wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia

Total questions: 20

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Hipotesis yang menyatakan bahwa bangsa Indonesia berperan aktif dalam proses penyebaran kebudayaan Hindu-Buddha ialah....

a)

Hipotesis Arus Balik

b)

Hipotesis Brahmana

c)

Hipotesis Waisya

d)

Hipotesis Prajurit

e)

Hipotesis Ksatria

2.

Kasta merupakan sistem sosial yang dibentuk dalam masyarakat Hindu. Sistem Sosial ini berisfat tertutup dan berlaku turun temurun. Namun sistem Kasta di Indonesia tidak berlaku ketat seperti halnya di India, karena...

a)

Telah diselaraskan dengan kecerdasan lokal masyarakat indonesia

b)

masyarakatHindu di Indonesia tidak mengenal kasta

c)

sistem kasta hanya di terapkan di kalangan -istana

d)

golongan bangsawan Hindu di Indonesia tidak tertarik dengan kasta

e)

seseorang memasuki kasta tertentu berdasarkan sukarela

3.

Contoh perubahan pada pemerintahan setelah datangnya kebudayaan Hindu Budha adalah .....

a)

Raja dipilih secara langsung oleh rakyat

b)

Rakyat bebas memilih siapa saja saja yang pantas memimpin kerajaan

c)

Adanya perubahan pemimpin dari kepala suku menjadi raja

d)

Pergantian raja berlangsung lima tahun sekali pada setiap periode

e)

Raja dipilih berdasarkan keahlian

4.

Hubungan perdagangan antara India dengan Indonesia pada awal tahun Masehi telah mempengaruhi masyarakat Indonesia antara lain ....

a)

Masyarakat Indonesia mulai mengenal uang

b)

Terjadinya kontak budaya meliputi agama, budaya, dan sastra

c)

Dikenalnya ilmu pengetahuan dan astronomi

d)

Perdagangan dilakukan secara barter

e)

Dikenalnya sistem irigasi yang teratur

5.

Bahasa Sansekerta bagi umat Hindu di India hanya dikuasai oleh golongan ....

a)

ksatria

b)

waisya

c)

sudra

d)

brahmana

e)

paria

6.

Ahli yang mengungkapkan pernyataan tentang masuknya kebudayaan Hindu Budha yang disebarkan oleh golongan Brahmana adalah ......

a)

Jc.Van Leur

b)

F.D.K Bosch

c)

C.C. Berg

d)

J.L. Moens

e)

R.C Majundar

7.

Perhatikan gambar berikut !

Berdasarkan gambar tersebut, yang merupakan hasil kebudayaan bangsa indonesia masa kerajaan Budha adalah ...

a)
b)
c)
d)
e)
8.

Ketika bangsa Indonesia saat ini mengalami serbuan budaya dari luar , maka pelajaran yang dapat kita ambil dari masuknya budaya budaya Hindu, Budha, dan Islam bagi perkembangan budaya di Indonesia adalah unsur unsur budaya tersebut tidak diterima begitu saja oleh bangsa Indonesia melainkan melalui proses akulturasi.

Terjadinya akulturasi di Indonesia disebabkan ....

a)

masyarakat Indonesia memiliki kecakapan istimewa untuk menerima unsur unsur budaya disesuaikan dengan kepribadiannya.

b)

rasa harga diri bangsa Indonesia sangat tinggi sehingga tidak menerima begitu saja unsur budaya yang datang dari luar

c)

masuknya unsur budaya asing dikhawatirkan akan menghilangkan kebudayaan yang sudah dimiliki bangsa Indonesia.

d)

unsur unsur budaya yang masuk ke Indonesia umumnya memberi efek negatif bagi perkembangan bangsa

e)

bangsa Indoenesia bersifat tertutup terhadap budaya yang baru datang

9.

Salah satu faktor kemunduran dari kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha adalah. . .

a)

Mulai berdirinya kerajaan-kerajaan Islam

b)

Umat Hindu Buddha tidak pernah lagi membangun candi

c)

Pelaksanaan kerajaan Hindu Buddha dirasakan terlalu mahal dan kompleks

d)

Banyak penganut Hindu-Buddha tidak melaksanakan lagi upacara-upacara keagamaan

e)

Banyak Candi yang sudah ditinggalkan

10.

Salah satu wujud akulturasi budaya Indonesia dengan budaya Buddha terlihat pada bangunan candi Borobudur yang merupakan akulturasi antara stupa dengan ...

a)

kisah hidup sidharta Gautama

b)

bentuk bunga teratai raksasa

c)

punden berundak

d)

tugu pemujaan nenek moyang

e)

seni patung dan relief Indonesia

11.

Ditemukanya prasasti di daerah Kutai menunjukan adanya …

a)

proses penolakan agama Hindu

b)

proses penghinduan

c)

proses masuknya agama buddha

d)

proses perdagangan dengan Cina

e)

proses penjajahan atau kolonisasi oleh india

12.

