WorksheetsStruktur Teks Cerpen
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
“Apa-apaan sih, posternya kan jadi sobek!!!” “Maaf, Rin! aku benar-benar gak sengaja!” Rinta sama sekali tidak menggubris pembelaan Anya. Ia masih memandangi poster blur kesayangannya yang kini sudah terbagi dua karena robek. “Rin, maaf ya. aku . . . .” “Aah! Udah! Pulang, sana!” potong Rinta kesal, matanya sudah sembap, hampir nangis. Anya tidak mau memperburuk keadaan. Ia pun langsung keluar dari kamar Rinta dan bergegas pulang.
Kutipan cerita tersebut merupakan bagian….
Pengenalan tokoh
Pemunculan masalah
Klimaks
Penurunan masalah
“Hanya itu alasan Mama melarang Anisa menikah dengan Handoko?” Bibir Anisa menyinggung sinis. “Oh, alangkah piciknya pikiran Mama! Lalu apa artinya kemuliaan hati Mama selama ini yang Anisa kagumi? Padahal dulu Mama tidak pernah mempermasalahkan status Handoko yang ternyata belum mempunyai pekerjaan tetap. Demikian kakakku yang selama ini mendukungku sekarang berbalik arah.
Kutipan tersebut merupakan struktur cerpen bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
orang pertama pelaku utama
orang ketiga pelaku sampingan
orang ketiga pelaku utama
orang pertama dan ketiga
Bila ada yang bertanya , siapa makhluk paling kikir di kampung itu, tidak akan ada yang menyanggah bahwa perempuan ringkih yang punggungnya telah melengkung serupa sabut kelapa itulah jawabannya. Semula ia hanya dipanggil Banun. Namun, lantaran sifat kikirnya dari tahun ke tahun semakin mengakar, pada sebuah pergunjingan yang penuh kedengkian, seseorang menambahkan kata kikir di belakang nama ringkas itu, hingga ia ternobat sebagai Banun Kikir. Konon, hingga riwayat ini disiarkan, belum ada yang sanggup menumbangkan rekor kekikiran Banun.
Kutipan tersebut merupakan struktur cerpen bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Ternyata benar, di setiap musibah ada hikmah yang diambil. Kita ikhlas dan bersabar menghadapinya. Aku bisa belajar banyak hal, banyak pengalaman yang yang aku dapat darisana. Sekarang, walaupun fisikku tidak sempurna, aku bisa menjalani hidup seperti biasa. Akubekerja di sebuah laundry.
Kutipan tersebut merupakan struktur cerpen bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Senja memerah. Langit sajikan semburat jingga yang berkobar di batas horison. Sesaat lagi malam akan menebarkan keremangan yang membaur bersama nafas kesunyian. Perlahan,alam mulai melepaskan diri dari jeratan hari. Seakan jemu menimbun lelah, bumi mulaimeredupkan kehidupan. Aroma sepi mulai menyebar ke setiap celah udara.
Kutipan tersebut merupakan struktur cerpen bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Aku, putra sulung di keluargaku. Sebagai seorang anak, aku ingin selalu bersama keduaorangtuaku. Mereka yang menjaga dan mendidikku sehingga aku menjadi anak yang berbudibaik. .... Namun, keadaan berubah ketika aku duduk di kelas VIII. Prahara rumah tangga yangmembuat kedua orangtua kami harus bercerai. Aku tidak dapat lagi merasakan hangatnyakeluarga. Rumah yang dulu bagiku adalah sebuah surga dan kini berubah jadi tempat gelapyang membosankan. Tak ada lagi kedamaian yang aku rasa. Tak ada lagi ayah yang duluselalu mengajariku banyak hal tentang hidup dan mengajariku menjadi pribadi yang tangguh.
Kutipan tersebut merupakan struktur cerpen bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Dari cerita di atas kita dapat belajar bahwa manusia itu selalu sok jago, mau sok menguasaikehidupan, mau sok pintar. Tapi di balik itu, lihat saja banyak orang terbirit-birit kembali kehidup alamiah. Atau paling tidak sering memuji-muji kehidupan masa lalu.
Kutipan tersebut merupakan struktur cerpen bagian....
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Koda
Waktu bangun pagi-pagi Noerdin merasa badannya kurang enak. Sehari itu ia tidak bekerjadan panasnya amat tinggi. Malamnya makin bertambah juga panasnya, dan ia pun sudahigau-igauan. Lain tidak yang disebutnya ialah Rukmini juga. Besoknya adalah demamnya agakturun sedikit, tetapi bukan main rindunya hendak bertemu Rukmini. Dengan tidak malu lagidisuruhnya jemput Rukmini hari itu juga.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam kutipan cerpen tersebut adalah....
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku utama
Orang pertama dan orang ketiga
Ketika berpikir tentang keluarga kami yang berbahagia, Sandra hanya mendapatkangambaran tentang sebuah rumah yang berantakan. Botol-botol dan kaleng-kaleng minumanyang kosong berantakan di meja, lantai, bahkan sampai ke atas tempat tidur. Tumpahan birberceceran di atas kasur yang sepreinya terseret entah ke mana. Bantal-bantal tak bersarung.Pintu tak pemah tertutup dan sejumlah manusia yang terus-menerus mendengkur bahkanketika Sandra pulang dari sekolah.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam kutipan cerpen tersebut adalah....
Orang pertama pelaku utama
Orang pertama pelaku sampingan
Orang ketiga pelaku utama
Orang pertama dan orang ketiga
