NEW
Font size
WorksheetsKuis Bisneg SWEDIA
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Keberhasilan Swedia dan Negara Skandinavia lainnya dalam membangun Negara Sosial Demokratik melalui kebijakan redistributif dilakukan dengan
Pemberian asuransi kesehatan
Jaminan sosial kepada kelas pekerja
Welfare State yang komprehensif
Pemberian Subsidi berupa pakaian dan makanan
Keberhasilan Swedia dan Denmark dalam membangun sosial-demokrasi merupakan konsekuensi logis dari keunikkan sejarah negara tersebut yang membuatnya berbeda dari negara-negara lain. Dalam transisinya menuju Sosial demokrasi, Swedia mengalami apa yang disebut sebagai
Swedish Sonderweg
Suomen tasavalta
Lesebuch der Sozialen Demokratie
Wiesbaden
Gerakan buruh di Skandinavia memperoleh kesuksesan dengan kebijakan sosial distributif yaitu kebijakan atau program yang dibuat pemerintah dengan tujuan dapat mengalokasikan kekayaan, hak kepemilikan dan nilai-nilai yang lain diantara berbagai kelas sosial masyarakat atau entitas di dalam masyarakat disebut kebijakan
Kebijakan Redistributif
Kebijakan Sentralisasi
Kebijakan Lockout
Welfare State
Teori sumber daya oleh Walter Kopri adalah teori politik yang mengusulkan gagasan bahwa distribusi kekuasaan antara kelas-kelas utama sampai batas tertentu bertanggung jawab atas keberhasilan dan kegagalan ideologi politik hal ini menjelaskan bahwa
Sentralisasi kelas tidak terpusat
Persamaan di semua kelas sosial tanpa ada perbedaan
Serikat pekerja sangat terpusat dan melembagakan kekuasaan secara maju
Kekuatan kelas pekerja yang dicapai melalui organisasi serikat pekerja, atau partai golongan kiri, akan menghasilkan hasil distribusi yang lebih egaliter
Mengapa biaya upah di negara Skandinavia jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara Eropa di wilayah lainnya?
Kebebasan sektor pasar terbatas
Memiliki musim dingin yang panjang dan waktu siang yang pendek
Memiliki musim dingin yang pendek yang menyebabkan suhu disana sangat tinggi
Jumlah waktu pada siang hari
yang panjang
Persaingan lintas kelas di negara Eropa bagian utara juga terlihat di antara negara Denmark dan Swedia yang mendorong keras untuk menerapkan sistem kontrol yang terpusat (sentralisasi) terutama pada upah konstruksi dibawah ini yang pemicu hal tersebut adalah...
biaya upah di negara Skandinavia jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara Eropa di wilayah lainnya
Disebabkan oleh perpecahan antara serikat pekerja logam terampil yang mendukung sentralisasi dengan buruh konstruksi yang menetang adanya sentralisasi
Terdapat inklusi tenaga kerja
Pengusaha atau produsen barang perdagangan yang posisi tidak stabil
Douglass Hibbs berargumen bahwa tahun 1930 membawa “pergeseran besar pada kekuatan politik yang sebelumnya dikuasai kepentingan bisnis (dan sekutu kelas menengahnya) menjadi dikuasai kelas pekerja yang terorganisir,” dimana didapat manfaat berupa…
Penataan kembali kekuatan politik yang kompleks
Makanan dan distribusi yang kolektif sehingga aksi mogok sebagai alat mencapai tujuan distribusi dan politik tidak diperlukan lagi.
Mendorong sentralisasi serikat pekerja untuk menunjukkan bagaimana model keseimbangan kekuatan kelas secara sistematis
Perlindungan terhadap pekerja dan serikat buruh mampu meminimalisir terjadinya ketimpangan ekonomi
Bagi kepemimpinan Partai Agraria di Swedia, hal yang paling sulit untuk diterima tentang rencana krisis Sosial Demokrat pada 1933 yaitu desakannya agar proyek perumahan umum membayar tarif setaraf serikat yang standar. Bagaimana upaya penyelesain krisis tersebut?
Perjanjian Saltsjobaden pada tahun 1938 menegaskan kembali keandalan LO dan Sosial Demokrat untuk kaum Agraria
Partai Agraria setuju untuk mencairkan dana pemerintah untuk program perumahan
Menjalin kerjasama antara buruh-sosial demokrat dengan partai petani agraria
Intervensi upah pemerintah kepada produsen barang dalam Perjanjian Kanslergade
Dalam praktiknya Denmark berhasil menjalankan prinsip Luebbert, bahwa sosial demokrasi sebagai koalisi yang memusuhi kapital. Dengan diberlakukannya perjanjian kanslergade pada tahun 1933, Partai Agraria memiliki tujuan untuk
Memberikan apa yang dibutuhkan oleh sosial demokrasi agar memblokir kebijakan lockout
Meningkatkan kegiatan ekonomi dengan membuka lapangan pekerjaan
Mengurangi kekecewaan pengusaha atas pemotongan upah yang tidak mencapai 20%.
Memberikan imbalan atas bantuan yang diberikan petani
Dibawah ini yang termasuk wilayah Negara Skandinavia adalah
Swedia, Norwegia, Finlandia
Denmark, Islandia, Polandia
Denmark, Swedia, Norwegia
Israel, Swedia, Denmark
