wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Secondary Treatment of Wastewater: Anaerobic Processes

Total questions: 100

Worksheet time: 42mins

Name
Class
Date
1.

Berikut yang merupakan definisi pengolahan air limbah secara biologis adalah

a)

Oksidasi senyawa polutan oleh mikroorganisme

b)

Dekomposisi polimer menjadi monomer

c)

Hanya bakteri berperan dalam degradasi organik

d)

Mereduksi konsentrasi suspended solids dan dissolved solids

2.

Pengolahan biologis merupakan tahap .... dalam sistem pengolahan air limbah

a)

Preliminary Treatment

b)

Primary Treatment

c)

Secondary Treatment

d)

Tertiary Treatment

3.

Kandungan minyak dan lemak yang masih tinggi dapat mengganggu hingga menggagalkan proses degradasi biologis senyawa polutan. Kandungan minyak dan lemak disisihkan sebelum air limbah diolah secara biologis, pada unit

a)

Grease Trap

b)

Flotasi

c)

Sedimentasi

d)

Tangki septik

4.

Material berikut yang digunakan sebagai media pertumbuhan mikroorganisme pada sistem lekat adalah

a)

Kerikil

b)

Keramik

c)

Logam

d)

Plastik

5.

Pada pengolahan air limbah biologis dengan sistem pertumbuhan tersuspensi, .... yang cukup dibutuhkan agar kontak substrat dengan mikroorganisme berlangsung dengan baik

a)

Waktu detensi

b)

Pencampuran

c)

Sirkulasi lumpur

d)

Oksigen

6.

Berdasarkan kondisi lingkungan pertumbuhan mikroorganisme, pengolahan biologis dibagi menjadi dua yaitu

a)

Terbuka dan Tertutup

b)

Oxygen presence dan oxyen absence

c)

Attached dan dispersed

d)

Conventional dan High Rate

7.

Manakah unsur berikut yang termasuk kebutuhan pertumbuhan mikroorganisme adalah

a)

Karbon

b)

Nitrogen

c)

Fosfor

d)

Sulfur

8.

Kelompok mikroorganisme yang hidup dan melakukan aktivitas metabolisme pada suhu optimum 25 - 40℃ adalah mikroorganisme jenis

a)

Psikrofil

b)

Mesofil

c)

Termofil

d)

Hipertermofil

9.

Pengolahan air limbah secara anaerobik cocok untuk diaplikasikan pada daerah yang memiliki iklim hangat merupakan .... pengolahan biologis anaerob

a)

Tujuan

b)

Kriteria

c)

Kelebihan

d)

Kelemahan

10.

Temperatur menjadi salah satu pertimbangan dalam pengolahan anaerobik karena

a)

Supaya proses digestasi dapat berlangsung cepat

b)

Untuk menekan kebutuhan energi

c)

Faktor bagi pertumbuhan mikroorganisme anaerob

d)

Memudahkan pemecahan senyawa polimer

11.

Manakah pernyataan berikut yang berkaitan dengan pengolahan biologis anaerob

a)

Low energy consumption dalam pengolahan air limbah

b)

Dapat digunakan untuk digestasi fat

c)

Dapat digunakan tanpa post treatment pada pengolahan air limbah berkonsentrasi rendah

d)

Dapat digunakan tanpa post treatment pada pengolahan air limbah industri

12.

Apa yang dimaksud dengan digestasi anaerob dua fase

a)

Menggunakan dua reaktor anaerobik untuk memproses air limbah secara berurutan

b)

Menggunakan dua reaktor untuk memisahkan proses acidification dan methanogenesis

c)

Menggunakan dua reaktor untuk digestasi air limbah dan lumpur

d)

Menggunakan satu reaktor dengan sistem sirkulasi

13.

Berikut manakah tahapan yang benar dari digestasi anaerobik

a)

Acidogenesis - acetogenesis - methanogenesis - hydrolisis

b)

Acidogenesis - hydrolisis - acetogenesis - methanogenesis

c)

Hydrolisis - acetogenesis - acidogenesis - methanogenesis

d)

Hydrolisis - acidogenesis - acetogenesis - methanogenesis

14.

Mikroorganisme acidogenic disebut juga mikroorganisme fermentatif berfungsi untuk

a)

Mengubah asam lemak menjadi VFA, CO2, dan H2

b)

Menyederhanakan/mendekomposisi polimer menjadi monomer

c)

Mendekomposisi VFA menjadi asetat, CO2, dan H2

d)

Membentuk metan menggunakan asetat

15.

