NEW
Font size
WorksheetsUAS KIMIA KLINIK-II
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
1. Seorang pasien datang dengan keluhan nyeri tekan pada telapak kaki. Setelah ditanya lebih lanjut, ternyata pasien tersebut gemar mengkonsumsi jerohan dan makanan berlemak. Dokter menduga pasien menderita hiperurisemia dan hiperkolesterol. Apa yang harus disarankan kepada pasien tersebut sebelum dilakukan pengambilan sampel ?
a. Pasien perlu puasa 8-10 jam
b. Menghentikan konsumsi obat
c. Pasien bebas mengkonsumsi apapun
d. Langsung dilakukan sampling pada pasien tersebut
e. Pasien puasa 8-10 jam, juga menghentikan konsumsi obat-obatan
2. Seorang ATLM bekerja di laboratorium klinik mandiri/swasta dengan kategori laboratorium madya. Suatu ketika datanglah seorang pasien dengan pengantar untuk pemeriksaan glukosa darah. Kebetulan pasien tersebut tinggal satu komplek dengan ATLM. Hasil tes darah puasa menunjukkan kadar 180 mg/dL. Pada saat amplop hasil diberikan, pasien menanyakan kepada ATLM tentang hasil tersebut. Apa tindakan ATLM yang benar ?
a. Menganjurkan pasien membawa hasil tersebut ke dokter pengirim supaya mendapat penjelasan dan penanganan yang tepat
b. Membuka amplop, menjelaskan bahwa hasil tes dan menyuruhnya segera ke dokter
c. Mengambil arsip hasil tes laboratorium lalu menyatakan pasien menderita diabetes mellitus
d. Tanpa membuka amplop, ia langsung memberitahu bahwa hasil tes tidak normal karena ia masih ingat hasil analisis darah yang dikerjakannya.
e. Menyarankan pasien membeli obat diabetes ke toko obat terdekat karena ia tahu kadar glukosa darah tetangganya tersebut tinggi
3. ATLM melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu tehadap sampel darah plasma menggunakan fotometer dengan metode endpoint enzimatik. Didapat Absobansi standar 0,218, absorbansi sampel 0,269 dan konsentrasi standar 100 mg/dL. Berapa kadar glukosa darah yang didapat pada pemeriksaan tersebut ?
a. 124 mg/dL
b. 81 mg/dL
c. 81,1 mg/dL
d. 123 mg/dL
e. 0,81 mg/dL
4. Seorang ATLM melakukan pemeriksaan control kadar glukosa, hasilnya 125 mg/dl, dimasukkan ke dalam chart dan hasil tersebut masuk dalam range +2 SD. Hasil control hari kemarin juga masuk +2SD. Kemudian melakukan pengujian terhadap 30 sampel, semua hasil pemeriksaan kadar glukosa di atas 200 mg/dl. Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan oleh ATLM tersebut ?
a. Memeriksa alat
b. Mengulangi pemeriksaan control
c. Mengganti dengan control yang baru
d. Mengkonsultasikan dengan penyelia
e. Memeriksa alat, reagen dan mengulangi pemeriksaane. Memeriksa alat, reagen dan mengulangi pemeriksaan
5. Seorang pasien datang ke laboratorium dengan membawa rujukan dari dokter untuk melakukan pemeriksaan profil lipid. Hasil pemeriksaan didapat kadar kolesterol total yaitu 187 mg/dL, HDL yaitu 60 mg/dL dan trigliserida yaitu 440 mg/dL. Bagaimanakah pelaporan nilai LDL menggunakan perhitungan dengan rumus Friedwald pada kasus tersebut ?
a. Dapat dihitung, nilai LDL adalah 39 mg/dL
b. Dapat dihitung, nilai LDL adalah 193 mg/dL
c. Dapat dihitung, nilai LDL adalah 194 mg/dL
d. Tidak dapat dihitung, karena nilai trigliserida >100 mg/dL
e. Tidak dapat dihitung, karena nilai trigliserida >400 mg/dL
6. Seorang pria 48 tahun datang ke laboratorium tempat Anda bekerja. Dia mengeluhkan hasil kadar asam urat di laboratorium lebih tinggi dari hasil dua tes yang dia lakukan dengan POCT. Dia mengancam akan mengumumkan bahwa tes laboratorium tersebut tidak akurat. Apa yang harus dilakukan sebagai tenaga ATLM ?
a. Menyarankan untuk melakukan pemeriksaan ulang
b. Merujuk keluhan pasien kepada supervisor
c. Menjelaskan kemungkinan penyebab dari hasil laboratorium yang berbeda
d. Mengabaikan keluhan dari pasien dan bersiaplah untuk menghadapi risiko
e. Merujuk pemeriksaan ke laboratorium lain
7. Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan kreatinin terhadap pasien yang dihemodialisa. Karena status pasien adalah cito, maka ATLM tersebut langsung mengukur kadar kreatininnya tanpa melakukan standar/kontrol sehingga hasil yang diperoleh adalah 6,4 mg/dL. Apakah tindakan yang seharusnya dilakukan oleh ATLM tersebut ?
a. Mengulang pemeriksaan
b. Tetap mengeluarkan hasil
c. Melakukan standar terlebih dahulu
d. Mengambil darah ulang setelah puasa
e. Konsultasi dengan dokter patologi klinik
8. Tn.Gilang usia 45 tahun didiagnosa dokter mengalami gangguan jantung, pankreas dan hati. Untuk memastikan kelainan yang dialami, dokter menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium. Apakah pemeriksaan yang paling tepat untuk diagnose tersebut ?
a. LDH
b. SGPT
c. SGOT
d. Bilirubin
e. CKMB
9. Bilirubin merupakan pigmen kuning yang berasal dari perombakan heme. Sel retikuloendotelial membuat bilirubin tidak larut dalam air. Pada bilirubin terjadi proses konjugasi. Apakah enzim yang terlibat dalam proses konjugasi ?
a. Glukoronida
b. Xylosa
c. Sulfat
d. Amylase
e. Glukoroniltransferase
10. Tn.Lefry dengan umur 56 tahun, datang ke laboratorium dengan membawa pengantar untuk melakukan pemeriksaan asam urat. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam urat sebesar 8,2 mg/dL. Apakah istilah yang digunakan terhadap hasil pemeriksaan tersebut ?
a. Azotemia
b. Hipertiroid
c. Hiperpoksia
d. Dislipidemia
e. Hiperurisemia
