NEW
Font size
WorksheetsUAS KMB 1
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Seorang Laki laki usia 45 tahun dirawat di diruang penyakit dalam dengan keluhan gangguan pada system pencernaan. Perawat melakukan pengkajian keperawatan. Apa sajakah gejala gejala sering yang timbul pada gangguan system pencernaan
Batuk dan mual
Kurang nafsu makan
Tekanan darah meningkat
Nyeri, kembung dan sendawa
Susah tidur dan kurang nafsu makan
Seorang perempuan usia 50 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam. Perawat melakukan pengkajian keperawatan didapatkan keluhan ketidaknyamanan abdomen.
Apakah penyebab ketidaknyamanan tersebut
Defikasi yang sulit atau jarang
Kerja involunter dari gastro intestinal
Peningkatan keenceran dan frekwensi feses
Akulumasi gas dalam saluran gastro instestinal
Gangguan saraf lambung dan gangguan gastri intestinal
Seorang laki laki dirawat di RS dengan keluhan gangguan system pencernaan. Perawat melakukan pengkajian dengan melakukan pemeriksaan fisik. Hasil pemeriksaan fisik ditemukan kaheksia dan atrofi. Apakah penyebab gejala diatas
Keganasaan gastrointestinal
Adanya gangguan fungsi hati
Peningkatan bilirubin dalam darah
Kombinasi kerusakan hepatoseluler
Perubahan mukosa pada saluran cerna
Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat dengan gangguan saluran pencernaan. Perawat melakukan pemeriksaan fisik pada rongga mulut. Apakah alat alat yang diperlukan dalam melaksanakan pemeriksaan fisik
Senter, spatel lidah atau kasa tunggal segi empat
Senter, spetel lidah dan cairan antiseptic
Senter, steteskop, sarung tangan
Spatel lidah, kasa steril
Senter sarung tangan
Seorang perempuan usis 43 tahun dirawat sudah 2 hari dengan keluhan gangguan system pencernaan. Perawat melakukan pengakjian ulang dengan melaksanakan pemeriksaan fisik pada lidah dan dasar mulut. Bagaimanakah Langkah Langkah pemeriksaan yang harus dilakukan perawat
Merileks mulut dan sedikit menjelurkan lidah keluar
Gunakan senter untuk melihat keadaan lidah
Lidah dipalpasi dengan cermat
Dasar mulut diinspeksi
Periksa ukuran lidah
Seorang pasien laki laki usia 48 tahunh dirawat sudah 3 hari. Perawat melakukan pengkajian fisik abdomen. Bagimanakah Urutan pemeriksaan fisik yang harus dilakukan perawat
Auskultasi, inspeksi, perkusi dan auskultasi
Auskultasi, perkuasi, palpasi dan inspeksi
Perkusi, auskultasi, palpasi dan inspeksi
Inspkesi, auskultasi, palpasi dan perkusi
Palpasi, auskultasi, inspeksi dan perkusi
Pemeriksan X rey usus besar pasien yang dilakukan dengan zat kontras tunggal atau ganda disebut
CT scan
Barium enema
Endoskopi
Rontgen
USG
Seorang pasien akan dilakukan barium enema untuk melihat gangguan pencernaan pada usu. Perawat telah mempersiapkan pasien pada tahap pra persiapan yaitu memberikan informed consent. Apakah Langkah selanjutnya yang harus dilakukan perawat menurut Brunner dan Suddarth?
Berikan obat pencahar
Berikan enema laksatif
Mengevaluasi BAB pasien
Ajarkan klien untuk diet cair bening pada malam hari
Diet rendah sisa 1 sampe 2 hari sebelum pemeriksaan
Teknik diagnostik invasif dimana gelombang suara frekuensi tinggi yang masuk ke struktur tubuh internal dan gema ultrasonik dicatat pada osiloskop karena mereka menyerang jaringan kepadatan yang berbeda adalah jenis pemeriksaan penunjang
CT scan
Barium enema
Endoskopi
Rontgen
USG
Seorang perempuan usia 56 tahun dirawat dengan gangguan pada empedu dan pankreas Dokter merencanakan untuk dilakukan USG. Perawat telah menganjurkan pasien untuk puasa makan dan minum 8-12 jam. Apakah Langkah selanjutnya yang dilakukan perawat
Premedikasi
Lakukan informed consent.
