NEW
Font size
WorksheetsQuiz Review Hematology Disorders
Total questions: 25
Worksheet time: 4mins
An. Rama usia 4 tahun dibawa ibunya ke RS karena pucat sejak 1 minggu yang lalu, nafsu makan berkurang, tidak demam, perut agak buncit, mata agak kuning, tidak ada perdarahan, riwayat transfusi disangkal. Kakak Ali usia 7 tahun juga mengalami keluhan yang sama. Dx penyakit tersebut adalah?
Thalasemia
AML
Anemia hemolitik tipe hangat
Hemofilia
Dari hasil pemeriksaan lab didapatkan Hb 3,8, leukosit 11.800, eritrosit 1,23 juta, neutrophil 56%, limfosit 42%, eosinophil 2%, ferritin 560, SI 54, ST 44, TIBC 343, MCV 56, MCH 22, MCHC 30. Etiologi dari penyakit di atas adalah?
Gugus klonal yang berproliferasi
X linked
Infeksi protozoa
Autosomal resesif
Bila diagnosis anemia defisiensi besi sudah ditegakkan, maka harus segera diberikan besi elemental dengan dosis 3-5 mg/kg/BB/hari dibagi 2-3 dosis, dilanjutkan 6-8 minggu lagi untuk mengisi deposit Fe. Bagaimana sebaiknya cara pemberian besi elemental tersebut?
Sebaiknya besi elemental diberikan segera sesudah jam makan, dan untuk meningkatkan absorpsi Fe, maka pada tatalaksana anemia defisiensi besi diberikan 100 mg vitamin C setiap 10 mg besi elemental
Sebaiknya besi elemental diberikan diantara jam makan, dan untuk meningkatkan absorpsi Fe maka pada tatalaksana anemia defisiensi besi diberikan 100 mg vitamin C setiap 5 mg besi elemental
Sebaiknya besi elemental diberikan diantara jam makan, dan untuk meningkatkan absorbsi Fe, maka pada tatalaksana anemia defisiensi besi diberikan 100 mg vitamin C setiap 15 mg besi elemental
Sebaiknya besi elemental diberikan segera sesudah jam makan, dan untuk meningkatkan absorpsi Fe maka pada tatalaksana anemia defisiensi besi diberikan 200 mg vitamin C setiap 15 mg besi elemental
Apakah pemeriksaan laboratorium yang dapat menilai seorang anak menderita anemia defisiensi besi pada stadium deplesi?
SI, saturasi transferin, TIBC
Ferritin, kadar soluble transferrin receptor
SI, saturasi transferin, TIBC, ferritin
SI, ferritin, kadar soluble transferrin receptor
Pada anemia defisiensi zat besi terdapat kelainan morfologi darah tepi, yaitu...
Gambaran makrositik hipokromik
Gambaran makrositik hiperkromik
Gambaran ring sideroblast
Gambaran mikrositik hipokromik
Kelainan yang menyebabkan thalassemia adalah...
Gangguan produksi satu atau lebih rantai polipeptida hemoglobin
Gangguan metabolism eritropoiesis
Gangguan produksi eritrosit
Gangguan destruksi eritrosit
Jika pada pemeriksaan HB didapatkan Hbf >40%, diagnosis yang tepat adalah..
Thalasemia mayor
Thalasemia intermediet
Thalasemia minor
Anemia aplastik
Tn. Fajar, 19 tahun, datang ke poli RS karena merasa lemas beberapa hari terakhir, keluhan disertai pusing, mual dan penurunan nafsu makan. Dari pemeriksaan fisik diperoleh konjungtiva pucat. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb 8.2 g/dL, MCV 72 fL, MCH 22 pg, MCHC 24 g/dL, leukosit 5800/mm3, dan trombosit 270.000/mm3. Hasil pemeriksaan darah tepi ditemukan adanya sel cerutu. Tatalaksana yang dapat diberikan pada pasien adalah...
Pemberian suplementasi asam folat dan vit. B12
Transfusi PRC
Pemberian tablet besi
Pemberian kortikosteroid
Tn. Qoid, 50 tahun, dibawa keluarganya ke rumah sakit karena lemas dan tampak pucat sejak 3 hari terakhir. Diketahui pasien memiliki kebiasaan minum alkohol sejak usia remaja. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital normal, konjungtiva anemis, sklera tidak ikterik. Dilakukan pemeriksaan laboratorium, didapatkan Hb 8.1 g/dL, MCV 62, dan peningkatan serum iron. Pada apusan darah tepi, ditemukan gambaran pappenheimer bodies. Dokter melakukan pemeriksaan biopsi sumsum tulang dengan pewarnaan prussian blue dan didapatkan gambaran deposit granula biru berbentuk cincin pada eritroblas. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
Anemia penyakit kronik
Anemia defisiensi besi
Anemia aplastik
Anemia sideroblastik
Hasil pemeriksaan laboratorium polisitemia vera ditemukan adanya...
