wayground logo

Lembar Kerja Gratis yang Dapat Dicetak

BARU

Ukuran huruf

S
M
L
XL
Lembar kerja

teks cerita/novel sejarah

Total soal: 20

Worksheet time: 40mins

Nama
Kelas
Tanggal
1.

Cermati teks berikut!

Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.

“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.

Isi kutipan di atas adalah ... .

a)

Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena dorongan dari Prabu Putri Srigitarja.

b)

Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena usia dan kesehatannya sudah menurun.

c)

Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa akan menggantikan Arya Tadah yang sudah usia tua dan sakit-sakitan.

d)

Prabu Putri Sri Gitarja memerintahkan Arya Tadah untuk mendur dari jabatannya karena desakan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

e)

Arya tadah merasa sudah memajukan kerajaan Majapahit dan rakyat sudah sejahtera.

2.

Cermati teks berikut!

Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.

“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.


Dari kutipan novel sejarah di atas dapat disimpulkan perwatakan Arya Tadah adalah ... .

a)

Tidak peduli dengan kondisi dan situasi kerajaan Majapahit.

b)

Senang dengan pujian dari sang Prabu Putri Sri Gitarja.

c)

Berkemauan keras ingin lengser dari jabatannya.

d)

Tinggi hati dan ingin disanjung karena telah memajukan kerajaan Majapahit.

e)

Rendah hati dan mawas diri karena sudah tidak mampu menjabat karena usia tua.

3.

Cermati kutipan teks berikut!

(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.

(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”

Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.

Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.

Suasana menegangkan dalam kutipan di atas dapat dibuktikan pada kalimat bernomor ... .

a)

(1) dan (3)

b)

(2) dan (4)

c)

(2) dan (5)

d)

(3) dan (4)

e)

(5) dan (6)

4.

Cermati kutipan teks berikut!

(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.

(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”

Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.

Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.


Permasalahan yang tampak dalam kutipan teks novel sejarah di atas adalah ... .

a)

Orang yang memutuskan pengangkatan mahapatih hanyalah seorang perempuan.

b)

Pemilihan mahapatih yang tidak mencerminkan kehendak rakyat.

c)

Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak.

d)

Beberapa pejabat menunjukkan rasa tidak suka atas diangkatnya Gajah Mada menjadi mahapatih

e)

Dyah Wiyat termakan bujukan orang terdekatnya untuk mengangat Gajah Mada menjadi mahapatih.

5.

Cermati kutipan teks berikut!

(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.

(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”

Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.

Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.


Tokoh antagonis yang tampak dalam kutipan teks novel sejarah di atas adalah ... .

a)

Arya Tadah

b)

Dyah Mano

c)

Gajah Mada

d)

Mahamentri Halu

e)

Dyah Wiyat

6.

Cermati kutipan berikut!

Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat. Segenap prajurit bersikap sangat ramah kepada siapa pun karena memang demikian sikap keseharian mereka. Lebih dari itu, segenap prajurit merasakan gejolak yang sama, oleh duka mendalam atas gering yang diderita Kertarajasa Jayawardhana.


Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah ... .

a)

budaya

b)

sosial

c)

moral

d)

estetika

e)

politik

7.

Cermati pernyataan-pernyataan berikut berkaitan dengan pengertian novel sejarah!

1) Rekon imajinatif

2) Fakta-fakta sejarah sebagai latar untuk mengisahkan tokoh-tokoh fiksinya.

3) Mengisahkan kembali seorang tokoh sejarah dalam berbagai dimensi kehidupannya.

4) Menjelaskan fakta-takta kejadian masa lalu yang perlu direkonstruksi

5) Ada rekayasa pengarang tentang fakta-fakta sejarah yang relevan


Pernyataan yang mengacu pada pengertian novel sejarah yaitu nomor ... .

a)

(1) (2) (5)

b)

(1) (3) (4)

c)

(2) (4) (5)

d)

(2) (3) (4)

e)

(3) (4) (5)

8.

Cermati judul-judul novel berikut!