Pada fase acetogenic mikroorganisme ....

a)

Mengubah asam lemak menjadi VFA, CO2, dan H2

b)

Menyederhanakan/mendekomposisi polimer menjadi monomer

c)

Mendekomposisi VFA menjadi asetat, CO2, dan H2

d)

Membentuk metan menggunakan asetat

16.

Peristiwa apa yang terjadi pada fase hidrolisis?

a)

Konversi asam lemak menjadi VFA, CO2, dan H2

b)

Penyederhanaan polimer (karbohidrat, protein, dan lemak) menjadi monomer

c)

Dekomposisi VFA menjadi asetat, CO2, dan H2

d)

Pembentukan metan melalui reaksi CO2 dengan H2

17.

Manakah pernyataan yang sesuai dengan fase methanogenesis pada digestasi anaerob

a)

Fase terakhir dalam digestasi anaerob

b)

Dekomposisi asetat menjadi metan dan CO2

c)

Membentuk metan melalui reaksi CO2 dan H2

d)

Berlangsung optimum pada pH 7

18.

Berikut yang merupakan bakteri hidrolitik adalah

a)

Clostridium

b)

Bacillus

c)

Rominococcus

d)

Jawaban 1 dan 2 benar

19.

Jenis bakteri yang mendekomposisi asam butirat menjadi asam asetat adalah

a)

Syntrophomas wolfei

b)

Syntrophomas wolinii

c)

Acetobacterium

d)

Clostridium

20.

Jenis bakteri yang mendekomposisi asam propionat menjadi asam asetat adalah

a)

Syntrophomas wolfei

b)

Syntrophomas wolinii

c)

Acetobacterium

d)

Clostridium

21.

Pembentukan metan pada digestasi anaerob terbagi menjadi dua macam. Bakteri berikut yang berfungsi menguraikan asetat adalah

a)

Michrotrix pravicella

b)

Methanobacterium omelianskii

c)

Trichomonas

d)

Pelobacter

22.

Produk degradasi senyawa organik pada digestasi anaerobik adalah

a)

CH4, O2, CO2

b)

O2, alkohol, H2S

c)

CH4, H2S, CO2

d)

Alkohol, CO2, O2

23.

Di dalam proses methanogenesis terjadi beberapa proses yaitu

a)

Pembentukan metan melalui dekomposisi asetat

b)

Pembentukan metan melalui reaksi CO2 dan H2

c)

Pembentukan asetat melalui dekomposisi VFA

d)

Pelepasan H2 melalui dekomposisi VFA

24.

Acidogenesis disebut juga tahap fermentasi. Senyawa produk yang dihasilkan dari proses acidogenesis adalah

a)

Asam amino, asam asetat, H2

b)

Asam asetat, H2, CO2, VFA

c)

Asam amino, asam laktat, alkohol

d)

Karbondioksida, peptida, asam lemak

25.

Manakah fase pertumbuhan bakteri yang tepat pada reaktor batch

a)

Lag phase, log phase, stationary phase, death phase

b)

Lag phase, anoxic phase, detached phase

c)

Settle phase, log phase, stationary phase, death phase

d)

Tidak ada jawaban yang benar

26.

Proses pengolahan/digestasi anaerobik dengan sistem tertutup disebut juga sistem ....

a)

Kontinyu

b)

Batch

c)

Semi-batch

d)

Steady state

27.

Proses pengolahan/digestasi anaerobik dengan sistem terbuka disebut juga sistem ....

a)

Kontinyu

b)

Batch

c)

Semi-batch

d)

Steady state

28.

Waktu yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan-bahan organik secara keseluruhan disebut

a)

Hydraulic Retention Time

b)

Solid Retention Time

c)

React Time

d)

Hydrolisis Rate

29.

Salah satu parameter kontrol pada reaktor anaerobik untuk menghindari wash out yang dioperasikan dengan sistem kontinyu adalah

a)

Organic Loading Rate

b)

VFA

c)

Hydraulic Loading Rate

d)

F/M Ratio

30.

Reaktor anaerobik dengan sistem kontinyu sangat dipengaruhi oleh:

a)

Organic Loading Rate

b)

Hydraulic Loading Rate

c)

Biomass retention

d)

Flow velocity

31.

VFA yang paling umum ditemukan di dalam reaktor anaerobik adalah

a)

Asetat, butirat, propionat

b)

Karboksilat, asam lemak, asetat

c)

Asam lemak, format, asam amino

d)

Asam amino, format, butirat

32.

