Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Analisis Unsur Intrinsik Cerpen dan Puisi

Total questions: 14

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

"Akhir-akhir ini kamu kok kelihatan tidak begitu suka dengan hidangan makan siang Ibu. Kenapa nak?"tanya Ibu sambil membelai Sandi lembut.


Dari kutipan cerita tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa watak Ibu adalah ...

a)

penyabar

b)

penasaran

c)

perhatian

d)

pemarah

2.

"Insya Allah nanti jika terkumpul banyak aku akan sumbangkan ke panti asuhan anak yatim piatu tepat saat ulang tahunku nanti. Kata Pak Ustadz tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Aku pengen beramal dari jerih payah sendiri walau harus bekerja keras. Untung Juragan Danu mau menerimaku disini,"jelas Popi seraya menatap Sandi.


Dari kutipan cerita tersebut, terlihat Popi adalah anak yang berwatak ....

a)

rendah hati

b)

bertanggung jawab

c)

dermawan

d)

setia

3.

Dengan langkah gontai Sandi berjalan pulang. Hatinya terus berkata apakah Popi sekarang benar-benar melupakannya.

"Hei, kok jalan malah menunduk melulu!"

Sandi tersentak kaget. Wajahnya tersipu malu, namun untunglah yang menegurnya itu Mira teman sekelasnya.

"Ternyata kamu Mir,bikin kaget saja,"ungkap Sandi seraya tersenyum ramah.

"Lagian dari tadi kamu berjalan sambil menunduk. Aku kira kamu lagi mencari uang yang hilang,"ucap Mira menerangkan.


Latar tempat percakapan anatar Mira dan Sandi terjadi di ...

a)

rumah Popi

b)

jalan tak jauh dari rumah Popi

c)

rumah Sandi

d)

jalan raya

4.

Tema cerita pendek berjudul "Anak Kandang" adalah ....

a)

perjuangan

b)

kasih sayang

c)

kejujuran

d)

persahabatan

5.

Saat makan siang pun Sandi masih memikirkan itu. Bahkan hidangan tempe bacem kesukaannya pun kini seperti tak nikmat sehingga membuat Ibu bertanya kepada Sandi.

"Akhir-akhir ini kamu kok kelihatan tidak begitu suka dengan hidangan makan siang Ibu. Kenapa nak?"tanya Ibu sambil membelai Sandi lembut.

"Nggak kenapa-napa sih Bu,"elak Sandi tertunduk.

"Ibu tahu kamu pasti punya masalah. Ayolah ceritakan kepada Ibu. Mungkin Ibu bisa membantu,"sahut Ibu seraya menatap Sandi.


Latar suasana yang terasa dalam kutipan cerita itu adalah ....

a)

murung

b)

kecewa

c)

ketakutan

d)

menyeramkan

6.

Popi menggeleng cepat. Mereka saling pandang dan akhirnya tertawa bersama. Kini Sandi tahu ternyata susahnya mencari Popi karena ia sibuk menjadi anak kandang agar ia bisa menyumbang ke panti asuhan anak yatim. Sesuatu yang tak pernah terpikirkan oleh Sandi. Ternyata hati Popi sungguh mulia. Ia rela bekerja di tempat seperti ini untuk mereka yang masih butuh perhatian.


Dari kutipan cerita ini kita mengethaui bahwa penulis menggunakan sudut pandangnya sebagai ...

a)

pencerita

b)

tokoh sentral

c)

tokoh pendukung

d)

pendengar

7.

"Kamu memang luar biasa, Pop. Mengorbankan waktu mainmu untuk mereka yang kekurangan. Tapi, boleh nggak aku jadi anak kandang?"tawar Sandi sambil tertawa yang diikuti oleh Popi.


Kesimpulan yang terlihat dari bagian akhir cerita ini adalah ....

a)

Popi menghargai Sandi

b)

Sandi terharu dengan sikap Popi

c)

Popi dan Sandi tetap bersahabat

d)

Popi dan Sandi saling memaafkan

8.

Duhai kawan,

Kita dipertemukan di sini,

Di rumah kecil tanpa sekat

dan membiarkan berbagai cuaca

menusuk jiwa-jiwa kita


Makna (arti) dari kedua baris yang bercetak miring dari penggalan puisi "Di Bawah Langit Sedekah" karya Saharuddin adalah ....

a)

Kita, manusia, hidup di muka bumi.

b)

Kamu dan aku bertemu di sebuah rumah kecil

c)

Kita semua tinggal di rumah masing-masing

d)

Kamu dan aku bertemu di dunia.

9.

Duhai kawan,

Kita adalah hamba

yang tak akan luput dari dosa


Bait kedua dari puisi "Di Bawah Langit Sedekah" menyampaikan emosi (perasaan) penulisnya yang ....

a)

marah akan dosa-dosanya

b)

sadar, sedih, dan kecewa akan dosa-dosanya

c)

bingung akan dosa-dosanya

d)

tertekan akan dosa-dosanya

10.

Di bawah langit sedekah

Kita wakafkan sisa usia

mengharap berkah dan ridha

Sang Maha Penerima Taubat


Diksi yang bercetak miring dari bait ketiga puisi "Di Bawah Langit Sedekah" memiliki arti yang sama dengan ....

a)

Tuhan Yang Maha Penyayang

b)

Tuhan Yang Maha Kuasa

c)

Tuhan Yang Maha Esa

d)

Tuhan Yang Maha Pengampun

11.

Di bawah langit sedekah,

Semoga tertaut doa untuk ayah bunda,

sanak dan keluarga


Amanat yang ingin disampaikan penulis dari bait keempat puisi "Di Bawah Langit Sedekah" adalah supaya ....

a)

kita mendoakan orangtua dan keluarga.

b)

kita rajin bersedekah agar keberkahannya bisa sampai untuk orangtua dan keluarga kita.

c)

orangtua dan keluarga kita rajin bersedekah.

d)

orangtua dan keluarga kita mendoakan kita rajin bersedekah.

12.

Duhai kawan,

Jangan pernah merasa lelah

Sebab,

banyak harapan dan air mata ..

menanti kita


Bait kelima dari puisi " Di Bawah Langit Sedekah" ini menyimpan amanat penulis kepada kita agar ...

a)

terus berbagi rezeki kepada sesama manusia yang membutuhkan bantuan kita.

b)

terus bekerja dan berusaha untuk keluarga kita.

c)

tidak menyerah untuk berusaha membahagiakan keluarga kita.

d)

tidak lelah bekerja demi membantu orang lain.

13.

Duhai kawan,

Kita pasti bisa

Jika tulus dan ikhlas... sudah menggumpal

di dalam dada


Bait keenam dalam puisi "Di Bawah Langit Sedekah" menyimpan makna (arti) bahwa ...

a)

dibutuhkan ketulusan dan keikhlasan agar bisa bersedekah.

b)

sedekah itu adalah kewajiban.

c)

sedekah itu harus tulus dan ikhlas.

d)

kita harus punya perasaan tulus dan ikhlas.

14.

Di bawah langit sedekah

Kita perkuat ukhuwah

sehingga kelak

senyum yatim dan duafa

menjadi teman kita di surga.....


Bait terakhir puisi "Di Bawah Langit Sedekah" menyiratkan bahwa penulisnya berharap agar kita ....

a)

bisa masuk surga bersama-sama.

b)

mampu memperkuat persaudaraan kita dengan saling berbagi rejeki kepada orang-orang yang membutuhkan.

c)

saling mengingatkan untuk berbuat baik.

d)

mampu memperkuat persaudaraan kita dengan siapapun.