WorksheetsMAJAS
Total questions: 20
Worksheet time: 39mins
Hitam, hitam sekali penghidupan perempuan bangsa kita di masa silam, lebih hitam, lebih kelam, dari malam yang gelap! Perempuan bukan manusia seperti laki-laki yang mempunyai pikiran dan pemandangan sendiri, yang mempunyai hidup sendiri. Perempuan hanya hamba sahaya, perempuan hanya budak yang harus bekerja dan melahirkan anak bagi laki-laki, dengan tiada memiliki hak. Setinggi-tingginya ia menjadi perhiasan, menjadi permainan, yang dimulia-muliakan selagi disukai, tetapi dibuang dan ditukar, apabila telah kabur cahayanya, telah hilang sarinya. Sebagaimana pepatah menyatakan habis manis sepah dibuang.
Kalimat yang dicetak miring dalam paragraf tersebut menggunakan majas yang sama dengan kalimat ...
Pangkat, jabatan, uang itu bagiku tidak ada artinya selain cinta yang sejati.
Tidak, saya tidak mau lagi bertemu dengan dia, tidak juga sekarang dan nanti.
Anak, cucu, ayah, ibu, nenek, kakek sampai bebuyutan hadir dalam pesta upacara adat itu.
Sekali merdeka, kita harus tetap mempertahankan dalam berbagai hal.
Bapak-bapak, Ibu-ibu, serta Saudara-saudara saya minta kita harus tetap bersatu padu.
Kata-kata si pegawai itu memberondong cepat bagai peluru yang mendesing memerahkan daun telinga laki-laki kurus itu. Biji mata laki-laki itu melotot berputar-putar cepat seolah-olah ...
Majas yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ...
mati memalingkan pemandangan bagiku
hendak menatap anaknya dengan kasih sayang
.
hendak melompat keluar dari kedua matanya
hendak mengawasi gerakan temannya
mati melihat seseorang dengan jelas
Kata-kata si pegawai itu memberondong cepat bagai peluru yang mendesing memerahkan daun telinga laki-laki kurus itu.
kalimat di atas menggunakan majas
metafora
asosiasi
personifikasi
litotes
retoris
Hitam, hitam sekali penghidupan perempuan bangsa kita di masa silam, lebih hitam, lebih kelam, dari malam yang gelap!
Kalimat di atas menggunakan majas...
metafora
asosiasi
persnifikasi
alusio
litotes
Walaupun tiap hari berpeluh keringat, tak sedikit pun Fahri mengeluh. Semangatnya keras bagaikan baja.
Kalimat kedua pada paragraf di atas mengandung majas ...
asosiasi
metafora
alusio
personifikasi
ironi
Walaupun tiap hari berpeluh keringat, tak sedikit pun Fahri mengeluh. Semangatnya keras bagaikan baja.
Kalimat bercetak miring pada paragraf di atas sama dengan kalimat bermajas berikut....
Malam ini bulan begitu anggun laksana putri berlian gemilang
Sudah 3 tahun ini Kareem bertindak sebagai tangan kanan atasannya.
jatuh cinta itu bisa diibaratkan hati yang penuh bunga-bunga
Ketimbang air rebusan, Atha lebih suka minum Aqua.
Saking kerasnya, suara tawa Yuza sampai terdengar ke awang-awang.
Kue-kue di toko itu begitu menggoda
majas pada kalimat di atas menggunakan majas
asosiasi
metafora
personifikasi
retoris
metonimia
يَسۡـَٔـلُ اَيَّانَ يَوۡمُ الۡقِيٰمَةِؕ
6. Dia bertanya, "Kapankah hari Kiamat itu?"
terjemahan surat Al Qiyamah ayat 6 di atas mengandung majas
metafora
asosiai
personifikasi
metonimia
retoris
وَّ جَعَلۡنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًا
dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang
Terjemahan surat An Naba Ayat 13 di atas menggunakan majas
ironi
personifikasi
asosiasi
metafora
metonimia
Habiskan makanan di piringmu atau ambil seperlunya saja, bagimu mungkin harga seporsi ayam goreng disini biasa saja namun bagi sebagian orang di luar sana harganya setinggi langit.
Kalimat di atas menggunakan majas
retoris
metonimia
hiperbola
simile
asosiasi
Majas Metonimia terdapat dalam kalimat...
Pertolonganmu seperti air mineral di padang pasir. menghilangkan haus dan dahaga mengakir bagai sungai menuju ke hulu.
Jangan suruh dia menjadi penyanyi di acara manapun lagi, suaranya seperti Giant di kartun Doraemon, hanya membuat gendang telinga pendengarnya pecah.
Mentari malu-malu menampakkan dirinya di ufuk timur. Stelah beberapa hari awan mendung hadir mengisi hari-hari disela-sela aktifitas.
di rumah dan di sekolah kadang kala aku menggunakan swallow ...khusunya untuk berjalan ke masjid
ku ini hanya anak baru yang belum tahu apa-apa disini, tak bisa dibandingkan dengan para senior yang telah banyak makan asam garam di organisasi ternama ini.
Majas litotes terdapat dalam kalimat...
Makan 4 sehat 5 sempurna bagai mimpi yang tak mungkin menjadi kenyataan bagi para pemulung itu.
Sudah ribuan kali pacarmu berbohong kepadamu dan kamu masih menganggap dia calon pendamping hidup terbaik kamu ?!
Bayi itu di lumuri Zwitsal untuk menghangatkan badannya .
Sudikah kiranya saudara-saudara mendengar keluhan dari orang tak berada seperti saya ini?
Obat pencahar yang diminumnya mengaduk seluruh isi perutnya
Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku
Sajak putih, Chairil Anwar
Penggalan puisi diatas menggunakan majas ….
Personifikasi
Paradoks
Eufemisme
Hiperbola
Pars pro toto
JAKARTA
Jakarta adalah kota metropolitan
Jakarta poros kehidupan warga Indonesia
Jakarta kota beribu manusia
Jakarta miniature bangsa
Puisi di atas menggunakan majas….
Tautologi
Ironi
Metafora
Anafora
Personifikasi
(1) Dan bebaskan daku dari siksaan ini.
(2) Biarkan sang rembulan menyapaku.
(3) Melepas rindu untuk bertemu.
(4) Dan angin yang menemukanku.
Larik yang bermajas sama dalam puisi diatas adalah….
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
Rio menyiapkan 10 ekor ayam untuk acara tahun baru di rumah.
Kalimat tersebut merupakan majas....
Personifikasi
Pars Prototo
Totem Pro Parte
Metafora
Ironi
Majas yang baik menyarankan dan menimbulkan citra tertentu dalam pikiran pembaca atau pendengarnya.
Benar
Salah
Gaya Bahasa Visual Personifikasi adalah Majas yang membandingkan suatu benda dengan benda lain
karena mempunyai sifat yang sama atau hampir sama.
Benar
Salah
Gaya bahasa metafora merupakan Pengungkapan dengan menggunakan perilaku manusia
yang diberikan kepada sesuatu yang bukan manusia. Atau yang mengumpamakan benda mati sebagai makhluk hidup.
Benar
Salah
Saat dedauanan mulai memanggilmu.
Tersenyum manis kala bersentuhan dengan alam.
Yang tak akan bosan menyapamu.
Awan pun akan menangis merindukan hadirmu.
Majas yang terkandung dalam puisi diatas adalah……
Majas metonomia
Majas pararelisme.
Majas hiperbola
Majas personifikasi