Agama Hindu masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India. Pernyataan tersebut sesuai dengan teori ….

a)

Brahmana

b)

Ksatria

c)

Waisya

d)

Sudra

e)

Paria

13.

Aswawarman disebuat sebagai wangsakarta dari kerajaan Kutai karena ….

a)

raja pertama Kutai yang beragama Hindu

b)

pembentuk kebudayaan Hindu

c)

pembentuk silsilah keluarga

d)

pembentuk pemerintahan kerajaan

e)

pembentuk kerajaan Kutai yang bercorak Hindu

14.

Kedatangan Hindu-Budha di Indonesia dapat dijelaskan melalui beberapa teori. Keberadaan teori tersebut menandakan bahwa…

a)

a. Kajian mengenai kedatangan Hindu-Budha di Indonesia bersifat Subjektif

b)

b. Penelitian mengenai kedatangan Hindu-Budha di Indonesia semakin berkembang

c)

c. Proses kedatangan Hindu-Budha masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan

d)

d. Pembuktian kedatangan Hindu-Budha di Indonesia melalui jalur yang berbeda-beda

e)

e. Ajaran Hindu-Budha disesuaikan dengan karakter masyarakat Indonesia

15.

Agama Hindu-Budha yang berkembang di Indonesia berbeda dengan agama Hindu-Budha yang berkembang di India. Perbedaan ini muncul karena…

a)

Para Brahmana dan biksu di Indonesia tidak menerapkan ajaran agama Hindu-Budha secara murni

b)

Para barhmana dan biksu di India telah mengalami perpecahan menjadi beberapa golongan

c)

Agama Hindu-Budha dari India tidak cocok diterapkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia

d)

Agama Hindu Budha di Indonesia disebarkan oleh para pedagang Tiongkok

e)

Agama Hindu-Budha di Indonesia telah mengalami proses pengolahan dan penyesuaian

16.

Teori waisya menyatakan agama Hindu-Budha masuk di Inodnesia melalui pedagang India. Menurut teori tersebut, pedagang India menyebarkan Agama Hindu-Budha dengan cara…

a)

Menetap dan menikah dengan penduduk lokal

b)

Menyebarkan dan mengajarkan isi kitab weda

c)

Menaklukan daerah-daerah di Indonesia

d)

Mendirikan kerajaan Hindu-Budha

e)

Menghadiahkan kita weda kepada raja-raja

17.

Kekuatan teori Ksatria terletak pada fakta bahwa semangat petualang dimiliki oleh para Ksatria. Namun teori ini juga memiliki kelemahan yaitu...

a)

Kaum Ksatria datang ke Indonesia untuk mencari kehidupan yang lebih baik

b)

Tidak adanya bukti bahwa Indonesia pernah menjadi daerah takhlukkan prajurit kerajaan India

c)

Golongan Ksatria ke Indonesia untuk berdagang

d)

Ksatria merupakan golongan terendah sehingga tidak menguasai bahasa sansekerta

e)

Ksatria mencari pasukan penyebar agama Hindu-Buddha sangat sulit

18.

Dibawah ini yang merupakan kekuatan dari teori Waisya adalah...

a)

Kaum Waisya pandai dalam mempelajari kitab Weda

b)

Kaum Waisya pandai berperang, sehingga mudah menaklukkan Indonesia

c)

Kaum Waisya melakukan interaksi yang lama dengan masyarakat Indonesia dalam berdagang

d)

Kaum Waisya mencari daerah pelarian di Indonesia

e)

Kaum Waisya sangat lihai dalam proses penyebaran agama Hindu-Buddha melalui pendidikan

19.

Proses kedatangan Hindu-Buddha di Indonesia dijabarkan melalui berbagai teori. Perkembangan berbagai teori mengenai masuknya pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia terjadi karena ...

a)

Agama Hindu-Buddha masuk dan berkembang di Indonesia melalui jalur berbeda

b)

Penelitian mengenai proses masuknya pengaruh Hindu-Buddha di Indonesia dilandasi tujuan tertentu

c)

Tidak ditemukan bukti tertulis mengenai masuknya pengaruh agama Hindu-Buddha di Indonesia

d)

Kedatangan agama Hindu-Buddha menandai berakhirnya masa praaksara di Indonesia

e)

Setiap ahli memiliki bukti-bukti akurat dalam melandasi teori yang dicetuskannya

20.

Menurut analisis para ahli, nama raja pertama kutai yang bernama Kudungga belum bercorak Hindu. Adapun nama Raja Aswawarman dan mulawarman telah mendapat pengaruh Hindu. Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa…

a)

Aswawarman dan Mulawarman berasal dari India

b)

Kebudayaan India mendominasi kehidupan masyarakat Kutai

c)

Raja Kudungga masih berstatus sebagai kepala suku

d)

Penyebaran Agama Hindu dilakukan pada masa pemerintahan mulawarman

e)

Kebudayaan India mampu berakulturasi dengan kebudayaan Indonesia Asli