wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS Kester

Total questions: 101

Worksheet time: 1hrs 18mins

Name
Class
Date
1.

Indikator sehat adalah ketika tidak dalam kondisi negative sense yaitu kecuali

a)

death

b)

disease

c)

disability

d)

dismiss

e)

dissatisfaction

2.

Indikator sehat adalah ketika tidak dalam kondisi negative sense yaitu kecuali

a)

death

b)

disease

c)

disability

d)

dismiss

e)

dissatisfaction

3.

Individu yang menderita sakit disebut

a)

agen

b)

hospes

c)

environment

d)

triad

e)

death

4.

Individu yang menderita sakit disebut

a)

agen

b)

hospes

c)

environment

d)

triad

e)

death

5.

Penyebab langsung terjadinya penyakit disebut

a)

agen

b)

hospes

c)

environment

d)

triad

e)

death

6.

Penyebab langsung terjadinya penyakit disebut

a)

agen

b)

hospes

c)

environment

d)

triad

e)

death

7.

penyakit dengan penampakan awal sangat cepat dan dalam waktu pendek (hitungan hari) disebut

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

akut

e)

sporadik

8.

penyakit dengan penampakan awal sangat cepat dan dalam waktu pendek (hitungan hari) disebut

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

akut

e)

sporadik

9.

penyakit dengan penampakan dalam waktu lama (hitungan lebih dari 3 bulan)

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

akut

e)

sporadik

10.

penyakit dengan penampakan dalam waktu lama (hitungan lebih dari 3 bulan)

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

akut

e)

sporadik

11.

penyakit dengan kejadian tiba-tiba, menyerang pada populasi tinggi, dengan area terbatas disebut

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

epidemik

e)

sporadik

12.

penyakit dengan kejadian tiba-tiba, menyerang pada populasi tinggi, dengan area terbatas disebut

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

epidemik

e)

sporadik

13.

penyakit dengan kejadian secara terus menerus dalam area terbatas

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

epidemik

e)

sporadik

14.

penyakit dengan kejadian secara terus menerus dalam area terbatas

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

epidemik

e)

sporadik

15.

Kejadian penyakit endemic atau epidemic yang sudah mewabah dari satu negara ke negara yang lain pada saat yang sama disebut

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

epidemik

e)

sporadik

16.

Kejadian penyakit endemic atau epidemic yang sudah mewabah dari satu negara ke negara yang lain pada saat yang sama disebut

a)

kronis

b)

endemik

c)

pandemik

d)

epidemik

e)

sporadik

17.

berikut adalah contoh penyakit pandemik adalah

a)

covid19

b)

ND

c)

malaria

d)

cacingan

e)

DBD

18.

berikut adalah contoh penyakit pandemik adalah

a)

covid19

b)

ND

c)

malaria

d)

cacingan

e)

DBD

19.

berikut adalah contoh penyakit epidemik adalah

a)

covid19

b)

ND

c)

malaria

d)

cacingan

e)

DBD

20.

berikut adalah contoh penyakit epidemik adalah

a)

covid19

b)

ND

c)

malaria

d)

cacingan

e)

DBD

21.

faktor-faktor penyebab stres, kecuali

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

kekurangan vitamin

d)

kekurangan mineral

e)

kekurangan lemak

22.

faktor-faktor penyebab stres, kecuali

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

kekurangan vitamin

d)

kekurangan mineral

e)

kekurangan lemak

23.

penyebab stres atau kerentanan karena bawaan termasuk faktor

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

antibiotik

d)

menderita penyakit

e)

pengaruh vitamin

24.

penyebab stres atau kerentanan karena bawaan termasuk faktor

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

antibiotik

d)

menderita penyakit

e)

pengaruh vitamin

25.

ayam jenis leghorn putih lebih tahan terhadap Salmonela pullorum dibandingkan dengan Rod Island Red. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

26.

ayam jenis leghorn putih lebih tahan terhadap Salmonela pullorum dibandingkan dengan Rod Island Red. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

27.

Kalkun jantan lebih mudah terserang Erysipelas dari pada kalkun betina. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

28.

