa berisi kritik atau pun saran.
saran yang disampaikan melalui cerita lucu.
kritik sosial mengenai kehidupan sehari-hari.
Struktur teks anekdot terdiri dari...
orientasi-abstraksi-krisis-koda-reaksi
abstraksi-orientasi-reaksi-krisis-koda
orientasi-abstraksi-reaksi-koda-krisis
abstraksi-orientasi-krisis-reaksi-koda
abstraksi-reaksi-orientasi-krisis-koda
Cermati ciri-ciri teks anekdot berikut!
1. Berupa teks yang berisi pengetahuan
2. Menampilkan tokoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari atau juga orang penting
3. Menggunakan bahasa yang baku
4. Terselip kritik atau pesan
Ciri-ciri teks anekdot secara umum terdapat pada nomor ...
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 3
2 dan 4
Salah satu tujuan dari dibuatnya teks anekdot adalah untuk…
mengetahui kemampuan seseorang dalam berkarya
menghibur pembacanya
menghilangkan stress
refresing dari berbagai aktivitas
Berikut ini termasuk ciri-ciri teks anekdot, kecuali….
bersifat menghibur
mengungkapkan kebenaran yang lebih umum
bersifat mengejek seseorang
terilhami dari kejadian nyata
Perhatikan kalimat berikut!
Di sebuah desa, hiduplah seorang janda dengan anaknya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur.
Kalimat tersebut termasuk struktur teks anekdot bagian….
orientasi
krisis
reaksi
abstraksi
Bacalah kutipan teks berikut.
Seorang dokter muda masuk ke dalam ruang operasi di salah satu rumah sakit. Di ruang tersebut, ia mendapati seorang pasien berwajah pucat karena takut dioperasi.
Dokter bertanya kepada pasien, “Apa yang sedang Anda rasakan?”
Pasien menjawab, “Saya merasa sangat takut, Dok!”
Dokter berkata, “Apa yang Anda rasakan saat ini sama dengan apa yang sedang saya rasakan. Kita sama-sama baru masuk ke ruangan ini untuk yang pertama kalinya.”
Humor dalam anekdot tersebut terletak pada ….
Rasa takut yang dialami oleh pasien.
Rasa takut yang dialami oleh dokter.
Dokter dan pasien sama-sama takut.
Ruangan operasi yang menakutkan.
Operasi akan segera berlangsung
Bacalah kutipan teks Berikut.
Di sebuah kantor, bos sangat marah kepada sekertaris barunya karena dia mengabaikan setiap telepon yang bordering.
‘….,” katanya kesal.
“Baiklah,” jawabnya, “tetapi rasanya jadi konyol. 9 dari 10 telepon yang masuk adalah untuk Anda!”
Bagian rumpang tersebut dapat diisi dengan kalimat….
Silakan anda masuk!
Anda harus menjawab telepon!
Anda harus lebih rajin!
Ketuk pintu dulu sebelum masuk!
Biarkan telepon itu berdering!
Bagian anekdot yang menunjukkan bagian yang berisi cara penulis menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis adalah ...
abstraksi
koda
reaksi
orientasi
krisis
Bacalah petikan hikayat berikut dengan saksama!
Kesepuluh putri itu dinamai dengan nama-nama warna. Putri Sulung bernama Putri Jambon. Adik-adiknya dinamai Putri Jingga, Putri NIlai, Putri HIjau, Putri Kelabu, Putri Oranye, Putri Merah Merona, Putri KUning, dan dua putri lainnya. Baju yang mereka kenakan pun berwarna sama dengan nama mereka. Dengan begitu, sang raja yang sudah tua dapat mengenali mereka dari jauh. Meskipun kecantikan mereka hampir sama, si bungsu Putri Kuning sedikit berbeda. Ia tak terlihat manja dan nakal. Sebaliknya, ia selalu tersenyumramah kepada siapa pun. Ia lebih suka bepergian dengan inang pengasuh daripada dengan kakak-kakaknya.
Karakteristik hikayat yang menonjol dalam pennggalan cerita rakyat di atas adalah …
anonim
kemustahilan
istanasentris
kesaktian tokoh
menggunakan bahasa Melayu klasik
Berikut ciri-ciri hikayat, kecuali….
cerita bersifat istanasentris
disebarkan secara tertulis
cerita bersifat simbolis
bersifat anonim
cerita bersifat mustahil
Bacalah penggalan hikayat berikut!