(1) Remy Sylado, Novel pangeran Diponegoro Menggagas Ratu Adil

(2) S.H. Mintardja, Kemelut di Majapahit

(3) Pramudya Ananta Toer, Rumah Kaca

(4) Ahmad Tohari, Ronggeng Dukuh Paruk

(5) Andrea Hierata, Laskar Pelangi


Judul novel yang berlatar belakang sejarah terdapat pada nomor ... .

a)

(1) dan (3)

b)

(2) dan (4)

c)

(3) dan (4)

d)

(4) dan (5)

e)

(3) dan (5)

9.

Salah satu ciri kebahasaan novel sejarah adalah menggunakan kata kerja mental (menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan). Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja mental adalah ...

a)

Raja kertarajasa membacakan keputusan itu dengan lantang

b)

Senopati Gajah Engon mengarahkan senjatanya kepada musuh di depannya

c)

Dyah Wiyat menitikkan air matanya menahan sedih hatinya.

d)

Para prajurit membersihkan gedung bekas asrama

e)

Gajah Mada mengharapkan semua anak buahnya setia kepadanya

10.

Perhatikan kutipan teks berikut dengan seksama!

(1) Yang mencuri perhatian kali ini bukan hanya soal desas-desus itu. (2) Sepeninggal Kalagemet Sri Jayanegara dengan segera muncul pertanyaan, siapa yang akan naik tahta menggantikannya. (3) Dua pewaris yang masing-masing berwajah cantik itu memang bersih tetapi apa yang terlihat tidak sesederhana yang tampak. (4) Pancaksara bahkan melihat persaingan amat tajam bakal terjadi, terutama riuhnya barisan orang-orang di belakang Kudamerta dan barisan orang-orang di belakang Cakradara? (5) Karena beristrikan ratu pewaris tahta tidak ubahnya ikut numpang mewarisi tahta itu sendiri.


Kalimat bermakna lampau dalam kutipan di atas adalah ... .

a)

(1)

b)

(2)

c)

(3)

d)

(4)

e)

(5)

11.

Cermati kutipan teks novel berikut!.

(1) “Ditemukan mayat lagi, Kakang Gajah,” Gajah Enggon melaporkan. Gajah Mada memandangi wajah samar-samar di depannya. “Mayat siapa?”

(2) “Prajurit bernama Klabang Gendis mati dengan anak panah menancap tepat di tenggorokannya." jawab Gajah Enggon.

(3) Tak ada jejak perkelahian apa pun, sasaran menjadi korban tanpa menyadari arah bidikan anak panah tertuju kepadanya.

(4) Gajah Mada merasa tak nyaman memperoleh laporan itu. (5) Orang yang mampu melepas anak panah dengan sasaran sulit pastilah orang yang sangat menguasai sifat gendewa dan anak panahnya. (6) Orang yang mampu melakukan hal khusus semacam itu amat terbatas dan umumnya ada di barisan pasukan Bhayangkara. (7) Adakah prajurit bhayangkara yang terlibat?

(8) “Dan kami temukan mayat kedua.”Gagak Bongol menambahkan.

(9) Pelaku pembunuhan menggunakan anak itu mati dipatuk ular.


Kalimat langsung pada teks di atas adalah ....

a)

(1) (2) (8)

b)

(2) (3) (4)

c)

(3) (5) (9)

d)

(2) (5) (6)

e)

(6) (7) (8)

12.

Cermati kutipan teks berikut

Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka. Ronggolawe diangkat menjadi adipati di Tuban dan yang lain-lain pun diberi pangkat pula. Dan junjungan ini dengan para pembantunya, sejak perjuangan pertama sampai Raden Wijaya menjadi raja, amatlah erat dan baik.


Kata bercetak miring dalam kutipan teks di atas yang merupakan verba mental adalah ... .

a)

berhasil

b)

bergelar

c)

melupankan

d)

membantunya

e)

diangkat

13.

Salah satu ciri teks cerita sejarah adalah...

a)

faktual

b)

ada pandangan pribadi penulis

c)

tidak ada bukti otentik yang menunjukkan kejadian sebenarnya

d)

ada tokoh lain yang dapat mewarnai cerita

e)

boleh menyertakan pendapat ahli sejarah

14.