Pernyataan yang tepat mengenai proses anaerob adalah

a)

Pengolahan awal pada tahap pengolahan sekunder

b)

Menghasilkan effluent yang memenuhi nilai standar untuk dibuang ke lingkungan

c)

Ukuran sludge yang digunakan mempengaruhi kebutuhan mekanisme pengolahan

d)

Mereduksi beban organik untuk pengolahan biologis aerob

33.

Yang bukan merupakan kelebihan pengolahan air limbah secara bio anaerob adalah

a)

Mampu menerima beban organik yang tinggi

b)

Proses startup memakan waktu yang lama

c)

Produksi lumpur sedikit

d)

Dapat diaplikasikan pada skala besar dan kecil

34.

Pre-treatment yang sesuai untuk pengolahan anaerobik adalah

a)

Penyisihan padatan

b)

Pemisahan minyak dan lemak

c)

Penyesuaian pH

d)

Proses nitrifikasi

35.

Manakah yang merupakan kelebihan pengolahan anaerobik dengan sistem batch

a)

Low cost construction karena desain reaktor sederhana

b)

Produksi biogas lebih banyak

c)

Pertumbuhan mikroorganisme lebih stabil

d)

Dapat diaplikasikan pada ragam kondisi wilayah

36.

Manakah yang merupakan kekurangan pengolahan anaerobik dengan sistem kontinyu

a)

Biogas mudah terdeposisi akibat sering dibuka dan ditutup

b)

Adanya resiko ledakan disebabkan potensi biogas yang terlepas bercampur dengan udara

c)

Investasi lebih mahal

d)

Perumbuhan mikroorganisme tidak stabil

37.

Unit pengolahan anaerobik yang dioperasikan secara batch adalah

a)

ABR

b)

SBR

c)

ASBR

d)

Expanded Bed Reactor

38.

Fase dialirkannya air limbah ke dalam anaerobic batch reactor disebut

a)

Fill

b)

Feed

c)

React

d)

Jawaban 1 dan 2 benar

39.

Selain berlangsungnya proses digestasi, pada fase react anaerobic batch reactor terjadi proses?

a)

Air limbah mengalir masuk

b)

Pencampuran mekanis

c)

Aerasi

d)

Pengendapan

40.

Apa yang dimaksud dengan supernatant?

a)

Air limbah berkonsentrasi tinggi

b)

Air limbah terolah

c)

Air limbah berkonsentrasi rendah

d)

Akumulasi padatan yang mengendap

41.

Fase decant anaerobic batch reactor adalah fase

a)

Air limbah mengisi reaktor

b)

Degradasi organik oleh mikroorganisme

c)

Pengendapan bioflok

d)

Supernatant dialirkan keluar reaktor

42.

Berikut yang tidak termasuk dalam proses sequencing batch anaerobic reactor adalah

a)

Settle

b)

Aeration

c)

Return sludge

d)

Jawaban b dan c benar

43.

Berikut jenis pengolahan biologis berdasarkan media pertumbuhan bakteri dalam pengolahan air limbah

a)

Attached Growth Processes

b)

Suspended Growth Processes

c)

Jawaban 1 dan 2 benar

d)

Floating Growth Processes

44.

Tahap reaktor statis (diam) menunggu air limbah masuk adalah

a)

Settling

b)

Feeding

c)

Decanting

d)

Idle

45.

Tahap di mana supernatant dialirkan ke luar reaktor melalui penyaluran khusus disebut

a)

Settling

b)

Feeding

c)

Decanting

d)

Idle

46.

Tahapan proses ASBR secara urut adalah

a)

Feed - react - settle - decant - idle

b)

Feed - idle - react - settle - decant

c)

Feed - react - idle - settle - decant

d)

Feed - react - settle - idle - decant

47.

Flokulasi biosolid pada ASBR dipengaruhi oleh

a)

Konsentrasi suspended solid

b)

Beban organik

c)

Tingkat pencampuran

d)

Waktu detensi

48.

Untuk menghindari terjadinya scum di dalam reaktor dapat dilakukan

a)

Menaikkan pH substrat

b)

Menurunkan pH substrat

c)

Pengadukan

d)

Menambahkan dosis bikarbonat

49.

Terbentuknya scum di dalam reaktor dapat mengakibatkan, kecuali

a)

Menyebabkan tersumbatnya sistem perpipaan

b)

Mengakibatkan terbentuknya busa di permukaan reaktor

c)

Terhambatnya pelepasan gas dari cairan

d)

Menyebabkan banyak kematian mikroorganisme

50.