Kalkun jantan lebih mudah terserang Erysipelas dari pada kalkun betina. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

29.

Kosidiosis pada ayam lebih banyak menyerang pada periode grower. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

30.

Kosidiosis pada ayam lebih banyak menyerang pada periode grower. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

31.

Mastitis banyak menyerang pada bentuk ambing yang menggantung. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

32.

Mastitis banyak menyerang pada bentuk ambing yang menggantung. ini termasuk dalam faktor :

a)

host sex spesific

b)

host aged spesific

c)

host strain spesific

d)

perbedaan anatomi

e)

perbedaan fisiologi

33.

penyebab stres karena pengaruh transportasi, termasuk dalam faktor :

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

antibiotik

d)

menderita penyakit

e)

kekurangan vitamin

34.

penyebab stres karena pengaruh transportasi, termasuk dalam faktor :

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

antibiotik

d)

menderita penyakit

e)

kekurangan vitamin

35.

Pengobatan yang tidak proporsional akan merangsang pertumbuhan mikroorganisme menjadi lebih resisten, Hal ini termasuk dalam penyebab stres karena faktor :

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

antibiotik

d)

menderita penyakit

e)

kekurangan vitamin

36.

Pengobatan yang tidak proporsional akan merangsang pertumbuhan mikroorganisme menjadi lebih resisten, Hal ini termasuk dalam penyebab stres karena faktor :

a)

genetik

b)

lingkungan

c)

antibiotik

d)

menderita penyakit

e)

kekurangan vitamin

37.

asam phantotenat, riboflavin, thiamine, dan niasin termasuk dalam unsur kebutuhan ternak yang dibutuhkan tubuh untuk mengurangi stress karena faktor :

a)

pengaruh genetik

b)

pengaruh lingkungan

c)

pengaruh antibiotik

d)

pengaruh mineral

e)

pengaruh vitamin

38.

asam phantotenat, riboflavin, thiamine, dan niasin termasuk dalam unsur kebutuhan ternak yang dibutuhkan tubuh untuk mengurangi stress karena faktor :

a)

pengaruh genetik

b)

pengaruh lingkungan

c)

pengaruh antibiotik

d)

pengaruh mineral

e)

pengaruh vitamin

39.

paraketosis dan rachitis pada ternak babi diakibatkan karena defisiensi :

a)

ACTH

b)

Iodine

c)

Ca

d)

niasin

e)

Sodium

40.

paraketosis dan rachitis pada ternak babi diakibatkan karena defisiensi :

a)

ACTH

b)

Iodine

c)

Ca

d)

niasin

e)

Sodium

41.

Kegagalan system reproduksi pada hewan jantan maupun betina tetapi masih dapat pulih normal lagi disebut

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

42.

Kegagalan system reproduksi pada hewan jantan maupun betina tetapi masih dapat pulih normal lagi disebut

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

43.

Kegagalan system reproduksi pada hewan jantan maupun betina yang tidak dapat pulih normal lagi disebut

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

44.

Kegagalan system reproduksi pada hewan jantan maupun betina yang tidak dapat pulih normal lagi disebut

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

45.

Gejala kegagalan kebuntingan dalam usia bunting muda disebut

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

46.

Gejala kegagalan kebuntingan dalam usia bunting muda disebut

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

47.

Hormon yang berperan dalam proses kebuntingan untuk memelihara pertumbuhan foestus

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

48.

Hormon yang berperan dalam proses kebuntingan untuk memelihara pertumbuhan foestus

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

49.

Hormon yang berperan utama dalam proses pematangan folikel/sel telur dalam ovarium sehingga terjadinya estrus adalah

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

50.

Hormon yang berperan utama dalam proses pematangan folikel/sel telur dalam ovarium sehingga terjadinya estrus adalah

a)

Infertilitas

b)

Sterilitas

c)

Progesteron

d)

Estrogen

e)

Abortus

51.

Kejadian abortus pada trimester ke tiga disebut

a)

Brucellosis

b)

Trichomoniasis

c)

Vibriosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

52.