Salah satu ciri teks novel sejarah adalah...

a)

Cerita hasil imajinasi sang pengarang

b)

Cerita yang berlatar belakang sejarah, namun diolah dengan imajinasi pengarang

c)

Cerita masa lalu yang benar-benar terjadi

d)

Ada bukti-bukti otentik yang menguatkan sejarah yang diceritakan

e)

Bersifat argumentatif

15.

Perhatikan susunan kalimat acak di bawah ini!

(1) Revolusi industri tidah hanya terjadi di Inggris, tetapi juga melanda di Amerika dan Perancis.

(2) Perubahan ini terjadi pada awal abad ke-18 dan akhir abad ke-19.

(3) Tokoh yang paling berperan dalam hal ini adalah James Watt, penemu mesin uap.

(4) Revolusi Industri adalah perubahan kehidupan manusia besar-besaran.

Susunan yang tepat agar membentuk paragraf yang padu ialah ....

a)

(2), (3), (1), (4)

b)

(2), (1), (4), (3)

c)

(4), (3), (2), (1)

d)

(4), (2), (3), (1)

e)

(4), (1), (2), (3)

16.

Kala itu tahun 1309, Segenap rakyat berkumpul di alun-alun Kerajaan Majapahit. Semua berdoa, apapun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang, ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat.


Kutipan tersebut termasuk bagian struktur …

a)

orientasi

b)

pengungkapan peristiwa

c)

abstraksi

d)

menuju konflik

e)

resolusi

17.

Di antara para Ibu Ratu yang terpukul hatinya, hanya ibu ratu Rajapatni Biksuni Gayatri yang bisa berpikir sangat tenang.


Makna kata kias yang digunakan penulis untuk membangkitkan imajinasi pembaca dalam teks novel sejarah di atas adalah …

a)

sangat kecewa

b)

sangat muram

c)

sangat berduka

d)

sangat sedih

e)

sangat menderita

18.

Dan bila orang mendarat dari pelayanan entah dari jauh entahlah dekat, ia akan berhenti di suatu tempat beberapa puluh langkah dari dermaga. Ia akan mengangkat sembah di hadapannya berdiri Sela Baginda, sebuah tugu batu berpahat dengan prasasti peninggalan Sri Airlangga. Bila ia meneruskan langkahnya, semua saja jalanan besar yang dilaluinya, jalanan ekonomi sekaligus militer. Ia akan selalu berpapasan dengan pribumi yang berjalan tenang tanpa gegas, sekalipun di bawah matari terik.


(Pramudya Ananta Toor, Mangir)

Nilai yang terkandung dalam penggalan teks novel sejarah tersebut adalah …

a)

nilai sosial

b)

nilai budaya

c)

nilai estetis

d)

nilai moral

e)

nilai agama

19.

Pak Dirman memerintahkan agar istrinya menjual perhiasan untuk modal perjuangan. Pak Dirman dalam keadaan sakit parah digerogoti TBC dan paru-paru tinggal satu memimpin perang gerilya dari atas tandu. Bersama para gerilyawan yang beliau pimpin, berjuang keluar masuk hutan naik turun gunung demi memerdekakan kita anak cucu mereka. Berjuang dengan persenjataan seadanya, melawan musuh yang memiliki persenjataan modern didukung kekuatan laut dan udara. Gerilya berdasar pada taktik hit and run, ini ampuh untuk merontokkan moral Belanda.


Latar waktu yang tampak pada penggalan teks cerita sejarah tersebut adalah …

a)

zaman kemerdekaan

b)

masa penjajahan

c)

era gerilya

d)

di Yogayakarta

e)

pagi hari

20.

Prajurit-prajurit yang telah diperintahkan membersihkan gedung bekas asrama telah menyelesaikan tugasnya.


Kata yang menunjukkan bahwa kalimat di atas bermakna lampau adalah …

a)

telah

b)

bekas

c)

prajurit

d)

gedung

e)

yang