”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya. ”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”
”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”
(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
Amanat dalam hikayat tersebut adalah....
mendahulukan kepentingan umum
menghormati perasaan orang lain
menegur orang dengan bahasa yang sopan
menolong orang yang sedang menderita
membantu orang yang sedang bersedih hati
Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!
Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.
Dari kutipan cerita di atas kita dapat mengetahui bahwa Hang Jebat berwatak …
pemberani
sombong
baik hati
kasar
setia
nilai yang berkaitan dengan budi pekerti disebut...
nilai moral
nilai sosial
nilai budaya
nilai edukasi
nilai agama
nilai dalam karya sastra, kecuali...
nilai moral
nilai estetika
nilai hukum
nilai budaya
nilai sosial
Diambilnya pisau, lalu ditorehnya gendang itu. Maka Putri Ratna Sari keluar dari gendang itu.
Sumber teks: Kesusastraan Melayu Klasik dengan penyesuaian
Karakteristik hikayat pada penggalan teks di atas yaitu...
kemustahilan
kesaktian
istana sentris
anonim
bahasa
Setelah tiba di istana, Baginda Raja menyambut Abu Nawas dengan sebuah senyuman. “Akhir-akhir ini aku sering mendapat gangguan perut. Kata tabib pribadiku, aku kena serangan angin.” kata Baginda Raja memulai pembicaraan.
“Ampun Tuanku, apa yang bisa hamba lakukan hingga hamba dipanggil.” tanya Abu Nawas.
“Aku hanya menginginkan engkau menangkap angin dan memenjarakannya.” kata Baginda.
Majas yang digunakan pada penggalan hikayat di atas adalah...
metafora
alegori
antonomasia
personifikasi
simile
Adalah sebuah kolam yang amat elok. Di tepi kolam itu adalah dua ekor burung diam. Kedua burung itupun bersahabat dengan seekor kura-kura. Maka beberapa lamanya dengan hal yang demikian itu datanglah kemarau. Maka air kolam itu keringlah.maka berkatalah burung itu kepada sahabatnya kura-kura itu.”Hai sahabatku. Apakah hal kami sekarang karena air kolam ini telah keringlah. Baikla kami berpindah kepada kolam yang lain supaya dapat kami mencari makan di sana. Tetapi susah kami meninggalkan tuan hamba di sini. Sebab itu biarlah kami bawa tuan hamba dan kami lepaskan kepada tempat berair supaya senang hati kami. Hendakpun kami menerbangkan tuan hamba tiada boleh karena kulit tuan hamba itu terlalu keras, tiada dapat kami pagut. Akan tetapi adalah suatu bicara kami, kami bawa suatu kayu tuan hamba gigitlah pada sama tengah kayu itu. Maka kami terbangkan seorang suatu penjuru. Tetapi jangan tuan hamba bukakan mulut dari pada kayu itu.
Maka sahut kura-kura,”Baiklah, mana kata tuan hamba hemba turutlah.”
Maka dibawalah oleh burung itu sepotong kayu, maka digigitlah oleh kura-kura itu maka oleh burung itu diterbangkanlah seorang suatu penjuru. Setelah sampai burung itu terbang ke atas kampung orang maka heranlah segala orang melihat hal itu, kura-kura terbang di tengah-tengah dan dua ekor burung pada kiri kanannya. Maka sekalian orang itu pun bersoraklah serta menepuk-nepuk tangannya. Apabila didengar kura-kura akan bunyi orang riuh rendah, maka katanya kura-kura, “Apa sebabnya maka orang itu semuanya bersorak?” Demi dibukanya mulutnya, maka jatuhlah ia ke bumi lalu mati. (Penjedar Sastra, Dr.C. Hooykaas)
Nilai moral yang terdapat dalam hikayat di atas adalah ... .
Saling menolong terutama pada musim kemarau
Menjalin kerja sama merupakan kunci dari persahabatan
Mencari siasat dalam melakukan suatu pekerjaan
Manjalin persahabatan dengan siapa pun.
Pentingnya menaati kesepakatan agar tidak celaka
Perhatikan penggalan hikayat berikut!
Maka Si Miskin itu pun sampailah ke penghadapan itu. Setelah dilihat oleh orang banyak, Si Miskin laki-bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing rupanya. Maka orang banyak itupun ramailah.
Kalimat bergaris bawah pada penggalan hikayat di atas bermajas…
Metafora
Antonomasia
Perbandingan
Hiperbola
Simile