Kejadian abortus pada trimester ke tiga disebut

a)

Brucellosis

b)

Trichomoniasis

c)

Vibriosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

53.

Kejadian abortus pada pertengahan trimester pertama disebut

a)

Brucellosis

b)

Trichomoniasis

c)

Vibriosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

54.

Kejadian abortus pada pertengahan trimester pertama disebut

a)

Brucellosis

b)

Trichomoniasis

c)

Vibriosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

55.

Kejadian abortus pada usia kebuntingan awal trimester disebut

a)

Brucellosis

b)

Trichomoniasis

c)

Vibriosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

56.

Kejadian abortus pada usia kebuntingan awal trimester disebut

a)

Brucellosis

b)

Trichomoniasis

c)

Vibriosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

57.

Kejadian radang pada kelenjar mamae termasuk jenis penyakit ......

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

58.

Kejadian radang pada kelenjar mamae termasuk jenis penyakit ......

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

59.

Kejadian gangguan metabolisme karbohidrat selama keadaan stress misalnya pada saat pasca partus disebut ....

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

60.

Kejadian gangguan metabolisme karbohidrat selama keadaan stress misalnya pada saat pasca partus disebut ....

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

61.

Kejadian kelumpuhan akibat kekurangan Calsium pada ternak sapi perah setelah beranak disebut

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

62.

Kejadian kelumpuhan akibat kekurangan Calsium pada ternak sapi perah setelah beranak disebut

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

63.

penyakit yang terjadi karena kekurangan phospor darah pada saat pasca partus disebut

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

64.

penyakit yang terjadi karena kekurangan phospor darah pada saat pasca partus disebut

a)

Brucellosis

b)

Milk fever

c)

Parturien asphosporosis

d)

Mastitis

e)

Ketosis

65.

Bakteri clostridium tetani dapat menyebabkan penyakit

a)

Distokia

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Kista Ovarium

66.

Bakteri clostridium tetani dapat menyebabkan penyakit

a)

Distokia

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Kista Ovarium

67.

Bakteri Salmonella dapat menyebabkan penyakit

a)

Infeksi tali pusar

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Kista Ovarium

68.

Bakteri Salmonella dapat menyebabkan penyakit

a)

Infeksi tali pusar

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Kista Ovarium

69.

radang pada preputium disebut

a)

Infeksi tali pusar

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

70.

radang pada preputium disebut

a)

Infeksi tali pusar

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

71.

radang pada testes disebut

a)

Infeksi tali pusar

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

72.

radang pada testes disebut

a)

Infeksi tali pusar

b)

Tetanus

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

73.

letak uterus tidak normal sehingga tidak terjadi kebuntingan walaupun estrus normal adalah ciri penyakit ....

a)

Infeksi tali pusar

b)

Torsio uteri

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

74.

letak uterus tidak normal sehingga tidak terjadi kebuntingan walaupun estrus normal adalah ciri penyakit ....

a)

Infeksi tali pusar

b)

Torsio uteri

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

75.

peradangan pada uterus disebut

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

76.

peradangan pada uterus disebut

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

Infeksi vaginitis

d)

Orchitis

e)

Balanitis

77.

fetus yang mati namun tidak diserap/ dikeluarkan dari tubuh adalah ciri dari penyakit

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

mumifikasi fetus

d)

Orchitis

e)

Balanitis

78.

fetus yang mati namun tidak diserap/ dikeluarkan dari tubuh adalah ciri dari penyakit

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

mumifikasi fetus

d)

Orchitis

e)

Balanitis

79.

kejadian susah beranak merupakan jenis penyakit ....

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

Distokia

d)

Orchitis

e)

Balanitis

80.

kejadian susah beranak merupakan jenis penyakit ....

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

Distokia

d)

Orchitis

e)

Balanitis

81.

placenta yang tidak keluar setelah beranak dalam kurun waktu tertentu disebut penyakit ...

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

Kista ovarium

d)

Orchitis

e)

Retensio secundinarium

82.

placenta yang tidak keluar setelah beranak dalam kurun waktu tertentu disebut penyakit ...

