WorksheetsPengujian Material Jalan dan Jembatan
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Pada pengujian berat jenis semen di laboratorium, terdapat beberapa tahap prosedur pengujian. Sebutkan kegiatan apa yang dilakukan setelah kegiatan “Gunakan kuas untuk memastikan bahwa semen yang telah ditimbang semua masuk ke dalam labu Le Chatalier. Pastikan juga tidak ada semen yang menempel ataupun tertinggal pada gelas beaker, spatula atau kuas”!
Kemudian, bersihkan leher labu Le Chatalier yang berada di atas permukaan atas cairan minyak tanah menggunakan kawat yang bagian ujungnya telah dililitkan tisu. Hal tersebut dilakukan agar dinding lubang labu Le Chatalier kering
Putar-putar labu Le Chatalier sampai gelembung udara hilang
Kemudian, bersihkan leher labu Le Chatalier yang berada di atas permukaan atas cairan minyak tanah menggunakan kawat yang bagian ujungnya telah dililitkan tisu
Sebutkan peralatan yang dibutuhkan dalam Praktikum “Pengambilan Sampel Agregat (Sampling) Metode Quartering”!
Timbangan, Ember, Oven, Spliter
Ember, Oven, Wajan Penampung, Sekop
Oven, Spliter, Sekop, Timbangan
Sekop, Oven, Timbangan, Ember
Pada pengujian “Analisa Saringan” Sebutkan berapa Suhu yang dibutuhkan dalam mengeringkan agregat dan berapa lama mesin penggetar dijalankan?
110 °C ± 5 °C, 15 menit
120 °C ± 5 °C, 15 menit
110 °C ± 5 °C, 20 menit
120 °C ± 5 °C, 20 menit
Pada “Uji Ketahanan Agregat Kasar Terhadap Tekanan 400 KN” susunan ayakan yang digunakan untuk menyaring agregat sebelum agregat dimasukkan ke dalam bejana adalah?
14 mm, 10 mm dan 2,36 mm
14 mm dan 10 mm
14 mm dan 2,36 mm
10 mm dan 2,36 mm
Sebutkan Pedoman yang digunakan dalam pengujian BJ dan Penyerapan Air Agregat Kasar dan Agregat Halus!
SNI 03-1969-1990 dan SNI 03-1970-1990
SNI 03-1969-1991 dan SNI 03-1970-1991
SNI 03-1969-1990 dan SNI 03-1970-1991
SNI 03-1969-1991 dan SNI 03-1970-1990
Pada pemeriksaan agregat dengan menggunakan kerucut terpancung, jika pada saat anda mengangkat kerucut secara perlahan vertikal ke atas, dan bentuk agregat yang terjadi setelah kerucut diangkat seperti yang terlihat pada gambar (i), apa yang akan anda lakukan?
Agregat perlu dikeringkan dahulu hingga mendapatkan bentuk SSD
Tidak perlu melakukan apa – apa, karena agregat sudah dalam keadaan SSD
Agregat perlu ditambahkan air dengan cara dipercikan
Tahapan pengujian bobot isi padat di bawah ini benar adalah...
Ambil container isi, Masukkan campuran agregat ke dalam container, Tusuk-tusuk dengan batang pemadat sebanyak 25 kali, Timbang container +tutupnya, getarkan dengan alat penggetar, Timbang container + isi
Ambil container isi, Timbang container + tutupnya, Masukkan campuran agregat ke dalam container, tusuk-tusuk dengan batang pemadat sebanyak 25 kali, getarkan dengan alat penggetar, Timbang container + isi
Ambil container isi, Timbang container + tutupnya, Masukkan campuran agregat ke dalam container, Getarkan dengan alat penggetar, Tusuk-tusuk dengan batang pemadat sebanyak 25 kali, Timbang container + isi
Berapa berat 1 (Satu) bola baja Mesin Los Angeles, pada pengujian abrasi agregat kasar menurut ASTM C.131-1996?
380 gram – 445 gram
390 gram – 440 gram
385 gram – 440 gram
390 gram – 445 gram
Sebutkan ketentuan berat minimum untuk agregat saringan No. 8 pada pengujian “Kadar Bahan Lolos No. 200”
100 gram
150 gram
200 gram
250 gram
Di bawah ini adalah bahan pembantu pembanding warna untuk “Uji Organik Halus (Standard Colour Test)”, kecuali?