Anaerobic Sludge Digester lebih cocok digunakan untuk mengolah

a)

Air limbah dengan konsentrasi rendah

b)

Air limbah dengan konsentrasi COD yang tinggi

c)

Air limbah dengan konsentrasi padatan yang tinggi

d)

Air limbah dengan konsentrasi terlarut yang tinggi

51.

Reaksi hidrolisis pada sludge digester berlangsung lambat apabila memiliki suhu operasi dibawah

a)

35℃

b)

30℃

c)

25℃

d)

20℃

52.

Jenis sludge digester yang memiliki kapabilitas pemanas merupakan jenis

a)

Konvensional

b)

High Rate

c)

Upflow

d)

Dispersed

53.

Septic tank tergolong reaktor anaerobik jenis

a)

Konvensional

b)

High Rate

c)

Upflow

d)

Dispersed

54.

Material melayang pada septic tank akan terakumulasi membentuk lapisan

a)

Biofilm

b)

Sludge blanket

c)

Sludge bed

d)

Scum

55.

Interval waktu pengurasan septic tank adalah

a)

Tiap 1 tahun

b)

Tiap 2 tahun

c)

Tiap 5 tahun

d)

Sesuai kapasitas desain

56.

Karakteristik terpenting dari pengolahan fixed bed adalah

a)

Aliran ke atas

b)

Waktu retensi biomassa

c)

Kecepatan aliran

d)

Distribusi mikroorganisme

57.

Adanya media untuk mempertahankan populasi biomassa menyebabkan waktu tingga biosolid menjadi sangat lama. Berapa rata-rata waktu tinggal biosolid di dalam reaktor fixed bed?

a)

20 hari

b)

10 hari

c)

5 hari

d)

1 hari

58.

Berikut yang tidak termasuk bahan media yang digunakan pada expanded bed reactor adalah

a)

Logam

b)

Pasir

c)

Resin

d)

PVC

59.

Ekspansi media pada expanded bed reactor terjadi oleh adanya

a)

Kecepatan aliran ke atas

b)

Aktivitas biomassa

c)

Laju resirkulasi

d)

Jawaban 1 dan 3 benar

60.

Perbedaan expanded bed reactor dan fluidised bed reactor adalah

a)

Kecepatan aliran ke atas

b)

Besar ekspansi media

c)

Bahan media

d)

Jawaban 1 dan 2 benar

61.

Konsentrasi TSS harus diatur/disisihkan sebelum air limbah diproses pada unit pengolahan anaerob. Pada industri pengolahan susu apabila konsentrasi influent TSS pada reaktor anaerobik > 700 ppm dapat mengakibatkan

a)

Produksi fat berlebih

b)

Fat carryover ke reaktor anaerobik

c)

Fat dapat mengendap di dasar unit pengolahan primer

d)

Fat mengapung di permukaan unit pengolahan primer

62.

Konsentrasi TSS harus diatur sebelum air limbah diolah pada unit pengolahan anaerobik. Pada industri pengolahan susu apabila konsentrasi influent TSS pada reaktor anaerobik < 200 ppm dapat mengakibatkan

a)

Produksi fat berlebih

b)

Fat carryover ke reaktor anaerobik

c)

Fat dapat mengendap di dasar unit pengolahan primer

d)

Fat mengapung di permukaan unit pengolahan primer

63.

Monomer digunakan oleh mikroorganisme membentuk asam-asam lemak merupakan proses digestasi anaerobik pada tahap

a)

Hidrolisis

b)

Acidogenesis

c)

Acetogenesis

d)

Methanogenesis

64.

Berikut yang tidak termasuk polimer/organik kompleks adalah

a)

Protein

b)

Karbohidrat

c)

Asam amino

d)

Lemak

65.

Pada ABR air limbah mengalir turun dan naik secara berurutan akibat adanya

a)

Turbulensi

b)

Sekat

c)

Pencampuran

d)

Ekspansi media

66.

Tujuan penambahan sekat pada anaerobic baffled reactor adalah

a)

Membuat kontak yang lebih besar antara air limbah dan biomassa

b)

Untuk mengurangi terjadinya turbulensi

c)

Memperbesar waktu detensi

d)

Menghindari terjadinya gelembung

67.

