WorksheetsAnalisis Unsur Intrinsik Cerpen dan Puisi
Total questions: 14
Worksheet time: 14mins
"Akhir-akhir ini kamu kok kelihatan tidak begitu suka dengan hidangan makan siang Ibu. Kenapa nak?"tanya Ibu sambil membelai Sandi lembut.
Dari kutipan cerita tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa watak Ibu adalah ...
penyabar
penasaran
perhatian
pemarah
"Insya Allah nanti jika terkumpul banyak aku akan sumbangkan ke panti asuhan anak yatim piatu tepat saat ulang tahunku nanti. Kata Pak Ustadz tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Aku pengen beramal dari jerih payah sendiri walau harus bekerja keras. Untung Juragan Danu mau menerimaku disini,"jelas Popi seraya menatap Sandi.
Dari kutipan cerita tersebut, terlihat Popi adalah anak yang berwatak ....
rendah hati
bertanggung jawab
dermawan
setia
Dengan langkah gontai Sandi berjalan pulang. Hatinya terus berkata apakah Popi sekarang benar-benar melupakannya.
"Hei, kok jalan malah menunduk melulu!"
Sandi tersentak kaget. Wajahnya tersipu malu, namun untunglah yang menegurnya itu Mira teman sekelasnya.
"Ternyata kamu Mir,bikin kaget saja,"ungkap Sandi seraya tersenyum ramah.
"Lagian dari tadi kamu berjalan sambil menunduk. Aku kira kamu lagi mencari uang yang hilang,"ucap Mira menerangkan.
Latar tempat percakapan anatar Mira dan Sandi terjadi di ...
rumah Popi
jalan tak jauh dari rumah Popi
rumah Sandi
jalan raya
Tema cerita pendek berjudul "Anak Kandang" adalah ....
perjuangan
kasih sayang
kejujuran
persahabatan
Saat makan siang pun Sandi masih memikirkan itu. Bahkan hidangan tempe bacem kesukaannya pun kini seperti tak nikmat sehingga membuat Ibu bertanya kepada Sandi.
"Akhir-akhir ini kamu kok kelihatan tidak begitu suka dengan hidangan makan siang Ibu. Kenapa nak?"tanya Ibu sambil membelai Sandi lembut.
"Nggak kenapa-napa sih Bu,"elak Sandi tertunduk.
"Ibu tahu kamu pasti punya masalah. Ayolah ceritakan kepada Ibu. Mungkin Ibu bisa membantu,"sahut Ibu seraya menatap Sandi.
Latar suasana yang terasa dalam kutipan cerita itu adalah ....
murung
kecewa
ketakutan
menyeramkan
Popi menggeleng cepat. Mereka saling pandang dan akhirnya tertawa bersama. Kini Sandi tahu ternyata susahnya mencari Popi karena ia sibuk menjadi anak kandang agar ia bisa menyumbang ke panti asuhan anak yatim. Sesuatu yang tak pernah terpikirkan oleh Sandi. Ternyata hati Popi sungguh mulia. Ia rela bekerja di tempat seperti ini untuk mereka yang masih butuh perhatian.
Dari kutipan cerita ini kita mengethaui bahwa penulis menggunakan sudut pandangnya sebagai ...
pencerita
tokoh sentral
tokoh pendukung
pendengar
"Kamu memang luar biasa, Pop. Mengorbankan waktu mainmu untuk mereka yang kekurangan. Tapi, boleh nggak aku jadi anak kandang?"tawar Sandi sambil tertawa yang diikuti oleh Popi.
Kesimpulan yang terlihat dari bagian akhir cerita ini adalah ....
Popi menghargai Sandi
Sandi terharu dengan sikap Popi
Popi dan Sandi tetap bersahabat
Popi dan Sandi saling memaafkan
Duhai kawan,
Kita dipertemukan di sini,
Di rumah kecil tanpa sekat
dan membiarkan berbagai cuaca
menusuk jiwa-jiwa kita
Makna (arti) dari kedua baris yang bercetak miring dari penggalan puisi "Di Bawah Langit Sedekah" karya Saharuddin adalah ....
Kita, manusia, hidup di muka bumi.
Kamu dan aku bertemu di sebuah rumah kecil
Kita semua tinggal di rumah masing-masing
Kamu dan aku bertemu di dunia.
Duhai kawan,
Kita adalah hamba
yang tak akan luput dari dosa
Bait kedua dari puisi "Di Bawah Langit Sedekah" menyampaikan emosi (perasaan) penulisnya yang ....
marah akan dosa-dosanya
sadar, sedih, dan kecewa akan dosa-dosanya
bingung akan dosa-dosanya
tertekan akan dosa-dosanya
Di bawah langit sedekah
Kita wakafkan sisa usia
mengharap berkah dan ridha
Sang Maha Penerima Taubat
Diksi yang bercetak miring dari bait ketiga puisi "Di Bawah Langit Sedekah" memiliki arti yang sama dengan ....
Tuhan Yang Maha Penyayang
Tuhan Yang Maha Kuasa
Tuhan Yang Maha Esa
Tuhan Yang Maha Pengampun
Di bawah langit sedekah,
Semoga tertaut doa untuk ayah bunda,
sanak dan keluarga
Amanat yang ingin disampaikan penulis dari bait keempat puisi "Di Bawah Langit Sedekah" adalah supaya ....
kita mendoakan orangtua dan keluarga.
kita rajin bersedekah agar keberkahannya bisa sampai untuk orangtua dan keluarga kita.
orangtua dan keluarga kita rajin bersedekah.
orangtua dan keluarga kita mendoakan kita rajin bersedekah.
Duhai kawan,
Jangan pernah merasa lelah
Sebab,
banyak harapan dan air mata ..
menanti kita
Bait kelima dari puisi " Di Bawah Langit Sedekah" ini menyimpan amanat penulis kepada kita agar ...
terus berbagi rezeki kepada sesama manusia yang membutuhkan bantuan kita.
terus bekerja dan berusaha untuk keluarga kita.
tidak menyerah untuk berusaha membahagiakan keluarga kita.
tidak lelah bekerja demi membantu orang lain.
Duhai kawan,
Kita pasti bisa
Jika tulus dan ikhlas... sudah menggumpal
di dalam dada
Bait keenam dalam puisi "Di Bawah Langit Sedekah" menyimpan makna (arti) bahwa ...
dibutuhkan ketulusan dan keikhlasan agar bisa bersedekah.
sedekah itu adalah kewajiban.
sedekah itu harus tulus dan ikhlas.
kita harus punya perasaan tulus dan ikhlas.
Di bawah langit sedekah
Kita perkuat ukhuwah
sehingga kelak
senyum yatim dan duafa
menjadi teman kita di surga.....
Bait terakhir puisi "Di Bawah Langit Sedekah" menyiratkan bahwa penulisnya berharap agar kita ....
bisa masuk surga bersama-sama.
mampu memperkuat persaudaraan kita dengan saling berbagi rejeki kepada orang-orang yang membutuhkan.
saling mengingatkan untuk berbuat baik.
mampu memperkuat persaudaraan kita dengan siapapun.