Eritrosit meningkat, leukositosis, peningkatan platelet count
Eritrosit meningkat
Eritrosit menurun, leukopenia, trombositopenia
Hematokrit menurun
Tn. Said usia 28 tahun datang dengan keluhan mudah lelah. Pasien merupakan pasien epilepsi yang rajin kontrol. Sudah 1 tahun mengkonsumsi obat fenitoin. Pada pemeriksaan didapatkan konjungtiva anemis. Dari pemeriksaan penunjang didapatkan Hb 8,9 g/dl, MCV 115 fl. Diagnosis pasien ini adalah?
Anemia akibat penyakit kronis
Anemia defisiensi zat besi
Anemia defisiensi B9
Anemia makrositik
Tn. Eko, 46 tahun, datang ke poli umum dengan keluhan mudah lelah sejak satu bulan terakhir. Pasien mengaku sering mengalami nyeri perut dan oleh karena itu telah menjalani endoskopi saluran cerna atas + biopsi dan didapatkan hasil gastritis atrofi. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan lab menunjukkan Hb 8,9 g/ dl, MCV 112 fl. Pemeriksaan penunjang lain yang perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis pasti pada pasien ini adalah?
Apusan darah tepi
Tes schilling
Elektroforesis hemoglobin
Biopsi sumsum tulang
Ny. Ana, berusia 34 tahun datang dengan keluhan utama sering mengalami bintik-bintik merah pada kulitnya. Pasien juga mengeluhkan badan lemas dan sering mengalami demam. Pada pemeriksaan fisik pasien tampak pucat. Pemeriksaan darah lengkap didapatkan Hb 10,2 g/dl, trombosit 80000/mm3, leukosit 2700/mm3 Pemeriksaan sumsum tulang didapatkan hasil sumsum tulang yang hiposelular dan berlemak. Apakah diagnosis pada kasus di atas?
Anemia aplastik
Anemia sideroblastik
Anemia hemolitik
Thalasemia
Anemia aplastik diakibatkan oleh...
Perdarahan berlebih
Kecepatan destruksi eritrosit
Gangguan pembentukan eritrosit
Gangguan pembentukan zat besi
Tn. Syauqi, laki-laki usia 25 tahun mengeluhkan lemas sejak 1 tahun belakangan dan memberat 2 hari yang lalu. Riwayat tranfusi tanpa adanya perdarahan, DM dan hipertensi disangkal. Pasien biasa mengeluhkan nyeri perut dan keram otot, terkadang disertai nyeri kepala dan punggung. Keluhan juga ditambah dengan BAK berwarna gelap bila suhu dingin terutama setiap malam hari dan terkadang pasien muncul memar kulit tanpa adanya luka sebelumnya. Pemeriksaan fisik TD 120/80 HR 115x/menit RR 22x/menit, Suhu 37.3oC, conjungtiva anemis minimal, sklera ikterik minimal, terdapat nodul-nodul kulit kemerahan dan ekimosis di kulit, terdapat hepatomegaly, ascites minimal, lien schufner 3. Laboratorium menunjukkan Hb 9 g/dL, Leukosit 3200 x 103/μL dan trombosit 95.000 x 103/μL. Uji ham positif. Diagnosis pasien tersebut adalah...
Anemia hemolitik autoimun cold type
Thalasemia Mayor
Paroksismal nokturnal hemoglobinuria
Anemia penyakit kronis
Ny. Ayu, 37 tahun, datang ke IGD RS dengan keluhan pucat sejak 5 bulan yang lalu. Keluhan disertai pusing dan lemah. Terkadang tampak mata dan tubuh menguning yang hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital normal, konjungtiva pucat dan sklera ikterik. Hepar teraba 2 cm di bawah arcus costa, sedangkan lien teraba pada Schuffner 3. Pada pemeriksaan laboratorium diperoleh Hb 7.2 g/dL, MCV 88 fL, MCH 29 pg, kemudian dilakukan tes untuk mengambil darah pasien dan diteteskan oleh suatu reagen dengan hasil darah menggumpal pada suhu >37C. Tatalaksana awal yang tepat pada pasien ini adalah...
Tranfusi PRC
Pemberian preparat besi
Pemberian kortikosteroid
Memberi suasana hangat pada pasien
Ny. Ibah, 57 tahun, datang ke dokter dengan keluhan sering sakit kepala yang dirasakan secara progresif sejak 6 bulan terakhir. Pasien juga merasa mudah lelah, telinga berdenging, tangan dan kaki sering terasa panas serta badan terasa gatal –gatal. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 160/100 mmHg, N 89x/menit, P 20x/menit, suhu afebris. Dari pemeriksaan penunjang didapatkan Hb 21.3 g/dl, eritrosit 9.5 juta/ml, hematokrit 52%, leukosit 24.000/ʯl, trombosit 820.000/ʯl. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah...