Berikut adalah pengembangan/optimalisasi yang bisa dilakukan pada ABR

a)

Menambahkan media (packed material)

b)

Mengubah desain sekat

c)

Memperbesar ukuran reaktor

d)

Pengurasan scum dan sedimen secara berkala

68.

Berikut yang bukan merupakan kelebihan yang dimiliki ABR adalah

a)

Stabil terhadap shock loads

b)

Tidak memerlukan karakteristik biomassa khusus

c)

Waktu tinggal hidrolik panjang

d)

Sistem sederhana

69.

Peningkatan efisiensi pengolahan pada ABR salah satunya dilakukan dengan menambahkan jumlah ruang sekat, dengan ketentuan penambahan tidak lebih dari .... ruang

a)

8

b)

7

c)

6

d)

5

70.

Manakah pernyataan yang sesuai tentang complete mix anaerobic process

a)

Diaplikasikan pada aliran kontinyu

b)

Nilai HRT = SRT

c)

Dapat menerapkan sistem sludge recycle

d)

Semua jawaban benar

71.

Dalam digestasi anaerob dua fase CSTR (continue stirred tank reactor) bertujuan untuk

a)

Mengoptimalkan proses asidifikasi

b)

Mengoptimalkan proses metanogenesis

c)

Membentuk akumulasi lumpur

d)

Jawaban 1 dan 3 benar

72.

Berikut yang tidak termasuk komponen pada UASB adalah

a)

Gas-solid separator

b)

Sludge bed

c)

Mixing device

d)

Gas collection system

73.

Kecepatan pengadukan yang tinggi pada reaktor anaerobik dapat mengakibatkan

a)

Kinerja mikroorganisme dalam mengkonversikan bahan organik terganggu

b)

Mempercepat laju konversi oleh mikroorganisme

c)

Terjadi proses homogenisasi yang sempurna

d)

Menurunnya pH di dalam reaktor

74.

Dalam digestasi anaerob dua fase UASB bertujuan untuk

a)

Mengoptimalkan proses asidifikasi

b)

Mengoptimalkan proses metanogenesis

c)

Membentuk akumulasi lumpur

d)

Jawaban 1 dan 2 benar

75.

Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan prinsip kerja UASB

1) Mengembangkan aktivitas biomassa yang tinggi

2) Retensi sludge

3) Aliran air limbah ke atas

4) Sludge recycle

a)

1 dan 3

b)

1, 2, dan 3

c)

2, 3, dan 4

d)

Semua jawaban benar

76.

Reaktor UASB memiliki rentang kecepatan aliran ke atas sebesar

a)

0,5 – 1,5 m/jam

b)

1 – 3 m/jam

c)

2 – 5 m/jam

d)

4 – 8 m/jam

77.

Kualitas sludge blanket pada UASB dipengaruhi oleh

a)

Konsentrasi padatan tersuspensi yang tinggi

b)

Konsentrasi ammonium

c)

Volume reaktor

d)

Jawaban a dan b benar

78.

Ruang di dalam reaktor UASB dapat dibagi menurut fungsinya. Manakah bagian berikut yang termasuk dalam ruang kerja reaktor UASB

a)

Sludge bed

b)

Sludge blanket

c)

Sedimentation zone

d)

Effluent launder

79.

Pada temperatur normal rata-rata di wilayah tropis seperti Indonesia, kriteria waktu detensi reaktor UASB adalah

a)

1,5 - 2,5 jam

b)

2,5 - 4 jam

c)

> 6 jam

d)

> 24 jam

80.

Kriteria desain nilai OLR reaktor anaerobik adalah sebesar

a)

1 - 5 kgCOD/m3.d

b)

2 - 10 kgCOD/m3.d

c)

5 - 20 kgCOD/m3.d

d)

10 - 30 kgCOD/m3.d

81.

Berikut manakah komponen pada reaktor UASB yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya gelembung pada aliran influent reaktor?

a)

Distribution chamber

b)

Solid-gas separator

c)

Effluent box

d)

Hydraulic mixer

82.

Pada kecepatan berapa aliran influent cukup besar untuk mencegah padatan mengendap di bagian ujung distribution tubes?

a)

0,2 m/s

b)

0,4 m/s

c)

1 m/s

d)

1,5 m/s

83.

Manakah pernyataan berikut yang benar terkait ruang sedimentasi pada reaktor UASB

a)

Terletak di atas sludge blanket hingga level permukaan air

b)

Tempat berkontaknya substrat dengan mikroorganisme

c)

Memiliki kriteria desain waktu detensi 1 - 2 jam

d)

Memiliki kriteria desain ketinggian 1,5 - 2 m

84.