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

Kista ovarium

d)

Orchitis

e)

Retensio secundinarium

83.

kejadian penyakit akibat kekurangan gula darah mengikuti kelaparan pada anak babi disebut

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

baby pig hipocalsemia

d)

Orchitis

e)

Retensio secundinarium

84.

kejadian penyakit akibat kekurangan gula darah mengikuti kelaparan pada anak babi disebut

a)

Metritis

b)

Torsio uteri

c)

baby pig hipocalsemia

d)

Orchitis

e)

Retensio secundinarium

85.

bagian yang berfungsi untuk membunuh benda asing dan berjumlah sekitar 80% dari jumlah sel darah putih adalah

a)

Limphosit T

b)

Limphosit B

c)

Antigen

d)

Antibodi

e)

Phagositosis

86.

bagian yang berfungsi untuk membunuh benda asing dan berjumlah sekitar 80% dari jumlah sel darah putih adalah

a)

Limphosit T

b)

Limphosit B

c)

Antigen

d)

Antibodi

e)

Phagositosis

87.

bagian tubuh yang berfungsi untuk memakan benda asing dengan jalan khemotaxis, ingesti maupun digesti adalah

a)

Limphosit T

b)

Limphosit B

c)

Antigen

d)

Antibodi

e)

Phagositosis

88.

bagian tubuh yang berfungsi untuk memakan benda asing dengan jalan khemotaxis, ingesti maupun digesti adalah

a)

Limphosit T

b)

Limphosit B

c)

Antigen

d)

Antibodi

e)

Phagositosis

89.

substansi alami yang dapat merangsang produksi antibody disebut

a)

Antitoksin

b)

Toksin

c)

Antigen

d)

Antibodi

e)

Phagositosis

90.

substansi alami yang dapat merangsang produksi antibody disebut

a)

Antitoksin

b)

Toksin

c)

Antigen

d)

Antibodi

e)

Phagositosis

91.

Proses artifisial, dengan menyuntikkan antiserum atau hiperimunserum yang dikoleksi dari individu dalam kondisi penyembuhan termasuk dalam

a)

Imunitas alami

b)

Imunitas aktif

c)

Antigen

d)

Imunitas pasif

e)

Phagositosis

92.

Proses artifisial, dengan menyuntikkan antiserum atau hiperimunserum yang dikoleksi dari individu dalam kondisi penyembuhan termasuk dalam

a)

Imunitas alami

b)

Imunitas aktif

c)

Antigen

d)

Imunitas pasif

e)

Phagositosis

93.

Imunitas yang terjadi setelah vaksinasi pada individu yang sehat dan didapatkan 10-14 hari post vaksinasi termasuk dalam

a)

Imunitas alami

b)

Imunitas aktif

c)

Antigen

d)

Imunitas pasif

e)

Phagositosis

94.

Imunitas yang terjadi setelah vaksinasi pada individu yang sehat dan didapatkan 10-14 hari post vaksinasi termasuk dalam

a)

Imunitas alami

b)

Imunitas aktif

c)

Antigen

d)

Imunitas pasif

e)

Phagositosis

95.

Jelaskan secara terperinci bagaimana cara mencegah penularan penyakit cacingan pada ternak sapi yang ada di padang penggembalaan!

4 lines
96.

Jelaskan tentang penyakit saluran reproduksi : "Abortus" pada ternak secara terperinci yang memuat :

Definisi, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

4 lines
97.

Jelaskan tentang penyakit saluran reproduksi : "Brucellosis" pada ternak secara terperinci yang memuat :

Definisi, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

4 lines
98.

Jelaskan tentang penyakit saluran reproduksi : "Mastitis" pada ternak secara terperinci yang memuat :

Definisi, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

4 lines
99.

Jelaskan tentang penyakit saluran reproduksi : "Distokia" pada ternak secara terperinci yang memuat :

Definisi, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

4 lines
100.

Jelaskan tentang penyakit saluran reproduksi : "Retained Placenta" pada ternak secara terperinci yang memuat :

Definisi, Penyebab, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan

4 lines
101.

Tuliskan nama lengkap anda!

4 lines