Oleskan jelly koduktif pada permukaan kulit
Pasien tidak boleh merokok sebelum pemeriksaan
Transduser dipegang dengan tangan dan gerakkan
Seorang perempuan usia 40 tahun dirawat dengan keluhan gangguan pada lambung, dan mukosa duodenum. akan dilaksanakan pemeriksaan penunjang esophago gastroduodenoscopy (EGD). Apakah persiapan khusus yang harus dilakukan perawat kepada pasien
Informed consent
Anjurkan klien untuk istirahat cukup
Anjurkan pasien untuk banyak berdoa
Jelaskan tentang prosedur EGD yang akan dilakukan
Puasa, tidak makan dan minum sedikitnya 6 jam sebelum pemeriksaan
Seorang laki laki usia 50 tahun dirawat di ruang interna dengan keluhan gangguan pada system pencernaan. Dokter akan melakukan pemeriksaan broncoscopi. Apakah Langkah pertama yang harus dilakukan perawat
Persetujuan Tindakan
Puasa 6 jam sebelum Tindakan
Periksa dan catat tanda-tanda Vital.
Kaji adanya Riwayat alergi terhadap obat-obatan
Gigi palsu, kontak lensa dan perhiasan harus dilepas
Seorang laki laki usia 52 tahun telah selesai dilakukan pemeriksaan broncoscopi . dan akan di kambalikan di ruang rawat.
Apakah Tindakan pertama perawat setelah pasien tiba di ruang rawat?
Puasa 1 jam setelah Tindakan
Pasien tidak diizinkan mengemudi
pasien langsung dipersilahkan pulang
Hasil pemeriksaan endoskopi akan dijelaskan oleh dokter
Pasien tetap berada di kamar pasien sampai efek obat-obatan menghilang
Seorang laki laki usia 60 tahun dirawat dengan keluhan !yeri pekak, persisten, rasa terbakar pada mid epigastrium, atau dipunggung. Nyeri hilang dengan makan atau minum antasida, bila lambung telah kosong dan alkali menghilang nyeri kembali timbul. Perawat menetapkan diagnose Nyeri akut berhubungan dengan lesi sekunder terhadap peningkatan asam gastrik, iritasi mukosa dan spasme otot.
Apakah tujuan diagnosa keperawatan tersebut
Nyeri pasien menghilang parmanen
Nyeri pasien tidak terasa
Nyeri pasien tertangani
Nyeri pasien berkurang
Nyeri pasien berubah
Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat dengan keluhan diare. Setelah pengkajian perawat menganalisis pasien tersebut terjadi gangguan sekresi. Apakah yang menyebabkan terjadi gangguan sekresi pada pasien tersebut
Akibat makan makanan yang tercemar
Adanya gangguan peristaltic usus besar
Akibat terdapatnya makanan atau zat yang tidak dapat diserap
Hiperistaltik akan menyebabkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan
Adanya rangsangan toksin pada dinding uterus sehingga akan terjadi peningkatan sekresi, air dan elektrolit
Seorang laki laki usia 35 tahun dirawat sebagai buang air besar yang tidak normal, bentuk tinja yang encer dengan frekwensi yang lebih banyak dari biasanya. Intervensi yang paling tepat dilakukan perawat adalah
Lakukan health education
Berikan obat anti diare
Periksa tanda tanda vital pasien
Anjurkan pasien untuk banyak makan
Lakukan rehidrasi oral dan parenteral
Seorang laki laki usia 20 tahun dirawat dengan keluhan suhu tubuh 390 C, sakit kepala, susah tidur, kurang nafsu makan, hasil pemeriksaan Widal (+). Apakah intervensi pertama yang harus dilakukan perawat
Diit lunak
Tirah baring
Lakukan kompres hangat
Berikan obat anti demam
Anjurkan klien untuk gunakan pakaian yang tipis
Perawaat melakukan anamnesa pada pasien dengan gangguan kebutuhan nutrisi akibat patologis sistem pencernaan dan metabolic endokrin yaitu pada fase terminasi. Perawat menyampaikan hasil anamnesa dan evaluasi kepada pasien. Apakah Langkah selanjutnya yang harus di lakukan perawat
Cuci tangan
Berpamitan
Memperkenalkan diri
Melakukan pengkajian perawatan
Memberi kesempatan pasien untuk bertanya
Perawat melakukan pemeriksa gula darah seorang pasien Pada tahap kerja pemeriksaan gula darah yaitu desinfeksi jari yang akan di tusuk dengan kapas alkohol, Apakah prosedur selanjutnya yang dilakukan perawat ?