Myelodysplastic syndrome
Myeloproliferative syndrome
Polisitemia vera
Primary erythrocytosis
Tn. Mahe, 52 tahun, baru saja menjalani operasi laparotomi akibat adhesi intestinal. Selang 3 hari postoperasi, pasien mengalami pendarahan hebat melalui selang NGT dan ileostomi bag. Pemeriksaan fisik menunjukkan kesadaran letargi, TD 90/60 mmHg, HR 120 x/menit teraba lemah, RR 24 x/menit, suhu 36,9OC. Pasien juga menjadi oliguria dalam beberapa jam terakhir Berdasarkan hasil pemeriksaan lab diperoleh Hb: 6.6 g/dL, leukosit: 5400/mm3, trombosit 90.000/mm3, Bleeding Time 8 menit, APTT 49, PT 44, dan peningkatan D-Dimer. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
Immune thrombocytopenic purpura
Thrombotic thrombocytpenic purpura
Hemolytic uremic syndrome
Consumptive coagulopathy
An. Lala, 7 tahun, dibawa ke IGD RS karena nyeri hebat pada lutut. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien sering mengalami hal serupa dan setiap luka, perdarahan lama baru berhenti. Riwayat penyakit yang sama pada keluarga ada, yaitu paman pasien. Pada pemeriksaan fisis didapatkan lutut bengkak dan tampak merah kebiruan. Pada pemeriksaan darah menunjukkan hasil clotting time memanjang serta pemanjangan APTT. Faktor pembekuan berapakah yang kemungkinan mengalami defisiensi pada pasien tersebut?
Faktor IX
Faktor II
Faktor XII
Faktor VII
An. Abi, 9 tahun, dibawa ke poli anak oleh ibunya dengan keluhan utama muncul bintik-bintik kemerahan pada lengan dan gusi berdarah sejak 3 hari yang lalu. Sekitar 2 minggu yang lalu pasien mengalami batuk pilek tapi sembuh sendiri. Saat ini anak tampak aktif. Pada pemeriksaan fisis didapatkan tanda vital normal. Tidak didapatkan adanya pembesaran organ ataupun konjungtiva pucat. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb 12 g/dL, leukosit: 5200/mm3, trombosit 87000/mm3, bleeding time sedikit memanjang, profil koagulasi normal. Apakah kemungkinan diagnosis pada kasus di atas?
Anemia aplastik
Demam berdarah dengue
Immune thrombocytopenic purpura
Thrombotic thrombocytopenic purpura
Manakah di bawah ini yang merupakan ketidaksesuaian golongan darah ABO ibu dan bayi yang berakibat fatal?
Ibu O >< anak B
Ibu O >< anak O
Ibu B >< anak B
Ibu AB >< anak B
Jika seorang bayi lahir dengan keadaan seperti pada gambar dan diketahui bahwa ibu bayi memiliki Rhesus negatif sedangkan ayahnya memiliki Rhesus positif, lalu didapatkan hasil pemeriksaan penunjang berupa peningkatan bilirubin bebas sebanyak 25 mg/dL, maka tatalaksana yang harus diberikan pada janin dan ibu adalah...
Transfusi tukar, Ig anti D
Fototerapi, injeksi vit K
Berikan saja ASI on demand, Ig anti D
Fototerapi, Ig anti D
An. Ani, 8 tahun, datang dibawa ibunya ke IGD dengan keluhan utama perdarahan pasca sunat tidak berhenti. Melalui anamnesis didapatkan pasien ada riwayat sering perdarahan walaupun tidak ada trauma yang signifikan. Jika mendapat luka, perdarahan juga sulit berhenti. Pada pemeriksaan fisis didapatkan tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan lab didapatkan pemanjangan aPTT serta ristocetin cofactor activity (+). Apakah diagnosis yang tepat pada pasien ini?
Von willebrand disease
Hemofilia B
Immune thrombocytopenic purpura
Anemia aplastik
Ny. Haura, 32 tahun, datang dengan keluhan utama nyeri kepala yang semakin memberat sejak 4 bulan terakhir. Pasien juga mengeluhkan kaki kirinya yang terkadang merah, nyeri, dan teraba lebih hangat dibanding kaki kanannya. Pasien diketahui baru saja mengalami keguguran. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan lab ditemukan Hb 11.2 g/dl, leukosit 6700/mm3, trombosit 680000/mm3. Pasien menyangkal adanya penyakit lain. Diagnosis yang tepat pada pasien ini adalah...
Leukemia myelositik kronik
Polisitemia vera
Trombositosis reaktif
Trombositosis esensial
Seorang anak berusia 5 tahun datang dibawa orang tuanya dengan gusi berdarah yang berulang sejak 1 bulan terakhir. Pada pemeriksaan fisik ditemukan petekie pada ekstremitas atas dan bawah. Dokter melakukan pemeriksaan darah rutin eritrosit dan leukosit dalam batas normal, sedangkan trombosit 80.000, PT dan aPTT normal. Tatalaksana yang sesuai untuk anak tersebut adalah...
Transfusi platelet
Kortikosteroid
Observasi nilai trombosit
Pemberian FFP
