NEW
Font size
WorksheetsIHT Dekontaminasi RSFS
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Upaya mengurangi dan atau menghilangkan kontaminasi oleh mikroorganisme pada orang, peralatan, bahan, dan ruang melalui disinfeksi dan sterilisasi dengan cara fisik dan kimiawi disebut:
Dekontaminasi
Desinfeksi
Sterilisasi Kimiawi
Sterilisasi Fisik
Dalam Melakukan dekontaminasi dan desinfeksi ruangan isolasi infeksius dimana sudah tidak ada pasien di dalamnya petugas menggunakan APD Level?
APD Level 3
APD Level 1
APD Level 2
APD Level 4
Dalam melakukan proses desinfeksi permukaan untuk pemeliharaan lingkungan menggunakan Cairan desinfektan?
Chlorin 5%
Chlorin 0,05%
Chlorin 0,5 %
Chlorin 5,25%
Berikut merupakan Protokol dekontaminasi ruangan yang benar ketika tidak ada pasien didalamnya, kecuali:
Membersihkan permukaan yang sering disentuh ke permukaan yang jarang disentuh
Membersihkan permukaan yang jarang disentuh ke permukaan yang sering di sentuh
Membuang limbah dan melepas linen
Membersihkan dan mendesinfeksi tempat tidur secara menyeluruh
Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan proses dekontaminasi ruangan ketika terdapat pasien didalamnya kecuali:
Menyemprotkan desinfektan ke permukaan lap terlebih dahulu
Memulai pembersihan dan desinfeksi permukaan dengan cara mengelap
Pelaksanaan desinfeksi permukaan dimuali dari bagian yang jarang disentuh ke bagian yang sering disentuh
Menyemprotkan cairan desinfektan langsung ke permukaan benda
Urutkanlah tata cara dekontaminasi Ambulans pasca digunakan pelayanan pasien infeksius dibawah ini:
1) Petugas membasahi lap bersih dengan cairan desinfektan
2) Petugas mengenakan APD berupa masker bedah, sarung tangan non steril, dan celemek
3) Petugas mengelap seluruh permukaan alat medis secara hati-hati dan menyeluruh
4) Petugas menyiapkan alat dan bahan
5) Petugas melakukan hand hygiene pada hand schoen yang telah dipakai
1), 2), 3), 4), 5)
3), 4), 2), 1), 5)
4), 2), 5), 1), 3)
4), 2), 5), 3), 1)
Berikut adalah pernyataan yang benar mengenai waktu yang tepat dalam melakukan dekontaminasi ambulans secara rutin, kecuali....
Dekotaminasi ambulans dilakukan setiap pagi sebelum ambulans digunakan
Dekontaminasi ambulans dilakukan setiap selesai mengantarkan pasien
Dekontaminasi ambulans dilakukan segera setelah digunakan mengantarkan pasien infeksius atau dicurigai infeksius
Dekontaminasi ambulans dilakukan hanya ketika selesai digunakan untuk mengantarkan pasien, sebelum digunakan untuk mengantarkan pasien maka tidak perlu dilakukan dekontaminasi ambulans
Dalam melakukan dekontaminasi ruangan, apabila terdapat cairan tubuh pasien maka berapakah kosentrasi cairan desinfektan yang digunakan untuk melakukan proses dekontaminasi?
Chlorin 5%
Chlorin 0,5%
Chlorin 0,05%
Chlorin 5,25%
Di bawah ini merupakan pernyataan yang salah dalam perbandingan pengenceran cairan desinfektan Chlorin yang akan digunakan untuk dekontaminasi ruangan / ambulans yang terkena darah atau cairan tubuh pasien kecuali,.....
Klorin 0,05% dengan perbandingan 1 bagian chlorine 5,25% (yang tersedia) : 9 bagian air.
Larutan chlorine 0,05% dengan perbandingan 1 bagian chlorin 0,5% : 9 cc air
Menggunakan cairan disinfektan pabrikan dengan kosentrasi 0,05% yang direkomendasikan ( surfasafe)
Klorin 0,5% dengan perbandingan 1 bagian chlorine 5,25% (yang tersedia) : 9 bagian air.
Di bawah ini merupakan pernyataan yang benar terkait hal – hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan Chlorin untuk proses desinfeksi baik di ruangan ataupun ambulans, dikarenakan sifat chlorin yang korosif kecuali,......
Lakukan pencampuran disinfektan dengan tepat perbandinganya
Tidak mengguyurkan cairan desinfektan secara langsung ke alat yang logam ( dilap saja)
Saat proses desinfeksi permukaan dilakukan penyemprotan cairan desinfektan secara langsung ke permukaan benda
Sehabis chlorinisasi lakukan pembersihan ulang dengan air netral