25 ml Larutan 2% asam tanin dalam 10% alkohol dengan 9,75 ml Larutan 3% Sodium Hidroksida
2,5 ml larutan asam tanin dengan 97,5 ml larutan sodium hidroksida
campuran 9 gr Ferry Chlorida ( FeCL3 6H2O ) dengan 1 gr Cobal Chlorida ( CoCl2 6H2O ) kedalam 100 ml air ysng telah mengandung 1/3 ml Asam HCL
Jika dari hasil analisis perkiraan komposisi berat campuran bahan – bahan beton untuk 1 m3 kadar air terkoreksi, semen portland 342,23 kg, Air 210,14 kg, Agregat Kasar 1113,12 kg, dan Agregat Halus 778,75 kg. Berapa berat Agregat Kasar terhadap volume 1 zak Semen Portland kadar air terkoreksi?
163,53 kg
153,53 kg
162,63 kg
152,63 kg
Bentuk benda uji Tekan – Lentur – Bond – Split – MoE berturut – turut adalah
Silinder – Silinder – Silinder Balok – Kubus
Silinder – Balok – Kubus – Silinder – Silinder
Silinder – Kubus – Silinder – Silinder – Balok
Silinder – Silinder – Silinder – Balok – Kubus
Sebutkan tahapan pengujian kadar air agregat
Siapkan alat dan bahan – sampling – cuci agregat – masukkan agregat dalam cawan – timbang – keringkan dalam oven – timbang
Siapkan alat dan bahan – cuci agregat – sampling – masukkan agregat dalam cawan – timbang – keringkan dalam oven – timbang
Siapkan alat dan bahan – sampling – masukkan agregat dalam cawan – timbang – keringkan dalam oven – timbang
Siapkan alat dan bahan – masukkan agregat dalam cawan – timbang – keringkan dalam oven – timbang
Berapa tinggi Slump hasil pengujian berikut :
73,8 mm
73,0 mm
75,7 mm
72,4 mm
Berikut adalah uji mutu beton segar, kecuali?
Slump Test, Bobot Isi, Compacting Factor
Slump Test, Kadar Air, Compacting Factor
Slump Test, Waktu Ikat Awal, Compacting Factor
Dalam mengeringkan agregat di dalam oven, suhu diatur konstan pada suhu 110 °C ± 5 °C, nilai suhu tersebut ditetapkan berdasarkan standard pengujian agregat, suhu dapat diturunkan dan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan hingga pengujian menghasilkan agregat yang memenuhi spesifikasi yang berlaku
BENAR
SALAH
Job Mix Design (JMD) adalah proses merancang dan memilih bahan yang cocok dan menentukan proporsi relatif dengan tujuan memproduksi beton dengan kekuatan tertentu, daya tahan tertentu dan se ekonomis mungkin, JMD digunakan untuk menentukan layak atau tidaknya rencana campuran tersebut digunakan. Tahap kedua JMF proses pembuatan campuran dengan menggunakan hasil dari JMD
BENAR
SALAH
Air untuk pembuatan beton minimal memenuhi syarat sebagai air minum yaitu tawar, tidak berbau, bila dihembuskan dengan udara tidak keruh dan lain-lain, tetapi tidak berarti air yang digunakan untuk pembuatan beton harus memenuhi syarat sebagai air minum. Secara detail syarat air yang baik untuk campuran beton bertulang adalah air harus bersih, tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 2 gram, boleh mengandung sedikit garam sekitar 15 gram/liter, tidak mengandung senyawa sulfat lebih dari 1 gram/liter, tidak mengandung chlorida lebih dari 0,5 gram
BENAR
SALAH
Batas ideal kandungan udara dalam beton adalah : 2 – 6 %, Apabila kadar udara kurang dari 2%, berarti beton terlalu keras sehingga akan terpengaruh di lapangan, dimana beton yang telah mengeras akan retak-retak karena kurangnya ruang bagi molekul – molekul beton untuk bergerak pada saat pemuaian. Dalam pemeriksaan kadar udara dalam beton paling sedikit dilakukan dua kali percobaan. Harga rata-rata hasil pemeriksaan / pembacaan merupakan hasil akhir.
BENAR
SALAH
Pada metode SNI 7656:2012 berlaku untuk semen Ordinary Portland Cement (tipe I), Rapid Hardening Portland Cement (tipe II),High Early Strength Cement (tipe III) dan Sulphate Resisting Portland Cement (tipe V). Metode ini membedakan antara agregat pecah (batu pecah) dan tidak pecah (agregat alami/kerikil) yang akan mempengaruhi jumlah pengguna air. Kadar air dalam campuran beton hanya dipengaruhi oleh tingkat kemudahan kerja yang diperlukan, dinyatakan uji slump.
BENAR
SALAH