Mencuci tangan
Pastilan alat bisa di gunakan
Pasang GDA pada alat glucometer
Tempatkan unjung strip tes glukosa darah secara otomatis
Menusukan lanset di jari tangan pasien dan biarkan darah mengalir secara spontan
Penyakit kronis yang disebabkan oleh gagalnya pankreas memproduksi jumlah hormon insulin secara memadai sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah adalah
Hemoroid
Colitis
Gastrointestinal
Diabetes Melitus
Thypus abdominalis
Seorang laki laki usia 30 tahun dirawat dengan keluhan gangguan pada system pencernaan. Perawat melakukan tindakan keperawatan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi secara mandiri dengan membantu memberikan makanan /nutrisi melalui oral (mulut). Apakah tujuan Tindakan tersebut ?
Menstimulasi nafsu makan.
Memberi nutrisi melalui oral
Memberi nutrisi melalui perenteral
Memenuhi kebutuhan nutrisi pasien
Memberi nutrisi melalui pipa penduga/lambung
Pada SOP pengukuran Berat Badan Dan Tinggi Badan (IMT). Berikut adalah yang termasuk dalam pelaksanaan pengukuran Tinggi Badan, Kecuali ?
Petugas menyiapkan alat, pastikan alat tersebut terpasang pada dinding yang rata.
Petugas mempersilahkan pasien berdiri tegak ditempat pengukuran, menghadap petugas.
Petugas melihat skala yang ada pada pengukur tinggi badan.
Petugas memastikan angka timbangan berada pada posisi nol.
Petugas menarik alat pengukur tinggi badan tepat pada kepala pasien.
Pada prosedur pemeriksaan USG abdomen, setelah pasien di haruskan banyak minum kurang lebih 2 jam sebelum pemeriksaan agar rongga perut terisi dan tahan kencing ( BAK). Tahap selanjutnya yang akan di lakukan perawat adalah
Pasien di puasakan sekurang-kuranya 8 jam sebelum pemeriksaan
Petugas radiologi menjadwalkan pemeriksaan USG abdomen
Pasien di antarkan ke instalasi radiologi 30 menit sebelum jadwa pemeriksaan
Perawat ruangan atau polikklinik mendaftarkan identitas pasien 1 hari sebelumnya via aiphone ke instalasi radiologi ( kecuali kasus gawat darurat)
Mengevaluasi hasil tidakan yang di lakukan
Anamnesia pasien gangguan kebutuhan nutrisi akibat patologis sistem pencernaan dan metabolis endokrin, pada tahap kerja adalah kecuali?
Menanyakan bagaimana nafsu makan sebelum dan selama sakit
Menanyakan apakah sedang menjalani diet
Menanyakan apakah pasien mengalami mual muntah
Menanyakan apakah pasien mengalami kesulitan menelan
Menanyaka apakah pasien sering buang merasakan sakit perut
Setelah melakukan tahap kerja pemberian makanan melalui NGT pada pasien, perawat mengatur posisi klien semifowler atau fowler,jika kontra indikasi berikan posisi miring kanan, tahap selanjutnya yang dilakukan perawat adalah?
Menjaga privasi
Pakai henscoen
Pasang pengalas didada klien
Siapkan makanan dan obat (jika ada) yang akan diberikan
Cek posisi dan kepatenan selng NGT serta residu lambung.