Melalui persamaan (Q × S0)/V, dapat diperoleh nilai .... dalam desain reaktor UASB

a)

Beban organik

b)

Volume reaktor

c)

Kecepatan aliran

d)

Waktu detensi

85.

Selain melalui perhitungan, upflow velocity ditentukan melalui pertimbangan unsur lainnya yaitu

a)

Jenis lumpur

b)

Nilai beban

c)

Konsentrasi MLSS

d)

Jawaban 1 dan 2 benar

86.

Reaktor EGSB memiliki rentang kecepatan aliran ke atas sebesar

a)

1 – 2 m/jam

b)

2 – 5 m/jam

c)

5 – 10 m/jam

d)

8 – 12 m/jam

87.

Jenis lumpur yang digunakan pada EGSB adalah

a)

Granular sludge

b)

Flocculent sludge

c)

Activated sludge

d)

Pressed sludge

88.

Perubahan agregasi lumpur pada EGSB dapat menurunkan efisiensi yang diakibatkan oleh .... yang tinggi pada influent

a)

Padatan tersuspensi

b)

Material terlarut

c)

COD

d)

Upflow rate

89.

Penyebab terjadinya permasalahan foaming pada reaktor anaerobik disebabkan oleh bakteri

a)

Acetobacterium

b)

Ruminococcus

c)

Filamentous

d)

Pelobacter

90.

Bagaimana pH di dalam sistem turun secara bertahap?

a)

Akumulasi H2

b)

Dekomposisi VFA oleh mikroorganisme acetogenic

c)

Temperatur sekitar berpengaruh thd pH sistem

d)

H2 tidak lagi dapat dikonsumsi dg baik oleh mikroorganisme metanogenik

91.

Pada rentang pH berapa reaktor anaerobik beroperasi dengan baik?

a)

6,5 - 7,5

b)

6 - 8

c)

5 - 7

d)

5 - 6,5

92.

Apa yang terjadi apabila nilai pH sistem mencapai < 6,5

a)

Aktivitas metabolisme metanogenesis terganggu

b)

Terbentuk VFA dengan konsentrasi yang tinggi

c)

Produksi H2 semakin bebas

d)

Penurunan pH lebih lanjut

93.

Kemampuan sistem mempertahankan penurunan pH disebut

a)

Alkalinity

b)

H2-limit

c)

Acid reduction

d)

Netralisasi

94.

Untuk menjaga kinerja dan menjamin keberhasilan digestasi anaerobik umumnya konsentrasi VFA dipertahankan < 1500 mg/L as acetic acid. Konsentrasi VFA yang tinggi mengindikasikan

a)

Proses metanogenesis terganggu

b)

pH sistem asam

c)

Permasalahan pada reaktor

d)

Semua benar

95.

Untuk menjaga performa reaktor dalam melakukan digestasi anaerobik umumnya rasio VFA dan alkalinitas dipertahankan pada kisaran nilai

a)

≤ 0,25

b)

0,5

c)

> 0,5

d)

0,8 - 1

96.

Bahan kimia yang dapat digunakan untuk suplai alkalinitas adalah

a)

NaOH

b)

CaO

c)

H3PO4

d)

NH4CO3

97.

Dosis penambahan alkali harus cukup untuk tidak mengganggu proses digestasi. Kenaikan pH yang terlalu tinggi sehingga membentuk endapan yang dapat menjadi pengotor disebabkan oleh penambahan .... yang berlebihan

a)

Kapur

b)

NaOH

c)

FeCl3

d)

PAC

98.

Sulfur reducing bacteria (SRBs) menjadi penghambat dalam digesti anaerobik karena

a)

Pertumbuhan SRBs lebih cepat dibandingkan dengan bakteri metanogenik

b)

Reduksi sulfur oleh SRBs menghasilkan H2S

c)

SRBs memiliki ketahanan yang baik terhadap perubahan kondisi lingkungan

d)

Semua benar

99.

Bahan kimia yang digunkan untuk mengantisipasi terbentuknya H2S adalah

a)

FeCl3

b)

NaOH

c)

Polymer Cationic

d)

Alum

100.

Parameter penting yang digunakan untuk mengetahui reduksi sulfat dalam menghambat proses pembentukan metan adalah

a)

SO42-/COD

b)

SO32-/COD

c)

SO2/BOD

d)

SO42-/BOD